Berita Terbaru
BAZNAS PESISIR BARAT Rilis Program Terbaru BAZNAS RI _Madrasah Layak Belajar
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat siap menyelaraskan program kerja demi menyukseskan program nasional Madrasah Layak Belajar 2026 yang resmi diluncurkan oleh BAZNAS RI. Program ini menargetkan renovasi dan perbaikan fasilitas untuk 700 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) di seluruh Indonesia.
Peluncuran program strategis ini berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026). Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Asta Strata BAZNAS 2026–2031 yang mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi siswa dari keluarga miskin serta rentan.
Fokus Keberlanjutan Program
BAZNAS Pesisir Barat menyambut baik inisiatif ini sebagai momentum untuk mendorong peningkatan mutu sekolah-sekolah keagamaan swasta di tingkat daerah. Secara nasional, komitmen BAZNAS dalam dunia pendidikan telah teruji lewat pencapaian berikut:
• 2.000 madrasah telah dibantu sepanjang tahun 2024–2025.
• 37 provinsi dan 388 kabupaten/kota menjadi sebaran wilayah penerima manfaat.
• 409 madrasah di antaranya difokuskan pada wilayah prioritas kemiskinan ekstrem.
Selaras dengan Misi Keagamaan dan Pembangunan
Pihak BAZNAS RI menegaskan bahwa program Madrasah Layak Belajar ini didasarkan pada prinsip Maqashid Syariah, yaitu menjaga akal (hifz al-‘aql) melalui keberlanjutan pendidikan, serta menjaga jiwa (hifz al-nafs) dengan menyediakan ruang belajar yang aman dan kokoh.
Di tingkat lokal dan nasional, program ini sekaligus mendukung pencapaian target global SDGs Tujuan 4 mengenai pendidikan berkualitas, serta sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen penuh untuk mengawal agenda ini agar dampak pemerataan fasilitas pendidikan layak dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.
BERITA21/10/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Arah,Aksi Dan Dampak Merupakan Bagian Dari Materi RAKORNAS BAZNAS RI
ARAH, AKSI, DAN DAMPAK: Pimpinan BAZNAS Pesisir Barat Serap Materi Strategis Perencanaan dalam Rakornas BAZNAS RI 2026
JAKARTA, BAZNAS PESISIR BARAT – Jajaran pimpinan komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmen kuat dalam memperkokoh tata kelola lembaga di tingkat daerah. Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, didampingi oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan, Ky. Agus Mawardi, hadir dan mengikuti secara intensif rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2026 yang dipusatkan di Jakarta.
Kehadiran dua pimpinan teras BAZNAS Pesisir Barat ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan cetak biru (blueprint) pengumpulan dan pendistribusian dana umat dengan kebijakan strategis nasional.
Tiga Pilar Utama: Renstra, RKAT, dan Dampak
Dalam salah satu sesi materi inti Rakornas yang diserap langsung oleh delegasi Pesisir Barat, pimpinan pusat menekankan sebuah formula manajemen modern yang wajib diterapkan oleh seluruh BAZNAS daerah. Manajemen tersebut bertumpu pada tiga kalimat kunci:
• "Renstra adalah arah."
Rencana Strategis (Renstra) merupakan kompas organisasi yang memetakan ke mana arah gerakan zakat akan dibawa dalam jangka panjang.
• "RKAT adalah aksi."
Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) adalah bentuk pengejawantahan dari strategi besar menjadi program-program aksi nyata, taktis, dan terencana di lapangan dalam durasi satu tahun berjalan.
• "Dampak adalah tujuan."
Tujuan akhir dan muara dari seluruh pengelolaan zakat bukanlah seberapa banyak dokumen yang tersusun, melainkan seberapa besar dampak (impact) nyata perubahan nasib yang dirasakan langsung oleh para mustahik (penerima zakat).
Membangun Sistem Pengelolaan yang Adaptif
Menindaklanjuti pesan kuat pimpinan pusat dalam Rakornas tersebut, Bapak Faisol Muda'in bersama Ky. Agus Mawardi menegaskan komitmennya untuk segera merombak pola penyusunan RKAT di Kabupaten Pesisir Barat agar tidak sekadar menjadi formalitas di atas kertas.
"Pesan pimpinan pusat sangat jelas dan menyentuh esensi amil. Kita tidak sekadar menyusun dokumen perencanaan, tetapi membangun sistem pengelolaan zakat yang terarah, terukur, adaptif, dan berdampak," tegas Faisol Muda'in.
Ky. Agus Mawardi selaku pimpinan bidang pengumpulan menambahkan bahwa prinsip adaptif akan segera diimplementasikan dalam strategi fundraising di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama. BAZNAS Pesisir Barat akan merancang skema pengumpulan yang ramah terhadap ekosistem lokal, termasuk penguatan infak nelayan di Pelabuhan Siging serta digitalisasi pembayaran ZIS.
Dengan menyelaraskan Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, hasil dari Rakornas 2026 ini siap dibawa pulang ke Krui untuk diwujudkan dalam program-program kemanusiaan yang lebih berdaya guna bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan keluarga prasejahtera di Pesisir Barat.
BERITA21/10/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil RAKORNAS BAZNAS RI 2026
BERITA BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil Rakornas BAZNAS RI 2026*
Pesisir Barat, Lampung* - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mendukung penuh hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang menghasilkan 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan.
Dikutip dari siaran pers resmi BAZNAS RI Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026, Rakornas yang digelar pada 13-15 Agustus 2026 di Jakarta tersebut diikuti 1.300 perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia dan dirangkaikan dengan peluncuran buku Rencana Strategis BAZNAS 2026-2031.
Sepuluh resolusi tersebut dibacakan langsung oleh Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., di hadapan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, http://M.Si., serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc. menegaskan, resolusi tidak boleh berhenti pada kesepakatan di atas kertas. Seluruh hasil Rakornas harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah.
Selama tiga hari, kita telah berkumpul, berdiskusi, menyampaikan berbagai pandangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan zakat nasional. Mari kita laksanakan Resolusi Jihad Zakat sebagai sebuah pendakian. Pendakian kita untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, memobilisasi zakat, infak, dan sedekah sebanyak-banyaknya, serta mendistribusikannya secara tepat waktu dan tepat jumlah," ujar Sodik sebagaimana dilansir laman resmi BAZNAS RI.
Ia menambahkan, komitmen tersebut harus dilaksanakan sungguh-sungguh untuk mewujudkan _khairu ummah_, yakni umat Islam yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi sehingga memberi rahmat bagi seluruh golongan.
Sementara itu, Hj. Saidah Sakwan, M.A. menegaskan resolusi tersebut meneguhkan Jihad Zakat sebagai ikhtiar bersama untuk pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif dan berdampak nyata.
Dengan semangat satu visi, satu arah, dan satu gerakan zakat nasional, kami menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan solidaritas kemanusiaan Indonesia," ujar Saidah.
Adapun 10 Resolusi Jihad Zakat Rakornas BAZNAS 2026 adalah sebagai berikut:*
1. Mencapai target pengumpulan ZIS-DSKL nasional Rp70 triliun pada 2027 melalui penguatan regulasi, literasi melalui Manasik Zakat, digitalisasi, dan perluasan 8 sumber zakat sesuai UU No.23/2011.
2. Mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaan yang menyasar 48 juta jiwa mustahik secara efektif, terukur, dan berdampak.
3. Bersama pemerintah mengentaskan kemiskinan 601 ribu mustahik atau 2,41 juta jiwa penerima manfaat di tahun 2027.
4. Memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah dari tingkat provinsi hingga desa agar pengelolaan zakat terhubung dengan agenda pembangunan daerah.
5. Mengaktivasi seluruh UPZ Desa sebagai ujung tombak layanan zakat di tingkat komunitas.
6. Menjaga nama baik dan kepercayaan muzaki, Presiden, Pemerintah, dan masyarakat melalui tata kelola yang amanah, transparan, dan akuntabel.
7. Memperkuat kolaborasi dengan jaringan pengusaha dan kelompok profesi sebagai mitra strategis.
8. Mendukung penguatan kedudukan hukum kelembagaan BAZNAS serta sinergi dengan Bappenas/Bappeda melalui pemanfaatan DTSEN dan Indeks Zakat Nasional.
9. Memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian RI untuk menjaga kepatuhan dan integritas pengelolaan zakat.
10. Merespon cepat penanganan bencana alam, kemanusiaan, dan sosial di skala lokal, nasional, dan global.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyatakan siap mengimplementasikan 10 resolusi tersebut untuk memperluas manfaat dana umat dan mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.
Sumber: Siaran Pers Resmi BAZNAS RI - http://baznas.go.id*
_Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026 | Jakarta, 16 Oktober 2026_
BERITA16/10/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Kunci Utama Dana Umat Berdampak Pada Ekonomi Masif Adalah Integrasi DTSEN
DATA TEPAT ZAKAT BERDAMPAK: BAZNAS Pesisir Barat Siap Integrasikan DTSEN dan SIMZAT Kemenag RI
JAKARTA, BAZNAS PESISIR BARAT – Memasuki hari kedua pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 di Jakarta pada Rabu (14/10/2026), fokus penguatan tata kelola zakat nasional diarahkan pada digitalisasi dan akurasi data. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono, menegaskan bahwa kunci utama agar dana umat memberikan dampak ekonomi yang masif adalah melalui integrasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dalam forum tersebut, Kemenag RI juga memperkenalkan SIMZAT, sebuah aplikasi ekosistem digital terpadu yang dirancang khusus untuk mendukung pencatatan data mustahik, proses penghimpunan, hingga pelaporan pendistribusian dana ZIS secara nasional.
Menghapus Duplikasi Bantuan lewat Pemadanan Data
Dalam paparannya, Prof. H. Waryono menjelaskan bahwa potret DTSEN sangat krusial bagi BAZNAS di seluruh daerah untuk mengidentifikasi calon penerima manfaat secara objektif berdasarkan tingkat kesejahteraannya.
“Pemetaan lewat DTSEN ini menjadi ikhtiar kita untuk memastikan penyaluran, pendistribusian, dan seterusnya tetap tepat sasaran berdasarkan kondisi sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, data ini membantu Bapak dan Ibu BAZNAS seluruh Indonesia untuk sampai pada penyaluran yang terarah dan dampaknya terukur,” ujar Waryono.
