WhatsApp Icon
BAZNAS PESISIR BARAT Rilis Program Terbaru BAZNAS RI _Madrasah Layak Belajar

PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat siap menyelaraskan program kerja demi menyukseskan program nasional Madrasah Layak Belajar 2026 yang resmi diluncurkan oleh BAZNAS RI. Program ini menargetkan renovasi dan perbaikan fasilitas untuk 700 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) di seluruh Indonesia.

Peluncuran program strategis ini berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026). Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Asta Strata BAZNAS 2026–2031 yang mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi siswa dari keluarga miskin serta rentan.

Fokus Keberlanjutan Program

BAZNAS Pesisir Barat menyambut baik inisiatif ini sebagai momentum untuk mendorong peningkatan mutu sekolah-sekolah keagamaan swasta di tingkat daerah. Secara nasional, komitmen BAZNAS dalam dunia pendidikan telah teruji lewat pencapaian berikut:

• 2.000 madrasah telah dibantu sepanjang tahun 2024–2025.

• 37 provinsi dan 388 kabupaten/kota menjadi sebaran wilayah penerima manfaat.

• 409 madrasah di antaranya difokuskan pada wilayah prioritas kemiskinan ekstrem.

Selaras dengan Misi Keagamaan dan Pembangunan

Pihak BAZNAS RI menegaskan bahwa program Madrasah Layak Belajar ini didasarkan pada prinsip Maqashid Syariah, yaitu menjaga akal (hifz al-‘aql) melalui keberlanjutan pendidikan, serta menjaga jiwa (hifz al-nafs) dengan menyediakan ruang belajar yang aman dan kokoh.

Di tingkat lokal dan nasional, program ini sekaligus mendukung pencapaian target global SDGs Tujuan 4 mengenai pendidikan berkualitas, serta sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen penuh untuk mengawal agenda ini agar dampak pemerataan fasilitas pendidikan layak dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.

21/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Arah,Aksi Dan Dampak Merupakan Bagian Dari Materi RAKORNAS BAZNAS RI

ARAH, AKSI, DAN DAMPAK: Pimpinan BAZNAS Pesisir Barat Serap Materi Strategis Perencanaan dalam Rakornas BAZNAS RI 2026

JAKARTA, BAZNAS PESISIR BARAT – Jajaran pimpinan komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmen kuat dalam memperkokoh tata kelola lembaga di tingkat daerah. Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, didampingi oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan, Ky. Agus Mawardi, hadir dan mengikuti secara intensif rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2026 yang dipusatkan di Jakarta.

Kehadiran dua pimpinan teras BAZNAS Pesisir Barat ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan cetak biru (blueprint) pengumpulan dan pendistribusian dana umat dengan kebijakan strategis nasional.

Tiga Pilar Utama: Renstra, RKAT, dan Dampak

Dalam salah satu sesi materi inti Rakornas yang diserap langsung oleh delegasi Pesisir Barat, pimpinan pusat menekankan sebuah formula manajemen modern yang wajib diterapkan oleh seluruh BAZNAS daerah. Manajemen tersebut bertumpu pada tiga kalimat kunci:

• "Renstra adalah arah."

Rencana Strategis (Renstra) merupakan kompas organisasi yang memetakan ke mana arah gerakan zakat akan dibawa dalam jangka panjang.

• "RKAT adalah aksi."

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) adalah bentuk pengejawantahan dari strategi besar menjadi program-program aksi nyata, taktis, dan terencana di lapangan dalam durasi satu tahun berjalan.

• "Dampak adalah tujuan."

Tujuan akhir dan muara dari seluruh pengelolaan zakat bukanlah seberapa banyak dokumen yang tersusun, melainkan seberapa besar dampak (impact) nyata perubahan nasib yang dirasakan langsung oleh para mustahik (penerima zakat).

Membangun Sistem Pengelolaan yang Adaptif

Menindaklanjuti pesan kuat pimpinan pusat dalam Rakornas tersebut, Bapak Faisol Muda'in bersama Ky. Agus Mawardi menegaskan komitmennya untuk segera merombak pola penyusunan RKAT di Kabupaten Pesisir Barat agar tidak sekadar menjadi formalitas di atas kertas.

"Pesan pimpinan pusat sangat jelas dan menyentuh esensi amil. Kita tidak sekadar menyusun dokumen perencanaan, tetapi membangun sistem pengelolaan zakat yang terarah, terukur, adaptif, dan berdampak," tegas Faisol Muda'in.

Ky. Agus Mawardi selaku pimpinan bidang pengumpulan menambahkan bahwa prinsip adaptif akan segera diimplementasikan dalam strategi fundraising di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama. BAZNAS Pesisir Barat akan merancang skema pengumpulan yang ramah terhadap ekosistem lokal, termasuk penguatan infak nelayan di Pelabuhan Siging serta digitalisasi pembayaran ZIS.

Dengan menyelaraskan Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, hasil dari Rakornas 2026 ini siap dibawa pulang ke Krui untuk diwujudkan dalam program-program kemanusiaan yang lebih berdaya guna bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan keluarga prasejahtera di Pesisir Barat.

21/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil RAKORNAS BAZNAS RI 2026

BERITA BAZNAS PESISIR BARAT

BAZNAS Pesisir Barat Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil Rakornas BAZNAS RI 2026*

Pesisir Barat, Lampung* - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mendukung penuh hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang menghasilkan 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan.

Dikutip dari siaran pers resmi BAZNAS RI Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026, Rakornas yang digelar pada 13-15 Agustus 2026 di Jakarta tersebut diikuti 1.300 perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia dan dirangkaikan dengan peluncuran buku Rencana Strategis BAZNAS 2026-2031.

Sepuluh resolusi tersebut dibacakan langsung oleh Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., di hadapan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, http://M.Si., serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc. menegaskan, resolusi tidak boleh berhenti pada kesepakatan di atas kertas. Seluruh hasil Rakornas harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah.

Selama tiga hari, kita telah berkumpul, berdiskusi, menyampaikan berbagai pandangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan zakat nasional. Mari kita laksanakan Resolusi Jihad Zakat sebagai sebuah pendakian. Pendakian kita untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, memobilisasi zakat, infak, dan sedekah sebanyak-banyaknya, serta mendistribusikannya secara tepat waktu dan tepat jumlah," ujar Sodik sebagaimana dilansir laman resmi BAZNAS RI.

Ia menambahkan, komitmen tersebut harus dilaksanakan sungguh-sungguh untuk mewujudkan _khairu ummah_, yakni umat Islam yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi sehingga memberi rahmat bagi seluruh golongan.

Sementara itu, Hj. Saidah Sakwan, M.A. menegaskan resolusi tersebut meneguhkan Jihad Zakat sebagai ikhtiar bersama untuk pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif dan berdampak nyata.

Dengan semangat satu visi, satu arah, dan satu gerakan zakat nasional, kami menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan solidaritas kemanusiaan Indonesia," ujar Saidah.

Adapun 10 Resolusi Jihad Zakat Rakornas BAZNAS 2026 adalah sebagai berikut:*

1. Mencapai target pengumpulan ZIS-DSKL nasional Rp70 triliun pada 2027 melalui penguatan regulasi, literasi melalui Manasik Zakat, digitalisasi, dan perluasan 8 sumber zakat sesuai UU No.23/2011.

2. Mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaan yang menyasar 48 juta jiwa mustahik secara efektif, terukur, dan berdampak.

3. Bersama pemerintah mengentaskan kemiskinan 601 ribu mustahik atau 2,41 juta jiwa penerima manfaat di tahun 2027.

4. Memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah dari tingkat provinsi hingga desa agar pengelolaan zakat terhubung dengan agenda pembangunan daerah.

5. Mengaktivasi seluruh UPZ Desa sebagai ujung tombak layanan zakat di tingkat komunitas.

6. Menjaga nama baik dan kepercayaan muzaki, Presiden, Pemerintah, dan masyarakat melalui tata kelola yang amanah, transparan, dan akuntabel.

7. Memperkuat kolaborasi dengan jaringan pengusaha dan kelompok profesi sebagai mitra strategis.

8. Mendukung penguatan kedudukan hukum kelembagaan BAZNAS serta sinergi dengan Bappenas/Bappeda melalui pemanfaatan DTSEN dan Indeks Zakat Nasional.

9. Memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian RI untuk menjaga kepatuhan dan integritas pengelolaan zakat.

10. Merespon cepat penanganan bencana alam, kemanusiaan, dan sosial di skala lokal, nasional, dan global.

BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyatakan siap mengimplementasikan 10 resolusi tersebut untuk memperluas manfaat dana umat dan mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.

Sumber: Siaran Pers Resmi BAZNAS RI - http://baznas.go.id*

_Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026 | Jakarta, 16 Oktober 2026_

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Kunci Utama Dana Umat Berdampak Pada Ekonomi Masif Adalah Integrasi DTSEN

DATA TEPAT ZAKAT BERDAMPAK: BAZNAS Pesisir Barat Siap Integrasikan DTSEN dan SIMZAT Kemenag RI

JAKARTA, BAZNAS PESISIR BARAT – Memasuki hari kedua pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 di Jakarta pada Rabu (14/10/2026), fokus penguatan tata kelola zakat nasional diarahkan pada digitalisasi dan akurasi data. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono, menegaskan bahwa kunci utama agar dana umat memberikan dampak ekonomi yang masif adalah melalui integrasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam forum tersebut, Kemenag RI juga memperkenalkan SIMZAT, sebuah aplikasi ekosistem digital terpadu yang dirancang khusus untuk mendukung pencatatan data mustahik, proses penghimpunan, hingga pelaporan pendistribusian dana ZIS secara nasional.

Menghapus Duplikasi Bantuan lewat Pemadanan Data

Dalam paparannya, Prof. H. Waryono menjelaskan bahwa potret DTSEN sangat krusial bagi BAZNAS di seluruh daerah untuk mengidentifikasi calon penerima manfaat secara objektif berdasarkan tingkat kesejahteraannya.

“Pemetaan lewat DTSEN ini menjadi ikhtiar kita untuk memastikan penyaluran, pendistribusian, dan seterusnya tetap tepat sasaran berdasarkan kondisi sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, data ini membantu Bapak dan Ibu BAZNAS seluruh Indonesia untuk sampai pada penyaluran yang terarah dan dampaknya terukur,” ujar Waryono.

Integrasi data terpadu ini membawa tiga keuntungan manajerial utama:

• Mencegah Duplikasi: Sistem yang terhubung membuat BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat mendeteksi jenis bantuan yang sudah diterima oleh mustahik dari pemerintah, sehingga penyaluran berikutnya tidak tumpang tindih.

• Pemutakhiran Berkala: Pemadanan data dijadwalkan berlangsung setiap enam bulan sekali, disusul dengan evaluasi berkala setahun sekali demi merekam perubahan status sosial ekonomi jemaah di lapangan.

• Klasterisasi Penerima: Masyarakat dengan kerentanan paling tinggi (Desil 1) difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pokok (bantuan konsumtif dasar). Sementara kelompok yang memiliki potensi berkembang akan didorong melalui program pemberdayaan ekonomi produktif.

Pembagian Peran yang Jelas

Guna mencapai visi "Data Tepat, Zakat Berdampak, Umat Sejahtera", Kemenag menetapkan pembagian kerja yang rigid. Kementerian Agama bertindak sebagai pengendali data makro, sedangkan BAZNAS bersama LAZ bergerak aktif sebagai pemroses data teknis di lapangan.

Aksi Nyata BAZNAS Pesisir Barat

Merespons cetak biru digitalisasi dari pusat, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, menyatakan komitmennya untuk segera menyelaraskan sistem operasional di daerah dengan aplikasi SIMZAT.

Sejalan dengan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, BAZNAS Pesisir Barat akan bergerak cepat merangkul Kantor Kemenag Pesisir Barat serta para Peratin (Kepala Desa) di tingkat pekon. Pemadanan data ini akan langsung diterapkan pada program-program strategis lokal, seperti program Ngaras Peduli, bantuan yatim piatu, serta penyaluran infak khusus bagi keluarga besar nelayan Labuhan Siging agar sepenuhnya transparan dan akuntabel.

15/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Turut Hadir Dan Mensukseskan RAKORNAS BAZNAS RI DI KEMAYORAN JAKARTA

BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat turut menghadiri dan mensukseskan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2026 yang diselenggarakan di Kemayoran, Jakarta. Kehadiran ini diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, bersama Wakil Ketua I, Ky Agus Mawardi, sebagai bentuk komitmen daerah dalam menyelaraskan target pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) nasional sebesar Rp70 triliun pada tahun 2027.

Informasi ini bersumber dari siaran pers resmi BAZNAS RI dalam pembukaan Rakornas yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 dengan mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”.

Komitmen BAZNAS Pesisir Barat di Rakornas 2026

• Sinergi Target Nasional: Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyatakan kesiapan daerah untuk bergerak bersama mengejar target pengumpulan Rp70 triliun demi memperluas jangkauan manfaat zakat hingga ke tingkat kabupaten.

• Pengentasan Kemiskinan Daerah: Selaras dengan arahan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., BAZNAS Pesisir Barat fokus pada optimalisasi dana zakat secara produktif untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pembayar zakat).

• Penguatan Konsolidasi: Melalui koordinasi yang dihadiri Wakil Ketua I Ky Agus Mawardi, BAZNAS Pesisir Barat aktif mengikuti komisi strategi guna membawa hasil resolusi zakat yang berdampak nyata bagi kesejahteraan umat di Pesisir Barat.

Dihadiri Tokoh-Tokoh Nasional

Pembukaan agenda besar di Kemayoran ini diikuti sekitar 1.300 peserta dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain:

• Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, S.Sos., M.Si.

• Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

• Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.

• Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si.

• Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Mr. Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattar.

Selain itu, rangkaian acara diisi dengan sesi Zakat Strategic Talks bersama jajaran Menteri Koordinator, Kadin, serta pimpinan lembaga tinggi negara.

Sebagai penutup program pada Kamis, 15 Oktober 2026, Rakornas akan membacakan "Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan Bangsa" serta menggelar Grand BAZNAS Awards 2026 sebagai puncak konsolidasi zakat nasional.

13/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl

Berita Terbaru

Ketua BAZNAS PESISIR BARAT Faisol Mudain Mengikuti BSD _BAZNAS Strategis Development
Ketua BAZNAS PESISIR BARAT Faisol Mudain Mengikuti BSD _BAZNAS Strategis Development
OPTIMALKAN TATA KELOLA DAN PARADIGMA FUNDRAISING: Ketua BAZNAS Pesisir Barat Ikuti Program Peningkatan Kompetensi di Hotel EmersiaBANDAR LAMPUNG, BAZNAS PESISIR BARAT – Dalam rangka memperkuat kapasitas kepemimpinan dan mutu pengelolaan zakat di tingkat daerah, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, menghadiri langsung program BAZNAS Strategic Development (BSD). Pelatihan intensif ini diikuti oleh seluruh jajaran Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung.Acara berskala provinsi ini digelar sebagai ruang konsolidasi pemikiran untuk merumuskan lompatan strategis bagi kemajuan lembaga amil zakat di wilayah Lampung, khususnya Kabupaten Pesisir Barat. Sinergi Bersama Pimpinan Pusat dan KewilayahanDi sela-sela jalannya program peningkatan kompetensi, Ketua BAZNAS Pesisir Barat membangun koordinasi erat dengan para pemangku kebijakan filantropi Islam. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan momen kebersamaan dan diskusi interaktif antara Bapak Faisol Muda'in dengan:Pimpinan BAZNAS RI Bidang PenyaluranPimpinan BAZNAS Provinsi Lampung Bidang PenyaluranSinergi lintas lini ini difokuskan untuk menyelaraskan peta jalan (roadmap) pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar berjalan kian efektif, efisien, serta berdampak masif pada pengentasan kemiskinan.Komitmen Bersama Pemerintah DaerahKetangguhan program BAZNAS di lapangan memerlukan dukungan penuh dari unsur birokrasi pemerintahan daerah. Selaras dengan itu, hadir pula dalam kegiatan ini Kabagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pesisir Barat yang mendampingi dan memberikan dukungan langsung kepada BAZNAS Pesisir Barat. Kolaborasi yang apik antara komisioner BAZNAS dengan jajaran Pembina (Bupati & Wakil Bupati Pesisir Barat) menjadi modal utama dalam mewujudkan program jaminan sosial keagamaan yang terintegrasi di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama. Mengadopsi Paradigma Baru FundraisingSalah satu materi inti yang dipelajari dalam program BSD kali ini adalah pemecahan masalah kepemimpinan serta implementasi Paradigma Baru Fundraising yang bertumpu pada transformasi pola pikir amil: Pola Pikir Lama (Tradisional): Fokus pengumpulan yang cenderung pasif, hanya mengandalkan insting individu tanpa pola terstruktur, bekerja secara sektoral (silo), serta menempatkan posisi tawar lembaga di bawah kepentingan donatur (under table).Pola Pikir Baru (Transformasi): Berorientasi penuh pada hasil (impact driven), memperkuat kapasitas kelembagaan, membangun kerja sama tim yang solid (interconnectedness), menjunjung tinggi etika akuntabilitas publik, serta berfokus pada kemandirian dan keberlanjutan program jangka panjang. Melalui keikutsertaan dalam BAZNAS Strategic Development ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat siap membawa pulang pemikiran-pemikiran modern dan strategi pengumpulan kontemporer demi melayani masyarakat dhuafa serta para muzaki secara lebih profesional.
BERITA27/09/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Sosialisasi Program Terbaru BAZNAS RI _Pesantren Nyaman Belajar
BAZNAS PESISIR BARAT Sosialisasi Program Terbaru BAZNAS RI _Pesantren Nyaman Belajar
JEMPUT BOLA SYIAR PENDIDIKAN: Ketua BAZNAS Pesisir Barat Sowan ke Ponpes Darul Ulum Assyiroji Sosialisasi Program "Pesantren Nyaman Belajar"PESISIR SELATAN, BAZNAS PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus bergerak aktif memastikan program-program strategis dari pusat menyentuh seluruh pelosok daerah. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Faisol Mudain, melaksanakan kunjungan silaturahmi hangat ke pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Assyiroji yang berlokasi di Ulok Manik, Kecamatan Pesisir Selatan.Kunjungan ini disambut langsung oleh pimpinan pondok pesantren, Ustadz Hamid. Pertemuan tatap muka tersebut dimanfaatkan secara khusus oleh BAZNAS Pesisir Barat untuk menyosialisasikan program inovatif terbaru dari BAZNAS RI, yaitu Pesantren Nyaman Belajar (PNB).Bapak Faisol Mudain menyampaikan bahwa program PNB ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas tempat tinggal para santri dhuafa agar proses menuntut ilmu menjadi lebih sehat, layak, dan berkah.Rincian Bantuan dan Ketentuan Program Berdasarkan pengumuman resmi, program PNB memberikan Bantuan Renovasi Asrama Pondok Pesantren senilai Rp25.000.000,- Per Pesantren. Bantuan ini merupakan stimulan yang dikhususkan bagi pondok pesantren di wilayah Kabupaten Pesisir Barat dengan syarat mutlak:Terdaftar resmi di Kementerian Agama.Memiliki Piagam Statistik Pesantren (PSP) dan/atau Izin Operasional yang sah.Mekanisme Pendaftaran & Syarat DokumenProses pengajuan proposal dilakukan secara transparan melalui jalur digital. Langkah pendaftarannya meliputi:Mempelajari panduan pendaftaran resmi di tautan Panduan Daftar PNB.Menyiapkan proposal sesuai format di tautan Format Proposal PNB 2026.Mengisi formulir pendaftaran online di tautan Form Daftar PNB 2026.Dokumen proposal yang wajib diunggah antara lain:Surat permohonan pimpinan pesantren & KTP pimpinan.Foto halaman depan buku rekening resmi lembaga.Susunan pengurus pesantren & dokumen kepemilikan/hak atas tanah.Piagam Statistik Pesantren (PSP) / Izin Operasional yang sah.Foto kondisi nyata asrama yang akan direnovasi & data santri tidak mampu.Rincian Anggaran Biaya (RAB) & formulir asesmen kelayakan mandiri.Jadwal Penting Kegiatan (Timeline 2026)Pengurus pondok pesantren diharapkan memperhatikan batas waktu pendaftaran karena pengumuman keputusan akhir akan diterbitkan pada 22 Oktober 2026. Selanjutnya, bimbingan teknis (Bimtek) bagi penerima manfaat digelar pada 26 Oktober 2026.Proses pencairan dana akan dilakukan dalam satu tahap untuk pelaksanaan renovasi dan monitoring secara swakelola dari tanggal 1 November hingga 1 Desember 2026, diikuti dengan proses evaluasi program hingga akhir Desember 2026. Melalui silaturahmi langsung seperti ke Pondok Pesantren Darul Ulum Assyiroji di bawah asuhan Ustadz Hamid ini, BAZNAS Pesisir Barat berharap tidak ada pesantren yang terlewat informasi. Bagi pengurus pesantren lain yang membutuhkan penjelasan lebih rinci, dipersilakan untuk datang langsung berkonsultasi ke Kantor BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA27/09/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Memberikan Rekomendasi Beasiswa Untuk Mahasiswa Pesisir Barat Berprestasi
BAZNAS PESISIR BARAT Memberikan Rekomendasi Beasiswa Untuk Mahasiswa Pesisir Barat Berprestasi
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Berikan Rekomendasi Beasiswa untuk Mahasiswa BerprestasiKRUI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di wilayah setempat. Salah satu wujud nyata dukungan tersebut adalah dengan dikeluarkannya surat rekomendasi tokoh masyarakat bagi mahasiswa yang mengajukan bantuan atau program beasiswa. Berdasarkan dokumen resmi tertanggal 24 September 2026, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Muda'in, secara langsung memberikan rekomendasi kepada salah seorang calon pendaftar beasiswa bernama Koirun Nisa. Mahasiswi berusia 20 tahun putri dari Bapak/Ibu Komaruddin ini dinilai layak dan memenuhi kriteria sebagai penerima beasiswa pendidikan. Dalam keterangan resminya, Faisol Muda'in memberikan apresiasi dan testimoni positif terkait rekam jejak serta kepribadian calon penerima tersebut."Saya merekomendasikan saudari Koirun Nisa memiliki pribadi yang aktif, disiplin, dan memiliki semangat yang tinggi. Selain itu di bidang akademik, ia juga mampu berkolaborasi dalam tim dengan sangat baik. Dalam hal belajarnya juga memiliki semangat yang tinggi serta komitmen untuk mengembangkan diri," tulis Ketua BAZNAS Pesisir Barat dalam poin rekomendasinya. Melalui penilaian objektif tersebut, pihak BAZNAS Pesisir Barat meyakini bahwa mahasiswa yang bersangkutan merupakan kandidat yang sangat tepat dan layak untuk menerima program beasiswa ini. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda di Pesisir Barat untuk terus mengukir prestasi akademik dan berkontribusi positif bagi daerah.
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS Pesisir Barat Gandeng Kepala Dusun Parda Suka Validasi Data Yatim dan Dhuafa di Labuhan Siging NGARAS
BAZNAS Pesisir Barat Gandeng Kepala Dusun Parda Suka Validasi Data Yatim dan Dhuafa di Labuhan Siging NGARAS
BAZNAS PESISIR BARAT – Guna memastikan seluruh program bantuan kemanusiaan tersalurkan secara tepat sasaran, akurat, dan transparan, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Faisol Mudain, menggelar kunjungan silaturahmi ke kediaman Kepala Dusun (Kadus) Parda Suka Pemangku IV, Bapak Evendi. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini difokuskan untuk melakukan validasi data faktual terkait keberadaan anak-anak yatim piatu serta kaum dhuafa yang berada di wilayah Labuhan Siging, Pekon Parda Suka, Kecamatan Ngaras. Sinergi dan Transparansi demi Ketepatan SasaranKetua BAZNAS Pesisir Barat, Bapak Faisol Mudain, menegaskan bahwa keabsahan data merupakan kunci utama dari amanah pengelolaan dana umat. BAZNAS tidak ingin ada masyarakat yang berhak justru terlewatkan dari jangkauan bantuan. Kami turun langsung ke lapangan dan mengetuk pintu para pemimpin wilayah seperti Bapak Kadus Evendi agar mendapatkan data yang sejelas-jelasnya. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral kami kepada Allah SWT dan para donatur, agar bantuan yang disalurkan kelak benar-benar menyentuh tangan yang tepat," ujar Faisol Mudain. Sebagai wujud kebersamaan dan akuntabilitas publik, pada agenda penyerahan santunan yang akan dijadwalkan dalam waktu dekat, BAZNAS akan mengundang secara resmi jajaran pimpinan Pemerintah Kecamatan Ngaras, aparatur pekon, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh nelayan setempat untuk menyaksikan langsung proses penyaluran. Program Khusus: Dari Nelayan, Oleh Nelayan, untuk Nelayan Di sela-sela koordinasi tersebut, BAZNAS Pesisir Barat turut membawa sebuah misi mulia yang menyentuh hati bagi kesejahteraan masyarakat pesisir. Mengingat potensi besar di Labuhan Siging, BAZNAS berencana meluncurkan program penguatan ekonomi dan sosial yang dikhususkan bagi para pelaut. Harapan besar BAZNAS Pesisir Barat ke depan adalah dapat memaksimalkan penghimpunan infak dan shadaqah khusus dari sektor nelayan di Pelabuhan Siging. Menariknya, BAZNAS memberikan garansi penuh bahwa kemanfaatan dana yang terhimpun dari sektor ini akan dikembalikan seutuhnya untuk membantu kehidupan keluarga besar nelayan itu sendiri. Komitmen Khusus: Seluruh dana infak nelayan Pelabuhan Siging dialokasikan khusus untuk beasiswa anak nelayan, modal usaha, jaminan sosial dhuafa nelayan, maupun bantuan darurat bagi keluarga nelayan yang tertimpa musibah dengan menjunjung nilai dasar tiga aman Aman Syar'i _Aman Regulasi _Aman NKRI Transparansi Mutlak: Dana tersebut dijamin tidak akan dialihkan untuk penyaluran di luar lingkungan keluarga besar nelayan Labuhan Siging. Melalui langkah kecil yang penuh ketulusan ini, BAZNAS Pesisir Barat berharap dapat merajut kebersamaan yang kokoh bersama masyarakat Pekon Parda Suka, sehingga indahnya bergotong-royong dapat melahirkan senyuman di wajah anak-anak yatim dan kaum dhuafa di sepanjang pesisir Ngaras
BERITA23/09/2026 | Ari beni
ketua BAZNAS PESISIR BARAT Hadiri Agenda BAZNAS starategi. Development, perkuat koherensi struktural
ketua BAZNAS PESISIR BARAT Hadiri Agenda BAZNAS starategi. Development, perkuat koherensi struktural
Ustadz Faisol Muda’in Hadiri Agenda BAZNAS Strategic Development, Perkuat Koherensi Struktura Jum’at, 18 September 2026 — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, menghadiri agenda BAZNAS Strategic Development yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi, sinergi, dan koherensi struktural antara BAZNAS Provinsi Lampung dengan BAZNAS kabupaten/kota di wilayah Lampung. Melalui agenda Strategic Development ini, para pimpinan BAZNAS diharapkan dapat menyelaraskan arah pengembangan kelembagaan, memperkuat komunikasi organisasi, serta membangun pola kerja yang semakin terintegrasi dalam pengelolaan zakat. Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, turut menunjukkan komitmen BAZNAS Pesisir Barat dalam mendukung penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas tata kelola zakat secara berkelanjutan. Agenda tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menyatukan langkah dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan BAZNAS Provinsi Lampung serta seluruh pemangku kepentingan, sehingga gerakan zakat dapat berkembang secara terarah dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA18/09/2026 | Azmar
BAZNAS PESISIR BARAT TERIMA INFAQ SHODAQOH MAJELIS TAKLIM GABUNGAN KARYA PENGGAWA BULAN SEPTEMBER
BAZNAS PESISIR BARAT TERIMA INFAQ SHODAQOH MAJELIS TAKLIM GABUNGAN KARYA PENGGAWA BULAN SEPTEMBER
BAZNAS PESISIR BARAT TERIMA INFAQ SHODAQOH MAJELIS TAKLIM GABUNGAN KARYA PENGGAWA BULAN SEPTEMBER PESISIR BARAT, 16 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menerima infaq dan shodaqoh dari Majelis Taklim Gabungan Kecamatan Karya Penggawa untuk bulan September. Penyerahan berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (16/9/2026). Infaq dan shodaqoh tersebut menjadi bentuk kepedulian serta partisipasi masyarakat dalam mendukung pengelolaan dana umat agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan Majelis Taklim Gabungan Karya Penggawa. Amanah yang diberikan akan dikelola dan disalurkan sesuai ketentuan untuk mendukung berbagai program kemaslahatan umat. BAZNAS Pesisir Barat juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian melalui zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS). Mari bersama BAZNAS Pesisir Barat, salurkan ZIS dan jadikan setiap kebaikan sebagai manfaat bagi sesama.
BERITA16/09/2026 | Sastra Wiratma S.IP
SINERGI BAZNAS DAN TP PKK PESISIR BARAT, PERSIAPKAN BANTUAN SEMBAKO HINGGA BEASISWA HAFIZ QUR’AN
SINERGI BAZNAS DAN TP PKK PESISIR BARAT, PERSIAPKAN BANTUAN SEMBAKO HINGGA BEASISWA HAFIZ QUR’AN
SINERGI BAZNAS DAN TP PKK PESISIR BARAT, PERSIAPKAN BANTUAN SEMBAKO HINGGA BEASISWA HAFIZ QUR’AN PESISIR BARAT — Sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pesisir Barat terus diperkuat melalui keterlibatan dalam persiapan kegiatan RBI Desa Tapis 2026. Sebagai bagian dari persiapan kegiatan yang akan dilaksanakan pada 7 September 2026, Tim Sekretariat RBI 2026 menggelar rapat teknis pada Rabu, 2 September 2026, bertempat di Balai Pekon Seray. Rapat teknis tersebut dihadiri oleh berbagai unsur terkait, di antaranya Tim Pembina RBI 2026 Kabupaten Pesisir Barat, perwakilan Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, PMI Kabupaten Pesisir Barat, Bidang Perumahan, Bidang Redayasos, Bidang LinjamsosFM, serta seluruh kader PKK setempat. Dari BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, rapat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Muda’in. Kehadiran BAZNAS menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan RBI Desa Tapis 2026, khususnya dalam aspek sosial dan kepedulian terhadap masyarakat. Dalam agenda yang akan dilaksanakan pada 7 September mendatang, turut dipersiapkan berbagai bentuk kepedulian sosial, di antaranya bantuan sembako bagi masyarakat serta beasiswa bagi Hafiz Al-Qur’an. Bantuan sembako diharapkan nantinya dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, beasiswa bagi Hafiz Al-Qur’an merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap generasi muda yang memiliki semangat dalam menghafal serta mempelajari Al-Qur’an. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Muda’in, melalui keterlibatannya dalam rapat teknis tersebut turut mendukung penguatan koordinasi bersama seluruh pihak yang terlibat agar pelaksanaan kegiatan nantinya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi BAZNAS dan TP PKK bersama pemerintah daerah serta unsur terkait lainnya menjadi langkah positif dalam menghadirkan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program pemberdayaan dan kepedulian sosial di Kabupaten Pesisir Barat. Melalui semangat bersinergi, berbagi, dan memberi manfaat, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat dan mendukung berbagai upaya peningkatan kesejahteraan serta pembinaan generasi Qur’ani di Bumi Para Sai Batin dan Ulama. BAZNAS Pesisir Barat — Zakat Kuat, Masyarakat Sejahtera.
BERITA02/09/2026 | Sastra Wiratma S.ip
Dukung Pendidikan Keagamaan, BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Bantuan ATK ke Tiga Lembaga Pendidikan Islam
Dukung Pendidikan Keagamaan, BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Bantuan ATK ke Tiga Lembaga Pendidikan Islam
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat kembali menyalurkan program bantuan pendidikan sebagai langkah nyata dalam mengoptimalkan pemanfaatan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kali ini, bantuan berupa paket Alat Tulis Kantor (ATK) disalurkan kepada tiga lembaga pendidikan keagamaan di wilayah Pesisir Barat. Adapun tiga lembaga penerima manfaat tersebut yakni Pondok Pesantren Nidaul Islam, Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an, dan Sekolah Al Maqwa. Penyaluran bantuan ini dilakukan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar serta melengkapi sarana pembelajaran para santri dan peserta didik agar dapat menuntut ilmu dengan lebih baik dan bersemangat. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa program bantuan ATK ini merupakan wujud kepedulian masyarakat dan ASN yang telah menyalurkan ZIS melalui BAZNAS. "Pendidikan keagamaan adalah benteng utama karakter generasi muda. Melalui penyaluran bantuan perlengkapan belajar ini, kami berharap dapat meringankan beban operasional lembaga dan memicu semangat santri dalam menimba ilmu," ujar pimpinan BAZNAS Pesisir Barat. Pihak pengelola dari Pondok Pesantren Nidaul Islam, Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an, serta Sekolah Al Maqwa turut mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Paket perlengkapan ini dinilai sangat bermanfaat untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran harian di lingkungan pesantren dan sekolah. Melalui program penataan dan pendayagunaan zakat secara berkelanjutan ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus hadir mendukung sektor pendidikan, sosial, dan keagamaan di seluruh wilayah Pesisir Barat.
BERITA02/09/2026 | Febriyade
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Rapat Teknis RBI di Pekon Seray
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Rapat Teknis RBI di Pekon Seray
PESISIR BARAT – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, menghadiri undangan Rapat Teknis Rumah Zakat Indonesia (RBI) Desa Tapis Tahun 2026 yang diselenggarakan di Balai Pekon Seray, Rabu (2/9/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat pekon, tokoh masyarakat, serta pengurus program RBI. Rapat teknis ini digelar untuk mematangkan koordinasi serta evaluasi pelaksanaan program-program keumatan dan penyaluran bantuan tepat sasaran di tingkat pekon. Dalam arahannya, Ustadz Faisol Mudain menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dan pemerintah pekon setempat. "Melalui rapat teknis ini, kita ingin memastikan seluruh program dapat berjalan secara transparan, terukur, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan di Pekon Seray dan sekitarnya," ujar Ustadz Faisol. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Pesisir Barat siap mendukung keberlanjutan program RBI Desa Tapis demi meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga penerima manfaat (mustahik). Rapat teknis ditutup dengan sesi diskusi interaktif guna merumuskan langkah strategis pelaksanaan program untuk periode selanjutnya.
BERITA02/09/2026 | Ari beni
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Ucapkan Selamat dan Sukses atas Terselenggaranya Muktamar NU ke-35
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Ucapkan Selamat dan Sukses atas Terselenggaranya Muktamar NU ke-35
PESISIR BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap pelaksanaan perhelatan akbar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Muktamar ke-35 NU diharapkan dapat menghasilkan berbagai keputusan strategis serta gagasan yang membawa kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan negara. "Kami atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Muktamar NU ke-35. Semoga muktamar ini berjalan lancar dan semakin memperkuat peran NU dalam menjaga keutuhan bangsa serta memajukan kesejahteraan masyarakat," ujar Ketua BAZNAS Pesisir Barat. Lebih lanjut, pihak BAZNAS Pesisir Barat juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama, pemerintah, dan lembaga pengelola zakat dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat, khususnya di wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Melalui momentum Muktamar ke-35 ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap kolaborasi dalam kemanusiaan dan keumatan dapat terus terjalin erat demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berakhlakul karimah.
BERITA02/09/2026 | Febriyade
Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Selamat atas Terpilihnya Rais A’am dan Ketum PBNU
Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Selamat atas Terpilihnya Rais A’am dan Ketum PBNU
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas terpilih dan ditetapkannya KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais A’am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat sebagai bentuk penghormatan dan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. "Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, kami mengucapkan selamat dan sukses atas amanah baru yang diemban oleh KH. Miftachul Akhyar dan KH. Abdul Hakim Mahfudz. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kesehatan, dan kekuatan dalam memimpin PBNU," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Harapan besar juga disampaikan agar sinergi antara ulama, pemerintah, dan lembaga pengelola zakat dapat terus terjalin erat, khususnya dalam menguatkan kemandirian ekonomi umat dan memperluas maslahat sosial hingga ke pelosok daerah, termasuk di Kabupaten Pesisir Barat. Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan KH. Abdul Hakim Mahfudz diharapkan mampu membawa PBNU terus menjadi benteng moderasi beragama, menjaga keutuhan bangsa, serta menggerakkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
BERITA02/09/2026 | Febriyade
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp500 Ribu untuk Pelaku UMKM
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp500 Ribu untuk Pelaku UMKM
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pada periode Agustus 2026, BAZNAS menyalurkan dana bantuan modal usaha melalui Program Bantuan UMKM senilai Rp500.000 kepada 3 pelaku usaha mikro di wilayah Pesisir Barat. Penyerahan bantuan ini bertujuan untuk memberikan tambahan modal kerja serta mendorong keberlanjutan usaha para pelaku UMKM agar dapat tumbuh dan mandiri secara ekonomi. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa program bantuan ini berasal dari optimalisasi pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari ASN Kabupaten Pesisir Barat. "Kami berharap bantuan modal usaha yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima manfaat untuk mengembangkan usahanya, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka," ujarnya. Para penerima manfaat mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian BAZNAS Pesisir Barat. Bantuan modal senilai Rp500.000 per UMKM ini dinilai sangat berarti untuk membantu kelancaran operasional dan pembelian bahan baku usaha harian mereka. Melalui program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya mengentaskan kemiskinan dan memajukan perekonomian daerah berbasis zakat, indak dan sedekah (ZIS).
BERITA28/08/2026 | Febriyade
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp5 Juta untuk Korban Kebakaran di Sukamarga
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp5 Juta untuk Korban Kebakaran di Sukamarga
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyerahkan bantuan penanganan musibah kebakaran berupa uang tunai sebesar Rp5.000.000 kepada korban terdampak di Pekon Sukamarga, Kecamatan Bangkunat. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat kepada pihak keluarga korban di lokasi kejadian. Penyerahan ini didampingi oleh aparatur Pekon Sukamarga dan tokoh masyarakat setempat. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan rasa empati dan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Pekon Sukamarga. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Pesisir Barat melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS. "Kami hadir untuk sedikit meragankan beban saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Diharapkan bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta ini dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak pascakebakaran," ujarnya. Pihak keluarga penerima bantuan beserta pemerintah Pekon Sukamarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respon cepat BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Bantuan tersebut sangat berarti bagi korban untuk memulai pemulihan pascamusibah
BERITA26/08/2026 | Febriyade
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyalurkan bantuan tali asih kepada 30 anak yatim di Kecamatan Bangkunat.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyalurkan bantuan tali asih kepada 30 anak yatim di Kecamatan Bangkunat.
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyalurkan bantuan tali asih kepada 30 anak yatim di Kecamatan Bangkunat. Penyerahan bantuan ini dilangsungkan di tengah rangkaian kegiatan rutin Badan Kolompok Majelis Taklim (BKMT) di Masjid Ar-Rohman. Penyaluran tali asih ini hadir sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Pesisir Barat dalam mengoptimalkan pendistribusian dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari para muzaki agar langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. "Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang disalurkan melalui BAZNAS. Semoga tali asih ini memberikan kebahagiaan, memicu semangat belajar anak-anak kami, serta membantu memenuhi kebutuhan harian mereka," ujar perwakilan pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan BKMT yang dirangkai dengan aksi sosial ini disambut hangat oleh para jemaah majelis taklim dan tokoh masyarakat setempat. Momentum pengajian berkala tersebut dinilai sangat tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kepedulian sosial antarumat. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pendayagunaan zakat yang menyasar sektor keagamaan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Pesisir Barat.
BERITA26/08/2026 | Febriyade
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Lapangan Labuhan Jukung
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Lapangan Labuhan Jukung
PESISIR BARAT – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia yang berlangsung khidmat di Lapangan Labuhan Jukung, Krui. Upacara bendera yang diikuti oleh jajaran Forkopimda, instansi pemerintah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, serta organisasi keagamaan ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah. Kehadiran pimpinan BAZNAS Pesisir Barat menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya di bidang kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan. "Semangat kemerdekaan ke-81 tahun ini harus kita maknai dengan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. BAZNAS Pesisir Barat siap terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menguatkan ekonomi umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah dan tepat sasaran," ujar Ketua BAZNAS Pesisir Barat usai mengikuti rangkaian upacara. Rangkaian acara memperingati HUT RI di ikon wisata Labuhan Jukung tersebut berlangsung tertib dan penuh semangat kebangsaan, diakhiri dengan foto bersama jajaran pimpinan daerah.
BERITA19/08/2026 | Febriyade
BAZNAS Ikut Merayakan HUT PRAMUKA KE 65
BAZNAS Ikut Merayakan HUT PRAMUKA KE 65
KABUPATEN PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut memperingati Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2026. Momentum ini dijadikan sebagai ajang untuk memperkuat sinergi antara semangat kepramukaan dan nilai-nilai mulia ibadah zakat demi kemajuan bangsa.Satukan Semangat KemanusiaanKetua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Muda'in, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penting kepada seluruh anggota Pramuka dan masyarakat. Beliau mengajak untuk memantapkan langkah pengabdian serta terus memupuk kepedulian terhadap sesama manusia.Menurutnya, nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Trisatya dan Dasa Darma Pramuka sejalan dengan misi utama pengelolaan zakat yang digalakkan oleh BAZNAS. Wujudkan Jiwa Gotong RoyongSinergi antara gerakan Pramuka dan zakat dinilai mampu membangun jiwa kepedulian yang kuat di tengah masyarakat. Faisol Muda'in menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk memperkokoh semangat gotong royong serta mewujudkan keberkahan yang nyata bagi bangsa dan negara. Dengan mengusung jargon "Zakat Menguatkan Indonesia", BAZNAS Pesisir Barat berharap peringatan Hari Pramuka tahun ini menjadi titik balik untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya berkarakter disiplin, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
BERITA14/08/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Selamat Hari Pramuka ke-65: Dorong Jiwa Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Selamat Hari Pramuka ke-65: Dorong Jiwa Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial
KRUI, BAZNAS — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada Jumat, 14 Agustus 2026. Melalui momentum bersejarah ini, BAZNAS Pesisir Barat mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka di Kabupaten Pesisir Barat untuk terus memupuk jiwa kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta pengabdian tanpa pamungkas kepada masyarakat. Meneladani Nilai Dasadarma dalam Aksi Kemanusiaan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Dasadarma Pramuka—khususnya poin cinta alam dan kasih sayang sesama manusia serta suka menolong dan tabah—sangat sejalan dengan visi dan misi pengelolal zakat, infak, dan sedekah. "Pramuka bukan sekadar organisasi kepemudaan, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, peduli, dan memiliki kepekaan sosial tinggi. BAZNAS Pesisir Barat mengapresiasi peran aktif Gerakan Pramuka yang selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam aksi sosial maupun tanggap bencana," ujar Pimpinan BAZNAS Pesisir Barat.
BERITA14/08/2026 | Febriyade
Ketua BAZNAS PESISIR BARAT Diskusi Bersama Pimpinan Kantor Imigrasi Krui
Ketua BAZNAS PESISIR BARAT Diskusi Bersama Pimpinan Kantor Imigrasi Krui
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar pertemuan koordinasi bersama Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kotabumi di Krui pada Selasa (11/8/2026). Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Mudain, dan Pimpinan Kantor Imigrasi Krui, Didit. Diskusi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarlembaga di wilayah Pesisir Barat.Perkuat Sinergi dan PelayananDalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, Didit menyampaikan berbagai hal strategis terkait pelayanan dan regulasi keimigrasian di wilayah Krui. Ia juga menyampaikan harapannya agar instansi yang dipimpinnya dapat terus meningkatkan kualitas performa."Semoga ke depannya Kantor Imigrasi Krui semakin lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Bapak Didit. Komitmen BersamaKetua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyambut baik poin-poin yang disampaikan dalam diskusi tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang solid dengan berbagai instansi vertikal demi kemajuan daerah.Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak berharap dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Barat, baik dalam sektor sosial keagamaan maupun pelayanan publik.
BERITA14/08/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS Pesisir Barat dan APPSI Lampung Jajaki Sinergi Program Kolaborasi
BAZNAS Pesisir Barat dan APPSI Lampung Jajaki Sinergi Program Kolaborasi
BAZNAS Pesisir Barat dan APPSI Lampung Jajaki Sinergi Program Kolaborasi ?PESISIR BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar musyawarah strategis bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Lampung pada Kamis (13/8/2026). Pertemuan ini dilakukan guna membahas rencana sinergitas dan kolaborasi kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat. ?Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah krusial dalam memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya di sektor ekonomi mikro dan pasar tradisional. ?"Kami melihat potensi besar dari sinergi antara BAZNAS dan APPSI. Melalui kolaborasi ini, kita tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga membina pedagang kecil agar berdaya secara ekonomi dan sejahtera berkelanjutan," ujar Ustadz Faisol Mudain dalam musyawarah tersebut. ?Poin Utama Rencana Kolaborasi ?Dalam musyawarah tersebut, kedua belah pihak menyepakati beberapa poin penting rencana kegiatan bersama: ?Pemberdayaan Pedagang Kecil: Program pendampingan usaha dan akses permodalan berbasis syariah bagi para pedagang pasar tradisional. ?Literasi ZIS di Lingkungan Pasar: Sosialisasi pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai sarana pembersih harta sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan. ?Program Sosial Keselamatan Pedagang: Menyiapkan skema bantuan darurat atau jaminan sosial berbasis muzakki-mustahik untuk pedagang yang tertimpa musibah. ?Sementara itu, pihak jajaran APPSI Provinsi Lampung menyambut baik inisiatif ini dan siap mengonsolidasikan seluruh elemen pedagang pasar untuk mendukung program-program keberlanjutan dari BAZNAS. ?Sinergitas ini diharapkan dapat segera diresmikan melalui penandatanganan kesepahaman (MoU) dalam waktu dekat demi merealisasikan program kerja nyata di lapangan
BERITA13/08/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat dan RSUD KH. M. Tohir Bersinergi Luncurkan Gerakan Gemar Bersedekah
BAZNAS Pesisir Barat dan RSUD KH. M. Tohir Bersinergi Luncurkan Gerakan Gemar Bersedekah
KABUPATEN PESISIR BARAT – Dalam langkah proaktif untuk memperkuat pengelolaan zakat dan menyejahterakan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menjalin audiensi dan koordinasi strategis dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. M. Tohir. Pertemuan ini bertujuan untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Pesisir Barat Nomor 190/2026 yang menginstruksikan pelaksanaan “Gerakan Cinta Zakat, Infak, dan Sedekah” di seluruh lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Dari audiensi tersebut, dihasilkan beberapa kesepakatan penting, antara lain: Tindak Lanjut SE Bupati: RSUD KH. M. Tohir berkomitmen penuh untuk mendukung gerakan ini dengan menargetkan partisipasi dari total 250 Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimilikinya, termasuk 110 orang Aparatur Sipil Negara (ASN). Jadwal Pelaksanaan: Pihak rumah sakit merespons positif program ini dan menyepakati bahwa pemotongan zakat akan dimulai pada tanggal 25 Agustus 2026. Mekanisme Transparan: Penyaluran zakat akan menggunakan mekanisme pemotongan langsung, yang didasarkan pada Surat Persetujuan per individu dari setiap ASN/SDM yang bersedia, menjamin prinsip suka rela dan akuntabilitas. Sinergi antara BAZNAS dan RSUD ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang efektif, efisien, dan transparan di Kabupaten Pesisir Barat. Melalui partisipasi aktif seluruh elemen, diharapkan program ini dapat menjadi pilar kesejahteraan umat dan pembangunan daerah. Ketua BAZNAS Pesisir Barat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur dan jajaran RSUD KH. M. Tohir atas komitmen dan dukungan penuh yang diberikan. “Kebersamaan adalah kekuatan kita untuk mewujudkan visi ‘Zakat kuat, umat sejahtera, Pesisir Barat hebat’,” pungkasnya. Kerja sama ini menjadi preseden positif dan contoh konkret bagi institusi pemerintah lainnya di Kabupaten Pesisir Barat untuk terus mendukung program-program kesejahteraan sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah.
BERITA13/08/2026 | Ari beni
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.

Lihat Daftar Rekening →