WhatsApp Icon
Adopsi Pola Pikir Transformatif, BAZNAS PESISIR BARAT Siap Implementasikan Paradigma Baru Fundraising

Adopsi Pola Pikir Transformatif, BAZNAS Pesisir Barat Siap Implementasikan Paradigma Baru Fundraising

PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen penuh untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dana umat dengan mengadopsi Paradigma Baru Fundraising. Langkah ini diambil guna menggeser metode pengelolaan zakat lama yang bersifat konvensional menuju pola pikir baru yang lebih transformatif dan berdampak luas.

Berdasarkan arahan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS, jajaran amil zakat di Pesisir Barat kini diarahkan untuk meninggalkan pendekatan lama (Transactional Amil) dan beralih ke pendekatan modern (Impact & Solution Driver). Perubahan mendasar ini mencakup tiga poin utama, yaitu:

1. Menawarkan Dampak Nyata vs Meminta Bantuan

Jika sebelumnya pola pikir tradisional cenderung memosisikan lembaga amil sebagai beban sosial yang memerlukan belas kasihan saat meminta bantuan, kini BAZNAS Pesisir Barat fokus memaparkan program yang menawarkan dampak. Lembaga akan secara transparan menunjukkan perubahan nyata yang diciptakan untuk menyelesaikan kemiskinan di wilayah Bumi Para Sai Batin dan Ulama.

2. Solusi Sosial Terpadu vs Menjual Kewajiban

BAZNAS Pesisir Barat melepas cara-cara kaku yang terlalu menekankan aspek hukum fikih formal zakat tanpa empati. Sebagai gantinya, diadopsi konsep Solusi Sosial Terpadu, di mana lembaga memosisikan diri sebagai jembatan bagi program kepedulian sosial para muzaki (pemberi zakat) agar tersalurkan secara tepat dan humanis.

3. Fokus Kemanfaatan vs Fokus Target Nominal

Pendekatan fundraising tidak lagi berorientasi semata-mata pada pencapaian target angka akhir pengumpulan nominal uang. Pola pikir baru memprioritaskan keberlangsungan mustahik (penerima zakat) jangka panjang agar mereka dapat mandiri secara ekonomi dan sosial.

Melalui transformasi paradigma ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat semakin meningkat, sehingga pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan lebih optimal, terstruktur, dan berkelanjutan.

24/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Kawal Generasi Qur ani,Duta BAZNAS PESISIR BARAT Ikut Membersamai Pelepasan Kafilah MTQ Ke 53 Tingkat Provinsi Lampung

KAWAL GENERASI QUR'ANI: Duta BAZNAS Pesisir Barat Ikut Membersamai Pelepasan Kafilah MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung

KRUI, BAZNAS PESISIR BARAT – Nuansa khidmat dan penuh optimisme menyelimuti acara pelepasan rombongan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Pesisir Barat yang akan bertolak mewakili daerah pada ajang bergengsi MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung. Agenda penting ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat, Bapak Irawan Topani, serta Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Irhamsyah, beserta jajaran official dan pelatih.

Sebagai bentuk nyata dari sinergi kemaslahatan, kebersamaan, dan dukungan spiritual lembaga, Duta BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Ky. Hadi Safrudin, turut hadir langsung membersamai rombongan kafilah di lokasi pelepasan. Kehadiran beliau menegaskan komitmen BAZNAS dalam mengawal penguatan akhlak mulia dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an.

Menanamkan Nilai Islam dan Generasi Qur'ani

Dalam sambutan mewakili Ketua Kafilah MTQ Kabupaten Pesisir Barat, Kasi Bimas Islam Irhamsyah menegaskan bahwa keikutsertaan kafilah ini membawa misi luhur yang jauh lebih besar daripada sekadar kompetisi fisik.

“Keikutsertaan kafilah dalam MTQ tidak semata-mata bertujuan meraih prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, memperkuat pemahaman nilai-nilai keislaman, serta membentuk generasi Qur'ani yang berakhlak mulia,” papar Irhamsyah.

Ajang MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung ini dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Lampung Selatan pada rentang tanggal 24 hingga 30 Oktober 2026.

Kekuatan Kontingen dan Cabang Perlombaan Pesisir Barat

Berdasarkan surat mandat resmi dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Pesisir Barat, daerah mengirimkan kontingen tangguh berkekuatan 34 peserta yang akan berkompetisi dalam empat cabang perlombaan utama, didukung penuh oleh tim pelatih, official, dan pendamping. Rincian kekuatan cabang yang diperlombakan meliputi:

1. Cabang Tilawah Al-Qur'an (12 Peserta): Mengikuti berbagai golongan mulai dari Tartil, Anak-anak, Remaja, Dewasa, Qira'at Mujawwad, dan Qira'at Murottal untuk kategori putra maupun putri.

2. Cabang Hifzh Al-Qur'an (10 Peserta): Berkompetisi dalam golongan hafalan 1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah, 10 juz, 20 juz, serta 30 juz untuk kategori putra dan putri.

3. Cabang Tafsir Al-Qur'an (4 Peserta): Mengikuti perlombaan dalam golongan Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab, masing-masing untuk kategori putra dan putri.

4. Cabang Khath Al-Qur'an (8 Peserta): Berkompetisi di golongan Naskah, Hiasan Mushaf, Kontemporer, dan Dekorasi untuk kategori putra dan putri.

Duta BAZNAS Pesisir Barat, Drs. Ky. Hadi Safrudin, di sela-sela acara pelepasan turut menyampaikan untaian doa dan motivasi agar para peserta senantiasa diberikan kesehatan, ketenangan jiwa, serta kelancaran saat tampil membawa nama harum Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama. BAZNAS berharap, kiprah para duta Qur'an ini dapat membawa berkah berlimpah bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat.

24/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Rilis Program Terbaru BAZNAS RI _Madrasah Layak Belajar

PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat siap menyelaraskan program kerja demi menyukseskan program nasional Madrasah Layak Belajar 2026 yang resmi diluncurkan oleh BAZNAS RI. Program ini menargetkan renovasi dan perbaikan fasilitas untuk 700 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) di seluruh Indonesia.

Peluncuran program strategis ini berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026). Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Asta Strata BAZNAS 2026–2031 yang mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi siswa dari keluarga miskin serta rentan.

Fokus Keberlanjutan Program

BAZNAS Pesisir Barat menyambut baik inisiatif ini sebagai momentum untuk mendorong peningkatan mutu sekolah-sekolah keagamaan swasta di tingkat daerah. Secara nasional, komitmen BAZNAS dalam dunia pendidikan telah teruji lewat pencapaian berikut:

• 2.000 madrasah telah dibantu sepanjang tahun 2024–2025.

• 37 provinsi dan 388 kabupaten/kota menjadi sebaran wilayah penerima manfaat.

• 409 madrasah di antaranya difokuskan pada wilayah prioritas kemiskinan ekstrem.

Selaras dengan Misi Keagamaan dan Pembangunan

Pihak BAZNAS RI menegaskan bahwa program Madrasah Layak Belajar ini didasarkan pada prinsip Maqashid Syariah, yaitu menjaga akal (hifz al-‘aql) melalui keberlanjutan pendidikan, serta menjaga jiwa (hifz al-nafs) dengan menyediakan ruang belajar yang aman dan kokoh.

Di tingkat lokal dan nasional, program ini sekaligus mendukung pencapaian target global SDGs Tujuan 4 mengenai pendidikan berkualitas, serta sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen penuh untuk mengawal agenda ini agar dampak pemerataan fasilitas pendidikan layak dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.

21/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Arah,Aksi Dan Dampak Merupakan Bagian Dari Materi RAKORNAS BAZNAS RI

ARAH, AKSI, DAN DAMPAK: Pimpinan BAZNAS Pesisir Barat Serap Materi Strategis Perencanaan dalam Rakornas BAZNAS RI 2026

JAKARTA, BAZNAS PESISIR BARAT – Jajaran pimpinan komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmen kuat dalam memperkokoh tata kelola lembaga di tingkat daerah. Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, didampingi oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan, Ky. Agus Mawardi, hadir dan mengikuti secara intensif rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2026 yang dipusatkan di Jakarta.

Kehadiran dua pimpinan teras BAZNAS Pesisir Barat ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan cetak biru (blueprint) pengumpulan dan pendistribusian dana umat dengan kebijakan strategis nasional.

Tiga Pilar Utama: Renstra, RKAT, dan Dampak

Dalam salah satu sesi materi inti Rakornas yang diserap langsung oleh delegasi Pesisir Barat, pimpinan pusat menekankan sebuah formula manajemen modern yang wajib diterapkan oleh seluruh BAZNAS daerah. Manajemen tersebut bertumpu pada tiga kalimat kunci:

• "Renstra adalah arah."

Rencana Strategis (Renstra) merupakan kompas organisasi yang memetakan ke mana arah gerakan zakat akan dibawa dalam jangka panjang.

• "RKAT adalah aksi."

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) adalah bentuk pengejawantahan dari strategi besar menjadi program-program aksi nyata, taktis, dan terencana di lapangan dalam durasi satu tahun berjalan.

• "Dampak adalah tujuan."

Tujuan akhir dan muara dari seluruh pengelolaan zakat bukanlah seberapa banyak dokumen yang tersusun, melainkan seberapa besar dampak (impact) nyata perubahan nasib yang dirasakan langsung oleh para mustahik (penerima zakat).

Membangun Sistem Pengelolaan yang Adaptif

Menindaklanjuti pesan kuat pimpinan pusat dalam Rakornas tersebut, Bapak Faisol Muda'in bersama Ky. Agus Mawardi menegaskan komitmennya untuk segera merombak pola penyusunan RKAT di Kabupaten Pesisir Barat agar tidak sekadar menjadi formalitas di atas kertas.

"Pesan pimpinan pusat sangat jelas dan menyentuh esensi amil. Kita tidak sekadar menyusun dokumen perencanaan, tetapi membangun sistem pengelolaan zakat yang terarah, terukur, adaptif, dan berdampak," tegas Faisol Muda'in.

Ky. Agus Mawardi selaku pimpinan bidang pengumpulan menambahkan bahwa prinsip adaptif akan segera diimplementasikan dalam strategi fundraising di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama. BAZNAS Pesisir Barat akan merancang skema pengumpulan yang ramah terhadap ekosistem lokal, termasuk penguatan infak nelayan di Pelabuhan Siging serta digitalisasi pembayaran ZIS.

Dengan menyelaraskan Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, hasil dari Rakornas 2026 ini siap dibawa pulang ke Krui untuk diwujudkan dalam program-program kemanusiaan yang lebih berdaya guna bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan keluarga prasejahtera di Pesisir Barat.

21/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil RAKORNAS BAZNAS RI 2026

BERITA BAZNAS PESISIR BARAT

BAZNAS Pesisir Barat Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil Rakornas BAZNAS RI 2026*

Pesisir Barat, Lampung* - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mendukung penuh hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang menghasilkan 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan.

Dikutip dari siaran pers resmi BAZNAS RI Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026, Rakornas yang digelar pada 13-15 Agustus 2026 di Jakarta tersebut diikuti 1.300 perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia dan dirangkaikan dengan peluncuran buku Rencana Strategis BAZNAS 2026-2031.

Sepuluh resolusi tersebut dibacakan langsung oleh Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., di hadapan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, http://M.Si., serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc. menegaskan, resolusi tidak boleh berhenti pada kesepakatan di atas kertas. Seluruh hasil Rakornas harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah.

Selama tiga hari, kita telah berkumpul, berdiskusi, menyampaikan berbagai pandangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan zakat nasional. Mari kita laksanakan Resolusi Jihad Zakat sebagai sebuah pendakian. Pendakian kita untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, memobilisasi zakat, infak, dan sedekah sebanyak-banyaknya, serta mendistribusikannya secara tepat waktu dan tepat jumlah," ujar Sodik sebagaimana dilansir laman resmi BAZNAS RI.

Ia menambahkan, komitmen tersebut harus dilaksanakan sungguh-sungguh untuk mewujudkan _khairu ummah_, yakni umat Islam yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi sehingga memberi rahmat bagi seluruh golongan.

Sementara itu, Hj. Saidah Sakwan, M.A. menegaskan resolusi tersebut meneguhkan Jihad Zakat sebagai ikhtiar bersama untuk pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif dan berdampak nyata.

Dengan semangat satu visi, satu arah, dan satu gerakan zakat nasional, kami menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan solidaritas kemanusiaan Indonesia," ujar Saidah.

Adapun 10 Resolusi Jihad Zakat Rakornas BAZNAS 2026 adalah sebagai berikut:*

1. Mencapai target pengumpulan ZIS-DSKL nasional Rp70 triliun pada 2027 melalui penguatan regulasi, literasi melalui Manasik Zakat, digitalisasi, dan perluasan 8 sumber zakat sesuai UU No.23/2011.

2. Mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaan yang menyasar 48 juta jiwa mustahik secara efektif, terukur, dan berdampak.

3. Bersama pemerintah mengentaskan kemiskinan 601 ribu mustahik atau 2,41 juta jiwa penerima manfaat di tahun 2027.

4. Memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah dari tingkat provinsi hingga desa agar pengelolaan zakat terhubung dengan agenda pembangunan daerah.

5. Mengaktivasi seluruh UPZ Desa sebagai ujung tombak layanan zakat di tingkat komunitas.

6. Menjaga nama baik dan kepercayaan muzaki, Presiden, Pemerintah, dan masyarakat melalui tata kelola yang amanah, transparan, dan akuntabel.

7. Memperkuat kolaborasi dengan jaringan pengusaha dan kelompok profesi sebagai mitra strategis.

8. Mendukung penguatan kedudukan hukum kelembagaan BAZNAS serta sinergi dengan Bappenas/Bappeda melalui pemanfaatan DTSEN dan Indeks Zakat Nasional.

9. Memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian RI untuk menjaga kepatuhan dan integritas pengelolaan zakat.

10. Merespon cepat penanganan bencana alam, kemanusiaan, dan sosial di skala lokal, nasional, dan global.

BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyatakan siap mengimplementasikan 10 resolusi tersebut untuk memperluas manfaat dana umat dan mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.

Sumber: Siaran Pers Resmi BAZNAS RI - http://baznas.go.id*

_Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026 | Jakarta, 16 Oktober 2026_

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl

Berita Terbaru

BAZNAS RI melalui BAZNAS Fundraising Forum Kembali Memperkenalkan Label Taat Zakat
BAZNAS RI melalui BAZNAS Fundraising Forum Kembali Memperkenalkan Label Taat Zakat
*SIARAN PERS* _Nomor: 367/HUM-BAZ/X/2025_ Rabu, 1 Oktober 2025 *Label Taat Zakat BAZNAS RI Perkuat Reputasi Perusahaan* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Fundraising Forum kembali memperkenalkan label “Taat Zakat” sebagai apresiasi bagi perusahaan yang menunaikan zakat. Label ini diharapkan mampu memperkuat reputasi dan kepercayaan publik terhadap perusahaan. Acara yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (30/9/2025), diikuti 100 mitra zakat perusahaan, regulator, asosiasi, hingga praktisi zakat, dengan berfokus diskusi pada aspek regulasi, fikih, dan muamalah zakat perusahaan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menjelaskan BAZNAS berperan sebagai fasilitator sekaligus katalisator dalam pengelolaan zakat perusahaan. Ia juga memperkenalkan label “Taat Zakat” sebagai bentuk apresiasi bagi perusahaan yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS. “Konsepnya mirip label halal. Kalau label halal menandakan produk bersih dan baik, label Taat Zakat menunjukkan perusahaan bersih secara syariah karena telah dibersihkan dengan zakat. Dari hasil riset kami, label ini berdampak positif bagi perusahaan, mulai dari peningkatan branding, kepercayaan publik, reputasi, hingga manfaat perpajakan,” jelas Rizaludin. Rizaludin menjelaskan, label Taat Zakat tersebut berlaku satu tahun dan memuat logo BAZNAS beserta nomor khusus yang dapat ditampilkan perusahaan di berbagai media promosi. “Label ini tidak dijual. Perusahaan yang menunaikan zakat berapapun itu jumlahnya, baik Rp10 juta maupun ratusan miliar tetap mendapat label yang sama. Tujuannya untuk menegaskan bahwa zakat adalah gaya hidup korporasi sekaligus pelindung harta,” ujarnya. Selain itu, Rizaludin menjelaskan, zakat perusahaan yang disalurkan melalui BAZNAS dapat diarahkan sesuai preferensi perusahaan. “Mau untuk Papua, atau daerah lain, semua bisa. BAZNAS punya jaringan 34 provinsi dan 450 kabupaten/kota. Jadi zakat benar-benar bisa disalurkan sesuai kebutuhan,” ujarnya. Melalui forum ini, lanjut Rizaludin, BAZNAS berharap terjalin kolaborasi yang semakin solid dalam pengelolaan zakat perusahaan. Dengan demikian, zakat tidak hanya memperkuat kepedulian sosial, tetapi juga mendorong tercapainya kesejahteraan umat. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, menekankan pentingnya kesadaran perusahaan dalam menunaikan zakat. Menurutnya, zakat tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap keberlanjutan ekosistem korporasi atau perusahaan. "BAZNAS selalu memberikan support kepada teman-teman terutama korporasi dalam menunaikan zakat perusahaannya karena dana zakat yang disalurkan akan memperkuat ekosistem perusahaan," kata Saidah Lebih lanjut, Saidah mencontohkan praktik zakat yang dilakukan Bank Syariah Indonesia (BSI). Melalui BAZNAS, zakat BSI telah memberikan beasiswa kepada 5.000 calon pemimpin muda Indonesia. “Artinya, zakat tidak hanya bermanfaat bagi mustahik, tetapi juga memperkuat perusahaan itu sendiri karena bisa merekrut talenta terbaik yang lahir dari dana zakat,” tambahnya. Saidah menegaskan, BAZNAS berkomitmen memastikan dana zakat perusahaan terkelola secara aman dari sisi syariah, regulasi, maupun keberlanjutan bisnis. “Program-program yang ada di BAZNAS terbuka untuk kolaborasi dengan zakat-zakat perusahaan. Kami pastikan zakat aman syar`i, aman regulasi, aman NKRI, dan juga aman untuk korporasi. Jadi zakat berdampak ini akan memberikan dampak secara pribadi maupun korporasi,” kata Saidah. Pada kesempatan tersebut, Ahli Fikih Zakat dan Muamalah, Ustaz Oni Sahroni, yang hadir sebagai narasumber menekankan pentingnya perusahaan memahami tata cara perhitungan zakat. “Pertama, tentukan waktu berzakat, biasanya mengikuti periode akuntansi perusahaan. Kedua, hitung total aset dan pisahkan dana yang tidak wajib dizakati, misalnya wakaf atau dana dari non-muslim. Kalau mencapai nisab setara 85 gram emas, wajib dizakati 2,5 persen,” ujar Ustaz Oni. Oni menekankan, zakat perusahaan adalah kewajiban syariah yang tak bisa ditunda. “Baik di sektor riil maupun pasar modal, selama aktivitasnya halal dan memenuhi kriteria, wajib zakat,” tegasnya.
BERITA01/10/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Kerahkan BTB, BAZNAS RI Salurkan 300 Juta Untuk Membantu Rekonstruksi Ambruknya Musholla Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Jawa Timur
Kerahkan BTB, BAZNAS RI Salurkan 300 Juta Untuk Membantu Rekonstruksi Ambruknya Musholla Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Jawa Timur
*SIARAN PERS* _Nomor: 366/HUM-BAZ/X/2025_ Rabu, 1 Oktober 2025 *Kerahkan BTB ke Musala Ambruk Ponpes Al Khoziny, BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp300 Juta* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengerahkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan menyalurkan bantuan senilai Rp300 juta untuk membantu rekonstruksi ambruknya Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Peristiwa tragis itu terjadi saat ratusan santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah. Di saat bersamaan, tengah berlangsung pengecoran lantai atas bangunan musala. Diduga beban berlebih menyebabkan konstruksi tidak mampu menahan tekanan hingga akhirnya runtuh. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut dan menegaskan, BAZNAS akan hadir mendampingi pesantren dalam masa darurat hingga pemulihan. “Peristiwa ini sangat mengguncang, apalagi terjadi di tengah ibadah. Kami hadir langsung ke lokasi sebagai bentuk empati dan komitmen BAZNAS untuk mendampingi para korban dan pihak pesantren. Bantuan awal Rp300 juta kami salurkan hari ini, dan Tim BTB sudah bergerak sejak awal kejadian,” ujar Noor Achmad saat mengunjungi Musala Ponpes Al Khoziny, Selasa (30/9/2025). Menurutnya, BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, tenaga medis, dan relawan untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan berjalan optimal. “Fokus utama kami saat ini adalah membantu penyelamatan dan penanganan korban luka-luka. Selanjutnya, kami akan pastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai kebutuhan pesantren dan para santri,” tambahnya. Kiai Noor juga menegaskan pentingnya penerapan standar keamanan dalam pembangunan fasilitas pendidikan dan keagamaan. Menurutnya, keselamatan para santri harus menjadi prioritas utama dalam setiap proses pembangunan. “Meskipun demikian, kita tidak menyalahkan siapapun atas musibah tersebut karena pembangunan pesantren seringkali berjalan karena semangat keberaamaan yang besar,” tegas Kiai Noor. “Kami ikut belasungkawa yang mendalam atas wafatnya korban dan semoga korban yang masih tertimbun dapat segera dievakuasi dalam keadaan selamat, dan kami berharap keluarga yang ditinggalkan dapat sabar dan tawakal,” ucapnya. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., beserta jajaran. Mari bantu saudara-saudara kita yang ditimpa musibah di Indonesia dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS: BSI 900.005.5740 BCA 686.073.7777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Atau melalui: baznas.go.id/sedekahbencana
BERITA01/10/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS RI Bantu Evakuasi Korban Musholla Ambruk Di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
BAZNAS RI Bantu Evakuasi Korban Musholla Ambruk Di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
*SIARAN PERS* _Nomor: 366/HUM-BAZ/IX/2025_ _Selasa, 30 September 2025_ *BAZNAS RI Bantu Evakuasi Korban Musala Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Timur bergerak cepat membantu evakuasi korban ambruknya Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Peristiwa itu terjadi ketika ratusan santri tengah melaksanakan salat Ashar berjamaah. Di saat bersamaan, terdapat aktivitas pengecoran di lantai atas bangunan. Diduga beban yang berlebih membuat konstruksi musala tidak kuat dan runtuh. Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Jawa Timur, Kolonel (Purn) CAJ Drs. Nur Chamdani, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para santri Ponpes Al Khoziny. Ia menegaskan, BAZNAS RI siap memberikan dukungan, baik dalam bentuk bantuan darurat maupun pendampingan pascabencana. "Peristiwa ini tentu sangat mengejutkan, terlebih karena terjadi saat para santri sedang beribadah. Tim BAZNAS Tanggap Bencana sudah berada di lokasi sejak awal untuk membantu evakuasi santri yang menjadi korban,” ujar Nur Chamdani dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (30/9/2025). Nur Chamdani mengatakan, pihaknya juga mendukung penanganan darurat bersama aparat dan relawan. BAZNAS berkomitmen untik mendampingi para korban, mulai dari evakuasi hingga pemulihan pascabencana. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA. mengatakan, "Dari laporan tim di lapangan, sejumlah santri mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan. Mereka sudah langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat dengan bantuan tim gabungan yang terdiri dari petugas medis, aparat, dan relawan.” Ia menyampaikan, tim BAZNAS di lapangan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan lembaga terkait untuk memastikan penanganan korban berlangsung cepat dan tepat. “Fokus utama kami saat ini adalah penyelamatan, evakuasi, dan penanganan darurat. Setelah itu, kami akan memastikan adanya dukungan lanjutan yang relevan dengan kebutuhan pesantren dan para santri,” tambahnya. Ia menambahkan, musibah ini menjadi pengingat pentingnya standar keamanan konstruksi, khususnya di lingkungan pendidikan yang dihuni banyak santri. Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan santri harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan sarana ibadah maupun fasilitas pendidikan. “Setiap pembangunan di pesantren harus memperhatikan aspek keamanan, karena menyangkut keselamatan ratusan bahkan ribuan jiwa. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam proses pembangunan,” tegas Saidah. Saidah juga mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam membantu para korban melalui BAZNAS. Menurutnya, dukungan masyarakat akan sangat berarti bagi pemulihan santri dan pihak pesantren. “Mari kita berikan dukungan, baik berupa doa maupun donasi melalui BAZNAS untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah ini. Doa akan menjadi kekuatan bagi para korban untuk bangkit, dan donasi akan sangat membantu dalam meringankan beban kebutuhan darurat hingga pemulihan ke depan,” kata Saidah.
BERITA30/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Janganlah Percaya 100 persen Pada AI harus Ada Validasi Sebelum Publikasi
Janganlah Percaya 100 persen Pada AI harus Ada Validasi Sebelum Publikasi
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pengelolaan Zakat, BAZNAS Gelar Pengajian Pagi Jakarta, 30 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) kembali menggelar kegiatan rutin “Pengajian Selasa Pagi” yang mengangkat tema penting dan aktual: “Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pengelolaan Zakat”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom mulai pukul 06.00 hingga 07.30 WIB. Acara ini dipandu oleh H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI, dan menghadirkan narasumber utama Andrian Johnson, Direktur Keamanan Informasi, Data, dan Layanan Digital BAZNAS RI. Dalam pengajiannya, Prof. Nadra – sapaan akrab H. M. Nadratuzzaman Hosen – menegaskan bahwa di era digital saat ini, setiap pimpinan di lingkungan BAZNAS wajib memahami dan menguasai media digital. “Jangan berpikir cukup petugas Humas BAZNAS saja yang menguasai media. Para pimpinan pun harus turut paham dan aktif. Sebaliknya, para petugas media jangan membiarkan para pimpinan tertinggal dan tidak memahami perkembangan media digital,” tegas Prof. Nadra. Sementara itu, Andrian Johnson menekankan bahwa meskipun teknologi Artificial Intelligence (AI) memberikan banyak kemudahan dalam pengelolaan data dan pelayanan, namun tidak boleh dipercaya secara mutlak. “AI tidak sempurna. Keputusan akhir tetap berada di tangan manusia. Maka dari itu, setiap informasi dan output dari AI harus divalidasi terlebih dahulu sebelum dipublikasikan atau digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan,” jelasnya. Kegiatan pengajian ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam membangun kapasitas SDM dan transformasi digital untuk memperkuat pelayanan zakat yang amanah, transparan, dan profesional. Informasi tambahan: Pendaftaran: 0857-1790-4306 | [email protected] Link Zoom: bit.ly/PengajianSelasaPagi Konfirmasi Kehadiran: bazn.as/SharingBAZNAS Ikuti terus informasi dan kegiatan Pusdiklat BAZNAS melalui media sosial @pusdiklat_baznas dan website resmi pusdiklat.baznas.go.id.
BERITA30/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS mengadakan seminar zoom Nasional kupas tuntas seputar Artificial intelijen
BAZNAS mengadakan seminar zoom Nasional kupas tuntas seputar Artificial intelijen
BAZNAS PESISIR BARAT IKUTI PENGAJIAN NASIONAL: PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENGELOLAAN ZAKAT Pesisir Barat, 30 September 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesisir Barat mengikuti kegiatan Pengajian Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS RI secara daring melalui Zoom. Tema yang diangkat kali ini sangat relevan dengan perkembangan teknologi, yakni “Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pengelolaan Zakat”. Acara yang dimulai pukul 06.00 WIB ini dipandu oleh H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, dan menghadirkan narasumber Andrian Johnson, Direktur Keamanan Informasi, Data dan Layanan Digital BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, Andrian Johnson menjelaskan bahwa: "Artificial Intelligence (AI) adalah mesin yang bisa belajar sendiri dari data. Data ini bersumber dari seluruh data yang ada di internet, termasuk dari berbagai platform digital, yang kemudian dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam pengelolaan zakat." Kegiatan ini berlangsung interaktif, di mana peserta Zoom diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber. Tiga peserta yang terpilih untuk bertanya antara lain: Bapak Iskandar Zulkarnain, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Bapak Faisol Mudain, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Satu peserta lainnya dari saudara BAZNAS lainnya Pertanyaan yang diajukan seputar pemanfaatan AI dalam meningkatkan transparansi, efisiensi pendistribusian zakat, dan tantangan etika serta keamanan data dalam implementasinya. Kehadiran aktif BAZNAS Pesisir Barat dalam forum ini menunjukkan komitmen untuk terus belajar dan berinovasi demi meningkatkan pelayanan zakat yang profesional, amanah, dan berbasis teknologi. Untuk diketahui, pengajian ini merupakan bagian dari agenda rutin yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS RI, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM BAZNAS di seluruh Indonesia dalam menghadapi era digital.
BERITA30/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Rapat Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Memutuskan Limit Waktu Sertijab Adalah Jum'at 03 Oktober 2025
Rapat Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Memutuskan Limit Waktu Sertijab Adalah Jum'at 03 Oktober 2025
Rapat Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Tanggal: Senin, 29 September 2025 Pada hari Senin, 29 September 2025, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menggelar Rapat Pimpinan yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain. Hadir dalam rapat tersebut antara lain Pimpinan Bidang Pendistribusian Ust. Maysalko, Pimpinan Bidang Pelaporan dan Keuangan Drs. Hadi Safrudin, Sekretaris BAZNAS Sumadi, Bendahara Noviyana, serta stakeholder lainnya seperti Derli dan Ade. Dalam diskusi bersama Squad BAZNAS Pesisir Barat, rapat menghasilkan sejumlah poin penting yang akan segera direalisasikan guna mendukung kelancaran program kerja dan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu keputusan utama dalam rapat tersebut adalah pelaksanaan proses serah terima jabatan (Sertijab) sebagai langkah strategis untuk menjaga kesinambungan organisasi dan kelancaran administrasi. Forum rapat memberikan batas waktu hingga Jum’at, 03 Oktober 2025, untuk melengkapi seluruh administrasi terkait agar proses Sertijab dapat segera dieksekusi. Manfaat dan Penegasan Penting dalam Proses Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menjamin Kelancaran dan Kontinuitas Organisasi Sertijab memastikan bahwa pergantian kepemimpinan atau posisi penting tidak mengganggu kelangsungan aktivitas organisasi. Dengan adanya proses ini, tugas, tanggung jawab, dan informasi penting dapat diteruskan secara sistematis kepada pengganti sehingga program kerja tidak terhenti. Penyerahan Aset Organisasi secara Lengkap dan Tertib Dalam proses Sertijab ini, Ketua BAZNAS yang lama diwajibkan menyerahkan seluruh aset, sarana, prasarana, dan dokumen yang saat ini dimanfaatkan kepada pengganti. Penyerahan aset ini merupakan bagian penting untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, serta memudahkan kelanjutan fungsi organisasi tanpa hambatan. Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi Proses serah terima jabatan yang meliputi dokumentasi lengkap serta penyerahan aset secara resmi, meningkatkan transparansi dalam pengelolaan tugas. Hal ini membantu mengurangi risiko kesalahan dan penyalahgunaan wewenang serta memperkuat akuntabilitas pejabat yang baru. Mempercepat Adaptasi dan Integrasi Pejabat Baru Dengan adanya Sertijab yang terstruktur, pejabat baru dapat lebih cepat memahami kondisi, program, dan tantangan yang dihadapi organisasi. Hal ini memungkinkan pengambilan keputusan dan pelaksanaan tugas menjadi lebih efektif dan efisien. Menjaga Konsistensi Pelayanan kepada Masyarakat BAZNAS sebagai lembaga amil zakat yang melayani masyarakat membutuhkan kesinambungan dalam pelaksanaan tugasnya. Sertijab membantu menjaga konsistensi pelayanan dan program pemberdayaan agar tidak terganggu oleh perubahan kepemimpinan. Penguatan Sistem Administrasi dan Dokumentasi Proses serah terima jabatan memaksa organisasi untuk memiliki sistem administrasi yang tertata dengan baik. Dokumentasi yang lengkap menjadi aset penting bagi pengelolaan organisasi ke depan serta sebagai referensi untuk evaluasi dan perbaikan program. Dengan penegasan tersebut, pelaksanaan serah terima jabatan di BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat tidak hanya sebagai formalitas administratif, melainkan juga sebagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran operasional, akuntabilitas, dan keberlanjutan pelayanan organisasi secara menyeluruh.
BERITA29/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS memberikan Edukasi PHBS Dan Layanan Kesehatan Gratis Kepada 712 Murid
BAZNAS memberikan Edukasi PHBS Dan Layanan Kesehatan Gratis Kepada 712 Murid
*SIARAN PERS* _Nomor: 363/HUM-BAZ/IX/2025_ _Senin, 29 September 2025_ *BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi PHBS bagi Pelajar di Sidoarjo* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Al Chusnaini Sidoarjo melaksanakan kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pemeriksaan kesehatan bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Ihsan, di Desa Damarsih, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri sekaligus menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dasar. Sebanyak 712 siswa mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 347 siswa laki-laki dan 365 siswa perempuan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kesehatan generasi muda. Menurutnya, perhatian pada kesehatan anak sejak usia sekolah menjadi fondasi penting bagi pembangunan generasi mendatang. "BAZNAS berupaya memberikan layanan kesehatan yang dapat diakses masyarakat secara luas. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan sejak dini," ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (29/9/2025). "Dari hasil pemeriksaan kesehatan ditemukan penyakit yang paling banyak diderita siswa yaitu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), GERD (penyakit asam lambung), dan myalgia (nyeri otot)," kata Saidah. "Selain pemeriksaan medis, para siswa juga mendapatkan penyuluhan mengenai praktik hidup bersih dan sehat, termasuk kebiasaan mencuci tangan dengan benar dan menjaga pola makan. Edukasi ini diberikan kepada seluruh peserta dengan harapan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah," ujar Saidah. Sebagai bentuk dukungan tambahan, Saidah menyampaikan, BAZNAS juga membagikan paket PHBS berupa sabun cuci tangan kepada 712 siswa. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh dokter RSB Al Chusnaini bersama perwakilan guru MI Al Ihsan. Menurut Saidah, kolaborasi dengan sekolah menjadi langkah strategis dalam menjangkau kelompok usia anak. “Kami berharap kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan ini bisa terus diperluas, sehingga semakin banyak siswa yang mendapat manfaat layanan kesehatan dari BAZNAS,” katanya. Lebih lanjut, Saidah menyampaikan, kegiatan serupa akan terus digalakkan oleh BAZNAS sebagai bagian dari program pendayagunaan zakat di bidang kesehatan dalam peningkatan kualitas kesehatan. "Dengan adanya penyuluhan PHBS dan pemeriksaan kesehatan ini, kami berharap para siswa MI Al Ihsan semakin teredukasi dan mampu menerapkan perilaku hidup bersih serta menjaga kesehatan, baik di sekolah maupun di rumah," ucap Saidah. RSB merupakan program nasional yang diinisiasi oleh BAZNAS dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. Hingga saat ini Program Rumah Sehat BAZNAS telah beroperasi di 25 titik yang tersebar di 16 provinsi seluruh Indonesia. BAZNAS juga tengah membangun enam Rumah Sehat BAZNAS baru di Provinsi Jambi, Sulawesi Barat, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Gorontalo.
BERITA29/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Sepakat Untuk Bersatu Padu Mengkampanyekan Segala Program BAZNAS PESISIR BARAT
Sepakat Untuk Bersatu Padu Mengkampanyekan Segala Program BAZNAS PESISIR BARAT
Squad BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sepakat Bersatu Padu Perkuat Kelembagaan dan Kampanye Program BAZNAS Pesisir Barat, 29 September 2025 — Squad BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat resmi menyepakati untuk bersatu padu memperkuat kelembagaan BAZNAS di wilayahnya. Kesepakatan ini diambil sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dalam pertemuan yang berlangsung hari ini, seluruh anggota Squad BAZNAS berkomitmen untuk proaktif mengkampanyekan berbagai program BAZNAS kepada masyarakat luas. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berzakat dan berinfaq secara teratur serta memperluas jangkauan penerima manfaat. Manfaat Kampanye ZIS bagi Lembaga BAZNAS Secara Terperinci Meningkatkan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat Kampanye yang efektif membantu masyarakat memahami peran dan fungsi BAZNAS dalam mengelola ZIS secara profesional. Hal ini memotivasi masyarakat untuk lebih aktif menyalurkan ZIS melalui BAZNAS, sehingga dana yang terkumpul bertambah signifikan. Memperkuat Kelembagaan dan Kepercayaan Publik Dengan peningkatan partisipasi masyarakat, BAZNAS dapat mengoptimalkan fungsi kelembagaannya. Transparansi dan akuntabilitas yang ditunjukkan selama kampanye membuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS semakin kuat. Optimalisasi Program Pemberdayaan dan Penyaluran Dana ZIS yang meningkat memungkinkan BAZNAS untuk memperluas program pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial. Kampanye yang baik membantu menghubungkan sumber dana dengan kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran. Meningkatkan Kemandirian Keuangan Lembaga Dengan dana ZIS yang bertambah, BAZNAS dapat meningkatkan kapasitas operasional dan inovasi program tanpa terlalu bergantung pada bantuan eksternal. Ini menjadikan BAZNAS lembaga yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Mendorong Sinergi dan Kolaborasi Kampanye juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun organisasi sosial lain, sehingga memperkuat jaringan kerja dalam pengelolaan dan penyaluran ZIS. Penguatan Peran Sosial dan Spiritual Masyarakat Melalui kampanye ZIS, masyarakat tidak hanya didorong untuk berkontribusi secara materi, tapi juga meningkatkan kesadaran spiritual dan rasa tanggung jawab sosial kepada sesama. Squad BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat yakin bahwa dengan bersatu padu dan aktif dalam mengkampanyekan program-program BAZNAS, kebermanfaatan lembaga dan peran sosialnya akan semakin meningkat. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA29/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
H.Erwinto, S.Ag.,M.Kom.I sebagai Plt Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung memberikan Apresiasi terhadap Pengukuhan Pimpinan BAZNAS kabupaten Pesisir Barat
H.Erwinto, S.Ag.,M.Kom.I sebagai Plt Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung memberikan Apresiasi terhadap Pengukuhan Pimpinan BAZNAS kabupaten Pesisir Barat
Apresiasi Plt KaKanWil Kementerian Agama Provinsi Lampung untuk Pengukuhan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Pesisir Barat – Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, H. Erwinto, S.Ag., M.Kom.I, memberikan apresiasi yang tinggi atas pengukuhan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat. Dalam sebuah video singkat yang disampaikan kepada jajaran BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, beliau mengucapkan selamat dan harapan besar agar pengurus yang baru dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab. H. Erwinto menegaskan pentingnya kolaborasi yang erat antara BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dengan pemerintah daerah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, serta seluruh pemangku kepentingan terkait. Melalui sinergi ini, diharapkan upaya pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah dapat dilakukan secara maksimal dan pengelolaannya berjalan dengan baik. “Semoga BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dapat berperan aktif dalam mengentaskan kemiskinan serta memberdayakan umat di daerah ini,” ujarnya. Beliau juga berharap agar seluruh pihak yang terlibat dapat bersama-sama mewujudkan pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak positif bagi masyarakat luas. Menanggapi apresiasi dan dukungan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas perhatian dan dorongan dari Plt KaKanWil Kementerian Agama Provinsi Lampung. “Kami sangat menghargai apresiasi dan doa yang diberikan oleh Bapak H. Erwinto. Semoga segala doa dan dukungan ini diijabah oleh Allah SWT. Kami bersama seluruh stakeholder BAZNAS berkomitmen untuk merealisasikan harapan tersebut dengan sebaik-baiknya demi kemaslahatan umat di Kabupaten Pesisir Barat,” ujar Faisol. Pengukuhan pimpinan BAZNAS ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran lembaga dalam mengoptimalkan potensi zakat, infaq, dan sedekah di daerah, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
BERITA29/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Rapat Perdana BAZNAS PESISIR BARAT Focus pada PENGUMPULAN ZIS dan perlunya Kebersamaan Dalam Mengkampanyekan program BAZNAS
Rapat Perdana BAZNAS PESISIR BARAT Focus pada PENGUMPULAN ZIS dan perlunya Kebersamaan Dalam Mengkampanyekan program BAZNAS
Rapat Perdana BAZNAS Pesisir Barat Bahas Strategi Pengumpulan ZIS dan Program Lomba Da’i Cilik Pesisir Barat, 29 September 2025 — BAZNAS Pesisir Barat menggelar rapat perdana yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Faisol Mudain. Rapat ini dihadiri oleh para pimpinan dan pengurus BAZNAS, termasuk Pimpinan Bidang Pendistribusian Ust. Maysalko, Pimpinan Bidang Keuangan Drs. Hadi Safrudin, Sekretaris Sumadi S.Pd, Bendahara Noviyana, serta stakeholder terkait seperti Derli dan Ade. Dalam rapat tersebut, fokus utama pembahasan adalah pengumpulan Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS), yang dianggap sebagai “darah bagi BAZNAS” seperti yang diungkapkan oleh Prof. Nadra, pimpinan BAZNAS RI. Pengumpulan ZIS menjadi perhatian utama untuk menjaga keberlangsungan dan efektivitas program-program BAZNAS di wilayah Pesisir Barat. Strategi pengumpulan disesuaikan dengan arahan dari pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung guna memperkuat sinergi dan efektivitas. Selain itu, rapat membahas rencana pelaksanaan program Lomba Da’i Cilik Pesisir Barat yang akan dilaksanakan menunggu penyaluran dana hibah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam berdakwah dan memperkuat peran agama di masyarakat. Ketua BAZNAS Faisol Mudain juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh stakeholder BAZNAS untuk bersama-sama mengkampanyekan program-program yang ada. “Mari kita manfaatkan media digital secara maksimal untuk mengedukasi masyarakat mengenai berbagai program BAZNAS, agar lebih luas jangkauannya dan dampaknya,” ujarnya. Rapat perdana ini menjadi langkah awal yang penting bagi BAZNAS Pesisir Barat untuk memperkuat pengelolaan dan pemberdayaan zakat guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
BERITA29/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Kita Semua Memiliki TANGGUNG JAWAB MORAL untuk memperkuat Kelembagaan BAZNAS PESISIR BARAT semoga BAZNAS semakin optimal dalam menjalankan Fungsinya
Kita Semua Memiliki TANGGUNG JAWAB MORAL untuk memperkuat Kelembagaan BAZNAS PESISIR BARAT semoga BAZNAS semakin optimal dalam menjalankan Fungsinya
Bupati Pesisir Barat Dukung Penguatan Kelembagaan BAZNAS untuk Pembangunan Sosial dan Ekonomi Umat Pesisir Barat, [September 2025] — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mendapat dukungan penuh dari Bupati Pesisir Barat dalam upayanya memperkuat kelembagaan demi optimalisasi peran dalam pembangunan sosial dan ekonomi umat. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati, tampak Bupati Pesisir Barat secara simbolis memberikan dukungan moral dan kelembagaan kepada pimpinan BAZNAS setempat. Keduanya terlihat bersalaman erat, menandai komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Bupati Pesisir Barat menyampaikan bahwa: "Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk memperkuat kelembagaan BAZNAS agar dapat terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi umat secara berkelanjutan." Pernyataan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat sebagai mitra strategis dalam menangani berbagai persoalan sosial, kemiskinan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan penguatan kelembagaan ini, diharapkan BAZNAS Pesisir Barat mampu meningkatkan efektivitas pengumpulan, pengelolaan, dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Pertemuan pertemuan selama ini juga menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah tidak hanya mendukung secara administratif, tetapi juga siap menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang berdampak langsung pada kesejahteraan umat.
BERITA29/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Saya sangat berharap dengan kepengurusan baru ini BAZNAS PESISIR BARAT semakin optimal dalam menjalankan Fungsinya sebagai Lembaga Pengelola Zakat Infaq Shodaqoh secara profesional dan amanah
Saya sangat berharap dengan kepengurusan baru ini BAZNAS PESISIR BARAT semakin optimal dalam menjalankan Fungsinya sebagai Lembaga Pengelola Zakat Infaq Shodaqoh secara profesional dan amanah
Pengukuhan Pimpinan Baznas Kabupaten Pesisir Barat Masa Bakti 2022-2027 Kabupaten Pesisir Barat kembali menegaskan komitmennya dalam pengelolaan zakat, infaq, dan shodaqoh dengan pengukuhan pimpinan Baznas sisa waktu masa bakti 2022-2027. Acara pengukuhan berlangsung di kantor pemerintahan Kabupaten Pesisir Barat, lantai 3, ruangan Karang Nyimbor, yang dihadiri oleh jajaran pemerintahan dan tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Bapak Wakil Bupati Pesisir Barat menyampaikan amanat dari Bupati Pesisir Barat yang sangat mengharapkan agar kepengurusan Baznas yang baru dapat bekerja secara optimal dan profesional. Ketua Baznas Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati Pesisir Barat atas dukungan penuh yang diberikan, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan acara pengukuhan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerjasama erat dengan pemerintah daerah. Uraian Filosofis Sambutan Bupati Pesisir Barat Dalam setiap kata yang disampaikan, tersimpan makna mendalam yang menggambarkan tanggung jawab dan harapan besar terhadap pengelolaan zakat sebagai amanah suci yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan semangat pengabdian. “Saya sangat berharap dengan kepengurusan baru ini BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat semakin optimal dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pengelola zakat infaq shodaqoh secara profesional dan amanah.” Makna filosofisnya adalah sebuah panggilan untuk kesempurnaan (ikhtiyar) dalam pengelolaan sumber daya umat. Optimalitas bukan sekadar efisiensi administrasi, melainkan sebuah wujud penghormatan pada nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan yang melekat dalam setiap dana zakat. Profesionalisme dan amanah di sini menjadi pilar utama yang harus mengikat setiap langkah pengurus, karena mengelola zakat berarti menjaga kepercayaan umat yang meniscayakan integritas moral sebagai pondasi. “Pengukuhan ini bukan hanya seremonial tapi juga menjadi titik awal dari tanggung jawab besar yang harus diemban.” Kalimat ini melahirkan konsep filosofis tentang awal yang suci (initium sanctum). Pengukuhan bukan sekadar formalitas, melainkan momen transformatif yang menandai dimulainya perjalanan penuh amanah dan tanggung jawab. Setiap tindakan berikutnya akan menjadi cermin dari komitmen yang diikrarkan pada saat pengukuhan ini. “Dengan niat dan semangat untuk memberikan pelayanan terbaik pada umat.” Di sini terkandung makna tentang niat (niyyah) sebagai fondasi spiritual sekaligus penggerak etis. Semangat bukan sekadar dorongan emosional, tetapi manifestasi dari keikhlasan dan dedikasi luhur untuk melayani umat. Pelayanan terbaik berarti mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama, yang secara filosofis menggambarkan prinsip-prinsip etika dalam pengelolaan sumber daya zakat.
BERITA28/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Banyak Sekali Keutamaan Ahli Shodaqoh Ketika Sudah Berada Didalam QUBUR
Banyak Sekali Keutamaan Ahli Shodaqoh Ketika Sudah Berada Didalam QUBUR
Pesisir Barat Lampung — Ingat manusia! Kehidupan dunia hanya sementara, sedangkan akhirat adalah tempat yang kekal. Bagi setiap manusia yang sudah meninggalkan dunia ini, tidak ada kesempatan untuk kembali. Di alam kubur, mereka akan menyesali apa yang telah mereka sia-siakan di dunia. Orang yang sudah sampai ajalnya minta ditangguhkan agar ajalnya diundur, bahkan yang telah meninggal pun minta dikembalikan ke dunia untuk beramal saleh. Amal saleh dimaksud adalah sedekah. Allah swt., berfirman: “Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian) ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Al Munafiqun: 10). Mengapa harus memilih bersedekah? Ini alasannya: Pertama: Seorang yang meninggal itu ketika melihat dosanya, sedekahlah salah satunya yang dapat menghapuskan dosanya. “Sesungguhnya sedekah akan memadamkan panas kubur bagi pelakunya. Sungguh pada hari kiamat, seorang mukmin akan berlindung di bawah naungan sedekahnya.” (Silsilah As-Shahihah, 3484). Kedua: Sedekah menjadi benteng dari azab neraka. “Jauhilah neraka walaupun dengan bersedekah sebelah butir kurma, maka siapa saja yang tidak mendapatkannya, maka hendaklah (bersedekah) dengan kata-kata yang baik’.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis tersebut mengabarkan keutamaan sedekah meski dengan jumlah yang sangat sedikit. Karena, sedekah itu lah justru bisa menyelematkan yang bersangkutan dari api neraka. Yang dimaksud dengan sebutir kurma merupakan kiasan tentang amal-amal ringan yang berpahala besar. Ketiga: Menolak su’ul khotimah. Ketika orang yang akan meninggal tengah menghadapi hebatnya sakaratul maut, sedekah dapat memudahkan yang bersangkutan melafalkan kalimat tauhid dan melepaskan ruh dengan khusnul khatimah. “Sedekah itu dapat memadamkan murka Allah dan mencegah dari keadaan mati yang jelek.” (HR. Tirmidzi). Keempat: Memadamkan murka Alloh Ta’ala di dunia terlebih di akhirat kelak. Seseorang yang bersedekah sejatinya sedang menyelamatkan diri dan keluarganya, sekalipun pada kenyataannya sedang membantu orang lain, namun hadis berikut mengabarkan bahwa sedekah yang dilakukannya dapat menyelamatkannya dari murka Allah. “Sedekah dengan rahasia bisa memadamkan murka Allah” (Shahih At-Targhib, 888). Kelima: Tolak bala yang mujarab adalah melalui sedekah. Imam Al Baihaqi dari riwayat Ali bin Abi Thalib RA, yang berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Segeralah bersedekah! Sungguhlah, musibah tidak dapat melangkahinya.” Maksudnya adalah bahwa sedekah itu merupakan bendungan atau tanggul yang kokoh kuat terhadap musibah (bala). Musibah tidak akan dapat menerjangnya. Keenam: Sedekah kepada sesama makhluk mendapatkan pahala setara dengan I’tikaf sebulan di masjid. “Amal perbuatan yang paling dicintai Allah adalah memberi kebahagiaan kepada sesama Muslim dan menghiburnya saat dia dilanda kesusahan, atau meringankannya saat dia dililit utang, atau memberinya makanan saat dia merasakan lapar. Karena, aku lebih menyukai berjalan bersama seorang Muslim yang berbagi dengan orang yang sedang membutuhkan, daripada melakukan iktikaf di masjid selama satu bulan penuh.” (HR. Ath Thabrani). Alam kubur adalah tempat penantian menuju akhirat. Setiap manusia akan merasakan penyesalan atas apa yang telah mereka sia-siakan di dunia. Tidak bersedekah, tidak memperbanyak amal kebaikan, dan tidak taat beribadah adalah tiga penyesalan terbesar yang akan dirasakan oleh banyak orang di alam kubur. Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang mempersiapkan bekal untuk kehidupan setelah mati, sehingga terhindar dari penyesalan yang tak berujung. Jadi, mari kita perbanyak pahala sedekah ketika kita masih hidup di dunia ini agar kita terhindar dari panasnya api neraka.
BERITA28/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Jadwal Pengukuhan Pimpinan BAZNAS kabupaten Pesisir Barat Bersamaan Dengan Jadwal Audiensi Dengan Bpk Gubernur Lampung _Informasi Langsung Dari Ketua BAZNAS Provinsi Lampung BUNG ISKANDAR ZULKARNAIN
Jadwal Pengukuhan Pimpinan BAZNAS kabupaten Pesisir Barat Bersamaan Dengan Jadwal Audiensi Dengan Bpk Gubernur Lampung _Informasi Langsung Dari Ketua BAZNAS Provinsi Lampung BUNG ISKANDAR ZULKARNAIN
Ucapan Terima Kasih kepada Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Terima kasih kami sampaikan kepada Ketua BAZNAS Provinsi Lampung atas segala dukungan dan arahan yang telah beliau berikan kepada BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Meskipun beliau tidak dapat hadir dan membersamai kami pada saat pengukuhan pimpinan Jum’at, 26 September 2025, dikarenakan bersamaan dengan jadwal audiensi beliau dengan Gubernur Lampung, kami tetap merasakan perhatian dan dukungan beliau secara penuh. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung juga menyampaikan pentingnya sinergi yang kuat antara BAZNAS dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Beliau menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat bermanfaat untuk memperkuat program-program sosial dan keagamaan, meningkatkan efektivitas penyaluran zakat, infak, dan sedekah, serta memperluas dampak positifnya kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya sinergi yang baik, BAZNAS dapat lebih maksimal dalam menjalankan perannya sebagai lembaga yang berkontribusi dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan umat. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya di acara pengukuhan tersebut dan memberikan doa terbaik agar BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat yang dipimpin oleh Bapak Faisol Mudain semakin solid, produktif, dan sukses dalam menjalankan tugas mulianya. Semoga kepemimpinan baru ini dapat membawa BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat ke arah yang lebih baik dan berdaya guna bagi masyarakat luas.
BERITA27/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Peduli Palestina
BAZNAS Peduli Palestina
*SIARAN PERS* _Nomor: 356/HUM-BAZ/IX/2025_ _Kamis, 25 September 2025_ *BAZNAS RI Kirim 14 Truk Bantuan Logistik untuk Masyarakat Palestina* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama lembaga kemanusiaan asal Mesir, Mishr Al Kheir kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap rakyat Palestina dengan mengirimkan 14 truk bantuan logistik ke Gaza, Palestina. Sebanyak 20 ribu karton bantuan logistik diberangkatkan dari gudang penyimpanan menuju Ismailia, lalu ke Arish, sebelum akhirnya menyeberang masuk ke Gaza melalui jalur kemanusiaan. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa keberangkatan truk bantuan ini adalah bentuk nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap Palestina. “Alhamdulillah, atas sinergi dengan Mishr Al Kheir, kita dapat kembali mengirimkan 14 truk berisi 20 ribu karton logistik untuk saudara-saudara kita di Gaza. Ini merupakan komitmen BAZNAS untuk terus hadir dan memastikan bantuan umat sampai kepada mereka yang paling membutuhkan,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Kamis (25/9/2025). Kiai Noor menambahkan, BAZNAS memiliki komitmen kuat dalam membantu masyarakat Palestina sesuai komitmen Presiden Prabowo dalam Sidang Majelis Umum PBB yang menegaskan dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina. “Pidato Presiden di PBB memberikan semangat baru, menegaskan bahwa perjuangan rakyat Palestina adalah perjuangan kita semua. Maka, bantuan kemanusiaan ini bukan hanya sekadar logistik, tapi juga simbol persaudaraan dan kepedulian Indonesia untuk Palestina,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat Gaza yang hingga kini masih menghadapi blokade, keterbatasan pangan, serta ancaman krisis kemanusiaan. “Semoga bantuan yang kita kirimkan bisa menjadi penguat dan penghibur, bahwa mereka tidak sendiri. Umat Islam di Indonesia, melalui BAZNAS, senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina,” harap Kiai Noor. Kiai Noor menegaskan komitmennya untuk menguatkan solidaritas kemanusiaan lintas batas, sekaligus mendukung penuh upaya pemerintah Indonesia dalam diplomasi kemerdekaan Palestina.
BERITA25/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat Gelar Rapat Mingguan Bahas Program dan Evaluasi Kinerja
BAZNAS Pesisir Barat Gelar Rapat Mingguan Bahas Program dan Evaluasi Kinerja
Pesisir Barat – Selasa, 23 September 2025, segenap pimpinan dan staf Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan rapat mingguan rutin yang bertempat di kantor BAZNAS setempat. Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat ini membahas evaluasi pelaksanaan program kerja minggu sebelumnya serta merancang langkah strategis untuk kegiatan ke depan. Beberapa topik utama yang menjadi fokus diskusi antara lain realisasi penyaluran zakat, infaq, dan sedekah (ZIS), penguatan program pemberdayaan mustahik, serta peningkatan sinergi dengan lembaga pemerintah dan masyarakat. Dalam arahannya, Ketua BAZNAS menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan dana ZIS agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. “Melalui rapat mingguan ini, kita berharap seluruh jajaran BAZNAS tetap solid, bekerja dengan semangat, dan terus meningkatkan kinerja demi kebermanfaatan umat,” ujarnya. Rapat ditutup dengan penyampaian agenda kegiatan untuk pekan mendatang serta pembagian tugas kepada masing-masing divisi. Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS Bank Lampung – Rekening Zakat Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7 Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4 Bank Syariah Indonesia (BSI) Nomor Rekening: 7265-1345-34 Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung https://kabpesisirbarat.baznas.go.id Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA24/09/2025 | Ari beni
BAZNAS RI Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang di NTT, Dirikan Dapur Umum hingga Layanan Kesehatan
BAZNAS RI Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang di NTT, Dirikan Dapur Umum hingga Layanan Kesehatan
*SIARAN PERS* _Nomor: 353/HUM-BAZ/IX/2025_ _Selasa, 23 September 2025_ Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat membantu masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan membangun dapur umum, membuka layanan kesehatan, serta menyalurkan bantuan kebutuhan pokok. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, mengatakan, BAZNAS bergerak cepat terjun langsung ke lapangan sejak awal bencana dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi. “Kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi saat ini mencakup makanan siap saji, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, perlengkapan sekolah, serta fasilitas air bersih melalui pipanisasi dan MCK darurat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (23/9/2025). Saidah menyampaikan, sebagai langkah tanggap darurat, BAZNAS membangun dua dapur umum di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo. Dapur umum di Dusun Sawu 1 menyajikan 600 porsi makanan siap saji, sementara dapur umum di Dusun Sawu lainnya menyajikan 200 porsi. Selain itu, Saidah mengatakan, BAZNAS membuka layanan kesehatan di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo dan Dusun Pauleka, Desa Lokalaba, Kecamatan Mauponggo, NTT. “Hingga kini sebanyak 79 orang telah menerima pemeriksaan umum. Penyakit terbanyak yang ditemukan antara infeksi lain saluran pernafasan akut ada 40 kasus, hipertensi ada 17 kasus, dispepsia sebanyak 14 kasus, nyeri pinggang ada 12 kasus, dan mialgia ada 9 kasus,” kata Saidah. Saidah menambahkan, selain membangun dapur umum dan layanan kesehatan, BAZNAS juga menyediakan 30 paket perlengkapan bayi (baby kit) serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak. Lebih lanjut lagi, Saidah menyampaikan, upaya distribusi mengatasi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sinyal komunikasi, kerusakan jalan dan jembatan, serta keterbatasan stok barang bantuan. Saidah mengatakan, meski menghadapi hambatan, BAZNAS memastikan penyaluran bantuan terus dilakukan. Tim di lapangan terus bekerja menjangkau desa-desa yang masih terlindungi. “Kami mengutamakan kebutuhan mendesak warga, terutama makanan, perlengkapan bayi, dan layanan kesehatan,” ujar Saidah. Saidah juga mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut membantu mempercepat penanganan bencana. “Bencana ini mengingatkan kita semua untuk saling peduli. BAZNAS mengajak masyarakat bergandengan tangan membantu saudara-saudara di Nagekeo, baik melalui doa maupun donasi terbaik, agar mereka dapat segera bangkit dari musibah,” ujarnya. Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS Bank Lampung – Rekening Zakat Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7 Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4 Bank Syariah Indonesia (BSI) Nomor Rekening: 7265-1345-34 Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung https://kabpesisirbarat.baznas.go.id Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA24/09/2025 | Ari beni
BAZNAS dan IDEF Jalin Kerja Sama Strategis untuk Penguatan Ekonomi Syariah
BAZNAS dan IDEF Jalin Kerja Sama Strategis untuk Penguatan Ekonomi Syariah
*SIARAN PERS* _Nomor: 345/HUM-BAZ/IX/2025_ _Kamis, 18 September 2025_ Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kerja sama dengan Yayasan Lembaga Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (IDEF) dalam rangka memperkuat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak yang dilaksanakan dalam rangkaian acara Tasyakuran Milad Satu Tahun Center for Sharia Economic Development (CSED) di Gedung Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina, Jakarta Timur, Kamis (18/9/2025). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, jajaran Pimpinan BAZNAS RI, Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini, Ketua CSED-INDEF Prof. Nur Hidayah, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Waryono Abdul Ghofur, Pendiri IDEF Fadhil Hasan, Direktur KNEKS, para akademisi, dan peneliti. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan, kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. “BAZNAS berkomitmen menjadikan zakat bukan hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai instrumen ekonomi yang mampu menumbuhkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi dengan IDEF akan memperluas langkah strategis ini,” ujar Kiai Noor. Kiai Noor menambahkan, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan keuangan, menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi global. “Peningkatan kapasitas ekonomi syariah memerlukan kerja sama lintas sektor. Universitas, lembaga keuangan, dan BAZNAS dapat saling melengkapi,” ungkapnya. Menurutnya, “Keterlibatan banyak pihak menjadi modal penting dalam memperkuat gerakan ekonomi syariah. Inilah yang membuat BAZNAS semakin siap menghadapi dinamika global.” Kiai Noor berharap, kolaborasi strategis ini mampu memperluas dampak zakat dalam menjawab tantangan ekonomi masa depan. Sementara itu, Prof. Didik J. Rachbini menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memperkuat literasi dan riset ekonomi syariah. “Universitas memiliki peran strategis sebagai pusat riset. Melalui sinergi dengan BAZNAS dan IDEF, kami ingin mendorong inovasi kebijakan yang adaptif dan berdampak langsung pada masyarakat,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Pendiri IDEF Fadhil Hasan berharap kerja sama ini menghasilkan program konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kami ingin memastikan MOU ini memberi manfaat nyata. Fokus kami adalah menghadirkan solusi ekonomi syariah yang bisa dirasakan langsung oleh umat,” jelasnya. Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS Bank Lampung – Rekening Zakat Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7 Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4 Bank Syariah Indonesia (BSI) Nomor Rekening: 7265-1345-34 Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung https://kabpesisirbarat.baznas.go.id Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA23/09/2025 | Ari beni
Zawa Funwalk 2025: BAZNAS Hadirkan Produk Mustahik, Bukti Nyata Pemberdayaan Zakat
Zawa Funwalk 2025: BAZNAS Hadirkan Produk Mustahik, Bukti Nyata Pemberdayaan Zakat
*SIARAN PERS* _Nomor: 348/HUM-BAZ/IX/2025_ _Minggu, 21 September 2025_ Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menghadirkan berbagai produk hasil pemberdayaan mustahik dalam kegiatan Zawa Funwalk 2025 bertema “Berkah Maulid Berdayakan Umat” yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (21/9/2025). Melalui booth ZCoffee, BAZNAS membagikan 350 cangkir kopi hasil panen petani binaan, serta mendistribusikan 150 paket ZChicken kepada pengunjung sebagai bentuk sosialisasi program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan 100 Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada mustahik, berisi bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, sarden, dan kornet. Turut hadir Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, jajaran Pimpinan BAZNAS RI Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, MS.MEc ,Ph.D., Saidah Sakwan MA, KH. Achmad Sudrajat, Lc, M.A. CFRM., Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, menekankan, penguatan zakat dan wakaf akan memberi dampak signifikan terhadap pengentasan kemiskinan. “Apalagi nanti kalau zakat wakaf itu sudah berdaya, maka sudah tidak ada lagi orang-orang miskin di Indonesia,” ungkapnya. Menurutnya, penguatan zakat dan wakaf bukan hanya kewajiban keagamaan, melainkan juga strategi pemberdayaan ekonomi umat. “Insya Allah ke depan bapak-ibu sekalian, carilah kiat-kiat bagaimana menampung zakat, bagaimana menampung wakaf produktif ini,” kata Menag. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa partisipasi BAZNAS dalam kegiatan ini bukan sekadar memeriahkan acara, melainkan menjadi bagian dari syiar zakat yang berdampak nyata. “Kami ingin menunjukkan bahwa zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial dan ekonomi yang memberdayakan. Produk-produk yang kami bawa ke CFD ini adalah hasil dari proses panjang pembinaan mustahik,” ujar Kiai Noor. Menurutnya, Zawa Funwalk menjadi ruang strategis untuk mengenalkan zakat dan wakaf dalam format yang dekat dengan masyarakat, sekaligus mengedukasi publik tentang pentingnya mendukung gerakan zakat produktif. "Melalui kegiatan ini, syiar zakat dan wakaf diharapkan semakin meluas di tengah dan dapat menjadi penggerak tumbuhnya kesadaran berzakat di kalangan masyarakat Indonesia," ucap Kiai Noor. Zawa Funwalk 2025 yang diinisiasi oleh Kementerian Agama RI ini menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari hiburan Islami, talkshow edukatif, hingga pameran produk-produk berbasis zakat dan wakaf. Kegiatan yang dihadiri 1.400 peserta ini juga menjadi rangkaian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1447 H/2026 M. Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS Bank Lampung – Rekening Zakat Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7 Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4 Bank Syariah Indonesia (BSI) Nomor Rekening: 7265-1345-34 Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung https://kabpesisirbarat.baznas.go.id Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA22/09/2025 | Ari beni
BAZNAS  diskusi bersama keluarga besar GP ANSOR PESISIR BARAT seputar giat INAUGURASI DAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN LANJUTAN PIMPINAN CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR PESISIR BARAT
BAZNAS diskusi bersama keluarga besar GP ANSOR PESISIR BARAT seputar giat INAUGURASI DAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN LANJUTAN PIMPINAN CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR PESISIR BARAT
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Mengadakan Diskusi Bersama Keluarga Besar Ansor Banser Pesisir Barat, Selasa 16 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mengadakan diskusi bersama keluarga besar Gerakan Pemuda Ansor Banser Pesisir Barat dalam suasana penuh keakraban dan sinergi. Dalam kesempatan tersebut, Sahabat Betyanto, S.Sy selaku Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan terima kasih atas waktu yang diberikan oleh BAZNAS. Beliau menjelaskan tujuan utama pertemuan ini adalah untuk mempererat silaturahmi serta mengundang keluarga besar BAZNAS Pesisir Barat untuk hadir pada acara INAUGURASI DAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN LANJUTAN PIMPINAN CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR KABUPATEN PESISIR BARAT yang akan berlangsung pada 25-28 September 2025 di Pondok Pesantren Miftahurrohmah, Rawas, Krui, Pesisir Barat. “Saya berharap agar kita bisa saling mendoakan dalam kebaikan serta terus bersinergi, baik secara moril maupun materil, demi kesuksesan acara ini,” ujar Betyanto. Acara diskusi ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, beserta Pimpinan Bidang Pengumpulan, Kiyai Agus Mawardi, dan seluruh pemangku kepentingan BAZNAS. Dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS Faisol Mudain menyampaikan kesiapan untuk menjalin sinergi dengan keluarga besar GP Ansor Pesisir Barat. “Insyaallah kami siap saling support, mendoakan, dan bahu membahu sesuai dengan kemampuan demi kemaslahatan bersama,” tuturnya. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama antara BAZNAS dan Gerakan Pemuda Ansor Banser di Kabupaten Pesisir Barat dalam rangka mendukung berbagai program sosial dan keagamaan di daerah. Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS Bank Lampung – Rekening Zakat Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7 Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4 Bank Syariah Indonesia (BSI) Nomor Rekening: 7265-1345-34 Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung https://kabpesisirbarat.baznas.go.id Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA17/09/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.

Lihat Daftar Rekening →