Integrasi data terpadu ini membawa tiga keuntungan manajerial utama:
• Mencegah Duplikasi: Sistem yang terhubung membuat BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat mendeteksi jenis bantuan yang sudah diterima oleh mustahik dari pemerintah, sehingga penyaluran berikutnya tidak tumpang tindih.
• Pemutakhiran Berkala: Pemadanan data dijadwalkan berlangsung setiap enam bulan sekali, disusul dengan evaluasi berkala setahun sekali demi merekam perubahan status sosial ekonomi jemaah di lapangan.
• Klasterisasi Penerima: Masyarakat dengan kerentanan paling tinggi (Desil 1) difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pokok (bantuan konsumtif dasar). Sementara kelompok yang memiliki potensi berkembang akan didorong melalui program pemberdayaan ekonomi produktif.
Pembagian Peran yang Jelas
Guna mencapai visi "Data Tepat, Zakat Berdampak, Umat Sejahtera", Kemenag menetapkan pembagian kerja yang rigid. Kementerian Agama bertindak sebagai pengendali data makro, sedangkan BAZNAS bersama LAZ bergerak aktif sebagai pemroses data teknis di lapangan.
Aksi Nyata BAZNAS Pesisir Barat
Merespons cetak biru digitalisasi dari pusat, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, menyatakan komitmennya untuk segera menyelaraskan sistem operasional di daerah dengan aplikasi SIMZAT.
Sejalan dengan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, BAZNAS Pesisir Barat akan bergerak cepat merangkul Kantor Kemenag Pesisir Barat serta para Peratin (Kepala Desa) di tingkat pekon. Pemadanan data ini akan langsung diterapkan pada program-program strategis lokal, seperti program Ngaras Peduli, bantuan yatim piatu, serta penyaluran infak khusus bagi keluarga besar nelayan Labuhan Siging agar sepenuhnya transparan dan akuntabel.
BERITA15/10/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Turut Hadir Dan Mensukseskan RAKORNAS BAZNAS RI DI KEMAYORAN JAKARTA
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat turut menghadiri dan mensukseskan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2026 yang diselenggarakan di Kemayoran, Jakarta. Kehadiran ini diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, bersama Wakil Ketua I, Ky Agus Mawardi, sebagai bentuk komitmen daerah dalam menyelaraskan target pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) nasional sebesar Rp70 triliun pada tahun 2027.
Informasi ini bersumber dari siaran pers resmi BAZNAS RI dalam pembukaan Rakornas yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 dengan mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”.
Komitmen BAZNAS Pesisir Barat di Rakornas 2026
• Sinergi Target Nasional: Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyatakan kesiapan daerah untuk bergerak bersama mengejar target pengumpulan Rp70 triliun demi memperluas jangkauan manfaat zakat hingga ke tingkat kabupaten.
• Pengentasan Kemiskinan Daerah: Selaras dengan arahan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., BAZNAS Pesisir Barat fokus pada optimalisasi dana zakat secara produktif untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pembayar zakat).
• Penguatan Konsolidasi: Melalui koordinasi yang dihadiri Wakil Ketua I Ky Agus Mawardi, BAZNAS Pesisir Barat aktif mengikuti komisi strategi guna membawa hasil resolusi zakat yang berdampak nyata bagi kesejahteraan umat di Pesisir Barat.
Dihadiri Tokoh-Tokoh Nasional
Pembukaan agenda besar di Kemayoran ini diikuti sekitar 1.300 peserta dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain:
• Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, S.Sos., M.Si.
• Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.
• Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.
• Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si.
• Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Mr. Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattar.
Selain itu, rangkaian acara diisi dengan sesi Zakat Strategic Talks bersama jajaran Menteri Koordinator, Kadin, serta pimpinan lembaga tinggi negara.
Sebagai penutup program pada Kamis, 15 Oktober 2026, Rakornas akan membacakan "Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan Bangsa" serta menggelar Grand BAZNAS Awards 2026 sebagai puncak konsolidasi zakat nasional.
BERITA13/10/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
MUI Pesisir Barat Menggelar Pertemuan Silaturahmi Hangat Dengan Bupati Pesisir Barat
Perkuat Sinergi Umat, BAZNAS Pesisir Barat Sambut Positif Kesiapan MUI Pesibar Menuju Musda XI Lampung
KRUI — Hubungan harmonis antardokumentasi keagamaan di Kabupaten Pesisir Barat terus diperkuat demi kemaslahatan umat. Hal ini terlihat saat jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesisir Barat menggelar pertemuan silaturahmi hangat dengan Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Bupati pada Selasa malam, 6 Oktober 2026, selepas ibadah salat Isya.
Selain mempererat tali silaturahmi, kunjungan ini bertujuan untuk melaporkan secara langsung kesiapan dan kematangan koordinasi kafilah MUI Pesisir Barat yang akan bertolak menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI MUI Provinsi Lampung. Perhelatan akbar tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada minggu depan, tepatnya tanggal 15 hingga 17 Oktober 2026, bertempat di Hotel Horison, Bandar Lampung.
Bupati Dedi Irawan menyambut baik laporan tersebut dan memberikan apresiasi serta dukungan penuh atas kesiapan MUI Pesisir Barat. Beliau berharap momentum Musda XI ini dapat melahirkan gagasan-gagasan strategis yang mampu membawa kemajuan bagi umat Islam, khususnya di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama.
Di tempat terpisah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut memberikan dukungan moral atas keberangkatan pengurus MUI Pesibar. Sebagai mitra strategis dalam penguatan kemaslahatan dan kesejahteraan umat, BAZNAS Pesisir Barat berharap keikutsertaan MUI dalam Musda XI mampu memperkuat sinergi program keagamaan, termasuk dalam optimalisasi gerakan zakat, infak, dan sedekah di tingkat provinsi maupun kabupaten. Sinergi yang kuat antara umara (pemerintah), ulama (MUI), dan lembaga pengelola zakat (BAZNAS) diyakini menjadi pilar utama pembangunan mental dan kesejahteraan masyarakat Pesisir Barat yang berkelanjutan.
BERITA08/10/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Apresiasi Langkah Nyata Pembangunan, Ketua BAZNAS PESISIR BARAT Ajak Masyarakat Fokus Pada Keberhasilan Pembangunan Jembatan Way haru
Apresiasi Langkah Nyata Pembangunan, Ketua BAZNAS Pesisir Barat Ajak Masyarakat Fokus pada Keberhasilan Pembangunan Jembatan Way Haru
PESISIR BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah nyata pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah terisolir.
Hal ini menanggapi peninjauan langsung dan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, dalam proyek pembangunan jembatan penghubung 4 desa di Way Haru, Kecamatan Bengkunat pada Kamis, 27 Agustus 2026. Pembangunan jembatan ini menjadi angin segar bagi mobilitas, perekonomian, dan kemaslahatan warga setempat yang selama ini mendambakan akses transportasi yang lebih layak.
Menyikapi dinamika dan respons di tengah masyarakat terkait pembangunan tersebut, Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan pesan yang sejuk namun tegas. Beliau mengajak seluruh pihak untuk menyambut baik pencapaian ini dan mengesampingkan perbedaan pandangan yang tidak produktif.
"Nada-nada sumbang dan berbagai argumentasi yang ada akan kehilangan maknanya bila dihadirkan keberhasilan yang nyata," ujar Faisol Mudain menegaskan dukungannya terhadap kerja keras jajaran pemerintah daerah.
Melalui rilis resmi ini, BAZNAS Pesisir Barat juga menyematkan doa terbaik bagi pemimpin daerah agar senantiasa diberikan kekuatan. "Sehat selalu Pak Bupati," tulis pesan dalam publikasi tersebut, mencerminkan sinergi yang kuat antara ulama, umara (pemerintah), dan lembaga pengelola zakat untuk terus berkolaborasi membangun Pesisir Barat yang lebih maju dan sejahtera.
BERITA08/10/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Pimpinan dan Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Ucapan Selamat atas Pengangkatan Tokoh-Tokoh Bangsa sebagai Dewan Pertimbangan Presiden
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilih serta diembannya amanah baru bagi para tokoh dan ulama terkemuka bangsa sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Adapun para tokoh bangsa yang mendapatkan kepercayaan mengemban amanah tersebut meliputi:
KH. Said Aqil Siradj
KH. Yahya Cholil Staquf
KH. Anwar Iskandar
Nyai Hj. Sinta Nuriyah A. Wahid
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan harapan agar para ulama dan tokoh nasional ini senantiasa diberikan kesehatan, petunjuk, serta kemudahan oleh Allah SWT dalam memberikan sumbangsih pemikiran, nasihat, dan pertimbangan terbaik bagi kemajuan serta kesejahteraan Bangsa Indonesia.
Kehadiran para ulama dan tokoh bangsa di lingkaran Wantimpres diharapkan mampu terus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, keberagaman, serta keberpihakan terhadap kemaslahatan umat dan kesejahteraan sosial di seluruh pelosok Tanah Air.
BERITA07/10/2026 | Febriyade
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan Selamat Dirgahayu TNI ke-81.
KRUI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan Selamat Dirgahayu TNI ke-81. BAZNAS mengapresiasi peran dan dedikasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga kedaulatan bangsa serta sinergi yang terus terjalin dalam mendukung program kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pesisir Barat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyatakan bahwa TNI tidak hanya menjadi benteng pertahanan negara, tetapi juga mitra strategis dalam berbagai kegiatan sosial dan pendistribusian bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Semoga TNI semakin solid, profesional, dicintai rakyat, serta senantiasa bersinergi bersama lembaga pengelola zakat dalam membangun kesejahteraan umat, khususnya di Kabupaten Pesisir Barat," ujarnya.
Melalui momentum HUT TNI ke-81 ini, BAZNAS Pesisir Barat berharap sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan lembaga sosial dapat terus diperkuat demi menciptakan ketahanan sosial dan kemasyarakatan yang lebih kokoh.
BERITA07/10/2026 | Febriyade
BAZNAS PESISIR BARAT Ucapkan Selamat Atas Ditetapkannya KH Muhyiddin Tohir sebagai Wasekjen PBNU 2026-2031
BAZNAS Pesisir Barat Ucapkan Selamat atas Ditetapkannya KH. Muhyiddin Tohir sebagai Wasekjend PBNU Periode 2026-2031
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat) secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas penetapan KH. Muhyiddin Tohir sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Wasekjend PBNU) untuk periode 2026-2031.
Ucapan apresiasi ini disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Muda'in. Pihak lembaga berharap agar amanah serta kepercayaan besar yang diberikan kepada KH. Muhyiddin Tohir dapat membawa dampak positif bagi kemaslahatan umat secara luas.
"Semoga amanah dan kepercayaan ini menjadi sarana penambah keberkahan, kebermanfaatan, serta pengabdian yang nyata bagi kebangkitan umat, dakwah Islam Rahmatan lil 'Alamin, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ungkap Faisol Muda'in dalam pernyataan resminya.
Penetapan kepengurusan baru PBNU periode 2026-2031 ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara lembaga keagamaan dan lembaga sosial seperti BAZNAS dalam membangun kemandirian ekonomi umat dan memperkokoh persatuan bangsa.
BERITA04/10/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Peringati Hari Batik Nasional 2026, BAZNAS Pesisir Barat Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Batik Nasional yang diperingati pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Melalui momentum bersejarah ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Muda'in, menyampaikan ajakan hangat kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga dan memelihara kelestarian warisan leluhur bangsa.
"Mari lestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa dan kebanggaan Indonesia," ujar Faisol Muda'in.
Hari Batik Nasional sendiri menjadi pengingat penting akan pengakuan dunia internasional terhadap keindahan dan nilai filosofis batik Indonesia. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap momentum ini dapat memperkuat rasa cinta tanah air serta mendorong apresiasi terhadap karya-karya pengrajin lokal di seluruh pelosok nusantara.
BERITA02/10/2026 | Ari beni
BAZNAS PESISIR BARAT Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya KAPOLRI Baru
Dukung Sinergitas, BAZNAS Pesisir Barat Beri Selamat atas Penunjukan Komjen Pol Syuyudi Ario Seto sebagai Kapolri
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat) secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas penunjukan Komjen Pol Syuyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru.
Ucapan penuh rasa syukur dan dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Muda'in, beserta seluruh jajaran staf dan keluarga besar BAZNAS Pesisir Barat.
"Kami segenap keluarga besar BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat mengucapkan selamat dan sukses yang setinggi-tingginya kepada Komjen Pol Syuyudi Ario Seto atas amanah baru yang diemban sebagai pimpinan tertinggi Kepolisian Republik Indonesia," ujar Faisol Muda'in.
Penunjukan ini diharapkan dapat membawa Korps Bhayangkara ke arah yang semakin profesional, presisi, serta senantiasa mengayomi dan melindungi masyarakat. Pihak BAZNAS Pesisir Barat juga berharap kepemimpinan yang baru ini dapat terus memperkuat sinergi antara kepolisian dan lembaga-lembaga sosial keagamaan di daerah demi kemaslahatan umat.
Melalui momentum ini, BAZNAS Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi bersama seluruh elemen negara, termasuk jajaran kepolisian, dalam menyukseskan program-program sosial, kemanusiaan, serta pengentasan kemiskinan demi kemajuan bangsa.
BERITA01/10/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pelaku UMKM di Pekon Kebuayan
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Pada Selasa, 29 September 2026, BAZNAS Pesisir Barat secara resmi menyalurkan bantuan modal usaha kepada salah satu pelaku UMKM di Pekon Kebuayan.
?Bantuan modal usaha dalam bentuk donasi tunai ini diserahkan langsung kepada Ibu Elsa, pemilik "Warung Mak Elsa". Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha mikro lokal agar dapat terus tumbuh dan memperkuat perekonomian keluarga.
?Melalui program penyerahan modal usaha ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat serta mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan masyarakat.
Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS
Bank Lampung – Rekening Zakat
Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7
Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh
Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7265-1345-34
Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id
Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA01/10/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Santunan untuk Anak Yatim Piatu di Kecamatan Ngaras
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim piatu di Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat, pada Rabu (30/9/2026).
Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, dengan didampingi jajaran komisioner serta staf Baznas Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam sambutannya, Ustadz Faisol Mudain menyampaikan bahwa penyaluran santunan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial Baznas untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meringankan beban anak-anak yatim piatu di wilayah Pesisir Barat.
"Alhamdulillah, hari ini kami dari Baznas Kabupaten Pesisir Barat dapat bersilaturahmi dan berbagi kasih bersama anak-anak kita, para yatim piatu di Kecamatan Ngaras. Semoga bantuan ini dapat membawa keberkahan dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan mereka," ujar Ustadz Faisol.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzakki serta munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Pesisir Barat, sehingga berbagai program kepedulian masyarakat dapat terus terlaksana secara berkelanjutan.
Kegiatan penyaluran santunan berlangsung dengan penuh khidmat dan kehangatan. Senyum gembira terpancar dari wajah anak-anak penerima manfaat saat menerima bantuan langsung dari jajaran pimpinan Baznas.
Melalui kegiatan ini, Baznas Kabupaten Pesisir Barat berharap semangat saling peduli dan berbagi di tengah masyarakat semakin menguat, khususnya dalam memperhatikan kesejahteraan anak-anak yang membutuhkan di seluruh penjuru Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA01/10/2026 | Ari beni
Wujud Kepedulian, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Salurkan Santunan untuk Kaum Dhuafa di Kecamatan Ngaras
PESISIR BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat kembali menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pada Rabu, 30 September 2026, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyalurkan bantuan santunan secara langsung kepada kaum dhuafa di wilayah Kecamatan Ngaras.
Kegiatan penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, dengan didampingi oleh jajaran komisioner serta staf BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
Ustadz Faisol Mudain menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk penyerahan amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang dikelola oleh BAZNAS untuk dibagikan kepada mereka yang berhak menerima (mustahik).
"Penyaluran bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap penderitaan dan kebutuhan saudara-saudara kita, khususnya kaum dhuafa di Kecamatan Ngaras. Kami turun langsung ke rumah-rumah warga untuk memastikan bantuan diterima dengan tepat sasaran," ujar Ustadz Faisol.
Proses penyerahan santunan dilakukan secara door-to-door mendatangi kediaman warga penerima manfaat. Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti kedatangan rombongan BAZNAS yang menyapa langsung para penerima bantuan.
Pihak BAZNAS berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban ekonomi warga serta membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. BAZNAS Pesisir Barat juga terus mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
BERITA01/10/2026 | Ari beni
BAZNAS PESISIR BARAT, Shodaqoh Sebagai Jalan Kebaikan Bagi Kaum Dhuafa dan Anak Yatim
BAZNAS PESISIR BARAT: SHODAQOH SEBAGAI JALAN KEBAIKAN BAGI KAUM DHUAFA SERTA ANAK YATIM
PESISIR BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus berkomitmen untuk menggerakkan kepedulian sosial melalui pengelolaan dana umat yang amanah. Dalam berbagai program kemaslahatan, BAZNAS Pesisir Barat menegaskan bahwa ibadah shodaqoh (sedekah) memiliki peran krusial sebagai energi spiritual sekaligus poros keadilan sosial bagi masyarakat landasan bawah (mustahik).
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudaim, menyampaikan bahwa shodaqoh yang disalurkan oleh para donatur merupakan instrumen penting untuk menyambungkan masyarakat yang kuat dengan yang lemah. Melalui shodaqoh, sekat-sekat kesenjangan sosial dapat dikikis dan digantikan oleh rasa solidaritas yang nyata.
BAZNAS Pesisir Barat merangkum sejumlah manfaat nyata dari gerakan shodaqoh, khususnya bagi kelangsungan hidup kaum dhu’afa dan pemenuhan masa depan anak yatim di Pesisir Barat:
• Menghidupkan Asa dan Pendidikan Anak Yatim: Setiap rupiah shodaqoh yang dititipkan melalui BAZNAS disalurkan dalam bentuk santunan dan bantuan pemenuhan kebutuhan hidup. Langkah ini krusial untuk menjaga kelayakan hidup dan mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak yatim agar masa depan mereka tetap cerah.
• Menjaga Martabat Kaum Dhu’afa: Melalui program bantuan sosial rutin dan layanan kemanusiaan, shodaqoh hadir sebagai jaring pengaman agar tidak ada kaum dhu’afa maupun lansia yang tertinggal dalam arus pembangunan wilayah.
• Mendatangkan Keberkahan Hidup Muzakki: Bagi mereka yang memberi, shodaqoh tidak akan mengurangi harta melainkan membersihkannya, membawa ketenangan jiwa, serta melipatgandakan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka.
Gerakan sadar zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS) ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat yang berharap kolaborasi sosial ini terus memperkuat ketahanan ekonomi umat.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, majelis taklim, hingga pelaku usaha di Pesisir Barat untuk terus konsisten menitipkan kepeduliannya," ujar Ustadz Faisol Mudaim. "Mari bersama BAZNAS Pesisir Barat, kita jadikan setiap kebaikan yang kita lepaskan sebagai manfaat besar bagi sesama yang membutuhkan".
BERITA30/09/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Camat Ngaras Suparmi, S.Ip., M.M Ajak Masyarakat Hidupkan Semangat Bersedekah Melalui BAZNAS PESISIR BARAT
BERITA RESMI BAZNAS KABUPATEN PESISIR BARAT
Camat Suparmi, S.IP., M.M. Ajak Masyarakat Hidupkan Semangat Bersedekah Melalui BAZNAS Pesisir Barat
PESISIR BARAT – Camat Suparmi, S.IP., M.M., memberikan dukungan penuh terhadap program kemanusiaan yang digulirkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat. Hal ini disampaikannya secara langsung di hadapan jajaran pimpinan BAZNAS, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat dalam acara penyaluran santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa.
Dalam pidatonya, Suparmi menekankan bahwa kehadiran pemerintah dan masyarakat di acara tersebut bukan sekadar menyaksikan pembagian bantuan fisik, melainkan sebuah cerminan dari rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial yang mendalam. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan sedekah sebagai gaya hidup sehari-hari melalui lembaga resmi seperti BAZNAS agar penyalurannya tepat sasaran dan mampu mengangkat kesejahteraan warga.
Untuk mendokumentasikan momentum penting ini secara utuh, berikut adalah isi lengkap teks sambutan yang disampaikan oleh Camat Suparmi, S.IP., M.M.:
"Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Selamat pagi/siang dan salam sejahtera untuk kita semua.
Yang saya hormati jajaran pimpinan BAZNAS,
Yang saya hormati para tokoh agama, tokoh masyarakat,
Serta seluruh warga masyarakat, khususnya anak-anakku dan Saudara-saudaraku sekalian yang saya cintai.
Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam acara penyaluran santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa ini dalam keadaan sehat walafiat.
Bapak, Ibu, dan seluruh warga yang saya banggakan,
Kehadiran kita hari ini bukan sekadar untuk menyaksikan pembagian bantuan fisik. Lebih dari itu, acara ini adalah cerminan dari rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial kita. Melalui momen yang mulia ini, saya selaku Camat ingin mengetuk hati kita semua untuk lebih peduli dan menghidupkan kembali semangat bersedekah.
Sedekah bukanlah tentang seberapa besar nominal yang kita keluarkan, melainkan tentang seberapa tulus kita ingin berbagi kebahagiaan. Di sekitar kita, masih banyak saudara-saudara kita, anak-anak yatim, dan kaum dhuafa yang membutuhkan uluran tangan. Senyum yang terukir di wajah mereka hari ini adalah bukti nyata bahwa sedikit kepedulian dari kita sangat berarti bagi hidup mereka.
Ingatlah, harta yang kita sedekahkan tidak akan pernah berkurang, justru Allah SWT menjanjikan keberkahan dan kelipatan rezeki bagi mereka yang gemar berbagi. Sedekah juga menjadi pelindung kita, penolak bala, dan pembersih jiwa.
Oleh karena itu, mari kita jadikan sedekah sebagai bagian dari gaya hidup kita sehari-hari. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari tingkat RT, RW, hingga desa/kelurahan—untuk bahu-membahu mendukung program kemanusiaan seperti yang dikelola oleh BAZNAS ini. Mari kita titipkan sebagian rezeki kita melalui lembaga resmi agar penyalurannya tepat sasaran dan mampu mengangkat kesejahteraan warga kita yang membutuhkan.
Sebelum saya akhiri, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS dan seluruh donatur yang telah peduli. Kepada anak-anakku dan para penerima manfaat, tetaplah semangat dan optimis. Kalian tidak sendiri, ada kami dan seluruh masyarakat yang selalu menyayangi kalian.
Mari bersama-sama kita bangun wilayah kita ini menjadi lingkungan yang penuh berkah, aman, dan sejahtera melalui kepedulian sosial yang tinggi.
Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
BERITA30/09/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Ajak Umat Menjaga Persatuan Dan Ideologi Pancasila
Peringatan Peristiwa G30S/PKI 2026, BAZNAS Pesisir Barat Ajak Umat Menjaga Persatuan dan Ideologi Pancasila
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat) turut serta memperingati salah satu momen bersejarah bangsa, yakni Hari Peringatan Peristiwa G30S/PKI yang jatuh pada hari ini, Rabu, 30 September 2026.
Melalui momentum ini, Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Muda'in, menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Muslim di Kabupaten Pesisir Barat. Ia mengajak masyarakat untuk merefleksikan kembali sejarah bangsa demi masa depan yang lebih kokoh.
"Menjaga Persatuan, Menguatkan Ideologi Pancasila untuk Indonesia yang Lebih Baik," ungkap Faisol Muda'in dalam kutipan resmi kedinasan BAZNAS Pesisir Barat.
Peringatan ini juga diselaraskan dengan visi besar BAZNAS yang mengusung tema "Zakat Menguatkan Indonesia: Bersama Umat Membangun Negeri". Melalui semangat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi sosial dan ekonomi masyarakat sipil. Penguatan ini dinilai sejalan dengan upaya menjaga kedaulatan serta ideologi Pancasila di tingkat daerah.
Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program perzakatan atau ingin berkontribusi dalam pembangunan umat dapat mengunjungi kanal media sosial resmi di Instagram, Facebook, dan TikTok melalui akun BAZNAS PESISIR BARAT.
BERITA30/09/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Mengikuti Pendalaman Materi Strategis Pengelolaan Zakat
PERKOKOH SINERGI TINGKAT NASIONAL DAN PROVINSI:
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Ikuti Program BSD di Hotel EmersiaBANDAR LAMPUNG, BAZNAS PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan demi mewujudkan tata kelola zakat yang profesional dan akuntabel.
Hal ini dibuktikan dengan kehadiran aktif Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, dalam kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) bersama pimpinan BAZNAS se-Provinsi Lampung di Hotel Emersia.Melalui forum peningkatan kompetensi ini, BAZNAS Pesisir Barat memperkuat jejaring komunikasi serta mendalami strategi penyelarasan regulasi keuangan dan pengelolaan kelembagaan.Sinergi Erat Bersama Ketua BAZNAS RI dan Gubernur Lampung
Dokumentasi kegiatan menunjukkan momentum krusial yang memperkuat posisi BAZNAS Pesisir Barat dalam peta gerakan zakat nasional dan daerah:Bersama Ketua BAZNAS RI: Bapak Faisol Muda'in berfoto bersama Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid.,M Sc, yang menegaskan komitmen BAZNAS Pesisir Barat untuk tegak lurus mengimplementasikan visi besar pusat di daerah.Bersama Gubernur Lampung: Kehadiran dan dukungan langsung dari Gubernur Lampung dalam forum tersebut mempererat hubungan koordinasi kemitraan strategis antara lembaga amil zakat dengan pemerintah provinsi demi kemaslahatan masyarakat Lampung, khususnya di Pesisir Barat.Kerja sama yang harmonis ini diperkuat oleh peran jajaran Pembina (Bupati & Wakil Bupati Pesisir Barat) serta para Komisioner yang selalu mendukung penuh setiap program
kemanusiaan di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama.Pendalaman Materi Strategis Pengelolaan Zakat
Dalam ruang pelatihan BSD, para pimpinan dibekali dengan instrumen manajerial modern guna menghadapi tantangan tata kelola keuangan daerah:Strategi dalam Kebijakan Daerah (Optimalisasi & Harmonisasi):Belanja Pegawai/Gaji: Memastikan penganggaran biaya operasional hak amil berjalan sesuai dengan regulasi baku yang efisien.Nilai Tambah Penyediaan Sarpras: Mendorong pemanfaatan aset dan sarana prasarana penunjang demi memaksimalkan kinerja pengumpulan di lapangan.Optimalisasi Zakat ASN: Menyusun formula instruksi kepala daerah yang efektif untuk mendorong penunaian ZIS dari sektor Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kepatuhan Terhadap Regulasi & Kinerja Pengelolaan:Menelaah secara mendalam aspek kepatuhan hukum syariah, kepatuhan regulasi formal (UU No. 23/2011), dampak program bagi mustahik, serta tingkat efisiensi pengelolaan.Memetakan target dan realisasi pertumbuhan pengumpulan zakat, jumlah penerima manfaat, efektivitas biaya operasional, serta indeks kepuasan publik terhadap layanan BAZNAS.Keikutsertaan aktif dalam program BAZNAS Strategic Development ini menjadi modal besar bagi BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat untuk membawa perubahan positif, menyempurnakan transparansi organisasi, serta memastikan penyaluran bantuan bagi anak yatim dan kaum dhuafa semakin tepat sasaran.
BERITA27/09/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Hadir Dalam Kegiatan BSD _ BAZNAS STRATEGIS DEVELOPMENT
KOKOHKAN KEPEMIMPINAN KOLEKTIF:
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Dalami Materi Fondasi Nilai Dasar Amil dalam Program BSD di Emersia
BANDAR LAMPUNG, BAZNAS PESISIR BARAT – Rangkaian agenda BAZNAS Strategic Development (BSD) yang diikuti oleh jajaran pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Lampung di Hotel Emersia memasuki materi fundamental. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, hadir di garda terdepan untuk menyerap pemikiran strategis demi peningkatan mutu pelayanan umat di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama.Pelatihan ini menuntut para pimpinan daerah untuk mentransformasi tata kelola internal organisasi menjadi lebih dinamis, luhur, dan profesional.Lima Pilar Fondasi Nilai Dasar BAZNASDalam sesi pemaparan materi yang terdokumentasi di dalam forum, BAZNAS menetapkan Fondasi Nilai Dasar utama yang wajib diinternalisasi oleh segenap amil dan pimpinan komisioner daerah, meliputi:Profesionalisme: Menjalankan pengelolaan ZIS secara kompeten, tangkas, dan responsif terhadap dinamika sosial.Integritas: Menjaga kejujuran dan ketulusan niat sebagai benteng utama dari penyalahgunaan wewenang.
Akuntabilitas: Menyajikan tata kelola keuangan dan administrasi program secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik serta regulasi.Sinergi: Membuka ruang kemitraan yang luas bersama jajaran Pembina (Bupati & Wakil Bupati Pesisir Barat) serta instansi sektoral daerah.Kemanusiaan: Menempatkan empati dan kepedulian sosial sebagai ruh dari setiap program pendayagunaan.Menjawab Tantangan Organisasi Lewat Sistem Kolektif Kolegial
Materi krusial lain yang dibahas secara mendalam dalam forum BSD ini adalah urgensi penerapan sistem Kolektif Kolegial di tubuh pimpinan komisioner. Sistem ini diadopsi sebagai jawaban rasional untuk mengatasi berbagai kelemahan manajemen tradisional melalui poin-poin keuntungan taktis:Mengurangi Subjektivitas & Dominasi: Menjauhkan keputusan strategis dari subjektivitas pribadi, bias kepentingan individu, maupun dominasi figur tertentu di dalam lembaga.
Pembagian Beban Kerja yang Adil: Mendistribusikan tanggung jawab secara merata di antara para komisioner sehingga meminimalisir risiko kelalaian tugas.Mencegah Potensi Conflict of Interest: Membentengi lembaga dari konflik kepentingan internal yang dapat merusak citra kelembagaan zakat di mata muzaki.Meningkatkan Kepercayaan Publik: Melalui musyawarah mufakat kolektif, keputusan yang dilahirkan menjadi lebih matang, kredibel, dan sah secara hukum syar'i maupun regulasi.Di sela-sela kegiatan, Bapak Faisol Muda'in tampak aktif berdiskusi dan memberikan pandangan-pandangan taktis di hadapan para delegasi pimpinan se-Provinsi Lampung.
Keikutsertaan aktif ini membuktikan bahwa BAZNAS Pesisir Barat siap mengimplementasikan kultur kerja yang transparan, modern, dan kompak demi menebar maslahat yang lebih luas bagi para yatim dan dhuafa di Pesisir Barat.
BERITA27/09/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →