WhatsApp Icon
BAZNAS PESISIR BARAT Rilis Program Terbaru BAZNAS RI _Madrasah Layak Belajar

PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat siap menyelaraskan program kerja demi menyukseskan program nasional Madrasah Layak Belajar 2026 yang resmi diluncurkan oleh BAZNAS RI. Program ini menargetkan renovasi dan perbaikan fasilitas untuk 700 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) di seluruh Indonesia.

Peluncuran program strategis ini berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026). Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Asta Strata BAZNAS 2026–2031 yang mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi siswa dari keluarga miskin serta rentan.

Fokus Keberlanjutan Program

BAZNAS Pesisir Barat menyambut baik inisiatif ini sebagai momentum untuk mendorong peningkatan mutu sekolah-sekolah keagamaan swasta di tingkat daerah. Secara nasional, komitmen BAZNAS dalam dunia pendidikan telah teruji lewat pencapaian berikut:

• 2.000 madrasah telah dibantu sepanjang tahun 2024–2025.

• 37 provinsi dan 388 kabupaten/kota menjadi sebaran wilayah penerima manfaat.

• 409 madrasah di antaranya difokuskan pada wilayah prioritas kemiskinan ekstrem.

Selaras dengan Misi Keagamaan dan Pembangunan

Pihak BAZNAS RI menegaskan bahwa program Madrasah Layak Belajar ini didasarkan pada prinsip Maqashid Syariah, yaitu menjaga akal (hifz al-‘aql) melalui keberlanjutan pendidikan, serta menjaga jiwa (hifz al-nafs) dengan menyediakan ruang belajar yang aman dan kokoh.

Di tingkat lokal dan nasional, program ini sekaligus mendukung pencapaian target global SDGs Tujuan 4 mengenai pendidikan berkualitas, serta sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen penuh untuk mengawal agenda ini agar dampak pemerataan fasilitas pendidikan layak dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.

21/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Arah,Aksi Dan Dampak Merupakan Bagian Dari Materi RAKORNAS BAZNAS RI

ARAH, AKSI, DAN DAMPAK: Pimpinan BAZNAS Pesisir Barat Serap Materi Strategis Perencanaan dalam Rakornas BAZNAS RI 2026

JAKARTA, BAZNAS PESISIR BARAT – Jajaran pimpinan komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmen kuat dalam memperkokoh tata kelola lembaga di tingkat daerah. Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, didampingi oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan, Ky. Agus Mawardi, hadir dan mengikuti secara intensif rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2026 yang dipusatkan di Jakarta.

Kehadiran dua pimpinan teras BAZNAS Pesisir Barat ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan cetak biru (blueprint) pengumpulan dan pendistribusian dana umat dengan kebijakan strategis nasional.

Tiga Pilar Utama: Renstra, RKAT, dan Dampak

Dalam salah satu sesi materi inti Rakornas yang diserap langsung oleh delegasi Pesisir Barat, pimpinan pusat menekankan sebuah formula manajemen modern yang wajib diterapkan oleh seluruh BAZNAS daerah. Manajemen tersebut bertumpu pada tiga kalimat kunci:

• "Renstra adalah arah."

Rencana Strategis (Renstra) merupakan kompas organisasi yang memetakan ke mana arah gerakan zakat akan dibawa dalam jangka panjang.

• "RKAT adalah aksi."

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) adalah bentuk pengejawantahan dari strategi besar menjadi program-program aksi nyata, taktis, dan terencana di lapangan dalam durasi satu tahun berjalan.

• "Dampak adalah tujuan."

Tujuan akhir dan muara dari seluruh pengelolaan zakat bukanlah seberapa banyak dokumen yang tersusun, melainkan seberapa besar dampak (impact) nyata perubahan nasib yang dirasakan langsung oleh para mustahik (penerima zakat).

Membangun Sistem Pengelolaan yang Adaptif

Menindaklanjuti pesan kuat pimpinan pusat dalam Rakornas tersebut, Bapak Faisol Muda'in bersama Ky. Agus Mawardi menegaskan komitmennya untuk segera merombak pola penyusunan RKAT di Kabupaten Pesisir Barat agar tidak sekadar menjadi formalitas di atas kertas.

"Pesan pimpinan pusat sangat jelas dan menyentuh esensi amil. Kita tidak sekadar menyusun dokumen perencanaan, tetapi membangun sistem pengelolaan zakat yang terarah, terukur, adaptif, dan berdampak," tegas Faisol Muda'in.

Ky. Agus Mawardi selaku pimpinan bidang pengumpulan menambahkan bahwa prinsip adaptif akan segera diimplementasikan dalam strategi fundraising di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama. BAZNAS Pesisir Barat akan merancang skema pengumpulan yang ramah terhadap ekosistem lokal, termasuk penguatan infak nelayan di Pelabuhan Siging serta digitalisasi pembayaran ZIS.

Dengan menyelaraskan Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, hasil dari Rakornas 2026 ini siap dibawa pulang ke Krui untuk diwujudkan dalam program-program kemanusiaan yang lebih berdaya guna bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan keluarga prasejahtera di Pesisir Barat.

21/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil RAKORNAS BAZNAS RI 2026

BERITA BAZNAS PESISIR BARAT

BAZNAS Pesisir Barat Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil Rakornas BAZNAS RI 2026*

Pesisir Barat, Lampung* - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mendukung penuh hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang menghasilkan 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan.

Dikutip dari siaran pers resmi BAZNAS RI Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026, Rakornas yang digelar pada 13-15 Agustus 2026 di Jakarta tersebut diikuti 1.300 perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia dan dirangkaikan dengan peluncuran buku Rencana Strategis BAZNAS 2026-2031.

Sepuluh resolusi tersebut dibacakan langsung oleh Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., di hadapan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, http://M.Si., serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc. menegaskan, resolusi tidak boleh berhenti pada kesepakatan di atas kertas. Seluruh hasil Rakornas harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah.

Selama tiga hari, kita telah berkumpul, berdiskusi, menyampaikan berbagai pandangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan zakat nasional. Mari kita laksanakan Resolusi Jihad Zakat sebagai sebuah pendakian. Pendakian kita untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, memobilisasi zakat, infak, dan sedekah sebanyak-banyaknya, serta mendistribusikannya secara tepat waktu dan tepat jumlah," ujar Sodik sebagaimana dilansir laman resmi BAZNAS RI.

Ia menambahkan, komitmen tersebut harus dilaksanakan sungguh-sungguh untuk mewujudkan _khairu ummah_, yakni umat Islam yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi sehingga memberi rahmat bagi seluruh golongan.

Sementara itu, Hj. Saidah Sakwan, M.A. menegaskan resolusi tersebut meneguhkan Jihad Zakat sebagai ikhtiar bersama untuk pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif dan berdampak nyata.

Dengan semangat satu visi, satu arah, dan satu gerakan zakat nasional, kami menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan solidaritas kemanusiaan Indonesia," ujar Saidah.

Adapun 10 Resolusi Jihad Zakat Rakornas BAZNAS 2026 adalah sebagai berikut:*

1. Mencapai target pengumpulan ZIS-DSKL nasional Rp70 triliun pada 2027 melalui penguatan regulasi, literasi melalui Manasik Zakat, digitalisasi, dan perluasan 8 sumber zakat sesuai UU No.23/2011.

2. Mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaan yang menyasar 48 juta jiwa mustahik secara efektif, terukur, dan berdampak.

3. Bersama pemerintah mengentaskan kemiskinan 601 ribu mustahik atau 2,41 juta jiwa penerima manfaat di tahun 2027.

4. Memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah dari tingkat provinsi hingga desa agar pengelolaan zakat terhubung dengan agenda pembangunan daerah.

5. Mengaktivasi seluruh UPZ Desa sebagai ujung tombak layanan zakat di tingkat komunitas.

6. Menjaga nama baik dan kepercayaan muzaki, Presiden, Pemerintah, dan masyarakat melalui tata kelola yang amanah, transparan, dan akuntabel.

7. Memperkuat kolaborasi dengan jaringan pengusaha dan kelompok profesi sebagai mitra strategis.

8. Mendukung penguatan kedudukan hukum kelembagaan BAZNAS serta sinergi dengan Bappenas/Bappeda melalui pemanfaatan DTSEN dan Indeks Zakat Nasional.

9. Memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian RI untuk menjaga kepatuhan dan integritas pengelolaan zakat.

10. Merespon cepat penanganan bencana alam, kemanusiaan, dan sosial di skala lokal, nasional, dan global.

BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyatakan siap mengimplementasikan 10 resolusi tersebut untuk memperluas manfaat dana umat dan mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.

Sumber: Siaran Pers Resmi BAZNAS RI - http://baznas.go.id*

_Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026 | Jakarta, 16 Oktober 2026_

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Kunci Utama Dana Umat Berdampak Pada Ekonomi Masif Adalah Integrasi DTSEN

DATA TEPAT ZAKAT BERDAMPAK: BAZNAS Pesisir Barat Siap Integrasikan DTSEN dan SIMZAT Kemenag RI

JAKARTA, BAZNAS PESISIR BARAT – Memasuki hari kedua pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 di Jakarta pada Rabu (14/10/2026), fokus penguatan tata kelola zakat nasional diarahkan pada digitalisasi dan akurasi data. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono, menegaskan bahwa kunci utama agar dana umat memberikan dampak ekonomi yang masif adalah melalui integrasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam forum tersebut, Kemenag RI juga memperkenalkan SIMZAT, sebuah aplikasi ekosistem digital terpadu yang dirancang khusus untuk mendukung pencatatan data mustahik, proses penghimpunan, hingga pelaporan pendistribusian dana ZIS secara nasional.

Menghapus Duplikasi Bantuan lewat Pemadanan Data

Dalam paparannya, Prof. H. Waryono menjelaskan bahwa potret DTSEN sangat krusial bagi BAZNAS di seluruh daerah untuk mengidentifikasi calon penerima manfaat secara objektif berdasarkan tingkat kesejahteraannya.

“Pemetaan lewat DTSEN ini menjadi ikhtiar kita untuk memastikan penyaluran, pendistribusian, dan seterusnya tetap tepat sasaran berdasarkan kondisi sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, data ini membantu Bapak dan Ibu BAZNAS seluruh Indonesia untuk sampai pada penyaluran yang terarah dan dampaknya terukur,” ujar Waryono.

Integrasi data terpadu ini membawa tiga keuntungan manajerial utama:

• Mencegah Duplikasi: Sistem yang terhubung membuat BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat mendeteksi jenis bantuan yang sudah diterima oleh mustahik dari pemerintah, sehingga penyaluran berikutnya tidak tumpang tindih.

• Pemutakhiran Berkala: Pemadanan data dijadwalkan berlangsung setiap enam bulan sekali, disusul dengan evaluasi berkala setahun sekali demi merekam perubahan status sosial ekonomi jemaah di lapangan.

• Klasterisasi Penerima: Masyarakat dengan kerentanan paling tinggi (Desil 1) difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pokok (bantuan konsumtif dasar). Sementara kelompok yang memiliki potensi berkembang akan didorong melalui program pemberdayaan ekonomi produktif.

Pembagian Peran yang Jelas

Guna mencapai visi "Data Tepat, Zakat Berdampak, Umat Sejahtera", Kemenag menetapkan pembagian kerja yang rigid. Kementerian Agama bertindak sebagai pengendali data makro, sedangkan BAZNAS bersama LAZ bergerak aktif sebagai pemroses data teknis di lapangan.

Aksi Nyata BAZNAS Pesisir Barat

Merespons cetak biru digitalisasi dari pusat, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, menyatakan komitmennya untuk segera menyelaraskan sistem operasional di daerah dengan aplikasi SIMZAT.

Sejalan dengan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, BAZNAS Pesisir Barat akan bergerak cepat merangkul Kantor Kemenag Pesisir Barat serta para Peratin (Kepala Desa) di tingkat pekon. Pemadanan data ini akan langsung diterapkan pada program-program strategis lokal, seperti program Ngaras Peduli, bantuan yatim piatu, serta penyaluran infak khusus bagi keluarga besar nelayan Labuhan Siging agar sepenuhnya transparan dan akuntabel.

15/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Turut Hadir Dan Mensukseskan RAKORNAS BAZNAS RI DI KEMAYORAN JAKARTA

BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat turut menghadiri dan mensukseskan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2026 yang diselenggarakan di Kemayoran, Jakarta. Kehadiran ini diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, bersama Wakil Ketua I, Ky Agus Mawardi, sebagai bentuk komitmen daerah dalam menyelaraskan target pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) nasional sebesar Rp70 triliun pada tahun 2027.

Informasi ini bersumber dari siaran pers resmi BAZNAS RI dalam pembukaan Rakornas yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 dengan mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”.

Komitmen BAZNAS Pesisir Barat di Rakornas 2026

• Sinergi Target Nasional: Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyatakan kesiapan daerah untuk bergerak bersama mengejar target pengumpulan Rp70 triliun demi memperluas jangkauan manfaat zakat hingga ke tingkat kabupaten.

• Pengentasan Kemiskinan Daerah: Selaras dengan arahan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., BAZNAS Pesisir Barat fokus pada optimalisasi dana zakat secara produktif untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pembayar zakat).

• Penguatan Konsolidasi: Melalui koordinasi yang dihadiri Wakil Ketua I Ky Agus Mawardi, BAZNAS Pesisir Barat aktif mengikuti komisi strategi guna membawa hasil resolusi zakat yang berdampak nyata bagi kesejahteraan umat di Pesisir Barat.

Dihadiri Tokoh-Tokoh Nasional

Pembukaan agenda besar di Kemayoran ini diikuti sekitar 1.300 peserta dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain:

• Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, S.Sos., M.Si.

• Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

• Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.

• Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si.

• Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Mr. Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattar.

Selain itu, rangkaian acara diisi dengan sesi Zakat Strategic Talks bersama jajaran Menteri Koordinator, Kadin, serta pimpinan lembaga tinggi negara.

Sebagai penutup program pada Kamis, 15 Oktober 2026, Rakornas akan membacakan "Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan Bangsa" serta menggelar Grand BAZNAS Awards 2026 sebagai puncak konsolidasi zakat nasional.

13/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl

Berita Terbaru

Sinergi BAZNAS dan MUI Pesisir Barat Sempurnakan Proses Mualaf Warga Negara Inggris
Sinergi BAZNAS dan MUI Pesisir Barat Sempurnakan Proses Mualaf Warga Negara Inggris
PESISIR BARAT Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmen nyata dalam pendampingan asnaf mualaf. Pada hari Jumat, 3 Juli 2026, BAZNAS bersinergi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pesisir Barat untuk mendampingi dan menyempurnakan proses ikrar syahadat seorang Warga Negara (WN) Inggris yang mantap memeluk agama Islam. ?Acara sakral ini berlangsung dengan khidmat di Masjid Riyadhssholihi, Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat. ?Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Komisioner BAZNAS Pesisir Barat Bidang Pendistribusian, Ustadz Mey Salko. Dalam menjalankan tugas mulia ini, beliau didampingi oleh dua staf ahli BAZNAS Pesisir Barat, yaitu Ari Beni dan Azmar. ?Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan langsung momentum hidayah yang luar biasa. BAZNAS hadir tidak hanya memberikan dukungan secara moral, tetapi juga memastikan bahwa saudara baru kita yang masuk dalam kategori asnaf mualaf ini mendapatkan pendampingan yang tepat untuk memperkuat keislamannya ke depan, ujar Ustadz Mey Salko di lokasi. ?Sinergi untuk Umat ?Berdasarkan dokumentasi foto yang dirilis, prosesi ini dihadiri oleh jajaran pengurus MUI, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang ikut menyambut hangat kehadiran saudara seiman yang baru. Kolaborasi antara BAZNAS dan MUI Pesisir Barat ini menjadi bukti nyata hadirnya lembaga keagamaan dalam menyambut dan membina para mualaf agar dapat menjalankan syariat Islam dengan baik. ?Sebagai bagian dari asnaf yang berhak menerima manfaat (mustahik), BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen untuk terus mengawal proses belajar dan adaptasi WN Inggris tersebut selama menetap di bumi Pesisir Barat.
BERITA03/07/2026 | Humas ari beni 03 juli 2026
PESISIR BARAT RAIH PENGHARGAAN Dalam Program Penerbitan Nomor Induk Berusaha
PESISIR BARAT RAIH PENGHARGAAN Dalam Program Penerbitan Nomor Induk Berusaha
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Mengabarkan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berhasil meraih penghargaan Peringkat II dalam program penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya mendorong legalitas usaha bagi Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA). Penghargaan tersebut diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil meningkatkan legalitas usaha masyarakat melalui kepemilikan NIB, sehingga pelaku usaha memiliki kepastian hukum dan peluang yang lebih luas dalam mengembangkan usahanya. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat mengucapkan selamat atas capaian tersebut. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pengembangan usaha produktif yang legal, mandiri, dan berkelanjutan. Semoga penghargaan ini menjadi langkah awal untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat melalui kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekonomi umat yang lebih kuat.
BERITA02/07/2026 | HBPB_fsl.1.02.07
Bupati Cup 2026 Resmi Dibuka, Ketua Baznas Pesisir Barat Pimpin Doa Bersama di Lapangan Labuhan Jukung
Bupati Cup 2026 Resmi Dibuka, Ketua Baznas Pesisir Barat Pimpin Doa Bersama di Lapangan Labuhan Jukung
PESISIR BARAT – Turnamen sepak bola bergengsi dalam rangka memperebutkan piala Bupati (Bupati Cup) Pesisir Barat resmi bergulir. Upacara pembukaan turnamen yang dinantikan masyarakat ini berlangsung dengan khidmat di Lapangan Labuhan Jukung pada Senin, 29 Juni 2026. ?Sebelum peluit pertama ditiup tanda dimulainya pertandingan, seluruh jajaran panitia, tamu undangan, serta para atlet yang hadir menundukkan kepala sejenak untuk berdoa bersama. Momentum sakral ini dipimpin langsung oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat. ?Dalam doanya, Ketua Baznas memohon kelancaran, keselamatan, serta keberkahan selama turnamen berlangsung. Beliau juga menyelipkan pesan mendalam agar seluruh tim yang bertanding senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, mempererat tali silaturahmi, dan menjaga kedamaian di atas lapangan hijau. ?"Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk mencari pemenang, melainkan wadah untuk memperkuat persatuan dan menjaring potensi pemuda di Pesisir Barat. Semoga ajang ini membawa berkah bagi daerah kita," ujarnya saat ditemui usai memimpin doa. ?Atmosfer Meriah di Lapangan Labuhan Jukung ?Lapangan Labuhan Jukung yang menjadi lokasi pusat acara tampak dipadati oleh ribuan penonton dan pendukung dari berbagai wilayah di Pesisir Barat. Pembukaan Bupati Cup 2026 ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, serta tokoh masyarakat setempat. ?Dengan dimulainya kompetisi ini, masyarakat berharap Bupati Cup 2026 dapat melahirkan talenta-talenta muda berbakat di bidang sepak bola yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Pesisir Barat di tingkat yang lebih tinggi.
BERITA30/06/2026 | Ari beni
Peduli Yatim Piatu, BAZNAS Pesisir Barat Berikan Tali Asih
Peduli Yatim Piatu, BAZNAS Pesisir Barat Berikan Tali Asih
KRUI, PESISIR BARAT Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama. Melalui program Pesisir Barat Peduli Yatim Piatu", BAZNAS telah menyalurkan santunan berupa tali asih kepada puluhan anak yatim piatu di wilayah setempat pada Kamis, 25 Juni 2026. kegiatan yang mengusung tema kepedulian sosial ini berhasil menyasar sebanyak 23 anak yatim piatu. Bantuan diserahkan secara langsung oleh para pengurus BAZNAS Pesisir Barat kepada masing-masing penerima manfaat dalam suasana yang penuh khidmat dan kehangatan. Acara ini juga dirangkaikan dengan kegiatan bertajuk Lebaran Yatim & Penyandang Disabilitas 1447 H" yang diisi dengan agenda positif, termasuk Talkshow Inspiratif bertema "Suara Anak untuk Negeri" serta doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan daerah. ?Pihak panitia dan pengurus menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara tersebut. Diharapkan, sedikit tali asih yang diberikan melalui program Pesisir Barat Peduli ini dapat memberikan kegembiraan, meringankan beban, serta memotivasi anak-anak yatim piatu agar tetap semangat dalam menata masa depan mereka.
BERITA25/06/2026 | Ari beni Humas
Ketua TP PKK PESISIR BARAT Hadiri Kegiatan Kolaborasi Dan Sinergitas TP PKK SE Provinsi Lampung
Ketua TP PKK PESISIR BARAT Hadiri Kegiatan Kolaborasi Dan Sinergitas TP PKK SE Provinsi Lampung
KETUA UMUM TP PKK PESISIR BARAT HADIRI KEGIATAN KOLABORASI DAN SINERGITAS TP PKK SE-PROVINSI LAMPUNG Pesisir Barat – Ketua Umum TP PKK Kabupaten Pesisir Barat, Ibu Dian Hardianti Dedi, bersama jajaran pengurus dan staf TP PKK Kabupaten Pesisir Barat menghadiri kegiatan Kolaborasi dan Sinergitas TP PKK se-Provinsi Lampung sekaligus Pemetaan Potensi Kabupaten/Kota Lokus Desa Tapis Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh TP PKK Provinsi Lampung. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Lampung, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Lampung, pengurus TP PKK Provinsi Lampung, serta berbagai pemangku kepentingan yang berperan dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Turut hadir pula Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Bapak Iskandar Zulkarnain, yang akrab disapa Bung Is. Keikutsertaan Ketua Umum TP PKK Kabupaten Pesisir Barat dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat TP PKK Pesisir Barat dalam mendukung program pembangunan daerah, pemberdayaan keluarga, serta penguatan potensi desa yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Di tengah padatnya agenda dan berbagai kegiatan yang dijalankan, Ibu Dian Hardianti Dedi terus menunjukkan dedikasi dan semangat pengabdian yang tinggi. Berbagai aktivitas dan program yang dilaksanakan bersama jajaran TP PKK Kabupaten Pesisir Barat senantiasa diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, pemberdayaan perempuan, serta pengembangan potensi daerah. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, TP PKK, dan seluruh elemen pembangunan dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Diharapkan melalui kolaborasi yang semakin kuat, berbagai program sosial, pemberdayaan, dan pembangunan dapat berjalan lebih optimal demi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat. Humas BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
BERITA23/06/2026 | HBPB_Fsl 23.06
BAZNAS PESISIR BARAT Bersinergi Dengan Majelis Taklim gabungan Kecamatan Karya Penggawa
BAZNAS PESISIR BARAT Bersinergi Dengan Majelis Taklim gabungan Kecamatan Karya Penggawa
Majelis Taklim Gabungan Kecamatan Karya Penggawa Serahkan Infaq dan Sedekah kepada BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Pesisir Barat, 22 Juni 2026 – Komitmen dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan terus ditunjukkan oleh Majelis Taklim Gabungan Kecamatan Karya Penggawa. Sebagai salah satu majelis taklim yang aktif dalam pembinaan keagamaan masyarakat, organisasi ini juga konsisten menghimpun dana infaq dan sedekah dari para anggotanya serta bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat. Pada Senin, 22 Juni 2026, perwakilan Majelis Taklim Gabungan Kecamatan Karya Penggawa, Ustazah Laila Yusro, mengunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat untuk menyerahkan dana infaq dan sedekah yang telah dihimpun dari ibu-ibu majelis taklim. Penyerahan tersebut diterima oleh staf keuangan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Dalam kesempatan tersebut, Ustazah Laila Yusro menyerahkan dana infaq dan sedekah sebesar Rp800.000,-. Dana yang terkumpul tersebut selanjutnya akan disimpan dalam rekening khusus infaq dan sedekah BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat sebagai bentuk pengelolaan yang aman, transparan, dan akuntabel. Mekanisme kerja sama yang telah terjalin antara Majelis Taklim Gabungan Kecamatan Karya Penggawa dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat memungkinkan dana yang dihimpun tetap tercatat atas nama majelis taklim terkait. Nantinya, apabila majelis taklim akan melaksanakan kegiatan sosial keagamaan, seperti santunan kepada kaum dhuafa, santunan anak yatim piatu, maupun kegiatan sosial lainnya, maka majelis taklim dapat mengajukan surat rekomendasi kepada BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Berdasarkan pengajuan tersebut, BAZNAS akan memberikan dukungan dan memfasilitasi penyaluran dana sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Sinergi ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang positif dalam memperkuat gerakan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Selain membantu menjaga pengelolaan dana agar lebih tertib dan terarah, kerja sama ini juga diharapkan mampu meningkatkan manfaat dana umat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Majelis Taklim Gabungan Kecamatan Karya Penggawa atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS dalam pengelolaan dana infaq dan sedekah. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Insyaallah, BAZNAS senantiasa siap bersinergi dan mendukung berbagai kegiatan sosial keagamaan demi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat. Semoga kolaborasi yang baik ini terus terjalin dan memberikan manfaat yang luas bagi umat, khususnya masyarakat yang membutuhkan, ujar Faisol Mudain. Melalui sinergi yang berkelanjutan antara BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dan berbagai elemen masyarakat, termasuk majelis taklim, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA23/06/2026 | HBPB_Fsl 23.06
PP DARUL ULUM ASSIROJI ULOK MANIK PESISIR SELATAN
PP DARUL ULUM ASSIROJI ULOK MANIK PESISIR SELATAN
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Memenuhi Undangan Untuk Menghadiri Pertemuan Wali Santri dan Dukung Pengembangan Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Darul Ulum As-Siroji Pesisir Barat, 21 Juni 2026 – Komitmen dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi Qur’ani terus ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat. Hal tersebut terlihat dari kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, dalam kegiatan Pertemuan Wali Santri, Tasyakuran Khotmil Qur’an 30 Juz, serta sosialisasi penerimaan santri baru yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Darul Ulum As-Siroji Putra dan Putri di Pekon Ulok Manik, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Pada kegiatan tersebut, Faisol Mudain mendapat amanah untuk memimpin pembacaan doa sebagai bentuk rasa syukur atas capaian para santri yang telah menyelesaikan hafalan dan pembelajaran Al-Qur’an pada jenjang yang ditargetkan. Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri para pengurus yayasan, dewan guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, wali santri, serta para santri putra dan putri. Dilain kesempatan, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengelola pondok pesantren yang telah berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, pemahaman agama yang kuat, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara pondok pesantren dengan para wali santri dalam mendukung keberlangsungan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. Melalui pertemuan ini, para orang tua mendapatkan gambaran mengenai program pendidikan, kegiatan pembelajaran, serta perkembangan santri selama menempuh pendidikan di pesantren. Pondok Pesantren Darul Ulum As-Siroji yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Ulum Ulok Manik memiliki visi untuk menumbuhkembangkan amaliyah keagamaan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pondok pesantren ini berkomitmen melakukan kaderisasi ulama di kalangan umat yang berakidah Ahlus Sunnah wal Jamaah serta mewujudkan santri yang cinta kepada sunnah, yakin terhadap ajaran agama, dan berprestasi dalam bidang keilmuan. Untuk mewujudkan visi tersebut, Pondok Pesantren Darul Ulum As-Siroji menghadirkan berbagai program unggulan yang dirancang untuk membentuk karakter dan kompetensi santri secara menyeluruh. Program tersebut meliputi Madrasah Tahfidzul Qur’an, Madrasah Diniyah (Kitab Kuning), pendidikan formal reguler tingkat MTs dan MA, Muhadatsah Bahasa Arab, kegiatan Hadroh dan Shalawatan, Riyadhoh atau olahraga, hingga pembelajaran keterampilan hidup seperti belajar memasak. Selain fokus pada pendidikan formal dan keagamaan, pesantren juga menerapkan pola pembinaan selama 24 jam yang terstruktur. Aktivitas santri dimulai sejak dini hari dengan tahajud dan istighasah, dilanjutkan shalat Subuh, tahsin, tahfidz, kegiatan belajar mengajar, kajian kitab kuning, murojaah hafalan, hingga kegiatan malam berupa pengajian dan evaluasi pembelajaran. Pola pendidikan ini dirancang untuk membentuk kedisiplinan, kemandirian, serta memperkuat karakter religius para santri. Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru periode 2026/2027, Pondok Pesantren Darul Ulum As-Siroji juga membuka penerimaan santri baru putra dan putri. Adapun persyaratan administrasi yang harus dipenuhi calon santri antara lain fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi KTP orang tua, fotokopi akta kelahiran, serta pas foto ukuran 3x4 sebanyak tiga lembar. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menilai keberadaan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang religius dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, sinergi antara lembaga pendidikan Islam, masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga zakat perlu terus diperkuat guna menciptakan generasi penerus yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Melalui kegiatan Pertemuan Wali Santri dan Tasyakuran Khotmil Qur’an ini, diharapkan semangat pendidikan Islam di Kabupaten Pesisir Barat semakin berkembang serta mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan siap menjadi penerus perjuangan umat di masa mendatang. Humas BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA23/06/2026 | HBPB_Fsl 23.06
Perkuat Kinerja, BAZNAS Pesisir Barat Gelar Rapat Mingguan Dipimpin Langsung Ustad Faisol Mudain
Perkuat Kinerja, BAZNAS Pesisir Barat Gelar Rapat Mingguan Dipimpin Langsung Ustad Faisol Mudain
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat kembali menggelar rapat koordinasi mingguan pada Senin (22/06/2026). Rapat yang berlangsung di Kantor BAZNAS Pesisir Barat ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain. ?Rapat rutin ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, kepala bidang, serta seluruh staf BAZNAS Pesisir Barat. Agenda utamanya adalah mengevaluasi program kerja yang berjalan di pekan lalu serta menyusun strategi penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar lebih tepat sasaran di minggu ini. ?Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, transparansi, dan sinergi antar lini. ?"Rapat mingguan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah kita untuk menjaga amanah umat. Kita harus terus memastikan bahwa program-program pendayagunaan zakat benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Pesisir Barat," ujar Ustad Faisol Mudain. ?Selain evaluasi kinerja internal, rapat ini juga membahas persiapan beberapa program unggulan dalam waktu dekat, termasuk penguatan database mustahik (penerima zakat) dan peningkatan layanan muzakki (pemberi zakat) berbasis digital. ?Dengan adanya rapat koordinasi yang intensif ini, BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan profesionalitas sebagai lembaga utama menyejahterakan umat di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama.
BERITA22/06/2026 | Hbpb ari beni 22,06
Peringati Gebyar 1 Muharram 1448 H, Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat Serahkan Tali Asih Bersama BAZNAS
Peringati Gebyar 1 Muharram 1448 H, Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat Serahkan Tali Asih Bersama BAZNAS
?KRUI – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar acara "Gebyar 1 Muharram 1448 H" yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kepedulian sosial. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, serta Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain. ?Dalam momen sakral pergantian tahun baru Islam ini, Bupati Pesisir Barat menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan tali asih kepada warga yang membutuhkan sebagai wujud nyata program "Pesisir Barat Peduli". Daftar Penerima Santunan "Pesisir Barat Peduli" ?Berdasarkan rilis resmi, bantuan tali asih yang diserahkan langsung oleh Bupati didampingi Wakil Bupati dan Ketua BAZNAS meliputi: ?Bantuan Kesehatan & Sosial: ?Bantuan Lumpuh Layu untuk Ananda Salsabila sebesar Rp1.000.000,-. ?Bantuan warga terkena kanker payudara atas nama Ibu Khusnu Robaiti sebesar Rp1.000.000,-. ?Bantuan Musibah Kebakaran: ?Bapak Minggu Joni (Lebak) sebesar Rp2.000.000,-. ?Bapak Mustofa (Pedada) sebesar Rp3.000.000,-. ?Bapak Yoman (Way Jambu) berupa bantuan 10.000 batu bata. ?Bantuan Alat Bantu Disabilitas & Lansia: ?Kursi roda untuk Bapak Samsurizal, Ibu Nur Kemala, dan Ibu Firma Yuli (masing-masing 1 unit). ?Tongkat bantu jalan untuk Ibu Mas Yunani, Ibu Rosbina, dan Ibu Rofiah. ?Bantuan Keagamaan: ?Tali asih khusus untuk Ashnaf Mu'allaf. ?Komitmen Pemerintah Daerah ?Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penerima manfaat dan menjadi pemantik semangat baru di tahun yang baru ini. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersama BAZNAS berkomitmen untuk terus mengawal program-program kemanusiaan demi kesejahteraan dan kemaslahatan seluruh masyarakat Pesisir Barat. ?Acara diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan kursi roda secara langsung kepada perwakilan penerima yang disaksikan oleh jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat.
BERITA17/06/2026 | Ari beni
Sambut 1 Muharram 1448 H, Bupati Pesisir Barat dan BAZNAS Salurkan Tali Asih untuk Warga
Sambut 1 Muharram 1448 H, Bupati Pesisir Barat dan BAZNAS Salurkan Tali Asih untuk Warga
?PESISIR BARAT – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar acara berskala besar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam. Acara yang bertajuk "Gebyar 1 Muharram 1448 H" ini berpusat di lapangan labuhan jukung dan dihadiri oleh ribuan masyarakat, didominasi oleh jamaah pengajian yang memadati lokasi dengan pakaian putih serta jilbab merah muda. ?Dalam momen penuh berkah tersebut, Bupati Pesisir Barat Bapak Dedi Irawan hadir langsung untuk menyerahkan bantuan tali asih secara simbolis kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyerahan bantuan ini didampingi oleh jajaran pengurus BAZNAS serta tokoh masyarakat setempat. ?Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat ?Tidak hanya pemberian santunan berupa uang tunai dan paket sembako, acara ini juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial yang nyata. Pemerintah daerah dan BAZNAS menggandeng Squad Tim Yayasan Krui Maju Sejahtera untuk menyalurkan bantuan alat bantu jalan berupa kursi roda bagi warga penyandang disabilitas dan lansia. ?Detail Agenda Kegiatan: ?Agenda Utama: Penyerahan tali asih oleh Bupati, pembagian sembako, dan penyerahan kursi roda. ?Suasana Acara: Berjalan khidmat, tertib, dan dipenuhi ribuan warga yang antusias mengikuti jalannya tabligh akbar/doa bersama di lapangan. ?Melalui peringatan Gebyar 1 Muharram 1448 H ini, Bupati berharap momentum tahun baru Islam dapat dijadikan sebagai ajang memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta membawa keberkahan bagi kemajuan seluruh masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat
BERITA17/06/2026 | Ari beni
GEBYAR 1 MUHARRAM 1448_H., BAZNAS HADIRKAN PESISIR BARAT PEDULI
GEBYAR 1 MUHARRAM 1448_H., BAZNAS HADIRKAN PESISIR BARAT PEDULI
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Salurkan Berbagai Bantuan pada Gebyar 1 Muharram 1448 H Pesisir Barat – Dalam rangka memeriahkan peringatan Gebyar 1 Muharram 1448 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran berbagai bentuk bantuan sosial dan kemanusiaan. Kegiatan yang berlangsung di hadapan masyarakat ini turut dihadiri oleh Bupati Pesisir Barat yang secara simbolis menyerahkan tali asih kepada para penerima manfaat. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah zakat yang dipercayakan kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyalurkan bantuan kepada sejumlah warga dengan berbagai kategori kebutuhan, di antaranya santunan bagi anak yang mengalami penyakit lumpuh layu, bantuan kepada keluarga yang terdampak musibah, bantuan korban kebakaran rumah, serta bantuan alat bantu mobilitas bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi: Santunan untuk Ananda Salsabila yang mengalami lumpuh layu sebesar Rp1.000.000. Bantuan kepada keluarga yang terdampak musibah atas nama Ibu Khusnu Robaiti sebesar Rp1.000.000. Bantuan kebakaran rumah kepada Bapak Minggu Joni di Labek sebesar Rp2.000.000. Bantuan kebakaran rumah kepada Bapak Mustofa di Pedada sebesar Rp3.000.000. Bantuan bagi Bapak Yoman di Way Jambu berupa 10.000 batu bata untuk pemulihan pasca kebakaran. Bantuan kursi roda kepada Bapak Samsurizal. Bantuan kursi roda kepada Nur Kemala. Bantuan kursi roda kepada Ibu Firma Yuli. Bantuan tongkat bantu jalan kepada Ibu Mas Yunani. Bantuan tongkat bantu jalan kepada Ibu Rosbina. Bantuan tongkat bantu jalan kepada Ibu Rofiah. Tali asih untuk Ashnaf Muallaf. Ketua dan jajaran BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan hasil pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS. Dana tersebut disalurkan secara tepat sasaran guna membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi maupun musibah. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan BAZNAS Provinsi Lampung atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat sebagai penerima amanah untuk mendistribusikan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para dermawan serta Yayasan Krui Maju Sejahtera yang telah berkontribusi dan bekerja sama dalam mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Pesisir Barat. Melalui momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh kaum dhuafa, korban musibah, penyandang disabilitas, muallaf, serta kelompok masyarakat lainnya yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Terima kasih kepada seluruh muzakki, dermawan, Pemerintah Provinsi Lampung, BAZNAS Provinsi Lampung, serta seluruh pihak yang telah mendukung program-program kemanusiaan BAZNAS. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi pemberi dan manfaat bagi penerima, demikian harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
BERITA17/06/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Dan Masyarakat Menyambut Presiden Prabowo Subianto
BAZNAS Bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Dan Masyarakat Menyambut Presiden Prabowo Subianto
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Turut Sambut Kunjungan Presiden RI dalam Peresmian RSUD KH Muhammad Thohir Krui Krui, Pesisir Barat – Suasana penuh syukur dan kebahagiaan menyelimuti Kabupaten Pesisir Barat saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui pada Rabu, 10 Juni 2026. Peresmian rumah sakit tersebut menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Pesisir Barat dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan merata. Dalam kesempatan yang penuh makna tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Faisol Mudain bersama Pimpinan BAZNAS Divisi Pengumpulan Ky. Agus Mawardi, Ketua MUI Pesisir Barat Drs. Kadarusman, M.Pd., Ketua PHBI Pesisir Barat Ust. Bahirman Hamka, Ketua FKUB Ust. Thohar, serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat lainnya turut membersamai Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat dalam menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia beserta rombongan. Turut hadir mendampingi Presiden dalam agenda tersebut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Gubernur Lampung beserta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, serta berbagai unsur Forkopimda dan stakeholder pembangunan daerah. Ditempat Terpisah Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Pesisir Barat melalui pembangunan fasilitas kesehatan yang representatif dan modern. Menurutnya, kehadiran rumah sakit ini merupakan nikmat besar yang patut disyukuri bersama karena sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menempatkan kesehatan sebagai salah satu kebutuhan mendasar dalam menjaga kemaslahatan umat. Alhamdulillah, pembangunan dan peresmian RSUD KH Muhammad Thohir Krui merupakan anugerah yang sangat besar bagi masyarakat Pesisir Barat. Semoga fasilitas kesehatan ini menjadi sarana pelayanan yang membawa manfaat luas, memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pengobatan, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan jiwa, ujarnya. Presiden Republik Indonesia dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemerataan layanan kesehatan hingga ke daerah-daerah yang jauh dari pusat pelayanan. Beliau menyampaikan keprihatinannya terhadap berbagai kondisi masyarakat yang masih mengalami kesulitan memperoleh layanan kesehatan secara cepat, terutama dalam keadaan darurat. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya memperkuat fasilitas kesehatan agar seluruh rakyat Indonesia mendapatkan pelayanan yang layak dan berkualitas. RSUD KH Muhammad Thohir Krui yang kini meningkat statusnya menjadi rumah sakit kelas C hadir dengan berbagai fasilitas kesehatan modern, di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang operasi, ICU, laboratorium, layanan hemodialisa, serta berbagai layanan kesehatan lainnya yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Pesisir Barat dan wilayah sekitarnya. Kehadiran rumah sakit ini juga menjadi bagian dari program nasional pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh pelayanan medis yang memadai. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik langkah strategis pemerintah tersebut dan berharap keberadaan RSUD KH Muhammad Thohir Krui dapat menjadi sarana kemaslahatan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa memberikan keberkahan kepada para pemimpin bangsa, para tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang telah berikhtiar menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Semoga rumah sakit ini menjadi wasilah kebaikan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Pesisir Barat dan sekitarnya. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Perkuat Sinergi, BAZNAS Pesisir Barat Gelar Silaturahmi ke Dinas Pendidikan
Perkuat Sinergi, BAZNAS Pesisir Barat Gelar Silaturahmi ke Dinas Pendidikan
KRUI, BAZNAS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus berkomitmen untuk mempererat sinergi dengan berbagai instansi pemerintahan. Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi jajaran pengurus BAZNAS ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat pada Selasa (9/1/2026). ?Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, beserta jajaran pengurus. Kehadiran rombongan BAZNAS disambut hangat oleh Kepala Dinas Pendidikan beserta pejabat struktural terkait di ruang kerjanya. ?Dalam pertemuan tersebut, Ustadz Faisol Mudain menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus menyelaraskan program kerja, khususnya dalam bidang pendidikan dan pendistribusian zakat, infak, maupun sedekah (ZIS) bagi masyarakat yang membutuhkan di sektor pendidikan. ?"Silaturahmi ini menjadi momentum penting bagi kami untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat. Kami berharap ke depan dapat bekerja sama dalam program-program kemaslahatan umat, seperti bantuan beasiswa bagi siswa kurang mampu, guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Pesisir Barat," ujar Ustadz Faisol Mudain. ?Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik inisiatif dan program pro-rakyat yang diusung oleh BAZNAS. Pihaknya menyatakan siap mendukung penuh sinkronisasi data dan program agar penyaluran bantuan di bidang pendidikan bisa lebih tepat sasaran. ?Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama di bawah lambang daerah Pesisir Barat, yang memperlihatkan kebersamaan dan komitmen kedua belah pihak dalam membangun daerah (seperti yang diabadikan dalam dokumentasi foto
BERITA09/06/2026 | Ari beni
Perkuat Sinergi, Ketua BAZNAS Pesisir Barat Kunjungi Bank Lampung
Perkuat Sinergi, Ketua BAZNAS Pesisir Barat Kunjungi Bank Lampung
PESISIR BARAT – Dalam rangka mempererat kerja sama dan menyelaraskan langkah, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat melakukan kunjungan resmi ke kantor Bank Lampung. Pertemuan ini berfokus pada pembahasan regulasi serta kebijakan terbaru yang diterapkan oleh pihak perbankan daerah tersebut. ?Kunjungan strategis ini dilakukan guna memastikan bahwa program-program kemaslahatan umat yang dikelola oleh BAZNAS dapat terus berjalan selaras dengan aturan perbankan yang berlaku. ?Bahasan Regulasi dan Kebijakan Baru ?Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan produktif ini beragenda utama membahas adaptasi terhadap regulasi baru dari Bank Lampung. Kebijakan-kebijakan operasional teranyar ini dinilai penting untuk dipahami oleh BAZNAS guna mengoptimalkan tata kelola keuangan, khususnya yang berkaitan dengan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS). ?Dalam diskusi singkat tersebut, kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan dan kesimpulan yang positif. Sinergi yang telah terjalin lama antara BAZNAS Pesisir Barat dan Bank Lampung berkomitmen untuk terus dimaksimalkan demi kelancaran program bersama. ?"Dalam diskusi singkat ini didapatkan kesimpulan positif untuk maksimalnya segala program kerjasama yang sudah lama terkoneksi dengan baik," tulis keterangan resmi pihak terkait, Mei 2024. ?Sinergi untuk Pembangunan Ummat ?Melalui kolaborasi ini, diharapkan koordinasi antara lembaga zakat dan perbankan daerah semakin solid. Langkah proaktif ini menjadi bukti nyata komitmen kedua instansi di bawah semboyan "Sinergi untuk Pembangunan Ummat", demi membawa dampak sosial-ekonomi yang lebih luas dan masif bagi masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA09/06/2026 | Ari beni
PHBI,MUI & BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
PHBI,MUI & BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
PHBI,MUI & BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Panitia Gebyar 1 Muharram 1448 H Berdiskusi dengan Bupati Pesisir Barat untuk Sukseskan Tahun Baru Islam Dalam rangka mempersiapkan dan memaksimalkan pelaksanaan Gebyar 1 Muharram 1448 Hijriah, jajaran panitia melaksanakan diskusi dan silaturahmi bersama Bupati Pesisir Barat, Bapak Dedi Irawan. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kekeluargaan, dan semangat kebersamaan demi menyukseskan berbagai rangkaian kegiatan menyambut Tahun Baru Islam. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua PHBI Kabupaten Pesisir Barat, Ust. Bahirman Hamka, Ketua MUI Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Kadarusman, M.Pd., Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, beserta jajaran panitia Gebyar 1 Muharram 1448 H. Kehadiran para tokoh agama, unsur pemerintah, dan panitia menjadi bukti nyata sinergi antara ulama dan umara dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan. Dalam diskusi tersebut, berbagai gagasan dan masukan konstruktif dibahas secara mendalam. Mulai dari konsep pelaksanaan Gebyar 1 Muharram, penguatan syiar Islam, pemberdayaan generasi muda, pengembangan kegiatan sosial keagamaan, hingga upaya menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah di tengah masyarakat Pesisir Barat. Bupati Pesisir Barat menyampaikan dukungan dan apresiasi atas semangat panitia dalam mempersiapkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengandung nilai edukatif, spiritual, dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Dukungan tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh panitia untuk menghadirkan kegiatan yang meriah, tertib, dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Pesisir Barat. Nilai-Nilai Mulia 1 Muharram Tahun Baru Islam 1 Muharram bukan sekadar pergantian angka dalam penanggalan Hijriah. Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT dan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan refleksi diri serta memperbaiki kualitas kehidupan. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam peringatan 1 Muharram antara lain: 1. Semangat Hijrah Menuju Kebaikan Muharram mengingatkan umat Islam pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang sarat dengan pengorbanan, perjuangan, dan optimisme. Semangat hijrah mengajarkan agar setiap muslim terus berusaha meninggalkan keburukan menuju kehidupan yang lebih baik. 2. Muhasabah dan Evaluasi Diri Pergantian tahun menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi perjalanan hidup, memperbaiki kesalahan, dan menyusun langkah yang lebih baik untuk masa depan. 3. Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Momentum Muharram menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangun solidaritas sosial, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. 4. Meningkatkan Kepedulian Sosial Semangat berbagi kepada kaum dhuafa, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan merupakan implementasi nyata dari ajaran Islam yang penuh kasih sayang dan kebermanfaatan. 5. Memperkuat Keimanan dan Ketakwaan Muharram menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Harapan Bersama Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, PHBI, MUI, BAZNAS, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat, Gebyar 1 Muharram 1448 H diharapkan menjadi momentum kebangkitan spiritual umat Islam serta menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan. Semoga Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, kemajuan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pesisir Barat. Dengan semangat hijrah, mari kita songsong tahun baru Islam dengan memperbanyak amal saleh, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya masyarakat yang religius, harmonis, dan bermartabat. Muharram adalah awal langkah menuju perubahan. Hijrah bukan sekadar berpindah tempat, tetapi berpindah dari yang baik menuju yang lebih baik, dari yang lalai menuju yang taat, dan dari yang sempit menuju rahmat Allah SWT yang luas.
BERITA08/06/2026 | Sastra Wiratma S.IP
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Dukung Persiapan Gebyar 1 Muharram 1448 Hijriah
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Dukung Persiapan Gebyar 1 Muharram 1448 Hijriah
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Dukung Persiapan Gebyar 1 Muharram 1448 Hijriah Pesisir Barat – Panitia Persiapan Gebyar 1 Muharram 1448 Hijriah Kabupaten Pesisir Barat menggelar diskusi dan koordinasi bersama Bupati Kabupaten Pesisir Barat guna mematangkan pelaksanaan peringatan Tahun Baru Islam yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan keharmonisan tersebut membahas berbagai aspek teknis kegiatan, termasuk penyesuaian rute pawai Gebyar 1 Muharram 1448 Hijriah. Hasil koordinasi menetapkan adanya perubahan rute pawai yang semula direncanakan dimulai dari Tugu Tuhuk menuju SMP Negeri 1 Pesisir Barat dan berakhir di Labuhan Jukung, menjadi dimulai dari Simpang Pahmungan dan berakhir di kawasan wisata Labuhan Jukung. Perubahan rute tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran bagi seluruh peserta yang akan mengikuti pawai serta memudahkan pengaturan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Kegiatan Gebyar 1 Muharram 1448 Hijriah ini direncanakan akan melibatkan berbagai elemen masyarakat dari seluruh wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Peserta yang akan berpartisipasi antara lain berasal dari pondok pesantren, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), majelis taklim, jamaah masjid, Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), serta berbagai lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Ketua panitia menyampaikan bahwa Gebyar 1 Muharram tidak hanya menjadi momentum perayaan Tahun Baru Islam, tetapi juga sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik dan memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Diharapkan Gebyar 1 Muharram 1448 Hijriah dapat menjadi syiar Islam yang membawa keberkahan, memperkuat persatuan umat, serta meningkatkan semangat masyarakat dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan sejahtera. "Insya Allah, melalui kegiatan ini semangat Tahun Baru Islam dapat menjadi momentum hijrah menuju pribadi dan masyarakat yang lebih baik, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Pesisir Barat yang religius dan berkemajuan," demikian harapan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
BERITA08/06/2026 | Sastra Wiratma
KETUA BAZNAS PESISIR BARAT PIMPIN PEMBACAAN DOA PADA PEMBUKAAN FESTIVAL TELUK STABAS 2026
KETUA BAZNAS PESISIR BARAT PIMPIN PEMBACAAN DOA PADA PEMBUKAAN FESTIVAL TELUK STABAS 2026
Pesisir Barat, 6 Juni 2026 – Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, mendapat kehormatan dan mandat untuk memimpin pembacaan doa pada rangkaian acara hari pertama Pembukaan Festival Teluk Stabas Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kabupaten Pesisir Barat, Sabtu (06/06/2026). Pembacaan doa dilaksanakan setelah seluruh peserta Pawai Budaya Festival Teluk Stabas memasuki lokasi kegiatan. Pawai budaya tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pesisir Barat. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pesisir Barat, para pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA/sederajat, berbagai sanggar seni budaya, serta perwakilan pondok pesantren yang turut memeriahkan festival tahunan kebanggaan masyarakat Pesisir Barat tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, memanjatkan doa agar seluruh rangkaian Festival Teluk Stabas diberikan kelancaran, keberkahan, dan membawa manfaat bagi masyarakat serta kemajuan daerah. Dalam doanya, beliau menyampaikan pujian kepada Allah SWT serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau memohon agar kegiatan pelestarian budaya dan kearifan lokal yang diwariskan oleh para pendahulu dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat kecintaan masyarakat terhadap daerah, serta menjadi ikhtiar bersama dalam memajukan Kabupaten Pesisir Barat. Ketua BAZNAS juga memohon kepada Allah SWT agar masyarakat senantiasa dijaga dari segala bentuk kemusyrikan, kesesatan, dan perbuatan yang tidak diridhai-Nya, serta diberikan keteguhan iman dan ketakwaan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Lebih lanjut, beliau berdoa agar tradisi dan budaya yang dilestarikan menjadi sarana mengenang sejarah, menjaga persatuan, memperkuat identitas daerah, serta memperkenalkan keindahan alam dan kekayaan budaya Pesisir Barat kepada masyarakat luas. Beliau juga memohon keberkahan bagi seluruh proses pembangunan daerah. Dalam doa tersebut, perhatian khusus juga diberikan kepada para nelayan yang setiap hari mencari rezeki di lautan. Faisol Mudain memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan keselamatan, hasil tangkapan yang halal dan berkah, serta menjauhkan para nelayan dari berbagai bahaya dan musibah di laut. Tidak hanya itu, doa juga dipanjatkan untuk para pemimpin daerah, pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, para tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat agar diberikan kebijaksanaan dalam menjaga keseimbangan antara nilai-nilai agama, budaya, dan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Mengakhiri doanya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat memohon agar Kabupaten Pesisir Barat senantiasa menjadi daerah yang aman, damai, maju, religius, dan dikenal luas karena keindahan alam, keramahan masyarakat, serta kekayaan budayanya. Beliau juga berharap sektor pariwisata, perikanan, pertanian, dan seluruh potensi daerah dapat berkembang dan menjadi sumber kemakmuran bagi masyarakat. Festival Teluk Stabas 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mempromosikan potensi budaya dan wisata Kabupaten Pesisir Barat kepada masyarakat luas. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, pelajar, dan pondok pesantren menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun dan memajukan Kabupaten Pesisir Barat. Pesisir Barat Jayalah Selalu.
BERITA08/06/2026 | Ari beni
BAZNAS Hadir di Forum Pembentukan Panitia Persiapan Gebyar 1 Muharram 1448 H
BAZNAS Hadir di Forum Pembentukan Panitia Persiapan Gebyar 1 Muharram 1448 H
BAZNAS Pesisir Barat Siap Dukung Gebyar 1 Muharram 1448 H dan Penyaluran Tali Asih bagi Muallaf Pesisir Barat, 8 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menghadiri Musyawarah Pembentukan Panitia Persiapan Gebyar 1 Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan di Sekretariat MUI Kabupaten Pesisir Barat pada Senin (08/06/2026). Musyawarah tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, di antaranya Ketua dan jajaran Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Kementerian Agama, Perwakilan dari MAN,Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Ketua MUI Kabupaten Pesisir Barat, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, serta para pimpinan pondok pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Melalui musyawarah yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan mufakat tersebut, disepakati susunan kepanitiaan Gebyar 1 Muharram 1448 H. Forum menetapkan Ust. Bahirman Hamka sebagai Ketua Pelaksana, Mut'im Ali sebagai Sekretaris, dan Faisal Aziz sebagai Bendahara kegiatan. Selain menetapkan kepanitiaan, forum juga membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan guna memastikan rangkaian Gebyar 1 Muharram 1448 H dapat berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Barat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga mendapat kepercayaan untuk turut berperan dalam mendukung dokumentasi kegiatan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pesisir Barat. Keterlibatan ini menjadi bagian dari sinergi antarlembaga dalam menyukseskan peringatan Tahun Baru Islam yang akan datang. Lebih lanjut, Ketua MUI Kabupaten Pesisir Barat meminta BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat untuk memberikan tali asih kepada lima orang muallaf di Kabupaten Pesisir Barat sebagai bentuk perhatian, pembinaan, dan dukungan moral kepada saudara-saudara yang telah memilih memeluk agama Islam. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik amanah tersebut dan menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk para muallaf yang memerlukan pendampingan dan dukungan dalam menjalani kehidupan keislaman mereka. Melalui kolaborasi antara MUI, PHBI, Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, BAZNAS, serta berbagai elemen masyarakat, diharapkan Gebyar 1 Muharram 1448 H dapat menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan semangat hijrah menuju kebaikan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Pesisir Barat. Humas BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Menebar Manfaat, Menguatkan Umat
BERITA08/06/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Baznas Pesisir Barat Gelar Rapat Evaluasi Mingguan untuk Optimalkan Program Kerja
Baznas Pesisir Barat Gelar Rapat Evaluasi Mingguan untuk Optimalkan Program Kerja
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat evaluasi mingguan pada Senin (8/6/2026). Rapat rutin ini dilaksanakan di ruang rapat kantor Baznas setempat dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan dan seluruh staf pelaksana. ?Ketua Baznas Pesisir Barat menyampaikan bahwa rapat evaluasi mingguan ini sangat penting untuk meninjau kembali capaian program kerja yang telah berjalan dalam sepekan terakhir, serta membahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. ?"Evaluasi ini adalah bentuk komitmen kita untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi, sekaligus memastikan bahwa penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat berjalan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran kepada mustahik (penerima zakat) di Pesisir Barat," ujarnya. ?Dalam rapat tersebut, fokus utama pembahasan meliputi progres pengumpulan dana ZIS dari berbagai sektor, termasuk optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap instansi. Selain itu, dibahas juga rencana penyaluran bantuan sosial, keagamaan, dan pendidikan. ?Dengan adanya evaluasi rutin ini, Baznas Pesisir Barat berharap kinerja lembaga semakin solid dan program-program yang dicanangkan dapat memberikan dampak nyata dalam membantu mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA08/06/2026 | Ari beni
RISMA Kecamatan Ngaras dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Perkuat Sinergi Program Keumatan dan Pemberdayaan Pemuda
RISMA Kecamatan Ngaras dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Perkuat Sinergi Program Keumatan dan Pemberdayaan Pemuda
RISMA Kecamatan Ngaras dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Perkuat Sinergi Program Keumatan dan Pemberdayaan Pemuda Ngaras, 5 Juni – Remaja Islam Masjid (RISMA) Kecamatan Ngaras menggelar pertemuan bersama salah satu staf Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Sastra Wiratma, pada Kamis, 5 Juni, bertempat di Masjid Nurul Iman, Pekon Tanjung Jati, Rajabasa, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat. Pertemuan tersebut membahas rencana kolaborasi dan penguatan sinergi dalam pelaksanaan berbagai program keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan ke depan. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh semangat kebersamaan ini dihadiri oleh pengurus serta anggota RISMA Kecamatan Ngaras. Pertemuan menjadi momentum penting dalam membangun kerja sama antara organisasi kepemudaan Islam dengan lembaga pengelola zakat untuk mendukung pembangunan sosial dan keumatan di wilayah Kecamatan Ngaras. Ketua RISMA Kecamatan Ngaras, Adil Aris NZ, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat merupakan langkah strategis untuk memperluas manfaat program yang dijalankan oleh RISMA. "Kami menyambut baik pertemuan ini sebagai langkah awal membangun sinergi yang lebih kuat antara RISMA dan BAZNAS. Harapannya, kerja sama ini dapat melahirkan program-program yang tidak hanya memperkuat kegiatan keagamaan, tetapi juga mendorong pemberdayaan generasi muda dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas," ujar Adil Aris NZ. Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama, mulai dari kegiatan pembinaan remaja masjid, penguatan pendidikan keagamaan, aksi sosial kemasyarakatan, hingga program pemberdayaan yang melibatkan pemuda sebagai motor penggerak perubahan di lingkungan masing-masing. Sementara itu, staf BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Sastra Wiratma, menegaskan bahwa BAZNAS terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan Islam seperti RISMA. "Generasi muda memiliki peran penting dalam pembangunan umat. Oleh karena itu, BAZNAS siap menjalin kerja sama dengan RISMA Kecamatan Ngaras dalam berbagai program yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat menghasilkan kegiatan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkapnya. Melalui pertemuan ini, RISMA Kecamatan Ngaras dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat sepakat untuk terus menjalin komunikasi serta menyusun langkah-langkah tindak lanjut guna merealisasikan berbagai program kolaboratif yang telah dibahas. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keislaman, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong lahirnya generasi muda yang aktif, produktif, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah. "Bersinergi untuk Umat, Bergerak untuk Manfaat."
BERITA07/06/2026 | Humas BAZNAS SW
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.

Lihat Daftar Rekening →