Berita Terbaru
PC GP ANSOR PESISIR BARAT Gelar Diskusi Kader Muda NU Bersama Instruktur PBNU
Perkuat Ideologi dan Kapasitas, PC GP Ansor Pesisir Barat Gelar Diskusi Kader Muda NU Bersama Instruktur PBNU
PESISIR BARAT – Dalam upaya memperkokoh semangat berorganisasi dan memantapkan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyah, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pesisir Barat menggelar Diskusi Kader Muda NU. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Kamis malam (14/05/2026)
bertepatan dengan malam Jumat, bertempat di Pondok Pesantren Raudlatul Qur’an II, Pekon Lintik, Kecamatan Krui Selatan.
Diskusi ini menghadirkan narasumber istimewa, yakni Dr. Agus Setiawan, M.H.I. Beliau merupakan Instruktur Kaderisasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus menjabat sebagai Rektor Universitas Ma’arif Lampung (UMALA).
Sinergi Lintas Sektor NU
Acara ini tidak hanya diikuti oleh internal Ansor, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi akbar bagi keluarga besar Nahdliyin di Pesisir Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut:
Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pesisir Barat.
Perwakilan Badan Otonom (Banom) NU Kader-kader dari PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pesisir Barat.
Menyiapkan Pemimpin Masa Depan
Dalam penyampaiannya, Dr. Agus Setiawan menekankan pentingnya bagi kader muda NU untuk memiliki kemandirian berpikir dan kualitas intelektual yang mumpuni tanpa meninggalkan tradisi pesantren. Sebagai instruktur kaderisasi PBNU, ia menggarisbawahi bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut kader NU untuk loyal, Berdaya dan berdampak namun tetap teguh pada prinsip Tawasuth (moderat), Tawazun (seimbang), dan I’tidal (tegak lurus).
Kader muda adalah tulang punggung jam'iyah. Diskusi seperti ini penting untuk memastikan transmisi keilmuan dan semangat perjuangan dari para senior kepada adik-adik di PMII dan Ansor tetap terjaga, ujar Dr. Agus Setiawan di hadapan para peserta.
Momentum Kebangkitan Literasi
Betyanto, S.Sy (ketua PC GP Ansor Pesisir Barat) selaku penyelenggara menyatakan bahwa pemilihan lokasi di Pondok Pesantren Raudlatul Qur’an II dimaksudkan untuk mengambil keberkahan suasana pesantren dalam setiap gerak langkah organisasi.
Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para kader Muda NU Pesisir Barat yang melontarkan berbagai gagasan terkait isu-isu strategis daerah dan penguatan ekonomi umat di Pesisir Barat. Acara ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat dan bangsa yang di pimpin oleh Wakil Tanfidziah PCNU Kabupaten Pesisir Barat Sekaligus KOMISIONER BAZNAS PESISIR BARAT Ky Agus Mawardi selaku pimpinan pondok Pesantren RQ II
BERITA15/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat dan bapak bupati dan Pemeritahan kabupaten pesisir barat Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Anak Cerebral Palsy
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui penyerahan bantuan alat bantu kesehatan. Kali ini, bantuan berupa kursi roda diberikan kepada 7 anak penderita cerebral palsy yang tersebar di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan wujud sinergi nyata antara BAZNAS dan Pemkab dalam meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak penyandang disabilitas. Salah satu penerima manfaat dalam program ini adalah ananda Alief Gustian.
Dalam kesempatan tersebut, bapak bupati Dedi Irawan dan Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dan dinas sosial kabupaten pesisir barat menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat menjadi dukungan nyata bagi tumbuh kembang anak-anak penerima bantuan.
"Semoga bantuan kursi roda ini dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam menunjang aktivitas keseharian mereka, sekaligus memberikan semangat baru bagi anak-anak serta keluarga dalam menjalani rutinitas," ujar Ketua BAZNAS.
Pihak keluarga penerima manfaat menyambut baik bantuan ini dengan rasa syukur. Keberadaan kursi roda ini dinilai sangat membantu mobilitas ananda Alief Gustian dan anak-anak lainnya, sehingga mereka diharapkan dapat lebih mudah berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Kegiatan sosial ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA13/05/2026 | Febriyade
Mahasiswa Beasiswa Cendikia BAZNAS Raih Penghargaan Internasional Di Rusia
Siaran Pers
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Apresiasi Prestasi Mahasiswa Beasiswa Cendekia BAZNAS Raih Penghargaan Internasional di Rusia
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mengapresiasi prestasi membanggakan yang diraih oleh penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Rusia, Gerry Utama, yang berhasil meraih Ki Hajar Dewantara Award 2026 bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow, Rusia.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Ki Hajar Dewantara Award 2026 yang diselenggarakan di KBRI Moskow dengan mengusung tema “Peran Diplomasi Mahasiswa Indonesia di Rusia”. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada mahasiswa Indonesia yang dinilai memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia melalui bidang pendidikan, riset, dan diplomasi.
Gerry Utama saat ini tengah menempuh studi doktoral (Ph.D.) di bidang Geomorfologi dan Paleogeografi di Institute of Earth Sciences Saint Petersburg State University, Rusia. Ia dikenal aktif dalam penelitian Polar-Tropical Sciences, khususnya riset perubahan iklim melalui penelitian di kawasan Antarktika dan wilayah tropis.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Faisol Mudain menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pengelolaan dana zakat yang disalurkan untuk program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia unggul.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bersama dan menunjukkan bahwa program Beasiswa Cendekia BAZNAS mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang berprestasi di tingkat internasional, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan hubungan antarnegara, ujarnya.
Dalam penelitian yang dilakukannya, Gerry pernah bergabung dalam misi 69th Russian Antarctic Expedition pada tahun 2024 dengan fokus penelitian pemetaan geomorfologi di Pulau King George, Antarktika. Saat ini, ia juga meneliti ice core di Antarktika dan sejumlah wilayah tropis guna mengkaji perubahan iklim masa lampau demi memperkuat pemahaman ilmiah tentang dinamika iklim global.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Pesisir Barat, untuk terus bersemangat menempuh pendidikan dan berkontribusi bagi bangsa melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat demi menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak.
Sumber: Berita resmi BAZNAS RI
Nomor: 259/HUM-BAZ/V/2026
Tanggal 11 Mei 2026
BERITA12/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Ajukan Kerjasama Pemotongan ZIS ASN Dengan Bank Lampung
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Ajukan Kerja Sama Pemotongan ZIS ASN dengan Bank Lampung
Krui – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mengajukan permohonan kerja sama kepada Bank Lampung Cabang Krui terkait penerapan sistem pemotongan otomatis zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Permohonan tersebut tertuang dalam surat resmi BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Nomor 800/03/BAZNAS-KPB/V/2026 tertanggal 12 Mei 2026 di Krui. Surat tersebut ditujukan kepada Pimpinan Bank Lampung Kantor Cabang Krui sebagai upaya mendukung optimalisasi pengumpulan ZIS secara profesional dan transparan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dalam suratnya menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Pesisir Barat Nomor 190 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Melalui kerja sama tersebut, BAZNAS mengusulkan mekanisme pemotongan langsung (auto-debet) terhadap zakat, infak, dan sedekah ASN yang telah menyatakan kesediaannya untuk menunaikan kewajiban dan amal ibadah sosialnya melalui sistem penggajian di Bank Lampung.
Selain itu, dana hasil pemotongan nantinya akan disalurkan secara kolektif ke rekening resmi BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat yang terdaftar di Bank Lampung. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan dana umat sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelaporan kepada para muzaki.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga keuangan dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta membantu pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam surat tersebut, pihak BAZNAS turut melampirkan sejumlah dokumen pendukung, antara lain salinan Surat Edaran Bupati, SK Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, bendahara BAZNAS, fotokopi KTP dan NPWP, serta surat pernyataan kesediaan membayar zakat, infak, dan sedekah dari ASN.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan penghimpunan dana ZIS di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan lebih optimal, terkoordinasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Bupati Pesisir Barat Ajak Aparatur Dan Pimpinan Lembaga Menjadi Teladan Menunaikan ZOS
Bupati Kabupaten Pesisir Barat Ajak Aparatur dan Pimpinan Lembaga Menjadi Teladan Menunaikan Zakat
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat kembali menegaskan pentingnya zakat sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan nilai keimanan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Teknis Implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 190 Tahun 2026 yang berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Barat mengajak seluruh jajaran aparatur pemerintah serta para pimpinan lembaga untuk menjadi contoh nyata dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS. Ajakan tersebut bukan sekadar seruan administratif, melainkan panggilan moral agar nilai gotong royong, kepedulian, dan tanggung jawab sosial terus hidup di tengah masyarakat.
Bupati menyampaikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah individual, tetapi juga instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat. Ketika zakat ditunaikan dengan kesadaran dan keikhlasan, maka akan tumbuh solidaritas sosial yang mampu membantu masyarakat yang membutuhkan, mengurangi kesenjangan, serta memperkuat persaudaraan antarsesama.
Mari kita jadikan zakat sebagai gaya hidup dan wujud kepedulian nyata kita terhadap sesama.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa aparatur pemerintah memiliki peran strategis sebagai teladan di tengah masyarakat. Keteladanan dalam berzakat diharapkan dapat membangun budaya berbagi yang berkelanjutan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan transparan melalui BAZNAS.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan daerah yang mendukung optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Pesisir Barat. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS, diharapkan potensi zakat dapat dikelola lebih maksimal guna membantu masyarakat kurang mampu, mendukung pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga penanggulangan kemiskinan.
Landasan Regulasi Pengelolaan Zakat
Pelaksanaan pengelolaan zakat melalui BAZNAS memiliki dasar hukum yang kuat, antara lain:
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat
Regulasi ini menegaskan bahwa pengelolaan zakat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan zakat serta meningkatkan manfaat zakat guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.
Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Pengelolaan Zakat
Mengatur mekanisme pelaksanaan pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, dan pelaporan zakat oleh BAZNAS.
Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementerian/Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD melalui BAZNAS
Regulasi ini memperkuat peran pemerintah dalam mendukung gerakan sadar zakat melalui lembaga resmi negara.
Surat Edaran Bupati Pesisir Barat Nomor 190 Tahun 2026
Menjadi pedoman teknis dan penguatan komitmen bersama dalam implementasi pembayaran zakat melalui BAZNAS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Melalui semangat kebersamaan dan nilai-nilai keikhlasan, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap zakat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban tahunan, melainkan menjadi budaya hidup yang menghadirkan keberkahan bagi pemberi maupun penerima.
Dengan zakat, lahir harapan bagi mereka yang lemah. Dengan zakat, tumbuh kepedulian yang menguatkan persaudaraan. Dan dengan zakat pula, masyarakat dapat berjalan bersama menuju kehidupan yang lebih adil, sejahtera, dan penuh keberkahan.
BERITA12/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Bupati Pesisir Barat Tekankan Amanah Dan Profesionalisme Pengelolaan ZIS Oleh BAZNAS
Bupati Pesisir Barat Tekankan Amanah dan Profesionalisme Pengelolaan Zakat oleh BAZNAS
Bupati Pesisir Barat selaku Pembina BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan pesan penting terkait penguatan amanah dan profesionalisme dalam pengelolaan dana zakat umat. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan pada kegiatan Sosialisasi Teknis Implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 190 Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa BAZNAS harus terus menjaga amanah masyarakat dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam mengelola zakat. Menurut beliau, zakat bukan hanya sekadar kewajiban ibadah, melainkan juga instrumen sosial yang memiliki peran besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan umat.
Beliau menjelaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan kekuatan utama bagi lembaga pengelola zakat. Oleh sebab itu, pengelolaan dana umat harus dilakukan secara terbuka, tepat sasaran, dan penuh tanggung jawab agar masyarakat merasa yakin bahwa zakat yang mereka tunaikan benar-benar sampai kepada mustahik atau penerima zakat yang berhak.
Sebagai Pembina BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Bupati juga mengingatkan bahwa tugas mengelola zakat adalah amanah besar yang harus dijaga dengan integritas dan keikhlasan. Setiap pengelola zakat dituntut untuk bekerja dengan hati yang tulus, mengutamakan kepentingan umat, serta menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian dan ibadah.
Makna yang terkandung dalam sambutan tersebut sangat luas dan mendalam. Transparansi dalam pengelolaan zakat akan melahirkan kepercayaan publik, sedangkan profesionalisme akan menciptakan tata kelola yang baik dan berkelanjutan. Ketika kedua hal itu berjalan seiring, maka zakat akan menjadi kekuatan sosial yang mampu membantu mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan umat secara menyeluruh.
Selain itu, Bupati menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya diukur dari besarnya dana yang terkumpul, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Dana zakat yang dikelola dengan baik dapat mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan hidup.
Pesan Moral
Sambutan Bupati Pesisir Barat tersebut mengandung pesan moral yang sangat kuat tentang pentingnya menjaga amanah dan kejujuran dalam setiap tanggung jawab. Amanah adalah dasar utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Ketika amanah dijaga dengan baik, maka kepercayaan akan tumbuh dan membawa keberkahan bagi banyak orang.
Pesan tersebut juga mengajarkan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat tulus, tanggung jawab, dan kepedulian sosial akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan masyarakat luas.
Manfaat Jangka Panjang
Dalam jangka panjang, pengelolaan zakat yang amanah dan profesional akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan, di antaranya:
Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.
Mendorong kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
Membantu pengentasan kemiskinan secara bertahap dan berkelanjutan.
Memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat.
Membangun solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menjadikan zakat sebagai salah satu pilar pembangunan kesejahteraan daerah.
Melalui arahan dan pembinaan dari Bupati Pesisir Barat, diharapkan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terus menjadi lembaga terpercaya yang mampu mengelola dana umat secara amanah, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA12/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Baznas Pesisir Barat Serahkan Berkas Administrasi ke BKAD
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat terus melakukan langkah proaktif dalam tertib administrasi. Pada Jumat (8/5/2026), perwakilan Baznas mengunjungi kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk melengkapi berbagai persyaratan administratif yang diperlukan.
?Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Baznas Pesisir Barat untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan serta pelaporan keuangan. Proses koordinasi di kantor BKAD berlangsung lancar, dengan fokus pada sinkronisasi dokumen agar sesuai dengan standar regulasi pemerintah daerah.
?Melalui kelengkapan administrasi ini, diharapkan seluruh program kerja Baznas ke depan dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di Pesisir Barat. Pihak Baznas menegaskan bahwa ketertiban dokumen adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik dan memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten.
BERITA11/05/2026 | Ari beni
Pesisir Barat Peduli Disabilitas
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan BAZNAS Antar Anak Disabilitas Ikuti Kegiatan di Bandar Lampung
Pesisir Barat — Bentuk kepedulian terhadap anak-anak penyandang disabilitas kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersama BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Dalam kegiatan sosial yang penuh perhatian dan semangat kemanusiaan tersebut, anak-anak disabilitas didampingi langsung oleh orang tua mereka untuk mengikuti kegiatan di Bandar Lampung.
Keberangkatan rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Pesisir Barat bersama Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial serta tim dan squad Dinas Sosial yang turut membersamai selama perjalanan dan pelaksanaan kegiatan. Hadir pula Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat yang ikut memberikan dukungan penuh terhadap program pelayanan sosial bagi anak-anak disabilitas tersebut.
Program ini menjadi bentuk nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terhadap masyarakat, khususnya anak-anak penyandang disabilitas yang membutuhkan pendampingan dan pelayanan khusus. Di tengah berbagai kendala yang dihadapi sejumlah daerah lain dalam pelaksanaan program serupa, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat tetap berkomitmen menjalankan kegiatan ini dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab sosial.
Diketahui, beberapa daerah memilih tidak melaksanakan program tersebut karena berbagai alasan yang dianggap mendesak, termasuk ketentuan bahwa anak-anak peserta harus datang langsung ke Bandar Lampung. Namun hal tersebut tidak menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk tetap hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menumbuhkan kepedulian sosial serta memberikan dukungan moral kepada anak-anak disabilitas dan keluarga mereka.
Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, semangat, dan kebahagiaan bagi anak-anak disabilitas serta menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus peduli terhadap sesama, ujarnya.
Mwelalui sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Sosial P3AKB, dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, diharapkan perhatian terhadap anak-anak disabilitas dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan peduli sosial.
BERITA10/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Sosialisasi teknik implementasi surat edaran bupati pesisir barat
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar kegiatan strategis bertajuk "Sosialisasi Teknik Implementasi Surat Edaran Bupati Pesisir Barat" sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di wilayah Pesisir Barat, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Optimalisasi Pengumpulan Zakat Melalui Regulasi
Sosialisasi ini difokuskan pada pemahaman teknis mengenai mekanisme pemotongan dan penyetoran zakat profesi sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Bupati. Hal ini bertujuan agar pengumpulan zakat dari para pegawai di lingkungan pemerintah daerah dapat berjalan lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Faisol Muda’in, S.H. menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS adalah kunci utama dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dana umat.
"Dengan adanya SK UPZ yang resmi diserahkan hari ini, setiap OPD memiliki legalitas dan tanggung jawab penuh untuk mengelola serta melaporkan zakat di instansi masing-masing secara profesional," ungkapnya.
Poin Penting dalam Kegiatan:
Implementasi SE Bupati: Penjabaran langkah teknis agar instruksi Bupati terkait zakat profesi dapat terlaksana tanpa kendala administratif.
Legalitas UPZ: Penyerahan SK UPZ sebagai simbol dimulainya penguatan struktur pengumpul zakat di tiap dinas dan badan.
Transparansi Kelola: Penekanan pada sistem pelaporan yang jelas agar penyaluran zakat tepat sasaran bagi para mustahik (penerima zakat) di Pesisir Barat.
Harapan Kedepan
Melalui penguatan UPZ di tingkat OPD, diharapkan perolehan dana ZIS dapat meningkat secara signifikan. Dana yang terhimpun nantinya akan disalurkan melalui berbagai program unggulan BAZNAS, mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama tersebut.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh OPD, camat, serta jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA06/05/2026 | Febriyade
Yayasan Krui Maju Sejahtera Bersama Dinsos Pesisir Barat Kunjungi Penyandang Disabilitas Di Ulok Manik
Yayasan Krui Maju Sejahtera Bersama Dinas Sosial Pesisir Barat Kunjungi Penyandang Disabilitas di Ulok Manik
PESISIR BARAT – Bentuk nyata kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Yayasan Krui Maju Sejahtera bersama Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat melalui kegiatan kunjungan sosial ke masyarakat yang membutuhkan.
Pada Rabu (6/5/2026), rombongan melakukan kunjungan kasih ke Pekon Ulok Manik, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan ini menyasar salah satu anak penyandang disabilitas sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral dari berbagai pihak.
Pembina Yayasan Krui Maju Sejahtera, Dian Hardiyanti, hadir bersama jajaran pengurus yayasan serta perwakilan Dinas Sosial. Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sosial sekaligus melihat secara langsung kondisi kesehatan dan perkembangan anak yang dikunjungi.
Dian Hardiyanti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kami ingin menjadi jembatan kebaikan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak penyandang disabilitas agar mendapatkan perhatian dan penanganan yang tepat, ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Yayasan Krui Maju Sejahtera. Kolaborasi ini dinilai sangat penting dalam memastikan pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran.
Kegiatan kunjungan ini tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga dukungan moral bagi keluarga penerima manfaat. Warga setempat menyambut baik kehadiran rombongan dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Melalui sinergi antara Yayasan Krui Maju Sejahtera dan Dinas Sosial, diharapkan kepedulian sosial terhadap masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat
BERITA06/05/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan DINSOS PPPAKB untuk Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan DINSOS PPPAKB untuk Pengentasan Kemiskinan
Pesisir Barat, 27 Mei 2025 — Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Dinas Sosial PPPAKB Kabupaten Pesisir Barat dalam rangka memperkuat sinergi program penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
Pertemuan yang berlangsung di lingkungan kantor DINSOS PPPAKB tersebut membahas berbagai peluang kolaborasi strategis antara kedua lembaga, khususnya dalam optimalisasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terintegrasi dengan program perlindungan sosial pemerintah daerah.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan program pengentasan kemiskinan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. “Sinergi antara BAZNAS dan DINSOS PPPAKB diharapkan mampu menghadirkan intervensi yang berkelanjutan, tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DINSOS PPPAKB Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menekankan pentingnya integrasi data dan program agar bantuan sosial dan pemberdayaan dapat menjangkau kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Kami melihat potensi besar dari kolaborasi ini, terutama dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas langkah konkret seperti sinkronisasi data penerima manfaat, pengembangan program pemberdayaan berbasis komunitas, serta peningkatan koordinasi dalam penyaluran bantuan sosial yang berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BERITA05/05/2026 | Sastra Wiratma S.IP
BAZNAS Pesisir Barat Sampaikan Terima Kasih kepada Kemenag dan Bank Lampung atas Dukungan Suksesnya Sosialisasi Teknis Implementasi Surat Edaran Bupati
BAZNAS Pesisir Barat Sampaikan Terima Kasih kepada Kemenag dan Bank Lampung atas Dukungan Suksesnya Sosialisasi Teknis Implementasi Surat Edaran Bupati
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama Republik Indonesia serta Bank Lampung atas dukungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan Sosialisasi Teknis Implementasi Surat Edaran Bupati yang telah berlangsung dengan lancar dan sukses.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta implementasi kebijakan terkait optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, khususnya melalui Surat Edaran Bupati Pesisir Barat. Kehadiran perwakilan Kemenag dan Bank Lampung dinilai memberikan kontribusi penting dalam memperkuat sinergi antar lembaga.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Kemenag sebagai representasi pemerintah di bidang keagamaan serta Bank Lampung sebagai mitra strategis dalam sistem keuangan daerah menjadi faktor kunci keberhasilan acara tersebut.
“Partisipasi aktif dari Kemenag dan Bank Lampung tidak hanya menunjukkan komitmen bersama dalam pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel, tetapi juga memperkuat langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi zakat di Kabupaten Pesisir Barat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut dibahas mekanisme teknis penerapan Surat Edaran Bupati, termasuk pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi serta sistem penyaluran zakat yang lebih efektif dan tepat sasaran.
BAZNAS Pesisir Barat berharap sinergi yang telah terjalin ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang guna mendukung program-program pemberdayaan umat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sebagai penutup, BAZNAS kembali menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini, khususnya Kemenag dan Bank Lampung, serta seluruh peserta yang hadir dan berpartisipasi aktif.
BERITA05/05/2026 | Sastra Wiratma
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Resmi Serahkan SK UPZ kepada Seluruh OPD untuk Perkuat Pengelolaan ZIS
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Resmi Serahkan SK UPZ kepada Seluruh OPD untuk Perkuat Pengelolaan ZIS
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel.
Penyerahan SK tersebut dilaksanakan dalam sebuah acara resmi yang dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, kepala OPD, seluruh komisioner BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, serta perwakilan pemerintah daerah yang dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan UPZ di setiap OPD merupakan langkah konkret untuk memperkuat sistem pengumpulan zakat yang lebih efektif dan terorganisir. “UPZ di OPD bukan hanya sebagai formalitas kelembagaan, tetapi menjadi ujung tombak dalam menghimpun potensi zakat, infak, dan sedekah dari para ASN. Dengan pengelolaan yang baik, ZIS akan mampu memberikan dampak signifikan dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan OPD menjadi kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan potensi zakat daerah. “Kami mengajak seluruh OPD untuk aktif berperan dalam menggerakkan kesadaran berzakat di lingkungan kerja masing-masing. Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan keberkahan dan keadilan sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan yang mewakili pemerintah daerah dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas langkah strategis yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh upaya optimalisasi pengelolaan ZIS melalui pembentukan UPZ di setiap OPD. “Kami berharap seluruh OPD dapat menjalankan fungsi UPZ secara maksimal, profesional, dan bertanggung jawab, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dengan penyerahan SK UPZ ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menargetkan peningkatan signifikan dalam penghimpunan ZIS, sekaligus memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada mustahik. Program-program pemberdayaan berbasis zakat diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga akan terus melakukan pembinaan dan monitoring terhadap UPZ di masing-masing OPD guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
BERITA05/05/2026 | Sastra Wiratma
Dukungan Kendaraan Dinas Dari Bupati Pesisir Barat, BAZNAS Sampaikan Ucapan Terimakasih
BAZNAS Pesisir Barat Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan Kendaraan Dinas dari Bupati
Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bupati Pesisir Barat atas dukungan berupa pemberian kendaraan dinas guna menunjang kelancaran operasional lembaga.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan bahwa bantuan kendaraan dinas tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di daerah.
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Pesisir Barat atas bantuan kendaraan dinas ini. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja BAZNAS, khususnya dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan di wilayah yang cukup luas, ujar Faisol Mudain.
Adapun kendaraan dinas yang diserahkan berupa satu unit mobil Toyota Avanza Veloz berwarna hitam yang akan digunakan sebagai kendaraan operasional BAZNAS Pesisir Barat.
Proses serah terima kendaraan dilaksanakan secara resmi melalui penyerahan kunci dan dokumen kendaraan berupa STNK oleh Kepala Bagian Umum Kabupaten Pesisir Barat,Bpk Yasir, kepada pihak BAZNAS Pesisir Barat. Penyerahan tersebut menjadi simbol resmi pengalihan pemanfaatan kendaraan dinas untuk mendukung kegiatan operasional BAZNAS di lapangan.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Mudain, menerima langsung penyerahan tersebut dan menyatakan kesiapan lembaga dalam memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Faisol menjelaskan bahwa keberadaan kendaraan operasional ini akan sangat membantu dalam pelaksanaan berbagai program BAZNAS, seperti pendistribusian bantuan kepada mustahik, kegiatan survei lapangan, serta pelayanan kepada masyarakat di berbagai kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat.
Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat. Dukungan dari pemerintah daerah diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara BAZNAS dan pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya fasilitas ini, kami optimis pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal dan tepat sasaran. Kami akan menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya demi kemaslahatan umat, tambahnya.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan baik antara pemerintah daerah dan BAZNAS dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, sehingga berbagai program sosial dan kemanusiaan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA05/05/2026 | Ketua BAZNAS
Bupati Pesisir Barat Serahkan Bantuan Kendaraan Dinas Operasional kepada BAZNAS
KRUI, PESISIR BARAT – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat secara resmi menyerahkan bantuan kendaraan dinas (randis) operasional kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat. Penyerahan bantuan ini dilakukan di halaman kantor bupati pada Senin, 4 Mei 2026.
?Penyerahan bantuan tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung kelancaran program-program sosial dan kemanusiaan yang dikelola oleh BAZNAS.
?Prosesi Penyerahan
?Secara teknis, penyerahan dilakukan melalui Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat. Kepala Bagian (Kabag) Umum secara simbolis menyerahkan kunci kendaraan langsung kepada Ketua BAZNAS Pesisir Barat.
?"Bantuan kendaraan operasional ini diharapkan dapat mempercepat mobilisasi petugas BAZNAS dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah-wilayah pelosok Pesisir Barat," ujar Kabag Umum dalam sambutannya.
?Dukungan untuk Optimalisasi Zakat
?Ketua BAZNAS Pesisir Barat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati Dedi Irawan atas perhatian besar terhadap lembaga pengelola zakat tersebut. Dengan adanya armada baru ini, BAZNAS berkomitmen untuk meningkatkan performa dalam penghimpunan maupun pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
?Pemberian randis ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi pengurus BAZNAS untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan membantu kesejahteraan umat di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama.
BERITA04/05/2026 | Ari beni
Peringatan Hardiknas 2026: BAZNAS Pesisir Barat Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pendidikan dan Zakat
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2026. Momentum ini dijadikan sebagai pijakan untuk memperkuat komitmen dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan di Bumi Para Sai batin dan ulama Komering melalui program-program pendayagunaan zakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Faisol Muda’in, S.H. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan pendidikan, mulai dari guru, tenaga pendidik, hingga para siswa. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah pilar utama dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan martabat bangsa.
"Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita jadikan momentum ini untuk 'Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar'. BAZNAS Pesisir Barat akan terus hadir mendampingi generasi muda melalui berbagai program bantuan pendidikan agar tidak ada lagi anak bangsa yang putus sekolah karena kendala biaya," ungkapnya.
Selama ini, BAZNAS Pesisir Barat telah aktif berperan dalam sektor pendidikan melalui penyaluran bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa dari keluarga kurang mampu (mustahik). Hal ini sejalan dengan tema Hardiknas tahun ini yang menekankan pada keberlanjutan transformasi pendidikan yang inklusif.
Melalui rilis ini, BAZNAS Pesisir Barat juga mengajak para dermawan (Muzakki) untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya. Sinergi antara dana sosial keagamaan dan program pemerintah diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang berakhlak mulia di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA02/05/2026 | Febriyade
BAZNAS Pesisir Barat Sampaikan Apresiasi dan Selamat Hari Buruh Nasional 2026
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Buruh Nasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2026. Momentum ini dijadikan sebagai ajang untuk mengapresiasi dedikasi seluruh pekerja di "Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama".
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Faisol muda'in, S.H. menyampaikan bahwa para pekerja dan buruh merupakan penggerak roda ekonomi yang sangat krusial bagi pembangunan daerah.
"Kami keluarga besar BAZNAS Pesisir Barat mengucapkan Selamat Hari Buruh Nasional bagi seluruh pejuang keluarga. Dedikasi dan tetesan keringat kalian adalah kontribusi nyata bagi kesejahteraan bangsa dan daerah kita tercinta," ujarnya.
Zakat sebagai Pilar Kesejahteraan Pekerja
Dalam kesempatan ini, BAZNAS juga menekankan pentingnya sinergi antara kesejahteraan tenaga kerja dengan program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu para mustahik, termasuk di kalangan pekerja rentan, melalui berbagai program seperti:
Bantuan Ekonomi Produktif: Modal usaha bagi keluarga buruh yang ingin mandiri secara ekonomi.
Beasiswa Pendidikan: Menjamin masa depan anak-anak pekerja agar tetap bisa mengenyam pendidikan tinggi.
Layanan Kesehatan: Memberikan akses kesehatan bagi keluarga kurang mampu di sektor pekerja informal.
Harapan di Hari Buruh
BAZNAS Pesisir Barat berharap momentum Hari Buruh tahun ini menjadi titik balik penguatan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan lembaga sosial.
"Semoga para pekerja di Pesisir Barat semakin sejahtera, dilindungi hak-haknya, dan selalu dalam keberkahan Allah SWT. Mari kita jadikan kerja sebagai ladang ibadah," pungkasnya.
BERITA01/05/2026 | Febriyade
SMPN 2 Krui Salurkan Infaq Dan Shodaqoh Melalui BAZNAS Pesisir Barat
PESISIR TENGAH – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Krui menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyetorkan dana Infaq dan Shodaqoh ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat. Penyerahan tersebut dilakukan langsung di Kantor BAZNAS Pesisir Barat pada Senin, 20 April 2026.
?Kehadiran perwakilan dari SMPN 2 Krui disambut hangat oleh staf BAZNAS Pesisir Barat, Febriyade, yang menerima langsung titipan dana umat tersebut.
?Wujud Kepedulian Siswa dan Guru
?Dana yang disetorkan merupakan hasil pengumpulan sukarela dari para siswa, guru, serta staf di lingkungan SMPN 2 Krui. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih rasa empati siswa serta mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang dikelola oleh BAZNAS di wilayah Pesisir Barat.
?"Kami sangat mengapresiasi langkah SMPN 2 Krui. Ini adalah contoh nyata bagaimana dunia pendidikan turut berkontribusi dalam gerakan zakat dan infaq di kabupaten kita," ujar Febriyade saat menerima kunjungan tersebut.
?Penyaluran yang Tepat Sasaran
?Pihak BAZNAS Pesisir Barat memastikan bahwa setiap rupiah yang masuk akan dikelola secara transparan dan disalurkan kepada mereka yang berhak (mustahik), baik dalam bentuk bantuan pendidikan, kesehatan, maupun program kemanusiaan lainnya di Bumi Para Saibatin dan Ulama.
?Diharapkan, aksi nyata dari SMPN 2 Krui ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kecamatan Pesisir Tengah untuk turut aktif bersinergi dengan BAZNAS dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial.
BERITA01/05/2026 | Ari beni
Optimalkan Zakat ASN, BAZNAS Pesisir Barat Matangkan Teknis MoU dengan Bank Lampung
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya memperkuat tata kelola pengumpulan zakat di wilayah "Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama". Terbaru, pimpinan BAZNAS Pesisir Barat melakukan pertemuan strategis dengan pihak Bank Lampung Kantor Cabang (KC) Pesisir Barat guna membahas detail teknis Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada Kamis (30/4/2026).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut untuk menyempurnakan mekanisme Zakat Profesi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat agar lebih terintegrasi dan akuntabel.
Poin Utama Kerja Sama Teknis
Dalam audiensi tersebut, terdapat beberapa poin krusial yang disepakati untuk segera diimplementasikan dalam waktu dekat:
Transparansi Pelaporan: Pengembangan sistem pelaporan yang memungkinkan BAZNAS maupun nasabah (ASN) memantau arus dana zakat secara real-time untuk menjaga amanah dan kepercayaan umat.
Sosialisasi Bersama: Rencana edukasi terpadu kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mengenai kemudahan berzakat melalui kanal perbankan yang tersedia.
Sinergi demi Kesejahteraan Umat
Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perbankan adalah kunci efisiensi pengumpulan ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah).
"Kami perlu menyamakan persepsi teknis dengan Bank Lampung selaku mitra strategis pemerintah daerah. Tujuannya agar niat baik para ASN untuk menunaikan kewajiban zakatnya dapat terfasilitasi dengan sistem yang praktis, cepat, dan sesuai syariat," ujar Ustad Faisol.
Di sisi lain, pihak Bank Lampung menyatakan komitmen penuh untuk menyediakan infrastruktur perbankan yang mumpuni demi kelancaran program ini. Langkah ini diharapkan mampu memaksimalkan potensi zakat di Pesisir Barat, yang nantinya akan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui program bantuan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
Dengan matangnya pembahasan teknis ini, penandatanganan MoU resmi dijadwalkan akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai payung hukum kolaborasi kedua belah pihak.
BERITA30/04/2026 | Febriyade
BAZNAS PESISIR BARAT Bersama Dinas Pendidikan Akan Membuat UPZ Diseluruh SD Dan SMPN Pesisir Barat
BAZNAS Pesisir Barat Ajukan Pembentukan UPZ Sekolah, Surat Diterima Dinas Pendidikan
Pesisir Barat, 29 April 2026 — BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat secara resmi mengajukan permohonan rekomendasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan sekolah. Surat tersebut telah diterima oleh staf kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat pada Selasa (29/4/2026).
Surat bernomor 800/027/BAZNAS-KPB/IV/2026 tertanggal 28 April 2026 itu ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat. Dalam surat tersebut, BAZNAS menyampaikan permohonan dukungan serta rekomendasi untuk pembentukan UPZ di tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di bawah naungan dinas terkait.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Muda’in, dalam suratnya menjelaskan bahwa pembentukan UPZ sekolah merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini di lingkungan pendidikan.
Pembentukan UPZ ini bertujuan untuk meningkatkan edukasi dan literasi zakat bagi siswa serta mendukung pendayagunaan dana ZIS untuk membantu siswa kurang mampu, termasuk melalui program beasiswa, demikian isi pokok surat tersebut.
BAZNAS juga menegaskan bahwa langkah ini memiliki dasar hukum yang jelas, mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan BAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat.
Melalui surat ini, BAZNAS berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat memberikan rekomendasi resmi sekaligus instruksi kepada seluruh kepala sekolah SDN dan SMPN di wilayah Pesisir Barat untuk mendukung pembentukan UPZ di masing-masing sekolah.
Dengan diterimanya surat tersebut, diharapkan proses koordinasi antara BAZNAS dan Dinas Pendidikan dapat segera berjalan, sehingga program pembentukan UPZ sekolah dapat direalisasikan dalam waktu dekat dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA29/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →