Berita Terbaru
Guru PJOK Siaga Jadi Teladan Siswa di Sekolah
Lambar, 21 Mei 2026 — Peran guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) kini semakin penting dalam membentuk karakter dan gaya hidup sehat siswa di lingkungan sekolah. Guru PJOK tidak hanya bertugas mengajarkan olahraga, tetapi juga menjadi sosok teladan yang aktif, disiplin, tanggap, dan peduli terhadap keselamatan peserta didik.
Dalam kampanye bertajuk _Guru PJOK Siaga, dijelaskan bahwa guru PJOK harus selalu siap secara fisik dan mental saat mendampingi kegiatan siswa. Mereka dituntut mampu memimpin aktivitas olahraga dengan penuh semangat sekaligus memberikan contoh positif dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, guru PJOK juga diharapkan tanggap menghadapi keadaan darurat seperti cedera, pingsan, atau kecelakaan ringan di sekolah. Kemampuan dasar pertolongan pertama menjadi salah satu keterampilan penting yang wajib dimiliki demi menjaga keselamatan siswa saat beraktivitas.
Guru PJOK dinilai memiliki peran besar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa melalui kegiatan olahraga yang kreatif dan menyenangkan. Dengan metode pembelajaran yang aktif, siswa dapat lebih bersemangat bergerak dan menjaga kesehatan tubuh.
Tidak hanya fokus pada olahraga, guru PJOK juga berperan dalam menanamkan pola hidup sehat kepada siswa. Kebiasaan disiplin berolahraga, menjaga pola makan, dan hidup aktif menjadi contoh nyata yang diajarkan langsung melalui tindakan sehari-hari.
Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama. Guru PJOK wajib mengontrol jalannya aktivitas agar tetap aman, tertib, dan sesuai aturan sehingga siswa dapat belajar dengan nyaman.
Sikap komunikatif dan dekat dengan siswa menjadi nilai tambah seorang guru PJOK. Hubungan yang humanis namun tetap tegas membuat guru lebih mudah membimbing sekaligus menjadi inspirasi bagi peserta didik.
Melalui semangat _Siap Gerak, Siap Jaga, Siap Jadi Teladan, guru PJOK diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang sehat, disiplin, aktif, dan berkarakter positif di lingkungan sekolah.
BERITA21/05/2026 | Ari beni
GURU SIAGA Adalah Teladan Siswa
Guru PJOK Siaga Jadi Teladan Siswa di Sekolah
Lambar, 21 Mei 2026 — Peran guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) kini semakin penting dalam membentuk karakter dan gaya hidup sehat siswa di lingkungan sekolah. Guru PJOK tidak hanya bertugas mengajarkan olahraga, tetapi juga menjadi sosok teladan yang aktif, disiplin, tanggap, dan peduli terhadap keselamatan peserta didik.
Dalam kampanye bertajuk _Guru PJOK Siaga, dijelaskan bahwa guru PJOK harus selalu siap secara fisik dan mental saat mendampingi kegiatan siswa. Mereka dituntut mampu memimpin aktivitas olahraga dengan penuh semangat sekaligus memberikan contoh positif dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, guru PJOK juga diharapkan tanggap menghadapi keadaan darurat seperti cedera, pingsan, atau kecelakaan ringan di sekolah. Kemampuan dasar pertolongan pertama menjadi salah satu keterampilan penting yang wajib dimiliki demi menjaga keselamatan siswa saat beraktivitas.
Guru PJOK dinilai memiliki peran besar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa melalui kegiatan olahraga yang kreatif dan menyenangkan. Dengan metode pembelajaran yang aktif, siswa dapat lebih bersemangat bergerak dan menjaga kesehatan tubuh.
Tidak hanya fokus pada olahraga, guru PJOK juga berperan dalam menanamkan pola hidup sehat kepada siswa. Kebiasaan disiplin berolahraga, menjaga pola makan, dan hidup aktif menjadi contoh nyata yang diajarkan langsung melalui tindakan sehari-hari.
Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama. Guru PJOK wajib mengontrol jalannya aktivitas agar tetap aman, tertib, dan sesuai aturan sehingga siswa dapat belajar dengan nyaman.
Sikap komunikatif dan dekat dengan siswa menjadi nilai tambah seorang guru PJOK. Hubungan yang humanis namun tetap tegas membuat guru lebih mudah membimbing sekaligus menjadi inspirasi bagi peserta didik.
Melalui semangat _Siap Gerak, Siap Jaga, Siap Jadi Teladan, guru PJOK diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang sehat, disiplin, aktif, dan berkarakter positif di lingkungan sekolah.
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Jelang Kegiatan Santunan, BAZNAS Pesisir Barat Mulai Packing 27 Paket Sembako
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat bergerak cepat mempersiapkan agenda penyaluran bantuan sosial. Bertempat di Kantor BAZNAS Pesisir Barat, para staf secara bergotong-royong mulai melakukan proses pengepakan (packing) paket sembako pada Rabu (20/5/2026).
?Sebanyak 27 paket sembako disiapkan dengan teliti untuk memastikan kualitas dan kelayakan bantuan yang akan diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
?Sasar Fakir Miskin di Kecamatan Ngaras
?Rangkaian paket sembako ini disiapkan secara khusus untuk menyukseskan acara santunan fakir miskin yang dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Ngaras.
?Jadwal Pelaksanaan:
?Kegiatan: Penyaluran Santunan Fakir Miskin
?Hari/Tanggal: Jumat, 22 Mei 2026
?Lokasi: Kecamatan Ngaras, Pesisir Barat
?Komitmen Nyata BAZNAS untuk Masyarakat
?Proses pengepakan yang dilakukan dua hari lebih awal ini menunjukkan komitmen BAZNAS Pesisir Barat dalam menjaga ketepatan waktu dan kelancaran distribusi. Bantuan ini diharapkan dapat tepat sasaran serta mampu meringankan beban ekonomi para mustahik (penerima zakat) di wilayah Kecamatan Ngaras.
?Pihak BAZNAS Pesisir Barat berharap seluruh rangkaian acara pada hari Jumat mendatang dapat berjalan dengan aman, tertib, dan membawa berkah bagi masyarakat luas.
BERITA20/05/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Ajak Masyarakat Momentumkan Hari Kebangkitan Nasional 2026 untuk Menuntaskan Kemiskinan
KRUI, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada hari ini, Rabu, 20 Mei 2026. Momentum bersejarah ini diharapkan menjadi pemantik semangat bersama dalam membangkitkan kemandirian ekonomi umat dan mengentaskan kemiskinan di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Faisol Muda’in. menyampaikan bahwa esensi dari kebangkitan nasional di era modern ini adalah perjuangan melawan keterpurukan ekonomi, kebodohan, dan kesenjangan sosial. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar penggerak kebangkitan tersebut.
"Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini adalah momentum berharga bagi kita semua untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan. Kami di BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen untuk terus bergerak, mengoptimalkan pengelolaan zakat agar mampu membangkitkan harkat dan martabat para mustahik menjadi muzaki yang mandiri," ujarnya.
Lebih lanjut, pihak BAZNAS juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pelaku usaha di Pesisir Barat, untuk terus menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat, pemerataan kesejahteraan dapat diakselerasi dengan lebih baik.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026 ini juga dijadikan komitmen bagi internal BAZNAS Pesisir Barat untuk terus berinovasi dalam program pemayungan sosial dan pendistribusian bantuan yang tepat sasaran, transparan, serta akuntabel demi mewujudkan Pesisir Barat yang maju dan sejahtera.
"Mari kita jadikan semangat 20 Mei ini sebagai langkah nyata untuk bangkit bersama, bergotong-royong, dan peduli sesama. Selamat Hari Kebangkitan Nasional 2026," pungkasnya.
BERITA20/05/2026 | Febriyade
Rapat Pemantapan Pengajian BKMT Pesisir Barat Hadirkan Da i Nasional Ustaz Solmed
Pesisir Barat — Panitia kegiatan pengajian BKMT Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat pemantapan guna memastikan kesiapan pelaksanaan acara yang akan menghadirkan da’i nasional, Ustaz Solmed dari Jakarta. Rapat berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan komitmen untuk menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana, Hambali, serta dihadiri oleh Camat Ngaras, Suparmi, Kepala Puskesmas Ngaras, Nova Yusenta beserta jajaran, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, Peratin Pardasuka Edwar Septa, Peratin Rajabasa Kohirin, serta utusan dari Peratin Sukarame. Sejumlah peratin lainnya juga telah menyampaikan izin ketidakhadiran namun tetap menyatakan dukungan penuh demi kelancaran kegiatan bersama tersebut.
Dalam rapat tersebut, seluruh peserta membahas berbagai persiapan teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari kesiapan lokasi, keamanan, kesehatan, hingga sarana pendukung lainnya. Panitia menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak agar kegiatan pengajian BKMT Pesisir Barat dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Untuk kebutuhan panggung, tarup, dan perlengkapan lainnya, rapat memutuskan bahwa seluruh perlengkapan harus mulai dikumpulkan pada Rabu, 20 Mei 2026. Keputusan tersebut diambil agar panitia masih memiliki waktu untuk melengkapi dan menyempurnakan berbagai kebutuhan yang dinilai belum maksimal menjelang hari pelaksanaan.
Melalui rapat pemantapan ini, seluruh unsur yang terlibat menyatakan kesiapan dan komitmen bersama untuk menyukseskan kegiatan pengajian BKMT Pesisir Barat sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan syiar keagamaan di tengah masyarakat.
BERITA19/05/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Gelar Rapat Mingguan, Bahas MoU Bank Lampung dan Santunan di Ngaras
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat rutin mingguan pada Senin (18/5/2026). Rapat yang berlangsung di Kantor BAZNAS Pesisir Barat ini berfokus pada pemantapan sejumlah program strategis, termasuk pembahasan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Bank Lampung serta persiapan penyaluran santunan bagi fakir miskin.
?Rapat dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, serta dihadiri oleh jajaran Komisioner dan seluruh staf BAZNAS Pesisir Barat.
?Dalam arahannya, Ustadz Faisol Mudain menyampaikan bahwa rapat mingguan ini sangat krusial untuk menjaga ritme kerja organisasi sekaligus mengevaluasi program yang sedang berjalan agar tetap akuntabel dan tepat sasaran.
?Poin Utama Pembahasan Rapat:
?Rencana MoU dengan Bank Lampung: Pembahasan ini terkait sinergi tata kelola keuangan perbankan guna mempermudah akses penyaluran maupun penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Pesisir Barat.
?Penyaluran Santunan Fakir Miskin: BAZNAS tengah mematangkan agenda pendistribusian bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan (mustahik), yang dijadwalkan akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat.
?"Sinergi dengan lembaga perbankan seperti Bank Lampung diharapkan dapat memaksimalkan potensi zakat daerah. Di sisi lain, persiapan santunan di Kecamatan Ngaras juga harus dikawal dengan baik agar bantuan benar-benar diterima oleh warga fakir miskin yang berhak," ujar Ustadz Faisol Mudain di sela-sela rapat.
?Dengan adanya rapat koordinasi intensif ini, jajaran komisioner dan staf BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen untuk segera merealisasikan hasil keputusan rapat demi kesejahteraan umat dan kemaslahatan masyarakat di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama.
BERITA19/05/2026 | Ari beni
Optimalkan Sinergi dan Jemput Bola, BAZNAS Pesisir Barat Gelar Rapat Koordinasi Strategis
KRUI, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat koordinasi internal guna memantapkan program kerja dan percepatan realisasi target triwulan kedua tahun 2026. Rapat yang dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS ini menghasilkan sejumlah poin strategis, mulai dari kerja sama perbankan, optimalisasi pengumpulan zakat, hingga persiapan audiensi dengan Kepala Daerah.
Salah satu fokus utama yang menjadi prioritas dalam waktu dekat adalah finalisasi Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Bank Lampung. Pihak BAZNAS menargetkan kerja sama strategis ini dapat rampung dan disahkan pada bulan depan guna memperluas jaringan dan kemudahan layanan perzakatan.
Terkait dengan optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Wakil Ketua II BAZNAS menekankan pentingnya pendekatan persuasif. BAZNAS akan kembali melakukan koordinasi intensif dengan seluruh Dinas/Instansi yang belum menyerahkan surat pernyataan kesediaan pengumpulan zakat.
Selain agenda pengumpulan, rapat ini juga mempersiapkan langkah administratif penting terkait Surat Perintah Perjalanan Pemimpin (SP3) untuk diajukan kepada Bupati Pesisir Barat. Rencananya, pihak BAZNAS mengagendakan audiensi dengan Bupati pada kisaran tanggal 25 Mei mendatang. Pertemuan tersebut sekaligus akan membahas koordinasi terkait realisasi dana hibah daerah yang saat ini belum keluar.
Respons Cepat Penyaluran Bantuan Sosial
Di sisi pendayagunaan, BAZNAS Pesisir Barat memberikan tanggapan responsif terhadap berbagai surat permohonan bantuan yang masuk dari masyarakat. Komitmen bantuan sosial dipastikan tetap berjalan tepat sasaran, khususnya untuk santunan anak yatim, penyandang disabilitas, penanganan stunting, serta keluarga miskin ekstrem.
Sebagai bentuk aksi nyata terdekat, bagian keuangan telah menginstruksikan bendahara untuk mencairkan dana sebesar Rp5.000.000,- yang akan dialokasikan untuk program jumat berbagi. BAZNAS tengah mempersiapkan 25 paket bantuan pangan/santunan untuk fakir miskin, yang dijadwalkan akan disalurkan serentak pada hari Jumat, 22 Mei 2026.
Melalui hasil rapat koordinasi ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap seluruh instansi terkait dan elemen masyarakat dapat terus mendukung gerakan kebangkitan zakat demi kemaslahatan umat dan pengentasan kemiskinan di Bumi Para Saibatin dan Ulama.
BERITA19/05/2026 | Febriyade
PC GP ANSOR PESISIR BARAT Gelar Diskusi Kader Muda NU Bersama Instruktur PBNU
Perkuat Ideologi dan Kapasitas, PC GP Ansor Pesisir Barat Gelar Diskusi Kader Muda NU Bersama Instruktur PBNU
PESISIR BARAT – Dalam upaya memperkokoh semangat berorganisasi dan memantapkan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyah, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pesisir Barat menggelar Diskusi Kader Muda NU. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Kamis malam (14/05/2026)
bertepatan dengan malam Jumat, bertempat di Pondok Pesantren Raudlatul Qur’an II, Pekon Lintik, Kecamatan Krui Selatan.
Diskusi ini menghadirkan narasumber istimewa, yakni Dr. Agus Setiawan, M.H.I. Beliau merupakan Instruktur Kaderisasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus menjabat sebagai Rektor Universitas Ma’arif Lampung (UMALA).
Sinergi Lintas Sektor NU
Acara ini tidak hanya diikuti oleh internal Ansor, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi akbar bagi keluarga besar Nahdliyin di Pesisir Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut:
Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pesisir Barat.
Perwakilan Badan Otonom (Banom) NU Kader-kader dari PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pesisir Barat.
Menyiapkan Pemimpin Masa Depan
Dalam penyampaiannya, Dr. Agus Setiawan menekankan pentingnya bagi kader muda NU untuk memiliki kemandirian berpikir dan kualitas intelektual yang mumpuni tanpa meninggalkan tradisi pesantren. Sebagai instruktur kaderisasi PBNU, ia menggarisbawahi bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut kader NU untuk loyal, Berdaya dan berdampak namun tetap teguh pada prinsip Tawasuth (moderat), Tawazun (seimbang), dan I’tidal (tegak lurus).
Kader muda adalah tulang punggung jam'iyah. Diskusi seperti ini penting untuk memastikan transmisi keilmuan dan semangat perjuangan dari para senior kepada adik-adik di PMII dan Ansor tetap terjaga, ujar Dr. Agus Setiawan di hadapan para peserta.
Momentum Kebangkitan Literasi
Betyanto, S.Sy (ketua PC GP Ansor Pesisir Barat) selaku penyelenggara menyatakan bahwa pemilihan lokasi di Pondok Pesantren Raudlatul Qur’an II dimaksudkan untuk mengambil keberkahan suasana pesantren dalam setiap gerak langkah organisasi.
Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para kader Muda NU Pesisir Barat yang melontarkan berbagai gagasan terkait isu-isu strategis daerah dan penguatan ekonomi umat di Pesisir Barat. Acara ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat dan bangsa yang di pimpin oleh Wakil Tanfidziah PCNU Kabupaten Pesisir Barat Sekaligus KOMISIONER BAZNAS PESISIR BARAT Ky Agus Mawardi selaku pimpinan pondok Pesantren RQ II
BERITA15/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat dan bapak bupati dan Pemeritahan kabupaten pesisir barat Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Anak Cerebral Palsy
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui penyerahan bantuan alat bantu kesehatan. Kali ini, bantuan berupa kursi roda diberikan kepada 7 anak penderita cerebral palsy yang tersebar di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan wujud sinergi nyata antara BAZNAS dan Pemkab dalam meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak penyandang disabilitas. Salah satu penerima manfaat dalam program ini adalah ananda Alief Gustian.
Dalam kesempatan tersebut, bapak bupati Dedi Irawan dan Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dan dinas sosial kabupaten pesisir barat menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat menjadi dukungan nyata bagi tumbuh kembang anak-anak penerima bantuan.
"Semoga bantuan kursi roda ini dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam menunjang aktivitas keseharian mereka, sekaligus memberikan semangat baru bagi anak-anak serta keluarga dalam menjalani rutinitas," ujar Ketua BAZNAS.
Pihak keluarga penerima manfaat menyambut baik bantuan ini dengan rasa syukur. Keberadaan kursi roda ini dinilai sangat membantu mobilitas ananda Alief Gustian dan anak-anak lainnya, sehingga mereka diharapkan dapat lebih mudah berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Kegiatan sosial ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA13/05/2026 | Febriyade
Bupati Pesisir Barat Tekankan Amanah Dan Profesionalisme Pengelolaan ZIS Oleh BAZNAS
Bupati Pesisir Barat Tekankan Amanah dan Profesionalisme Pengelolaan Zakat oleh BAZNAS
Bupati Pesisir Barat selaku Pembina BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan pesan penting terkait penguatan amanah dan profesionalisme dalam pengelolaan dana zakat umat. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan pada kegiatan Sosialisasi Teknis Implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 190 Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa BAZNAS harus terus menjaga amanah masyarakat dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam mengelola zakat. Menurut beliau, zakat bukan hanya sekadar kewajiban ibadah, melainkan juga instrumen sosial yang memiliki peran besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan umat.
Beliau menjelaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan kekuatan utama bagi lembaga pengelola zakat. Oleh sebab itu, pengelolaan dana umat harus dilakukan secara terbuka, tepat sasaran, dan penuh tanggung jawab agar masyarakat merasa yakin bahwa zakat yang mereka tunaikan benar-benar sampai kepada mustahik atau penerima zakat yang berhak.
Sebagai Pembina BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Bupati juga mengingatkan bahwa tugas mengelola zakat adalah amanah besar yang harus dijaga dengan integritas dan keikhlasan. Setiap pengelola zakat dituntut untuk bekerja dengan hati yang tulus, mengutamakan kepentingan umat, serta menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian dan ibadah.
Makna yang terkandung dalam sambutan tersebut sangat luas dan mendalam. Transparansi dalam pengelolaan zakat akan melahirkan kepercayaan publik, sedangkan profesionalisme akan menciptakan tata kelola yang baik dan berkelanjutan. Ketika kedua hal itu berjalan seiring, maka zakat akan menjadi kekuatan sosial yang mampu membantu mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan umat secara menyeluruh.
Selain itu, Bupati menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya diukur dari besarnya dana yang terkumpul, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Dana zakat yang dikelola dengan baik dapat mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan hidup.
Pesan Moral
Sambutan Bupati Pesisir Barat tersebut mengandung pesan moral yang sangat kuat tentang pentingnya menjaga amanah dan kejujuran dalam setiap tanggung jawab. Amanah adalah dasar utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Ketika amanah dijaga dengan baik, maka kepercayaan akan tumbuh dan membawa keberkahan bagi banyak orang.
Pesan tersebut juga mengajarkan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat tulus, tanggung jawab, dan kepedulian sosial akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan masyarakat luas.
Manfaat Jangka Panjang
Dalam jangka panjang, pengelolaan zakat yang amanah dan profesional akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan, di antaranya:
Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.
Mendorong kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
Membantu pengentasan kemiskinan secara bertahap dan berkelanjutan.
Memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat.
Membangun solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menjadikan zakat sebagai salah satu pilar pembangunan kesejahteraan daerah.
Melalui arahan dan pembinaan dari Bupati Pesisir Barat, diharapkan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terus menjadi lembaga terpercaya yang mampu mengelola dana umat secara amanah, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA12/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Bupati Pesisir Barat Ajak Aparatur Dan Pimpinan Lembaga Menjadi Teladan Menunaikan ZOS
Bupati Kabupaten Pesisir Barat Ajak Aparatur dan Pimpinan Lembaga Menjadi Teladan Menunaikan Zakat
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat kembali menegaskan pentingnya zakat sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan nilai keimanan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Teknis Implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 190 Tahun 2026 yang berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Barat mengajak seluruh jajaran aparatur pemerintah serta para pimpinan lembaga untuk menjadi contoh nyata dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS. Ajakan tersebut bukan sekadar seruan administratif, melainkan panggilan moral agar nilai gotong royong, kepedulian, dan tanggung jawab sosial terus hidup di tengah masyarakat.
Bupati menyampaikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah individual, tetapi juga instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat. Ketika zakat ditunaikan dengan kesadaran dan keikhlasan, maka akan tumbuh solidaritas sosial yang mampu membantu masyarakat yang membutuhkan, mengurangi kesenjangan, serta memperkuat persaudaraan antarsesama.
Mari kita jadikan zakat sebagai gaya hidup dan wujud kepedulian nyata kita terhadap sesama.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa aparatur pemerintah memiliki peran strategis sebagai teladan di tengah masyarakat. Keteladanan dalam berzakat diharapkan dapat membangun budaya berbagi yang berkelanjutan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan transparan melalui BAZNAS.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan daerah yang mendukung optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Pesisir Barat. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS, diharapkan potensi zakat dapat dikelola lebih maksimal guna membantu masyarakat kurang mampu, mendukung pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga penanggulangan kemiskinan.
Landasan Regulasi Pengelolaan Zakat
Pelaksanaan pengelolaan zakat melalui BAZNAS memiliki dasar hukum yang kuat, antara lain:
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat
Regulasi ini menegaskan bahwa pengelolaan zakat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan zakat serta meningkatkan manfaat zakat guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.
Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Pengelolaan Zakat
Mengatur mekanisme pelaksanaan pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, dan pelaporan zakat oleh BAZNAS.
Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementerian/Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD melalui BAZNAS
Regulasi ini memperkuat peran pemerintah dalam mendukung gerakan sadar zakat melalui lembaga resmi negara.
Surat Edaran Bupati Pesisir Barat Nomor 190 Tahun 2026
Menjadi pedoman teknis dan penguatan komitmen bersama dalam implementasi pembayaran zakat melalui BAZNAS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Melalui semangat kebersamaan dan nilai-nilai keikhlasan, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap zakat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban tahunan, melainkan menjadi budaya hidup yang menghadirkan keberkahan bagi pemberi maupun penerima.
Dengan zakat, lahir harapan bagi mereka yang lemah. Dengan zakat, tumbuh kepedulian yang menguatkan persaudaraan. Dan dengan zakat pula, masyarakat dapat berjalan bersama menuju kehidupan yang lebih adil, sejahtera, dan penuh keberkahan.
BERITA12/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Ajukan Kerjasama Pemotongan ZIS ASN Dengan Bank Lampung
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Ajukan Kerja Sama Pemotongan ZIS ASN dengan Bank Lampung
Krui – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mengajukan permohonan kerja sama kepada Bank Lampung Cabang Krui terkait penerapan sistem pemotongan otomatis zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Permohonan tersebut tertuang dalam surat resmi BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Nomor 800/03/BAZNAS-KPB/V/2026 tertanggal 12 Mei 2026 di Krui. Surat tersebut ditujukan kepada Pimpinan Bank Lampung Kantor Cabang Krui sebagai upaya mendukung optimalisasi pengumpulan ZIS secara profesional dan transparan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dalam suratnya menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Pesisir Barat Nomor 190 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Melalui kerja sama tersebut, BAZNAS mengusulkan mekanisme pemotongan langsung (auto-debet) terhadap zakat, infak, dan sedekah ASN yang telah menyatakan kesediaannya untuk menunaikan kewajiban dan amal ibadah sosialnya melalui sistem penggajian di Bank Lampung.
Selain itu, dana hasil pemotongan nantinya akan disalurkan secara kolektif ke rekening resmi BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat yang terdaftar di Bank Lampung. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan dana umat sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelaporan kepada para muzaki.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga keuangan dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta membantu pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam surat tersebut, pihak BAZNAS turut melampirkan sejumlah dokumen pendukung, antara lain salinan Surat Edaran Bupati, SK Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, bendahara BAZNAS, fotokopi KTP dan NPWP, serta surat pernyataan kesediaan membayar zakat, infak, dan sedekah dari ASN.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan penghimpunan dana ZIS di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan lebih optimal, terkoordinasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Mahasiswa Beasiswa Cendikia BAZNAS Raih Penghargaan Internasional Di Rusia
Siaran Pers
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Apresiasi Prestasi Mahasiswa Beasiswa Cendekia BAZNAS Raih Penghargaan Internasional di Rusia
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mengapresiasi prestasi membanggakan yang diraih oleh penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Rusia, Gerry Utama, yang berhasil meraih Ki Hajar Dewantara Award 2026 bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow, Rusia.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Ki Hajar Dewantara Award 2026 yang diselenggarakan di KBRI Moskow dengan mengusung tema “Peran Diplomasi Mahasiswa Indonesia di Rusia”. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada mahasiswa Indonesia yang dinilai memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia melalui bidang pendidikan, riset, dan diplomasi.
Gerry Utama saat ini tengah menempuh studi doktoral (Ph.D.) di bidang Geomorfologi dan Paleogeografi di Institute of Earth Sciences Saint Petersburg State University, Rusia. Ia dikenal aktif dalam penelitian Polar-Tropical Sciences, khususnya riset perubahan iklim melalui penelitian di kawasan Antarktika dan wilayah tropis.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Faisol Mudain menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pengelolaan dana zakat yang disalurkan untuk program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia unggul.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bersama dan menunjukkan bahwa program Beasiswa Cendekia BAZNAS mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang berprestasi di tingkat internasional, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan hubungan antarnegara, ujarnya.
Dalam penelitian yang dilakukannya, Gerry pernah bergabung dalam misi 69th Russian Antarctic Expedition pada tahun 2024 dengan fokus penelitian pemetaan geomorfologi di Pulau King George, Antarktika. Saat ini, ia juga meneliti ice core di Antarktika dan sejumlah wilayah tropis guna mengkaji perubahan iklim masa lampau demi memperkuat pemahaman ilmiah tentang dinamika iklim global.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Pesisir Barat, untuk terus bersemangat menempuh pendidikan dan berkontribusi bagi bangsa melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat demi menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak.
Sumber: Berita resmi BAZNAS RI
Nomor: 259/HUM-BAZ/V/2026
Tanggal 11 Mei 2026
BERITA12/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Baznas Pesisir Barat Serahkan Berkas Administrasi ke BKAD
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat terus melakukan langkah proaktif dalam tertib administrasi. Pada Jumat (8/5/2026), perwakilan Baznas mengunjungi kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk melengkapi berbagai persyaratan administratif yang diperlukan.
?Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Baznas Pesisir Barat untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan serta pelaporan keuangan. Proses koordinasi di kantor BKAD berlangsung lancar, dengan fokus pada sinkronisasi dokumen agar sesuai dengan standar regulasi pemerintah daerah.
?Melalui kelengkapan administrasi ini, diharapkan seluruh program kerja Baznas ke depan dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di Pesisir Barat. Pihak Baznas menegaskan bahwa ketertiban dokumen adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik dan memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten.
BERITA11/05/2026 | Ari beni
Pesisir Barat Peduli Disabilitas
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan BAZNAS Antar Anak Disabilitas Ikuti Kegiatan di Bandar Lampung
Pesisir Barat — Bentuk kepedulian terhadap anak-anak penyandang disabilitas kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersama BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Dalam kegiatan sosial yang penuh perhatian dan semangat kemanusiaan tersebut, anak-anak disabilitas didampingi langsung oleh orang tua mereka untuk mengikuti kegiatan di Bandar Lampung.
Keberangkatan rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Pesisir Barat bersama Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial serta tim dan squad Dinas Sosial yang turut membersamai selama perjalanan dan pelaksanaan kegiatan. Hadir pula Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat yang ikut memberikan dukungan penuh terhadap program pelayanan sosial bagi anak-anak disabilitas tersebut.
Program ini menjadi bentuk nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terhadap masyarakat, khususnya anak-anak penyandang disabilitas yang membutuhkan pendampingan dan pelayanan khusus. Di tengah berbagai kendala yang dihadapi sejumlah daerah lain dalam pelaksanaan program serupa, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat tetap berkomitmen menjalankan kegiatan ini dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab sosial.
Diketahui, beberapa daerah memilih tidak melaksanakan program tersebut karena berbagai alasan yang dianggap mendesak, termasuk ketentuan bahwa anak-anak peserta harus datang langsung ke Bandar Lampung. Namun hal tersebut tidak menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk tetap hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menumbuhkan kepedulian sosial serta memberikan dukungan moral kepada anak-anak disabilitas dan keluarga mereka.
Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, semangat, dan kebahagiaan bagi anak-anak disabilitas serta menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus peduli terhadap sesama, ujarnya.
Mwelalui sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Sosial P3AKB, dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, diharapkan perhatian terhadap anak-anak disabilitas dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan peduli sosial.
BERITA10/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Yayasan Krui Maju Sejahtera Bersama Dinsos Pesisir Barat Kunjungi Penyandang Disabilitas Di Ulok Manik
Yayasan Krui Maju Sejahtera Bersama Dinas Sosial Pesisir Barat Kunjungi Penyandang Disabilitas di Ulok Manik
PESISIR BARAT – Bentuk nyata kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Yayasan Krui Maju Sejahtera bersama Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat melalui kegiatan kunjungan sosial ke masyarakat yang membutuhkan.
Pada Rabu (6/5/2026), rombongan melakukan kunjungan kasih ke Pekon Ulok Manik, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan ini menyasar salah satu anak penyandang disabilitas sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral dari berbagai pihak.
Pembina Yayasan Krui Maju Sejahtera, Dian Hardiyanti, hadir bersama jajaran pengurus yayasan serta perwakilan Dinas Sosial. Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sosial sekaligus melihat secara langsung kondisi kesehatan dan perkembangan anak yang dikunjungi.
Dian Hardiyanti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kami ingin menjadi jembatan kebaikan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak penyandang disabilitas agar mendapatkan perhatian dan penanganan yang tepat, ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Yayasan Krui Maju Sejahtera. Kolaborasi ini dinilai sangat penting dalam memastikan pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran.
Kegiatan kunjungan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga dukungan moral bagi keluarga penerima manfaat. Warga setempat menyambut baik kehadiran rombongan dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Melalui sinergi antara Yayasan Krui Maju Sejahtera dan Dinas Sosial, diharapkan kepedulian sosial terhadap masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat
BERITA06/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Sosialisasi teknik implementasi surat edaran bupati pesisir barat
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar kegiatan strategis bertajuk "Sosialisasi Teknik Implementasi Surat Edaran Bupati Pesisir Barat" sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di wilayah Pesisir Barat, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Optimalisasi Pengumpulan Zakat Melalui Regulasi
Sosialisasi ini difokuskan pada pemahaman teknis mengenai mekanisme pemotongan dan penyetoran zakat profesi sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Bupati. Hal ini bertujuan agar pengumpulan zakat dari para pegawai di lingkungan pemerintah daerah dapat berjalan lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Faisol Muda’in, S.H. menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS adalah kunci utama dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dana umat.
"Dengan adanya SK UPZ yang resmi diserahkan hari ini, setiap OPD memiliki legalitas dan tanggung jawab penuh untuk mengelola serta melaporkan zakat di instansi masing-masing secara profesional," ungkapnya.
Poin Penting dalam Kegiatan:
Implementasi SE Bupati: Penjabaran langkah teknis agar instruksi Bupati terkait zakat profesi dapat terlaksana tanpa kendala administratif.
Legalitas UPZ: Penyerahan SK UPZ sebagai simbol dimulainya penguatan struktur pengumpul zakat di tiap dinas dan badan.
Transparansi Kelola: Penekanan pada sistem pelaporan yang jelas agar penyaluran zakat tepat sasaran bagi para mustahik (penerima zakat) di Pesisir Barat.
Harapan Kedepan
Melalui penguatan UPZ di tingkat OPD, diharapkan perolehan dana ZIS dapat meningkat secara signifikan. Dana yang terhimpun nantinya akan disalurkan melalui berbagai program unggulan BAZNAS, mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama tersebut.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh OPD, camat, serta jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA06/05/2026 | Febriyade
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan DINSOS PPPAKB untuk Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan DINSOS PPPAKB untuk Pengentasan Kemiskinan
Pesisir Barat, 27 Mei 2025 — Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Dinas Sosial PPPAKB Kabupaten Pesisir Barat dalam rangka memperkuat sinergi program penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
Pertemuan yang berlangsung di lingkungan kantor DINSOS PPPAKB tersebut membahas berbagai peluang kolaborasi strategis antara kedua lembaga, khususnya dalam optimalisasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terintegrasi dengan program perlindungan sosial pemerintah daerah.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan program pengentasan kemiskinan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. “Sinergi antara BAZNAS dan DINSOS PPPAKB diharapkan mampu menghadirkan intervensi yang berkelanjutan, tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DINSOS PPPAKB Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menekankan pentingnya integrasi data dan program agar bantuan sosial dan pemberdayaan dapat menjangkau kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Kami melihat potensi besar dari kolaborasi ini, terutama dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas langkah konkret seperti sinkronisasi data penerima manfaat, pengembangan program pemberdayaan berbasis komunitas, serta peningkatan koordinasi dalam penyaluran bantuan sosial yang berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BERITA05/05/2026 | Sastra Wiratma S.IP
BAZNAS Pesisir Barat Sampaikan Terima Kasih kepada Kemenag dan Bank Lampung atas Dukungan Suksesnya Sosialisasi Teknis Implementasi Surat Edaran Bupati
BAZNAS Pesisir Barat Sampaikan Terima Kasih kepada Kemenag dan Bank Lampung atas Dukungan Suksesnya Sosialisasi Teknis Implementasi Surat Edaran Bupati
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama Republik Indonesia serta Bank Lampung atas dukungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan Sosialisasi Teknis Implementasi Surat Edaran Bupati yang telah berlangsung dengan lancar dan sukses.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta implementasi kebijakan terkait optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, khususnya melalui Surat Edaran Bupati Pesisir Barat. Kehadiran perwakilan Kemenag dan Bank Lampung dinilai memberikan kontribusi penting dalam memperkuat sinergi antar lembaga.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Kemenag sebagai representasi pemerintah di bidang keagamaan serta Bank Lampung sebagai mitra strategis dalam sistem keuangan daerah menjadi faktor kunci keberhasilan acara tersebut.
“Partisipasi aktif dari Kemenag dan Bank Lampung tidak hanya menunjukkan komitmen bersama dalam pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel, tetapi juga memperkuat langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi zakat di Kabupaten Pesisir Barat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut dibahas mekanisme teknis penerapan Surat Edaran Bupati, termasuk pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi serta sistem penyaluran zakat yang lebih efektif dan tepat sasaran.
BAZNAS Pesisir Barat berharap sinergi yang telah terjalin ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang guna mendukung program-program pemberdayaan umat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sebagai penutup, BAZNAS kembali menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini, khususnya Kemenag dan Bank Lampung, serta seluruh peserta yang hadir dan berpartisipasi aktif.
BERITA05/05/2026 | Sastra Wiratma
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Resmi Serahkan SK UPZ kepada Seluruh OPD untuk Perkuat Pengelolaan ZIS
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Resmi Serahkan SK UPZ kepada Seluruh OPD untuk Perkuat Pengelolaan ZIS
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel.
Penyerahan SK tersebut dilaksanakan dalam sebuah acara resmi yang dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, kepala OPD, seluruh komisioner BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, serta perwakilan pemerintah daerah yang dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan UPZ di setiap OPD merupakan langkah konkret untuk memperkuat sistem pengumpulan zakat yang lebih efektif dan terorganisir. “UPZ di OPD bukan hanya sebagai formalitas kelembagaan, tetapi menjadi ujung tombak dalam menghimpun potensi zakat, infak, dan sedekah dari para ASN. Dengan pengelolaan yang baik, ZIS akan mampu memberikan dampak signifikan dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan OPD menjadi kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan potensi zakat daerah. “Kami mengajak seluruh OPD untuk aktif berperan dalam menggerakkan kesadaran berzakat di lingkungan kerja masing-masing. Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan keberkahan dan keadilan sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan yang mewakili pemerintah daerah dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas langkah strategis yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh upaya optimalisasi pengelolaan ZIS melalui pembentukan UPZ di setiap OPD. “Kami berharap seluruh OPD dapat menjalankan fungsi UPZ secara maksimal, profesional, dan bertanggung jawab, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dengan penyerahan SK UPZ ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menargetkan peningkatan signifikan dalam penghimpunan ZIS, sekaligus memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada mustahik. Program-program pemberdayaan berbasis zakat diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga akan terus melakukan pembinaan dan monitoring terhadap UPZ di masing-masing OPD guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
BERITA05/05/2026 | Sastra Wiratma

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →