Berita Terbaru
BAZNAS Pesisir Barat Percepat Pembentukan UPZ Sekolah dan Desa dalam Rapat Mingguan
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat koordinasi mingguan pada Senin, 28 April 2026 untuk membahas langkah strategis penguatan pengelolaan zakat di tingkat akar rumput. Rapat ini memprioritaskan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan pendidikan serta percepatan administrasi UPZ Desa.
Fokus Utama: UPZ Sekolah dan Desa
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Faisol Muda’in, S.H. menekankan pentingnya pembentukan UPZ di setiap sekolah di seluruh Kabupaten Pesisir Barat. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di sektor pendidikan.
Selain itu, menindaklanjuti pesan dari Ketua BAZNAS Provinsi Lampung DR. Drs. H. Iskandar Zulkarnain,M.H.,, rapat menegaskan agar seluruh proses administrasi UPZ Desa harus rampung sebelum bulan Agustus.
"Pendataan UPZ Desa harus segera diselesaikan, terutama saat dana sudah tersedia, agar distribusi dan pelaporan berjalan transparan," ungkap pimpinan rapat.
Kerjasama Strategis dengan Bank Lampung
Terkait tata kelola keuangan, BAZNAS Pesisir Barat menjadwalkan pembuatan rekening resmi dan pengambilan Nota Kesepahaman (MoU) pada hari ini. Untuk proses di Bank Lampung, pihak BAZNAS memastikan akan didampingi langsung oleh Ketua atau Sekretaris guna memberikan penjelasan mendalam terkait butir-butir kesepakatan dalam MoU tersebut.
Pemetaan UPZ Masjid di Tiga Kecamatan
Wakil Ketua I Ust Agus Mawardi Bidang Pengumpulan memaparkan teknis pembentukan UPZ Masjid. Dalam waktu dekat, tim akan disebar untuk mengambil data calon pengurus UPZ Masjid, khususnya di wilayah:
Kecamatan Krui Selatan
Kecamatan Pesisir Tengah
Kecamatan Way Krui
Data yang dihimpun meliputi nama masjid, nama pekon (desa), serta biodata calon pengurus UPZ yang akan bertugas.
Rencana Sosialisasi Himbauan Bupati
Guna memperkuat dukungan pemerintah, BAZNAS Pesisir Barat berencana menyurati Bupati Pesisir Barat untuk memfasilitasi pertemuan dengan seluruh Kepala Dinas di lingkungan Pemda. Agenda utamanya adalah sosialisasi Surat Himbauan Bupati terkait optimalisasi dana hibah dan pengelolaan ZIS di instansi pemerintahan.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat menyatukan visi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam upaya pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat di Pesisir Barat.
BERITA28/04/2026 | Febriyade
Tingkatkan Sinergi, BAZNAS Pesisir Barat Gelar Rapat Mingguan dan Evaluasi Hasil Rakor Provinsi
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat rutin mingguan pada Senin (27/04/2026). Rapat yang berlangsung di Kantor Baznas Pesisir Barat ini dipimpin langsung oleh Ketua Baznas, Ustadz Faisol Mudain, serta dihadiri oleh seluruh jajaran komisioner dan staf.
Agenda utama dalam pertemuan kali ini adalah penyampaian hasil Rapat Koordinasi (Rakor) yang sebelumnya dilaksanakan di Bandar Lampung. Laporan tersebut dipaparkan oleh Wakil Ketua (Waka) II, Ustadz Mey Salko, yang hadir dalam Rakor tersebut bersama dua staf, yakni Febriyade (Bagian Pengumpulan) dan Sastra Wiratma (Bagian Penyaluran).
Poin Utama Rapat
Dalam suasana yang produktif, terdapat beberapa poin krusial yang dibahas guna meningkatkan kinerja amil zakat di Kabupaten Pesisir Barat:
Sinkronisasi Program: Menyesuaikan arahan hasil Rakor Bandar Lampung dengan rencana kerja lokal di Pesisir Barat.
Optimalisasi Pengumpulan: Arahan teknis dari bagian pengumpulan untuk menjangkau muzaki secara lebih luas dan efisien.
Ketepatan Penyaluran: Evaluasi mekanisme penyaluran zakat agar lebih tepat sasaran bagi mustahik yang membutuhkan.
"Rapat mingguan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk memastikan setiap amanah dari Rakor di provinsi dapat kita implementasikan dengan baik di lapangan," ujar Ustadz Faisol Mudain saat memimpin jalannya rapat.
Kehadiran Penuh
?Rapat ini diikuti dengan antusias oleh seluruh elemen internal Baznas Pesisir Barat. Kehadiran lengkap dari komisioner hingga staf teknis menunjukkan soliditas lembaga dalam upaya mengelola zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat di wilayah Pesisir Barat.
BERITA27/04/2026 | Ari beni
BAZNAS Provinsi Lampung Dorong Akselerasi UPZ Desa Melalui Zakat Innovation Hub
BANDAR LAMPUNG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Pertemuan strategis ini difokuskan pada penguatan tata kelola zakat di tingkat akar rumput serta pengenalan inovasi digital dalam pengelolaan dana umat.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Bapak Iskandar Zulkarnain. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara tingkat provinsi dan daerah untuk memastikan pendayagunaan zakat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Zakat Innovation Hub: Transformasi Digital Zakat
Salah satu agenda utama dalam Rakor ini adalah pemaparan materi mengenai Zakat Innovation Hub yang disampaikan oleh Habib Syauqi Al Muhdhar. Dalam sesi tersebut, dijelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk memodernisasi ekosistem perzakatan di Lampung.
Zakat Innovation Hub menjadi pusat pengembangan ide kreatif dan pemanfaatan teknologi informasi guna mempermudah muzaki dalam menunaikan kewajibannya, sekaligus meningkatkan transparansi penyaluran bantuan kepada mustahik.
Evaluasi Progres UPZ Desa
Selain pengenalan inovasi, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung juga memberikan instruksi khusus kepada seluruh Ketua BAZNAS Kabupaten/Kota yang hadir. Beliau meminta setiap daerah memaparkan secara detail sejauh mana progres pembentukan dan efektivitas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat Desa/Pekon.
"UPZ Desa adalah ujung tombak kita. Saya meminta laporan konkret mengenai kendala di lapangan dan sejauh mana progres yang telah dicapai di masing-masing kabupaten," ujar Iskandar Zulkarnain di sela rapat.
Pelaporan ini bertujuan untuk memetakan wilayah mana saja yang sudah aktif menjalankan fungsi UPZ Desa secara maksimal dan wilayah mana yang masih memerlukan pendampingan intensif. Dengan kuatnya basis UPZ di desa, diharapkan potensi zakat di Provinsi Lampung dapat tergali lebih besar demi kesejahteraan masyarakat luas.
BERITA27/04/2026 | Febriyade
BAZNAS PESISIR BARAT Ikuti Kajian Zakat Innovation Hub Sebagai Pusat Sinergi Dan Standarisasi SDM
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Perkuat Sinergi melalui Zakat Innovation Hub untuk Standardisasi SDM dan Pengentasan Kemiskinan
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus mendorong penguatan tata kelola zakat yang profesional, terintegrasi, dan berdampak luas melalui pengembangan Zakat Innovation Hub. Inisiatif ini menjadi bagian dari implementasi Pilar II: Pusat Sinergi dan Standarisasi SDM, yang menitikberatkan pada kolaborasi lintas sektor serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) amil zakat.
Zakat Innovation Hub dirancang sebagai pusat kolaborasi strategis yang mengintegrasikan fungsi Amil Academy dan Zakat Collaboration Hub. Melalui platform ini, BAZNAS tidak hanya memperkuat kompetensi amil, tetapi juga memastikan adanya standardisasi layanan zakat yang berbasis pada prinsip syariah kontemporer serta pemanfaatan teknologi informasi.
Pengelolaan zakat saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih modern, adaptif, dan terukur. Oleh karena itu, kami menghadirkan Zakat Innovation Hub sebagai pusat pembelajaran, sertifikasi, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Penguatan SDM melalui Amil Academy
Dalam kerangka Amil Academy, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berfokus pada peningkatan kualitas SDM melalui program sertifikasi amil, penguatan pemahaman fikih zakat kontemporer, serta pelatihan pemanfaatan teknologi digital. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bahwa setiap pengelola zakat memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar nasional dan mampu menjawab tantangan zaman.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah
BAZNAS juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam rangka sinkronisasi program pengentasan kemiskinan. Sinergi ini memungkinkan optimalisasi data dan program bantuan, sehingga penyaluran zakat dapat berjalan sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah.
Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan bahwa zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan, tambahnya.
Kolaborasi dengan BAZNAS dan LAZ Swasta
Selain itu, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat turut membangun jaringan dengan BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) swasta untuk menciptakan ekosistem pengelolaan zakat yang terhubung dan terstandarisasi. Kolaborasi ini mencakup penyamaan standar layanan amil, pertukaran data, serta penguatan sistem distribusi zakat yang lebih efektif.
Peran Kampus dalam Pengembangan Zakat
Dalam mendukung inovasi dan riset, BAZNAS menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi melalui program Partnership Campus. Program ini mencakup integrasi riset, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Zakat, serta program magang mahasiswa. Beberapa institusi pendidikan seperti Universitas Lampung (UNILA), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), dan UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) telah menjadi mitra strategis dalam pengembangan program ini.
Kolaborasi akademik ini diharapkan dapat melahirkan inovasi berbasis riset yang mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pendistribusian zakat.
Optimalisasi Peran Corporate CSR
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga membuka ruang kolaborasi dengan sektor korporasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dengan dukungan data kemiskinan yang telah tervalidasi, penyaluran dana CSR dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Sinergi dengan sektor swasta memungkinkan peningkatan dampak sosial yang lebih luas, terutama dalam menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, jelasnya.
Komitmen Menuju Pengelolaan Zakat Modern
Melalui implementasi Pilar II: Pusat Sinergi dan Standarisasi SDM, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan inovatif.
Dengan mengedepankan kolaborasi multipihak, standardisasi SDM, serta pemanfaatan teknologi, diharapkan zakat dapat menjadi instrumen utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA25/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Perkuat Peran Dalam Ekosistem Zakat Innovation Hub
BAZNAS Pesisir Barat Perkuat Peran dalam Ekosistem Zakat Innovation Hub
Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan tata kelola zakat yang profesional dan berdampak melalui partisipasi dalam kegiatan penguatan Ekosistem Zakat Innovation Hub di Lampung.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan BAZNAS Pesisir Barat, yakni Ust. Maysalko, A.Md selaku Wakil Ketua II, Sdr. Febriyade, S.Pd dari Staf Divisi Pengumpulan, serta Sdr. Sastra Wiratma dari Staf Divisi Pendistribusian.
Dalam kegiatan tersebut, dipaparkan bahwa Zakat Innovation Hub berperan sebagai Center of Excellence dalam tata kelola zakat berbasis riset dan pemberdayaan. Pendekatan ini menekankan pentingnya integrasi antara data, pelatihan, serta aksi nyata di lapangan guna menciptakan dampak yang berkelanjutan.
Adapun misi utama dari ekosistem ini adalah menyediakan data yang akurat, membangun sistem pelatihan lintas sektor, serta mengimplementasikan model pemberdayaan berkelanjutan bagi masyarakat. Hal ini menjadi landasan penting dalam merancang program zakat yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mampu mengangkat kesejahteraan mustahik secara menyeluruh.
Ekosistem Zakat Innovation Hub memiliki tiga pilar utama. Pertama, Data dan Riset Kontemporer yang berfungsi memandu strategi pemberdayaan serta penyusunan kurikulum berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Kedua, Pusat Pelatihan dan Kerjasama yang bertujuan mencetak sumber daya manusia (amil) yang kompeten dan mampu mengeksekusi program secara efektif. Ketiga, Penguatan dan Pemberdayaan melalui aksi nyata yang menghasilkan data baru sebagai bahan evaluasi dan pengembangan program lanjutan.
Ust. Maysalko menyampaikan bahwa konsep ini memberikan arah baru dalam pengelolaan zakat di daerah, khususnya dalam membangun sinergi antara riset dan implementasi program.
Melalui pendekatan ini, pengelolaan zakat tidak hanya berbasis pada penyaluran, tetapi juga pada penguatan kapasitas dan pemberdayaan yang terukur. Ini menjadi langkah penting dalam menciptakan program yang berkelanjutan, ujarnya.
Dengan mengikuti kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat diharapkan mampu mengadopsi dan mengimplementasikan konsep Zakat Innovation Hub secara bertahap, guna meningkatkan kualitas pelayanan zakat serta memperluas dampak manfaat bagi masyarakat.
Ke depan, BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi berbasis data dan kolaborasi lintas sektor, demi mewujudkan pengelolaan zakat yang modern, profesional, dan berdaya guna bagi kesejahteraan umat.
BERITA25/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Ikuti Giat transformasi Pengelolaan Zakat
BAZNAS Pesisir Barat Ikuti Giat Transformasi Pengelolaan Zakat di Swissbell Hotel Lampung
Jum'at 24 April 2026
Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut ambil bagian dalam kegiatan bertema “Transformasi Paradigma Pengelolaan Zakat di Lampung yang menekankan pentingnya pergeseran pengelolaan zakat dari sekadar kewajiban ritual menjadi instrumen strategis penggerak ekonomi dan perubahan sosial.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan BAZNAS Pesisir Barat, yaitu Ust. Maysalko, A.Md selaku Wakil Ketua II, Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian Sdr. Febriyade, S.Pd dari Staf Divisi Pengumpulan, serta Sdr. Sastra Wiratma dari Staf Divisi Pendistribusian.
Dalam pemaparan materi, dijelaskan bahwa paradigma pengelolaan zakat saat ini perlu bertransformasi dari pendekatan konvensional menuju model inovatif berbasis ekosistem. Jika sebelumnya pengelolaan zakat cenderung mengandalkan rutinitas dan insting, kini diarahkan pada kebijakan berbasis data yang lebih terukur dan tepat sasaran.
Selain itu, fokus penyaluran zakat yang sebelumnya dominan pada bantuan darurat, kini bergeser menuju pemberdayaan berkelanjutan. Hal ini bertujuan agar penerima manfaat (mustahik) tidak hanya terbantu sesaat, tetapi mampu mandiri secara ekonomi dalam jangka panjang.
Dari sisi sumber daya manusia, penguatan kapasitas amil juga menjadi perhatian utama. Jika sebelumnya banyak mengandalkan relawan lepas, kini didorong adanya amil yang tersertifikasi secara profesional guna meningkatkan kualitas pengelolaan zakat.
Tak kalah penting, sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam membangun ekosistem zakat yang kuat. Pengelolaan yang sebelumnya berjalan secara terpisah (silo), kini diarahkan menjadi kolaboratif lintas sektor, melibatkan berbagai pihak untuk memperluas dampak.
Adapun output utama yang diharapkan dari transformasi ini adalah perubahan signifikan, yakni menjadikan mustahik sebagai muzakki. Dengan kata lain, zakat tidak hanya habis disalurkan, tetapi mampu mengangkat taraf hidup penerima hingga menjadi pihak yang turut berzakat.
Keikutsertaan BAZNAS Pesisir Barat dalam kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah.
Dengan mengikuti kegiatan ini, BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen untuk terus berbenah dan mengimplementasikan paradigma baru dalam pengelolaan zakat, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata dan berkelanjutan di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA24/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Perkuat Sinergi, BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Puncak Perayaan HUT Kabupaten Pesisir Barat ke-13
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut menghadiri rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pesisir Barat yang ke-13 yang digelar dengan meriah di lapangan utama perkantoran Pemkab setempat.
Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS ini menjadi simbol kuatnya komitmen lembaga zakat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di "Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama."
Dukungan untuk Kemajuan Daerah
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Faisol Muda’in, S.H. menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang telah diraih oleh Pemerintah Kabupaten selama 13 tahun berdiri. Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat akan terus menyelaraskan program-programnya dengan visi pembangunan daerah.
"Di usia yang ke-13 ini, kami berharap Kabupaten Pesisir Barat semakin maju dan sejahtera. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam menyalurkan amanah muzakki untuk membantu warga yang membutuhkan secara tepat sasaran," ungkap Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
Rangkaian Acara dan Kolaborasi
Dalam acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh adat, serta tokoh masyarakat tersebut, BAZNAS juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Beberapa poin penting kehadiran BAZNAS meliputi:
Sinergi Program: Menyelaraskan bantuan sosial BAZNAS dengan agenda pengentasan kemiskinan ekstrem di Pesisir Barat.
Optimalisasi ZIS: Mengajak seluruh ASN dan masyarakat yang mampu untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui lembaga resmi.
Partisipasi Aktif: Turut memeriahkan rangkaian HUT sebagai bentuk dukungan moral terhadap identitas daerah.
Harapan ke Depan
Peringatan HUT ke-13 ini diharapkan menjadi momentum bagi BAZNAS Pesisir Barat untuk meningkatkan performa layanan dan jangkauan distribusi bantuan. Dengan semangat gotong royong, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat optimis bahwa kesejahteraan masyarakat Pesisir Barat dapat terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia kabupaten Pesisir Barat ini.
BERITA22/04/2026 | Febriyade
Pesisir Barat Sampaikan Selamat atas Pelantikan Pengurus APIMSA Kabupaten Pesisir Barat
KRUI – Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya jajaran pengurus Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Nusantara (APIMSA) Kabupaten Pesisir Barat.
Ucapan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah Pesisir Barat. Adapun jajaran pengurus inti yang baru dilantik tersebut adalah:
Kasyoto, S.Pd. sebagai Ketua
Insan Sukri, A.Md., S.H. sebagai Sekretaris
Restu Akbari, S.H. sebagai Bendahara
Dalam keterangannya, Ustadz Faisol Mudain berharap agar amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
"Selamat dan sukses untuk Bapak Kasyoto dan jajaran pengurus APIMSA Pesisir Barat yang baru dilantik. Semoga kehadiran APIMSA mampu menjadi wadah yang solid bagi para pengusaha kecil menengah di daerah kita, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta bersinergi dalam membangun ekonomi umat yang mandiri," ujar Ustadz Faisol Mudain.
Sinergi antara lembaga seperti BAZNAS dan asosiasi pengusaha seperti APIMSA dinilai sangat penting, terutama dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran zakat produktif maupun pembinaan UMKM di masa mendatang.
Dengan pelantikan ini, diharapkan geliat ekonomi kreatif dan usaha kecil di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama semakin berkembang pesat dan memberikan dampak positif secara luas
BERITA22/04/2026 | Ari beni
Peringatan HUT Ke-13 Kabupaten Pesisir Barat: Bupati dan Wakil Bupati Gelar Ramah Tamah Bersama Baznas
PESISIR BARAT – Dalam suasana penuh kehangatan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menggelar acara Ramah Tamah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Pesisir Barat. Acara yang berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai elemen masyarakat dan lembaga keagamaan.
Hadir langsung dalam acara tersebut, Bupati Pesisir Barat, Bapak Dedi Irawan, didampingi oleh Wakil Bupati, Bapak Irawan Topani. Keduanya tampak kompak mengenakan pakaian dinas upacara berwarna putih, simbol kesiapan melayani masyarakat demi mewujudkan visi "Pesisir Barat yang Unggul".
Sinergi Bersama Baznas
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat. Ketua Baznas, Ustad Faisol Mudain, turut hadir sebagai bentuk dukungan lembaga zakat terhadap program pembangunan dan kesejahteraan sosial di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama tersebut.
Prosesi Pemotongan Tumpeng
Sebagai simbol rasa syukur, Bupati didampingi Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda melakukan prosesi pemotongan Tumpeng Agung yang telah disiapkan di tengah panggung.
Suasana khidmat terasa saat doa dipanjatkan untuk kemajuan Kabupaten Pesisir Barat agar semakin berjaya di masa depan. Perayaan kali ini mengusung tema "Optimalisasi Potensi Daerah Menuju Pesisir Barat yang Unggul", yang tercermin jelas pada latar belakang panggung acara.
Hadir pula dalam acara tersebut perwakilan dari unsur TNI, Polri, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat yang menambah kekentalan nuansa budaya dalam balutan pakaian adat Lampung yang dikenakan beberapa tamu undangan.
BERITA22/04/2026 | Ari beni
Peringatan HUT ke-13 Pesisir Barat, Ketua BAZNAS Hadiri Upacara Di Lapangan Labuhan Jukung
KRUI, PESISIR BARAT – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut menghadiri upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Pesisir Barat yang digelar di Lapangan Labuhan Jukung, Krui, pada Rabu (22/04/2026).
Acara yang berlangsung khidmat di bawah langit pesisir ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat.
Sinergi untuk Negeri Para Sai Batin
Kehadiran Ketua BAZNAS dalam momen bersejarah ini menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung visi pembangunan kabupaten. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS menyampaikan apresiasinya atas kemajuan pesat yang dicapai Pesisir Barat selama 13 tahun berdiri.
"Usia 13 tahun adalah momentum bagi kita semua untuk semakin mempererat kolaborasi. BAZNAS akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk menyejahterakan masyarakat melalui program-program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Kemeriahan di Labuhan Jukung
Peringatan HUT kali ini mengusung semangat kemajuan daerah.
Melalui kehadiran para pimpinan lembaga seperti BAZNAS, diharapkan program sosial keagamaan dapat terus berjalan beriringan dengan pembangunan fisik demi mewujudkan Pesisir Barat yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.
BERITA22/04/2026 | Ari beni
Sinergi BAZNAS dan Pemkab Pesisir Barat Guna Optimalkan Penyaluran Dana Umat
KRUI — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat pada Senin, 20 April 2026. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Bupati Pesisir Barat.
Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS tersebut disambut langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Bapak Dedi Irawan. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat di Bumi Para Saibatin dan Ulama.
Fokus Utama: Percepatan NPHD
Agenda utama dalam pembahasan tersebut adalah koordinasi terkait Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Ketua BAZNAS Pesisir Barat menyampaikan harapan agar proses administrasi NPHD dapat berjalan lancar sehingga dana hibah untuk tahun anggaran berjalan dapat segera dicairkan dan diterima oleh BAZNAS.
"Kami berharap proses administrasi NPHD ini dapat segera rampung. Percepatan pencairan dana hibah ini sangat krusial agar program-program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang telah kami susun dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Ketua BAZNAS dalam pertemuan tersebut.
Respon Bupati Pesisir Barat
Menanggapi hal tersebut, Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, memberikan respon positif. Beliau menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung operasional BAZNAS sebagai mitra strategis dalam pengentasan kemiskinan di Pesisir Barat.
Bupati menginstruksikan jajaran terkait di Sekretariat Daerah untuk segera menindaklanjuti kelengkapan berkas administrasi agar tidak ada kendala dalam penyaluran dana hibah tersebut.
Harapan Kedepan:
Optimalisasi Program: Dengan cairnya dana hibah, BAZNAS diharapkan dapat lebih maksimal dalam menjalankan program bantuan sosial, pendidikan, dan kesehatan.
Transparansi: Pemerintah daerah menekankan pentingnya pelaporan yang transparan dan akuntabel dalam penggunaan dana hibah tersebut.
Sinergi Berkelanjutan: Pertemuan ini menjadi bukti keharmonisan hubungan antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat di Pesisir Barat.
Pertemuan ditutup dengan foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi yang intensif demi kemajuan Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA21/04/2026 | Ari beni
Peringati Hari Kartini 2026, BAZNAS Pesisir Barat Ajak Kaum Perempuan Terus Menebar Manfaat
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April. Momentum ini dijadikan sebagai ajang refleksi untuk mengapresiasi peran besar perempuan dalam pembangunan daerah, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi dan sosial.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Faisol Muda’in, S.H. menyampaikan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan pendidikan harus terus menyala di hati sanubari kaum perempuan di Bumi Para Saibatin dan Ulama.
"Selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan hebat di Kabupaten Pesisir Barat. Kartini masa kini adalah mereka yang mampu membawa perubahan positif bagi keluarga dan masyarakat, termasuk para muzakki dan mustahik perempuan yang pantang menyerah dalam memperbaiki taraf hidup," ujarnya.
Harapan untuk Masa Depan
Melalui peringatan ini, BAZNAS Pesisir Barat berharap semangat Kartini dapat menginspirasi lebih banyak perempuan untuk aktif dalam gerakan zakat, baik sebagai pengelola maupun penggerak ekonomi di lingkungannya masing-masing.
"Mari kita jadikan semangat emansipasi ini sebagai dorongan untuk lebih peduli terhadap sesama. Dengan zakat, infak, dan sedekah, kita bangun kemandirian perempuan Pesisir Barat yang lebih bermartabat," tutupnya.
BERITA21/04/2026 | Febriyade
Sinergi Membangun Negeri, BAZNAS Pesisir Barat Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-13 Kabupaten Pesisir Barat
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Jadi ke-13 Kabupaten Pesisir Barat yang jatuh pada Tanggal 22 April 2026 ini.
Momentum hari jadi ini menjadi simbol semangat transformasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Pesisir Barat yang lebih maju dan sejahtera.
Komitmen dalam Pemberdayaan Masyarakat
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Faisol Muda’in, S.H. menyampaikan bahwa di usia yang ke-13 ini, Kabupaten Pesisir Barat telah menunjukkan perkembangan yang pesat, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan sektor pariwisata.
"Kami segenap keluarga besar BAZNAS Pesisir Barat mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-13 untuk kabupaten tercinta. Semoga Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama ini semakin berkah, mandiri, dan berdaya saing."
Sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus menyelaraskan program kerja dengan visi pembangunan daerah melalui:
Penyaluran Zakat yang Tepat Sasaran: Membantu masyarakat kurang mampu melalui program pendidikan dan kesehatan.
Pemberdayaan Ekonomi Muzaki: Mendorong kemandirian ekonomi umat di wilayah Pesisir Barat.
Harapan untuk Masa Depan
Melalui perayaan tahun ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat terus ditingkatkan guna mendukung program-program kesejahteraan sosial yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Perayaan HUT ke-13 ini diharapkan tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus melayani masyarakat dengan hati dan integritas yang tinggi.
BERITA21/04/2026 | Febriyade
Teladan Zakat, Sekretaris BAZNAS Pesisir Barat Setorkan Zakat Pertanian Pribadi
KRUI – Memberikan teladan nyata dalam menunaikan kewajiban beragama, Sekretaris Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Sumadi, secara resmi menyetorkan zakat hasil pertaniannya pada Selasa (21/4/2026).
Penyerahan zakat sebesar Rp 2.500.000 tersebut dilakukan langsung di Kantor BAZNAS Pesisir Barat dan diterima oleh petugas amil yang sedang bertugas.
Pentingnya Keteladanan Pimpinan
Bapak Sumadi menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan bentuk syukur atas hasil panen yang didapat sekaligus menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim. Sebagai bagian dari pimpinan BAZNAS, ia merasa penting untuk memberikan contoh langsung kepada masyarakat.
Zakat bukan hanya kewajiban agama, tapi juga instrumen penting untuk membantu sesama di Pesisir Barat. Saya berharap hal kecil ini dapat memotivasi para petani dan muzaki lainnya di wilayah kita untuk segera membersihkan hartanya melalui lembaga resmi," ujar Sumadi.
Penyaluran yang Tepat Sasaran
Pihak BAZNAS Pesisir Barat mengapresiasi langkah konsisten yang ditunjukkan oleh Sekretaris BAZNAS tersebut. Dana zakat pertanian yang terkumpul nantinya akan dikelola secara profesional dan disalurkan melalui berbagai program unggulan.
Ajakan Menunaikan Zakat
Dengan masuknya zakat pertanian ini, BAZNAS Pesisir Barat kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para petani yang telah mencapai nisab (batas minimal hasil panen), untuk menunaikan zakatnya.
BERITA21/04/2026 | Ari beni
yayasan krui maju sejahtera menyerahkan data permohonan bantuan kursi roda kepada baznas kabupaten pesisir barat
PESISIR BARAT – Sebagai upaya mempercepat distribusi bantuan bagi masyarakat penyandang disabilitas dan lansia, Yayasan Krui Maju Sejahtera secara resmi menyerahkan data permohonan bantuan kursi roda kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat.
Penyerahan data ini merupakan langkah kolaboratif untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan di pelosok Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama.
Sinergi untuk Kemanusiaan
Perwakilan Yayasan Krui Maju Sejahtera menyampaikan bahwa data yang diserahkan merupakan hasil asesmen lapangan terhadap sejumlah warga yang mengalami keterbatasan fisik namun terkendala biaya untuk memiliki alat bantu jalan.
"Kami berharap sinergi dengan BAZNAS ini dapat mempercepat proses pengadaan dan pendistribusian kursi roda. Fokus kami adalah membantu meningkatkan mobilitas dan kemandirian saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar pengurus yayasan Krui Maju Sejahtera.
Respon Positif BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Pihak BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik inisiatif tersebut. Data yang diterima akan segera diverifikasi lebih lanjut sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar segera dapat direalisasikan.
BERITA20/04/2026 | Febriyade
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Gelar Rapat Evaluasi Harian, Bahas Penguatan Layanan dan Program ZIS
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Gelar Rapat Evaluasi Harian, Bahas Penguatan Layanan dan Program ZIS
Pesisir Barat, 20 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat evaluasi rutin harian sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola serta peningkatan efektivitas program penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Rapat yang berlangsung di kantor BAZNAS setempat ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, serta seluruh jajaran pelaksana BAZNAS.
Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas secara mendalam guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Pertama, rapat menerima dan menindaklanjuti usulan dari Yayasan Krui Maju Sejahtera. Dalam pengajuan tersebut, yayasan mengajukan permohonan bantuan berupa kursi roda dan tongkat bantu jalan bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS menegaskan komitmennya untuk melakukan verifikasi sesuai prosedur agar bantuan dapat segera disalurkan kepada penerima manfaat yang memenuhi kriteria.
Kedua, rapat membahas rencana kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Lampung. Langkah ini dinilai penting dalam rangka memperkuat sistem pengelolaan keuangan serta mempermudah proses transaksi dan penghimpunan dana ZIS secara transparan dan akuntabel.
Ketiga, dalam rangka memperluas jaringan pengumpulan zakat, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga merencanakan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat dinas. Pembentukan UPZ ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aparatur sipil negara dalam menunaikan kewajiban zakat melalui jalur resmi.
Keempat, BAZNAS akan segera menggelar kegiatan sosialisasi terkait surat edaran Bupati mengenai optimalisasi penghimpunan ZIS. Sosialisasi ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan instansi pemerintah tentang pentingnya zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial.
Kelima, rapat juga menegaskan pentingnya penyempurnaan alur permohonan bantuan, mulai dari pengajuan proposal hingga kelengkapan persyaratan administrasi. Langkah ini diambil guna memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, menegaskan pentingnya sinergi dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas kelembagaan.
“Rapat evaluasi harian ini menjadi sarana penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai dengan prinsip amanah, transparan, dan tepat sasaran. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi optimalisasi pengelolaan ZIS di Kabupaten Pesisir Barat,” ujar beliau.
Melalui rapat evaluasi rutin ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja kelembagaan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Optimalisasi pengelolaan ZIS diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA20/04/2026 | Sastra Wiratma
Zakat dan Sedekah: Menyalakan Harapan di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama
KRUI, 20 APRIL 2026 – Mengusung semangat kemandirian dan kepedulian sosial, sebuah gerakan kedermawanan bertajuk "Dari Warga Krui, Untuk Warga Pesisir Barat" resmi digalakkan. Gerakan ini bertujuan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat memperkuat pondasi ekonomi dan kesejahteraan umat melalui instrumen Zakat, Infaq, dan Shadaqoh (ZIS).
Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama, Pesisir Barat memiliki akar budaya dan nilai religius yang sangat kuat. Inisiatif ini hadir untuk memastikan bahwa kekayaan nilai tersebut tercermin dalam aksi nyata: warga yang mampu membantu warga yang membutuhkan, menciptakan siklus ekonomi yang berputar di tanah sendiri.
Pilar Pembangunan Berbasis Umat
Program ini tidak hanya sekadar bantuan konsumtif, melainkan dirancang untuk mendukung pembangunan daerah dalam beberapa sektor kunci:
Pemberdayaan Ekonomi: Membantu modal usaha bagi pedagang kecil.
Pendidikan Islami: Memberikan beasiswa bagi santri dan pelajar berprestasi yang kurang mampu.
Kesejahteraan Sosial: Penyaluran bantuan pangan dan renovasi rumah bagi fakir miskin di pelosok pekon (desa).
"Membangun Pesisir Barat bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama sebagai satu persaudaraan. Dengan Zakat dan Sedekah, kita menjaga martabat sesama warga Krui," ujar Ustad Agus Mawardi Wakil Ketua I DIVISI PENGUMPULAN.
Ajakan Berkontribusi
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat mengajak seluruh warga Pesisir Barat, baik yang menetap di Krui maupun yang sedang berada di perantauan, untuk menyalurkan sebagian rezekinya. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama agar setiap rupiah yang didonasikan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak (mustahik).
Melalui gerakan ini, diharapkan visi BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat yang madani dan sejahtera dapat segera terwujud, diberkahi oleh doa para ulama dan dukungan penuh dari masyarakat adat Sai Batin.
BERITA20/04/2026 | Febriyade
Walimatul khitan Akmil Wathoni Firdaus Dihadiri Bupati Bersama BAZNAS Dan Segenap Para Pemangku Kepentingan Di Wilayah Kabupaten Pesisir Barat
BAZNAS PESISIR BARAT HADIRI WALIMATUL KHITAN, PERKUAT KEBERSAMAAN DAN NILAI SILATURAHMI
Pesisir Barat — Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, turut membersamai Bupati Pesisir Barat beserta jajaran, bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat dan seluruh peratin (kepala desa) se-Kecamatan Ngambur dalam menghadiri undangan walimatul khitan putra tercinta dari Ust. Zaini Firdaus, Peratin Pekon Bumi Ratu, Ngambur.
Kehadiran para pemangku kepentingan daerah ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat. Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menunjukkan dukungan moral kepada keluarga yang sedang berbahagia.
Dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan yang terjalin memberikan manfaat besar, di antaranya memperkuat persatuan, membangun komunikasi yang harmonis antar pemimpin dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Kehadiran bersama dalam acara seperti ini juga menjadi sarana efektif dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Pesisir Barat.
Secara hukum dan ajaran Islam, memenuhi undangan walimah, termasuk walimatul khitan, memiliki nilai yang dianjurkan (sunnah muakkadah). Hal ini sebagaimana dicontohkan dalam ajaran Rasulullah SAW yang menganjurkan umatnya untuk memenuhi undangan sebagai bentuk penghormatan kepada tuan rumah serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Bahkan dalam beberapa pendapat ulama, menghadiri undangan walimah dapat menjadi wajib selama tidak terdapat halangan syar’i.
Dengan demikian, kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat bersama jajaran pemerintah daerah dan para peratin tidak hanya sebatas memenuhi undangan, tetapi juga mencerminkan komitmen dalam menjaga kebersamaan, memperkuat nilai keagamaan, serta membangun hubungan sosial yang solid di tengah masyarakat.(FM)
BERITA20/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Himbauan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Untuk Bersatu dalam Gerakan Sadar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh
Himbauan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Untuk Bersatu dalam Gerakan Sadar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh
Bismillahirrahmanirrahim
Dalam semangat meneguhkan nilai keimanan dan menunaikan amanah sebagai khalifah di muka bumi, kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pesisir Barat untuk bersatu padu dalam gerakan sadar zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS). Ini bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan jalan peradaban—sebuah ikhtiar suci untuk menghadirkan keadilan sosial, memperkuat ukhuwah, dan menebar keberkahan bagi seluruh umat.
Zakat adalah jembatan antara keberlimpahan dan kebutuhan, antara yang kuat dan yang lemah, antara harapan dan kenyataan. Dalam setiap rupiah yang ditunaikan, tersimpan doa yang mengangkat derajat kaum dhu’afa, menghidupkan asa anak-anak bangsa, serta menguatkan sendi-sendi kehidupan masyarakat Pesisir Barat.
Gerakan ini diarahkan untuk kemaslahatan umat secara menyeluruh, antara lain:
Peningkatan kompetensi SDM, sebagai fondasi peradaban yang unggul dan berdaya saing;
Pembinaan karakter generasi muda, melalui program seperti Lomba Da’i dan Da’iyah lintas sekolah se-Pesisir Barat, sebagai ikhtiar menanamkan nilai akhlakul karimah sejak dini;
Bantuan sosial bagi kaum dhu’afa, agar tidak ada yang tertinggal dalam arus pembangunan;
Layanan kesehatan dan kepedulian kemanusiaan, sebagai wujud kasih sayang dan solidaritas sesama;
Serta berbagai program lain yang berpijak pada prinsip syariat Islam dan kemanfaatan umat.
Seluruh pengelolaan ZIS dilakukan secara amanah, profesional, dan transparan, serta tidak keluar dari ketentuan delapan ashnaf (mustahik) sebagaimana ditetapkan dalam syariat Islam. Dengan demikian, setiap kontribusi masyarakat akan tersalurkan tepat sasaran dan bernilai ibadah.
Adapun dasar hukum pengelolaan zakat di Indonesia yang menjadi landasan gerakan ini antara lain:
UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Pasal 29: Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menjamin kemerdekaan tiap penduduk untuk beribadah menurut agamanya.
Pasal 34 ayat 1: Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat
Menjadi landasan utama pengelolaan zakat secara nasional, termasuk peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014
Tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 86/PUU-X/2012
Yang menguatkan sebagian ketentuan dalam pengelolaan zakat.
Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014
Tentang optimalisasi pengumpulan zakat di berbagai instansi pemerintah, BUMN, dan BUMD melalui BAZNAS.
Peraturan dan Keputusan Menteri Agama (PMA/KMA)
Yang mengatur teknis dan kebijakan pengelolaan zakat.
Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang Zakat
Menegaskan bahwa zakat wajib dikelola sesuai syariat Islam, dan pelanggaran terhadapnya memiliki konsekuensi dunia dan akhirat.
Peraturan BAZNAS dan Keputusan Ketua BAZNAS
Sebagai pedoman operasional dalam pengelolaan zakat secara profesional dan akuntabel.
Mari kita jadikan gerakan sadar ZIS ini sebagai gelombang kebaikan yang mengalir dari hati ke hati, dari individu ke masyarakat, dari dunia menuju ridha Ilahi. Karena sejatinya, harta yang kita keluarkan di jalan Allah bukanlah berkurang, melainkan bertumbuh dalam keberkahan yang tak terhingga.
Bersama, kita bangun Pesisir Barat yang berdaya, berakhlak, dan bermartabat melalui zakat, infaq, dan shodaqoh.
Wallahu a’lam bishawab.
BERITA19/04/2026 | Sastra Wiratma
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Undangan di Pondok Pesantren Barokatul Qodiri yang Dihadiri Langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Undangan di Pondok Pesantren Barokatul Qodiri yang Dihadiri Langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat
Pesisir Barat — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, turut menghadiri kegiatan silaturahmi dalam rangka Haul ke-24 Pondok Pesantren Barokatul Qodiri, Kabupaten Pesisir Barat, yang juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn.
Kegiatan haul tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri oleh tokoh agama, santri, alumni, serta masyarakat sekitar sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama untuk para pendiri serta ulama yang telah berjasa dalam membangun dan mengembangkan pondok pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi program sosial keagamaan, khususnya dalam mendukung kegiatan pesantren dan pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pondok Pesantren Barokatul Qodiri dalam membina generasi muda serta menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Ia juga menekankan bahwa momentum haul bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai sarana refleksi untuk melanjutkan perjuangan para ulama.
Sementara itu, Ustadz Faisol Muda’in menyampaikan bahwa BAZNAS siap terus bersinergi dengan Pondok Pesantren Barokatul Qodiri dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Haul ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus mengingat perjuangan para pendiri pesantren. Kami dari BAZNAS siap mendukung kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat bagi umat,” ujarnya.
Kegiatan Haul ke-24 ini juga diisi dengan doa bersama, tausiyah, serta rangkaian kegiatan keagamaan lainnya yang semakin memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan di tengah masyarakat.
BERITA17/04/2026 | Sastra Wiratma

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →