WhatsApp Icon
SYURIAH PCNU Pesisir Barat Hadiri Giat Rutin Musyawarah Syuriah SE Provinsi Lampung

BAZNAS Mengabarkan

Syuriyah PCNU se-Provinsi Lampung Tekankan Kemandirian Organisasi dan Penguatan Pendidikan Islam

Bandar Lampung — Jajaran Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Provinsi Lampung menyelenggarakan Musyawarah Khusus sebagai forum konsolidasi organisasi menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Bustanul Falah, Bandar Lampung, tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang menegaskan komitmen terhadap tata kelola organisasi, penguatan pendidikan Islam, serta nilai-nilai kemaslahatan umat.

Dalam suasana musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan, para peserta menyatakan kesiapan untuk turut menyukseskan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dengan menjaga tradisi musyawarah yang damai, tertib, dan menjunjung tinggi ukhuwah. Semangat tersebut dipandang sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga persatuan dan marwah organisasi.

Salah satu poin penting yang mengemuka adalah rekomendasi mengenai penegasan penerapan aturan larangan rangkap jabatan sebagaimana merujuk pada ketentuan organisasi Nahdlatul Ulama. Forum berpandangan bahwa kepemimpinan organisasi perlu dijalankan dengan mengedepankan independensi serta menghindari potensi benturan kepentingan, sehingga kepercayaan warga terhadap jam'iyah tetap terpelihara.

Selain aspek tata kelola organisasi, forum juga memberikan perhatian terhadap masa depan pendidikan Islam di Indonesia. Para peserta mengusulkan agar sistem pendidikan madrasah memperoleh penguatan dalam regulasi nasional melalui pengakomodasian yang lebih tegas dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Harapannya, madrasah semakin memperoleh kepastian hukum, kesetaraan, dan dukungan kebijakan yang berkeadilan.

Musyawarah juga menegaskan pentingnya penguatan koordinasi dan komunikasi dalam struktur organisasi, sehingga setiap langkah yang diambil tetap berjalan sesuai mekanisme serta nilai-nilai yang menjadi pedoman Nahdlatul Ulama.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan Hizib Nashor sebagai doa bersama memohon pertolongan, perlindungan, dan keberkahan Allah SWT bagi organisasi, bangsa, dan umat, sekaligus memohon kelancaran penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Melalui semangat musyawarah, kebersamaan, dan tanggung jawab organisasi, forum ini mencerminkan ikhtiar bersama dalam merawat persatuan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada kemaslahatan umat dan kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.

13/07/2026 | Kontributor: HBPB.1.13.7_Fsl
BAZNAS Pesisir Barat Serahkan Bantuan Rp7,8 Juta Untuk Mendukung Program Sekolah Rakyat

KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyerahkan bantuan dana sebesar Rp7.800.000 kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pesisir Barat. Bantuan ini dialokasikan untuk mendukung kegiatan pelepasan dan keberangkatan siswa Sekolah Rakyat (SR) di Bandar Lampung.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh perwakilan pimpinan BAZNAS Pesisir Barat kepada jajaran Dinas Sosial. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan para siswa Sekolah Rakyat dapat mengikuti seluruh rangkaian acara perpisahan dan persiapan jenjang pendidikan berikutnya tanpa kendala biaya.

BAZNAS berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat memotivasi para siswa untuk tetap semangat belajar dan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Dana tersebut akan langsung digunakan untuk memfasilitasi kebutuhan akomodasi dan operasional keberangkatan para siswa Sekolah Rakyat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

10/07/2026 | Kontributor: Febriyade
BAZNAS PESISIR BARAT Apresiasi Prestasi Gemilang Atlit Tarung Derajat

BAZNAS PESISIR BARAT APRESIASI PRESTASI GEMILANG ATLET TARUNG DERAJAT, WUJUD SINERGI MEMBANGUN PRESTASI DAERAH

Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi gemilang yang diraih para atlet Tarung Derajat Kabupaten Pesisir Barat pada Kejuaraan Tarung Derajat Tingkat Provinsi Lampung.

Pada ajang tersebut, kontingen Tarung Derajat Kabupaten Pesisir Barat berhasil membawa pulang 10 medali, terdiri dari 4 medali emas, 2 medali perak, dan 4 medali perunggu. Raihan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, semangat juang, dan latihan yang konsisten mampu melahirkan prestasi yang membanggakan sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Pesisir Barat.

Sebelum publikasi apresiasi ini disampaikan, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, telah melakukan konfirmasi dan koordinasi dengan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora Parekraf) Kabupaten Pesisir Barat, Ibu Rena Nova Sari. Beliau menyambut baik dan menyetujui sinergi informasi ini sebagai bentuk dukungan bersama dalam memberikan apresiasi kepada para atlet yang telah mengukir prestasi bagi daerah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan bahwa keberhasilan para atlet bukan sekadar tentang jumlah medali yang diraih, tetapi juga mencerminkan karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan pantang menyerah.

Prestasi adalah hasil dari kerja keras yang dilakukan secara konsisten. Medali mungkin akan memudar, tetapi nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, dan mental juara akan tetap tertanam sepanjang hayat. Inilah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda Pesisir Barat.

BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat meyakini bahwa keberhasilan para atlet merupakan buah dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari atlet, pelatih, orang tua, pemerintah daerah, hingga masyarakat yang senantiasa memberikan doa dan dukungan. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi fondasi lahirnya prestasi-prestasi baru di masa depan.

Sebagai lembaga yang memiliki komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga memandang bahwa pembinaan generasi muda melalui olahraga merupakan investasi penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap prestasi yang telah diraih ini tidak menjadi titik akhir, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, memperkuat mental juara, dan meraih pencapaian yang lebih tinggi pada tingkat nasional bahkan internasional.

BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh atlet, pelatih, pembina, serta Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat atas prestasi yang membanggakan ini. Semoga semangat juang terus menyala, prestasi semakin meningkat, dan Kabupaten Pesisir Barat semakin dikenal sebagai daerah yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Prestasi bukan hanya tentang menjadi yang terbaik hari ini, tetapi tentang menjaga semangat untuk terus belajar, berlatih, dan memberi manfaat bagi daerah, bangsa, dan sesama. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat bangga menjadi bagian dari sinergi yang mendukung lahirnya generasi unggul dan berprestasi.

09/07/2026 | Kontributor: HBPB_Fsl.1.9.7
BAZNAS PESISIR BARAT Mendapatkan 30 Kuota Dalam Program Satu Desa Satu Tahfidz

Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dorong Penguatan Program BAZNAS Pesisir Barat

Pesisir Barat, 7 Juli 2026 – BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terus memperkuat langkah dalam mengembangkan program-program pemberdayaan umat melalui koordinasi yang intensif dengan BAZNAS Provinsi Lampung.

Pada Jumat, 3 Juli 2026, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain. Dalam pembicaraan tersebut, berbagai hal strategis dibahas, salah satunya mengenai perkembangan pembentukan dan pembaruan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat pekon.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menjelaskan bahwa proses pembaruan UPZ pekon di Kabupaten Pesisir Barat telah mencapai 100 persen. Namun, sosialisasi kepada masing-masing pekon masih menunggu waktu yang tepat karena saat ini BAZNAS Pesisir Barat sedang memfokuskan diri pada tindak lanjut Surat Edaran Bupati Pesisir Barat tentang Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Pemerintah Daerah, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN).

Mendengar penjelasan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung yang akrab disapa Bung Is memberikan apresiasi sekaligus motivasi agar seluruh jajaran BAZNAS Pesisir Barat terus menjaga kekompakan dan melanjutkan program-program yang telah direncanakan.

Ya sudah, dilanjut dan kompak selalu, pesan Bung Is.

Dalam kesempatan yang sama, Bung Is juga menyampaikan alokasi 30 kuota untuk Kabupaten Pesisir Barat sebagai bagian dari penguatan program yang akan dilaksanakan. Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyatakan kesiapan penuh untuk segera menindaklanjuti arahan tersebut.

Sebagai tindak lanjut, pada Senin, 6 Juli 2026, jajaran (Squad) BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat rutin mingguan. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah persiapan pelaksanaan Program Satu Desa Satu Tahfidz, yang diharapkan mampu melahirkan generasi Qur'ani di setiap desa sekaligus memperkuat syiar Islam di Kabupaten Pesisir Barat.

Dengan semangat kebersamaan, sinergi, dan komitmen dalam melayani umat, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat optimistis seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi jalan hadirnya keberkahan, meningkatkan kesejahteraan umat, dan memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan terpercaya.

07/07/2026 | Kontributor: HBPB_fsl.1.07.07
Sinergi BAZNAS dan MUI Pesisir Barat Sempurnakan Proses Mualaf Warga Negara Inggris

PESISIR BARAT  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmen nyata dalam pendampingan asnaf mualaf. Pada hari Jumat, 3 Juli 2026, BAZNAS bersinergi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pesisir Barat untuk mendampingi dan menyempurnakan proses ikrar syahadat seorang Warga Negara (WN) Inggris yang mantap memeluk agama Islam.

?Acara sakral ini berlangsung dengan khidmat di Masjid Riyadhssholihi, Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

?Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Komisioner BAZNAS Pesisir Barat Bidang Pendistribusian, Ustadz Mey Salko. Dalam menjalankan tugas mulia ini, beliau didampingi oleh dua staf ahli BAZNAS Pesisir Barat, yaitu Ari Beni dan Azmar.

?Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan langsung momentum hidayah yang luar biasa. BAZNAS hadir tidak hanya memberikan dukungan secara moral, tetapi juga memastikan bahwa saudara baru kita yang masuk dalam kategori asnaf mualaf ini mendapatkan pendampingan yang tepat untuk memperkuat keislamannya ke depan, ujar Ustadz Mey Salko di lokasi.

?Sinergi untuk Umat

?Berdasarkan dokumentasi foto yang dirilis, prosesi ini dihadiri oleh jajaran pengurus MUI, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang ikut menyambut hangat kehadiran saudara seiman yang baru. Kolaborasi antara BAZNAS dan MUI Pesisir Barat ini menjadi bukti nyata hadirnya lembaga keagamaan dalam menyambut dan membina para mualaf agar dapat menjalankan syariat Islam dengan baik.

?Sebagai bagian dari asnaf yang berhak menerima manfaat (mustahik), BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen untuk terus mengawal proses belajar dan adaptasi WN Inggris tersebut selama menetap di bumi Pesisir Barat.

03/07/2026 | Kontributor: Humas ari beni 03 juli 2026

Berita Terbaru

BCA Syariah Perkuat Kolaborasi Dengan BAZNAS
BCA Syariah Perkuat Kolaborasi Dengan BAZNAS
BCA Syariah Perkuat Kolaborasi dengan BAZNAS, Hadirkan Fitur ZIS Digital untuk Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Jakarta, 6 April 2026 — PT Bank BCA Syariah terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengelolaan dana sosial keagamaan dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penyaluran zakat nasabah dan infak perusahaan, sekaligus peluncuran fitur Donasi (Zakat, Infak, Sedekah/ZIS) pada aplikasi mobile banking BSya. Langkah strategis ini menjadi terobosan penting dalam memperluas akses masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat serta berbagi melalui infak dan sedekah secara digital. Dengan integrasi langsung ke platform resmi seperti BAZNAS, masyarakat kini dapat menyalurkan dana sosial secara lebih mudah, aman, dan terpercaya. Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan hanya ibadah, tetapi juga instrumen penting dalam membangun kekuatan ekonomi umat dan mempererat solidaritas sosial. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi dengan BAZNAS bertujuan menghadirkan dampak nyata bagi para mustahik. Hingga tahun 2025, kerja sama antara BCA Syariah dan BAZNAS RI telah memberikan manfaat kepada sedikitnya 82 pelaku usaha mikro. Program ini membantu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui dukungan yang berkelanjutan. Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyambut baik inovasi layanan digital ini. Menurutnya, kehadiran fitur ZIS di aplikasi BSya akan semakin mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat, termasuk zakat fitrah, serta infak dan sedekah secara praktis dari perangkat mobile. Selain di tingkat nasional, peran edukasi kepada masyarakat juga terus diperkuat di daerah. Salah satunya dilakukan oleh BAZNAS di wilayah Pesisir Barat yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah serta pemanfaatannya untuk pemberdayaan ekonomi umat. Edukasi ini menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat agar potensi zakat dapat tergali secara optimal. Peluncuran fitur Donasi pada aplikasi BSya diharapkan menjadi momentum peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah berbasis digital. Dengan kemudahan ini, BCA Syariah optimistis dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial yang berdampak luas dan berkelanjutan. Berita ini disusun berdasarkan rilis resmi dari BAZNAS RI.
BERITA08/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Santri SCB Tembus PTN,Bukti Zakat Berperan Penting Bagi Dunia Pendidikan
Santri SCB Tembus PTN,Bukti Zakat Berperan Penting Bagi Dunia Pendidikan
BAZNAS Pesisir Barat Edukasi Masyarakat: Santri SCB Tembus PTN Bukti Zakat Mampu Ubah Masa Depan Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mengajak masyarakat untuk semakin memahami peran penting zakat dalam bidang pendidikan. Hal ini disampaikan menyusul keberhasilan santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) yang kembali menorehkan prestasi dengan lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Berdasarkan rilis resmi Badan Amil Zakat Nasional RI, sebanyak sembilan santri SCB berhasil diterima di berbagai PTN ternama di Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat yang optimal dapat membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. BAZNAS Pesisir Barat menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya sekadar capaian akademik, tetapi juga menjadi contoh konkret bagaimana zakat dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai bahwa dukungan para muzaki serta pengelolaan zakat yang profesional menjadi kunci keberhasilan para santri. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa zakat memiliki kekuatan besar dalam membantu anak-anak dhuafa untuk bersaing di tingkat nasional, ujarnya. BAZNAS Pesisir Barat juga mengedukasi masyarakat bahwa program pendidikan seperti Sekolah Cendekia BAZNAS merupakan bagian dari upaya transformasi mustahik menjadi muzaki. Melalui pendidikan yang terintegrasi—meliputi akademik, adab, kepemimpinan, dan kewirausahaan—santri dibekali untuk menjadi generasi unggul dan mandiri. Adapun sembilan santri yang berhasil lolos melalui SNBP 2026 antara lain diterima di IPB University, Universitas Indonesia, Universitas Cenderawasih, dan Universitas Pendidikan Indonesia dengan berbagai program studi. BAZNAS Pesisir Barat berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar, khususnya di daerah, untuk terus berprestasi dan tidak menyerah pada keterbatasan ekonomi. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, khususnya dalam sektor pendidikan. Dengan sinergi antara muzaki, lembaga pengelola zakat, dan penerima manfaat, diharapkan semakin banyak generasi muda Indonesia yang mampu meraih pendidikan tinggi dan keluar dari lingkaran kemiskinan.
BERITA08/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Surat Edaran Bupati 190.2026 Bagian Dari Bukti Nyata Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Hadir Untuk Masyarakat
Surat Edaran Bupati 190.2026 Bagian Dari Bukti Nyata Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Hadir Untuk Masyarakat
BAZNAS Pesisir Barat Perkuat Gerakan Zakat, Infak, dan Sedekah: Dorong Kesadaran Spiritual dan Kepedulian Sosial ASN Pesisir Barat – Upaya memperkuat kepedulian sosial dan nilai-nilai spiritual di lingkungan aparatur pemerintah terus digalakkan. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui kebijakan resmi Bupati mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk aktif dalam Gerakan Sadar Zakat, Infak, dan Sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat. Gerakan ini tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban administratif, tetapi sebagai panggilan moral dan spiritual bagi setiap individu. Dalam ajaran Islam, zakat, infak, dan sedekah merupakan bentuk ibadah yang memiliki dimensi luas—tidak hanya berdampak pada kesejahteraan sosial, tetapi juga menjadi sarana penyucian jiwa dan harta. Secara teologis, anjuran untuk bersedekah sangat kuat dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa harta yang disedekahkan tidak akan berkurang, melainkan akan dilipatgandakan pahalanya. Selain itu, Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa sedekah adalah bukti keimanan dan dapat menjadi penolak bala. Dengan demikian, gerakan ini sejalan dengan nilai-nilai fundamental agama yang mendorong umat untuk saling membantu dan berbagi. Lebih jauh, manfaat sedekah tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga oleh pemberi, baik secara lahir maupun batin. Dari sisi lahiriah, sedekah berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan sosial, membantu masyarakat kurang mampu, serta memperkuat ketahanan ekonomi umat. Dana yang dihimpun melalui BAZNAS dapat disalurkan untuk berbagai program produktif dan konsumtif, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi. Sementara itu, dari sisi batiniah, sedekah menghadirkan ketenangan hati, menumbuhkan rasa syukur, serta membersihkan sifat kikir dan cinta berlebihan terhadap dunia. Orang yang gemar bersedekah cenderung memiliki empati tinggi, hubungan sosial yang lebih harmonis, serta keyakinan spiritual yang lebih kuat. Inilah esensi dari keberkahan, di mana harta yang sedikit namun disertai keikhlasan dapat memberikan dampak yang jauh lebih besar. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Pesisir Barat _Dedi Irawan beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat atas dukungan penuh dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas pengumpulan dan penyaluran ZIS secara profesional, transparan, dan akuntabel. _Kami sangat mengapresiasi komitmen Bupati dan seluruh jajaran yang telah memberikan ruang dan dukungan nyata bagi BAZNAS untuk menjalankan amanah ini. Semoga sinergi ini terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat Pesisir Barat, ujarnya. Dengan adanya gerakan ini, diharapkan kesadaran kolektif ASN semakin tumbuh, tidak hanya sebagai kewajiban formal, tetapi sebagai bagian dari gaya hidup yang berlandaskan nilai ibadah. Pada akhirnya, zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar aktivitas memberi, melainkan investasi jangka panjang yang menghadirkan keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat.
BERITA07/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Jalin Kerjasama Dengan Yayasan Krui Maju Sejahtera
BAZNAS PESISIR BARAT Jalin Kerjasama Dengan Yayasan Krui Maju Sejahtera
BAZNAS Pesisir Barat Jalin Kerja Sama dengan Yayasan Krui Maju Sejahtera untuk Kemaslahatan Umat Pesisir Barat – BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Krui Maju Sejahtera dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pesisir Barat, Lampung. Kerja sama ini dituangkan dalam sebuah Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Berdasarkan kesepakatan tersebut, ruang lingkup kerja sama meliputi penghimpunan dana Infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya. Selain itu, kedua pihak juga akan fokus pada penyaluran bantuan sosial, pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan. Tidak kalah penting, pelaporan dan monitoring kegiatan juga menjadi bagian utama dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas program. Dalam kerja sama ini, Yayasan Krui Maju Sejahtera sebagai pihak pertama memiliki hak untuk mendapatkan dukungan program serta pembinaan dan supervisi dari BAZNAS. Di sisi lain, yayasan berkewajiban menjalankan program sesuai kesepakatan, menyampaikan laporan penggunaan dana secara berkala, serta menjaga transparansi dalam setiap kegiatan. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat sebagai pihak kedua berhak melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program yang dijalankan, serta menerima laporan kegiatan dari pihak pertama. BAZNAS juga berkewajiban menyalurkan dana sesuai kesepakatan, memberikan pendampingan program, serta melakukan pembinaan kelembagaan kepada yayasan. Pelaksanaan kegiatan akan dilakukan berdasarkan proposal yang telah disepakati bersama serta rencana kerja dan anggaran (RKA) yang disusun secara matang oleh kedua pihak. Apa Itu MoU? Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) adalah dokumen kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang berisi komitmen untuk bekerja sama dalam suatu bidang tertentu. MoU menjadi dasar hukum awal sebelum pelaksanaan kerja sama yang lebih teknis dan rinci. Manfaat MoU Adapun manfaat dari MoU antara lain: Memberikan kejelasan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak Menjadi dasar pelaksanaan program yang terarah dan terukur Meningkatkan kepercayaan dan profesionalitas antar lembaga Memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana Mempermudah monitoring dan evaluasi kegiatan Tujuan Utama Kerja sama ini bertujuan utama untuk meningkatkan kemaslahatan masyarakat Pesisir Barat melalui penguatan program sosial dan pemberdayaan. Dengan sinergi antara BAZNAS dan Yayasan Krui Maju Sejahtera, diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, serta memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi masyarakat. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan program-program yang tepat sasaran dan berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat Pesisir Barat yang lebih sejahtera dan mandiri.
BERITA07/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat dan Yayasan Krui Maju Sejahtera Jalin Kerja Sama Strategis
BAZNAS Pesisir Barat dan Yayasan Krui Maju Sejahtera Jalin Kerja Sama Strategis
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Yayasan Krui Maju Sejahtera. Kesepakatan ini ditandai dengan prosesi penandatanganan berkas kerja sama yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat pada Selasa, 7 April 2026. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, bersama Ketua Yayasan Krui Maju Sejahtera, Bapak Riza Efedi, A.Md.Kep. Sinergi demi Kesejahteraan Umat Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat dan penyaluran bantuan sosial di wilayah Pesisir Barat agar lebih tepat sasaran. Dalam sambutannya, Ustadz Faisol Mudain menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan warga. "Kami berharap kolaborasi dengan Yayasan Krui Maju Sejahtera dapat mempercepat distribusi bantuan, khususnya di bidang kesehatan dan sosial, mengingat latar belakang dan dedikasi yayasan yang sudah teruji," ujar Ustadz Faisol. Fokus pada Aksi Nyata Senada dengan hal tersebut, Riza Efedi, A.Md.Kep., menyatakan kesiapannya untuk mengawal implementasi kerja sama ini di lapangan. Peningkatan Akses Kesehatan: Mengingat latar belakang medis Riza Efedi, program kesehatan bagi masyarakat kurang mampu menjadi salah satu poin krusial. Pemberdayaan Ekonomi: Pendampingan bagi mustahik agar mampu mandiri secara finansial. Respons Cepat Bencana: Koordinasi dalam penanganan situasi darurat di wilayah Krui dan sekitarnya. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan foto
BERITA07/04/2026 | Ari beni
Optimalkan Program Zakat, BAZNAS Pesisir Barat Serahkan Berkas Administrasi ke Bagian Kesra
Optimalkan Program Zakat, BAZNAS Pesisir Barat Serahkan Berkas Administrasi ke Bagian Kesra
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus berkomitmen meningkatkan efektivitas penyaluran program bantuan bagi masyarakat. Sebagai langkah nyata dalam tertib administrasi, staf BAZNAS Pesisir Barat, Syerli Marlia, mendatangi kantor Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat pada Senin, 6 April 2026. Kedatangan perwakilan BAZNAS ini bertujuan untuk menyerahkan kelengkapan syarat administrasi guna mendukung maksimalnya berbagai program kerja yang telah direncanakan untuk tahun berjalan. Poin Penting Koordinasi Pihak BAZNAS menegaskan bahwa sinkronisasi data dan kelengkapan dokumen sangat krusial agar: Penyaluran Tepat Sasaran: Memastikan data mustahik (penerima zakat) valid dan sesuai dengan standar regulasi pemerintah daerah. Transparansi Publik: Memenuhi standar pelaporan keuangan dan administrasi yang akuntabel. Percepatan Realisasi: Mempercepat proses birokrasi agar bantuan dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Sinergi untuk Kesejahteraan Umat Pihak Dinas/Bagian Kesra menyambut baik proaktifnya staf BAZNAS dalam melengkapi dokumen yang diperlukan. Sinergi antara lembaga pengelola zakat dan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat jaring pengaman sosial, terutama dalam pengentasan kemiskinan di wilayah Pesisir Barat.
BERITA07/04/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat dan Yayasan Krui Maju Sejahtera Resmi Teken MoU
BAZNAS Pesisir Barat dan Yayasan Krui Maju Sejahtera Resmi Teken MoU
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Krui Maju Sejahtera. Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Kantor BAZNAS Pesisir Barat pada Selasa, 7 April 2026. ?Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh pimpinan kedua belah pihak. Penandatanganan nota kesepahaman ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam program-program sosial, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Pesisir Barat. ?Perwakilan dari BAZNAS Pesisir Barat menyampaikan bahwa sinergi dengan yayasan lokal seperti Krui Maju Sejahtera sangat penting agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan menjangkau pelosok yang sulit diakses. ?"Kerja sama ini adalah langkah nyata untuk memastikan tidak ada warga kita yang berjuang sendirian. Dengan data yang akurat dan koordinasi yang baik, kita berharap tingkat kesejahteraan masyarakat Pesisir Barat terus meningkat. ?Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian program berkelanjutan yang akan dijalankan oleh kedua lembaga tersebut sepanjang tahun 2026.
BERITA07/04/2026 | Ari beni
Ustad Faisol Mudain Pimpin Kunjungan Baznas ke Dinas Poraparekraf Pesisir Barat
Ustad Faisol Mudain Pimpin Kunjungan Baznas ke Dinas Poraparekraf Pesisir Barat
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kabupaten Pesisir Barat pada Senin, 6 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di Kompleks Perkantoran Pemda Pesisir Barat ini bertujuan untuk mensinergikan program kerja antar lembaga. Rombongan Baznas dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudai, didampingi oleh jajaran komisioner dan staf pelaksana. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran pimpinan Disporaparekraf. Poin Utama Pertemuan Dalam pertemuan tersebut, beberapa agenda krusial menjadi bahasan utama, di antaranya: Optimalisasi Zakat Profesi: Sosialisasi dan penguatan kesadaran zakat di lingkungan dinas guna mendukung program-program kemanusiaan di Pesisir Barat. Dukungan Sektor Pariwisata: Diskusi mengenai peran Baznas dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi wisata unggulan. Pernyataan Ketua Baznas Ustadz Faisol Mudai menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah proaktif Baznas untuk memastikan penyaluran zakat, infak, dan sedekah tepat sasaran, terutama yang bersinggungan dengan pembinaan pemuda dan pelaku ekonomi kreatif. "Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Baznas dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Melalui sinergi dengan Disporaparekraf, kita bisa mengolaborasikan program pemberdayaan pemuda dan UMKM kreatif agar mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi," ujar Ustadz Faisol Mudai. Harapan ke Depan Pihak Disporaparekraf menyambut baik inisiatif ini dan berharap adanya nota kesepahaman (MoU) atau kerja sama konkret di masa mendatang. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat penanggulangan kemiskinan serta meningkatkan indeks pembangunan manusia di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama tersebut.
BERITA06/04/2026 | Ari beni
Perkuat Sinergi, BAZNAS Pesisir Barat Audiensi dengan Disporaparekraf
Perkuat Sinergi, BAZNAS Pesisir Barat Audiensi dengan Disporaparekraf
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya memperluas jalinan kerja sama lintas sektor demi mengoptimalkan program pemberdayaan masyarakat. Terbaru, Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustaz Faisol Mudain, memimpin rombongan jajaran komisioner dan staf melakukan kunjungan audiensi ke Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) setempat. Pertemuan tersebut berlangsung khidmat di Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah Pesisir Barat pada Senin, 6 April 2026. Kedatangan rombongan BAZNAS disambut langsung oleh jajaran pimpinan Disporaparekraf dengan agenda utama menyelaraskan program kerja (sinergi) untuk kemaslahatan umat. Poin Utama Pembahasan Dalam diskusi tersebut, terdapat beberapa poin strategis yang dibahas untuk disinkronkan antara kedua belah pihak: Pemberdayaan Ekonomi Kreatif: Menjajaki potensi bantuan modal atau pelatihan bagi pelaku UMKM ekonomi kreatif yang masuk dalam kategori mustahik (penerima zakat). Dukungan Sektor Pariwisata: Kolaborasi dalam pembinaan mental dan kesejahteraan bagi para pekerja di sektor pariwisata. Optimalisasi Zakat Profesi: Koordinasi mengenai tata kelola zakat, infak, dan sedekah di lingkungan dinas terkait. "Kami berharap melalui audiensi ini, BAZNAS dan Disporaparekraf dapat berjalan beriringan. Potensi pariwisata dan pemuda di Pesisir Barat sangat besar, dan BAZNAS hadir untuk memastikan aspek kesejahteraan serta keberkahannya ikut terjaga," ujar Ustaz Faisol Mudain di sela-sela pertemuan. Harapan ke Depan Pihak Disporaparekraf menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi, terutama dalam validasi data pemuda atau pelaku usaha kreatif yang membutuhkan bantuan. Sinergi ini diharapkan tidak hanya sekadar pertemuan formal, tetapi melahirkan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat Pesisir Barat.
BERITA06/04/2026 | Ari beni
Dinas Pariwisata Pesisir Barat Raih Rekor Dunia
Dinas Pariwisata Pesisir Barat Raih Rekor Dunia
Dinas Pariwisata Pesisir Barat Raih Penghargaan Rekor Dunia, BAZNAS Ikut Mengedukasi Masyarakat Pesisir Barat — Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian luar biasa dalam kegiatan budaya daerah. Penghargaan tersebut diberikan atas rekor _Lomba Ngunduh Damar oleh Peserta Terbanyak. Berdasarkan piagam penghargaan yang diterbitkan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia dengan nomor 7884/R.MURI/IV/2017, penghargaan ini secara resmi dianugerahkan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat pada 13 April 2017 di Semarang. Penyerahan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum MURI, Jaya Suprana. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan tradisi lokal sekaligus mengangkat potensi wisata berbasis budaya. Lomba Ngunduh Damar sendiri merupakan tradisi khas yang memiliki nilai historis dan ekonomi bagi masyarakat setempat. Sejalan dengan upaya tersebut, BAZNAS Pesisir Barat turut berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui berbagai program, BAZNAS tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga mendukung peningkatan kesadaran sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sinergi antara Dinas Pariwisata dan BAZNAS diharapkan dapat terus mendorong kemajuan daerah, baik dari sektor pariwisata maupun kesejahteraan masyarakat. Edukasi yang dilakukan menjadi langkah penting untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga budaya serta meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.
BERITA06/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Sambutan Pembina MUSLIMAT NU PESISIR BARAT
Sambutan Pembina MUSLIMAT NU PESISIR BARAT
Ibu Bupati Dian Hardiyanti Dedi Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Membina Umat Pesisir Barat – Pembina Muslimat NU Pesisir Barat sekaligus Ketua Umum BKMT Pesisir Barat, Dian Hardiyanti Dedi, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun umat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan keagamaan yang berlangsung di Lapangan Ngaras, pada Sabtu (4/4/2026), yang dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta jajaran Muslimat NU dan Majelis Taklim. Dalam sambutannya, Dian Hardiyanti Dedi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Melalui tema Hari Ini, Kebersamaan dalam Membina Umat, saya meyakini bahwa peran kita semua, terutama kaum perempuan, sangat strategis dalam membentuk generasi, memperkuat keluarga, dan menjaga nilai-nilai keagamaan, ujarnya. Ia menekankan bahwa perempuan, khususnya ibu, memiliki peran sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, keberadaan organisasi seperti Muslimat NU dan BKMT dinilai sangat penting sebagai wadah pembinaan umat. Menurutnya, berbagai kegiatan keagamaan seperti majelis taklim, pengajian, dan pembinaan rutin yang dilakukan selama ini tidak hanya memberikan ketenangan spiritual, tetapi juga berdampak nyata dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan harmonis. Dian juga memberikan apresiasi kepada jajaran Muslimat NU, khususnya di Kecamatan Ngaras, yang dinilai konsisten menjadi garda terdepan dalam pembinaan umat. Saya mengapresiasi dedikasi Muslimat NU yang terus aktif menghadirkan kegiatan keagamaan yang bermanfaat dan menyejukkan. Ini adalah kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat, tambahnya. Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat persatuan, dan saling mendukung dalam upaya membina umat, dimulai dari lingkungan keluarga. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang baik, dan dari masyarakat yang baik akan terbangun daerah yang penuh keberkahan, katanya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Pesisir Barat, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah Muslimat NU dan Majelis Taklim. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan diharapkan mampu mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Lima Manfaat Sedekah Dan Enam Solusi Giat Mengamalkannya
Lima Manfaat Sedekah Dan Enam Solusi Giat Mengamalkannya
Sedekah: Jalan Sunyi yang Menumbuhkan Semesta Berkah BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Di tengah dunia yang gemerlap oleh angka dan kepemilikan, manusia sering lupa bahwa hakikat harta bukanlah untuk ditimbun, melainkan untuk dialirkan. Sedekah hadir sebagai suara langit yang lirih namun tegas—mengajak manusia kembali pada fitrah: bahwa memberi adalah bentuk tertinggi dari menerima. Dalam firman Allah SWT pada QS. Saba’ ayat 39 ditegaskan, Apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya, dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik. Ayat ini bukan sekadar kalimat penghibur, tetapi sebuah hukum Ilahi yang bekerja dalam diam, melampaui logika manusia yang sempit. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat memandang sedekah bukan hanya sebagai ibadah ritual, tetapi sebagai poros peradaban. Ia adalah energi spiritual yang menggerakkan roda keadilan sosial, menyambungkan yang kuat dengan yang lemah, dan menghadirkan harapan di tengah keterbatasan. Sedekah adalah bahasa kasih yang tidak membutuhkan suara, namun mampu menggema hingga ke langit. Sedekah: Ketika Kehilangan Menjadi Keuntungan Dalam perspektif duniawi, memberi sering dianggap sebagai kehilangan. Namun dalam perspektif Ilahi, justru di situlah letak keuntungan yang sejati. Sedekah mengajarkan paradoks suci: bahwa yang dilepaskan dengan ikhlas akan kembali dengan berlipat, dalam bentuk yang mungkin tak terduga—ketenangan jiwa, kesehatan, kemudahan urusan, hingga keselamatan dari marabahaya. Rasulullah SAW mengingatkan agar manusia tidak terjebak dalam sikap kikir dan terlalu berhitung terhadap harta. Sebab ketika manusia menahan apa yang seharusnya mengalir, maka keberkahan pun tertahan. Sedekah adalah aliran; dan setiap aliran yang tersumbat akan menimbulkan kerusakan—baik dalam jiwa maupun dalam kehidupan sosial. Manfaat Sedekah: Melampaui Dimensi Materi Sedekah bukan sekadar aktivitas memberi, tetapi transformasi batin yang mendalam. Ia membawa manfaat yang berlapis-lapis: 1. Melapangkan Rezeki Secara Hakiki Rezeki tidak selalu berbentuk uang. Ia bisa hadir sebagai kesehatan yang terjaga, keluarga yang harmonis, hati yang tenteram, atau jalan hidup yang dimudahkan. Sedekah membuka pintu-pintu ini. 2. Menyucikan Jiwa dari Karat Dunia Keserakahan adalah penyakit halus yang sering tak disadari. Sedekah menjadi obatnya—membersihkan hati, menumbuhkan empati, dan melembutkan nurani. 3. Menjadi Perisai dari Bala dan Musibah Dalam banyak riwayat, sedekah disebut sebagai penolak bala. Ia bekerja dalam wilayah yang tak kasat mata, menjaga manusia dari takdir buruk yang mungkin saja terjadi. 4. Menghidupkan Solidaritas dan Keadilan Sosial Sedekah bukan hanya hubungan vertikal dengan Allah, tetapi juga horizontal dengan sesama. Ia menjembatani kesenjangan, merajut ukhuwah, dan menghidupkan rasa saling peduli. 5. Menjadi Investasi Abadi di Akhirat Apa yang disedekahkan tidak hilang, tetapi disimpan dalam (rekening langit) yang nilainya kekal dan tak tergerus waktu. Akar Kemalasan Bersedekah: Penyakit yang Tak Terlihat Meski keutamaannya begitu besar, manusia kerap diliputi rasa enggan untuk bersedekah. Ini bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi persoalan hati. Di antaranya: Ketakutan akan kemiskinan: Bisikan halus yang menanamkan ilusi bahwa memberi akan mengurangi. Cinta dunia yang berlebihan: Harta dijadikan tujuan, bukan sarana. Lemahnya keyakinan terhadap janji Allah: Ayat-ayat hanya dibaca, namun belum diresapi. Kebiasaan menunda: Amal ditangguhkan hingga waktu yang tidak pernah datang. Godaan syaitan yang sistematis: Membisikkan keraguan, menunda niat, dan membenarkan keengganan. Kemalasan bersedekah sejatinya adalah cermin dari hubungan manusia dengan Tuhannya. Ketika iman melemah, maka tangan pun menjadi berat untuk memberi. Strategi Ruhani Melawan Kemalasan: Menjemput Keikhlasan Melawan rasa malas dalam bersedekah bukan sekadar usaha fisik, tetapi jihad batin yang membutuhkan kesadaran dan latihan: 1. Menanamkan Keyakinan yang Kokoh Renungkan ayat-ayat Allah tentang sedekah. Jadikan janji-Nya sebagai pegangan hidup, bukan sekadar bacaan. 2. Memulai dari yang kecil namun konsisten Sedekah tidak menuntut jumlah, tetapi keikhlasan. Yang kecil namun rutin lebih dicintai daripada yang besar namun jarang. 3. Mengingat Kefanaan Dunia Harta yang dikumpulkan akan ditinggalkan. Hanya amal yang akan menemani. 4. Membentuk kebiasaan harian Jadikan sedekah sebagai gaya hidup. Sisihkan sebagian rezeki setiap hari, sekecil apa pun. 5. Memohon kepada Allah agar dilapangkan hati Doa adalah kunci. Mintalah agar hati dimudahkan untuk memberi. 6. Berada dalam lingkungan yang gemar berbagi Kebaikan itu menular. Lingkungan yang dermawan akan membentuk karakter yang sama. Sinergi Pemerintah dan BAZNAS: Menyemai Kebaikan Kolektif Dalam upaya memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, beserta seluruh jajaran pemerintah daerah. Beliau mengungkapkan rasa terima kasih atas diterbitkannya Surat Edaran Bupati Pesisir Barat terbaru tahun 2026, yang menjadi tonggak penting dalam optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini bukan hanya langkah administratif, tetapi manifestasi dari kepedulian sosial yang terstruktur dan berkelanjutan. Ia adalah bukti bahwa pemerintah hadir bukan hanya sebagai pengelola birokrasi, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan. Surat edaran ini adalah cahaya kebijakan yang akan menerangi jalan kemaslahatan. Ketika ASN bersatu dalam semangat berbagi, maka akan lahir kekuatan kolektif yang mampu mengangkat derajat masyarakat Pesisir Barat. Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan peradaban, ungkap Faisol Mudain dengan penuh harap. Optimalisasi ZIS ASN diharapkan menjadi sumber daya yang berkelanjutan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan—mulai dari fakir miskin, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat di wilayah Pesisir Barat, Lampung. Penutup: Sedekah sebagai Jalan Pulang yang Paling Tenang Pada akhirnya, sedekah bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang kembali—kembali pada fitrah, kembali pada Tuhan, kembali pada makna hidup yang sejati. Ia adalah jalan sunyi yang mungkin tak ramai dipuji, namun penuh dengan keberkahan yang tak terukur. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan sedekah sebagai denyut nadi kehidupan. Jangan menunggu lapang untuk memberi, karena justru dengan memberi, Allah akan melapangkan. Sebab hidup yang sejati bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa dalam kita mampu berbagi. Dan di sanalah, keberkahan menemukan jalannya.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Membuka Giat Mulia Tabligh Akbar Muslimat NU ngaras
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Membuka Giat Mulia Tabligh Akbar Muslimat NU ngaras
TABLIGH AKBAR MUSLIMAT NU KECAMATAN NGARAS: MENEGUHKAN KEIMANAN, MEMPERKUAT PERAN PEREMPUAN, DAN MEMBANGUN SINERGI UMAT DI PESISIR BARAT Pesisir Barat, 4 April 2026 — Muslimat NU Kecamatan Ngaras kembali meneguhkan eksistensinya sebagai pilar penting dalam kehidupan keagamaan dan sosial melalui penyelenggaraan Tabligh Akbar yang berlangsung khidmat, tertib, dan penuh makna spiritual. Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ruang konsolidasi umat, penguatan nilai-nilai keislaman, serta refleksi bersama dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, bersama Ibu Bupati Dian Hardiyanti Dedi dan jajaran pemerintah daerah. Turut hadir Camat Ngaras, para peratin se-Kecamatan Ngaras, Sai Batin Marga Ngaras, unsur Forkopimda, jajaran Nahdlatul Ulama beserta Banom lintas kecamatan (Ngaras, Ngambur, Bengkunat), serta tokoh masyarakat. Ribuan jamaah Muslimat NU memadati lokasi kegiatan dengan penuh antusias, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan umat. SUSUNAN ACARA: RANGKAIAN SPIRITUAL DAN NASIONALISME YANG TERPADU Kegiatan disusun secara sistematis, memadukan nilai spiritual, kebangsaan, dan sosial: Pembacaan Iftitah Dibawakan oleh Rois Syuriah MWC NU Ngaras : Ust Faisol Mudain yang juga menjabat sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Iftitah menjadi pintu pembuka yang menata niat kolektif jamaah, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah ibadah yang bertujuan meraih ridha Allah SWT. Gema Kalam Ilahi Dilantunkan oleh ibu-ibu Muslimat NU dengan penuh penghayatan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menghadirkan suasana batin yang tenang, memperkuat dimensi spiritual sejak awal acara. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Organisasi Indonesia Raya Mars Muslimat NU Mars Nahdlatul Ulama Rangkaian ini menegaskan bahwa keislaman dan kebangsaan berjalan beriringan. Muslimat NU menunjukkan komitmennya sebagai bagian dari kekuatan bangsa yang religius dan nasionalis. RANGKAIAN SAMBUTAN: SINERGI PEREMPUAN, ULAMA, DAN PEMERINTAH 1. Ketua PAC Muslimat NU Ngaras Sambutan pembuka disampaikan oleh Ustadz Lekat Kartini. Beliau menekankan bahwa Tabligh Akbar ini adalah manifestasi nyata dari gerakan dakwah Muslimat NU di tingkat akar rumput. Makna yang disampaikan sangat mendalam: Muslimat NU bukan hanya organisasi, tetapi gerakan sosial-keagamaan yang hidup di tengah masyarakat. Perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik utama dalam keluarga. Penguatan akhlak generasi dimulai dari rumah, dari tangan seorang ibu. Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan kegiatan ini sebagai titik penguatan ukhuwah dan konsistensi dalam menjalankan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah. 2. Pembina Muslimat NU Kabupaten Pesisir Barat sekaligus Sebagai Ketua BKMT Pesisir Barat Oleh Ibu Dian Hardiyanti Dedi. Dalam perspektif yang lebih luas, beliau menyoroti: Perempuan sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat. Keluarga sebagai pusat peradaban yang menentukan arah masa depan bangsa. Beliau menegaskan bahwa: Jika keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat; jika ibu beriman dan berilmu, maka generasi akan berkualitas. Ia juga mengangkat pentingnya kepedulian sosial, solidaritas antar sesama, serta peran Muslimat NU dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. 3. Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pesisir Barat Sambutan berikutnya oleh Udo H.Ahmad Khotob., S.Ag.,M.M yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat. Beliau membawa perspektif keulamaan dan kelembagaan: Menekankan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Menguatkan pentingnya moderasi beragama. Menegaskan peran NU dalam menjaga Islam yang ramah, toleran, dan inklusif. Pesan beliau menegaskan bahwa Muslimat NU adalah ujung tombak dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang damai di tengah perubahan zaman. 4. Sambutan Puncak Adalah Sambutan Bupati Pesisir Barat Puncak sambutan oleh Bpk Dedi Irawan menjadi refleksi mendalam arah pembangunan daerah. Makna strategis yang disampaikan: Pembangunan tidak boleh hanya fisik, tetapi harus berbasis spiritual dan moral. Keimanan adalah fondasi utama stabilitas sosial. Kebersamaan adalah kekuatan terbesar masyarakat. Beliau menegaskan bahwa: Masyarakat yang terhubung oleh iman akan melahirkan harmoni. Gotong royong adalah kunci kemajuan daerah. Halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi sarana rekonsiliasi sosial. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Muslimat NU sebagai: Penjaga moral keluarga Penguat pendidikan keagamaan Pilar pembangunan karakter masyarakat TAUSIYAH: PENGUATAN SPIRITUAL DAN AKHLAK UMAT Ceramah agama disampaikan oleh Ketua JATMAN PESISIR BARAT : KH Nurhadi, pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Krui. Uraian beliau sangat tajam dan menyentuh aspek mendasar kehidupan umat: Keimanan harus diwujudkan dalam perilaku, bukan sekadar ucapan. Tantangan zaman menuntut keteguhan akidah dan akhlak. Peran ibu sangat menentukan masa depan generasi. Sebagai pengasuh pesantren, beliau menanamkan pentingnya: Keseimbangan ilmu agama dan kehidupan sosial Pembinaan generasi muda agar berkarakter kuat Menjadikan majelis ilmu sebagai sarana perubahan diri Pesannya menegaskan bahwa krisis moral hanya bisa diatasi dengan kembali pada nilai-nilai agama yang kokoh. DOA PENUTUP: PUNCAK KEKHUSYUKAN DAN HARAPAN UMAT Acara ditutup dengan doa oleh Rois Syuriah PCNU kabupaten pesisir barat : Ky Agus Fathulloh.,S.H pengasuh Pondok Pesantren Miftahurrohmah Krui. Doa yang dipanjatkan mengandung dimensi yang luas: Permohonan keberkahan bagi masyarakat Harapan kepemimpinan yang amanah dan bijaksana Perlindungan dari perpecahan dan konflik sosial Sebagai ulama kharismatik, beliau menegaskan pentingnya: Persatuan umat sebagai kekuatan utama Keistiqamahan dalam iman Kehidupan yang dilandasi nilai Ahlussunnah wal Jamaah Suasana doa berlangsung sangat khusyuk, seluruh jamaah larut dalam harapan kolektif menuju kehidupan yang lebih baik. PENEGASAN AKHIR: SINERGI UMMAT SEBAGAI KEKUATAN PERADABAN Tabligh Akbar ini menjadi gambaran utuh tentang: Sinergi ulama, umara, dan umat Peran strategis perempuan dalam Islam Pentingnya keseimbangan antara agama, sosial, dan pembangunan Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi: sebuah gerakan moral, spiritual, dan sosial yang menegaskan bahwa kekuatan umat terletak pada iman, kebersamaan, dan nilai-nilai kebaikan. Dari Ngaras, semangat itu tumbuh— menuju Pesisir Barat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Ujian Kehidupan Dan Menyayangi Diri
Ujian Kehidupan Dan Menyayangi Diri
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat: Menyemai Cinta Diri di Tengah Ujian Kehidupan Pesisir Barat — Dalam realitas kehidupan yang kian kompleks, tidak semua luka terlihat, dan tidak semua beban terdengar. Banyak jiwa berjalan dalam sunyi, memikul resah yang tak terucap, menghadapi tekanan hidup yang terkadang menggerus harapan. Dari kegelisahan inilah, sebuah kesadaran tumbuh: bahwa manusia perlu kembali kepada dirinya sendiri, merawat jiwa, dan menguatkan hati sebagai bentuk syukur atas kehidupan yang telah Allah titipkan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat memandang fenomena ini bukan sekadar persoalan individu, tetapi sebagai panggilan kemanusiaan dan keimanan. Dalam banyak kasus, seseorang yang dilanda stres dan depresi kerap merasa terasing, seolah dunia tak lagi memberi ruang untuk dipahami. Padahal, dalam ajaran Islam, setiap kesulitan adalah bagian dari ujian yang mengandung hikmah, dan setiap jiwa memiliki nilai yang begitu mulia di sisi-Nya. Manusia sering lupa bahwa dirinya adalah amanah. Ketika dunia terasa tak peduli, di situlah pentingnya menumbuhkan kasih sayang terhadap diri sendiri, ungkap salah satu perwakilan BAZNAS Pesisir Barat. Pernyataan ini selaras dengan pesan kehidupan: bahwa kekuatan sejati bukanlah untuk membuktikan diri kepada orang lain, melainkan untuk menjaga diri agar tetap tegak dalam iman dan harapan. Secara filosofis, kehidupan adalah perjalanan sunyi menuju makna. Tidak semua orang akan memahami luka yang kita rasakan, sebagaimana tidak semua mata mampu melihat air mata yang jatuh dalam diam. Oleh karena itu, mencintai diri sendiri bukanlah bentuk egoisme, melainkan wujud kesadaran spiritual—bahwa diri ini adalah ciptaan Allah yang harus dijaga, dirawat, dan dimuliakan. Dalam perspektif agamis, Islam mengajarkan keseimbangan antara hubungan dengan Allah (hablumminallah) dan hubungan dengan sesama manusia (hablumminannas), termasuk hubungan dengan diri sendiri. Rasulullah SAW pun mencontohkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, serta tidak membebani diri melebihi kemampuan. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya menghadirkan program-program yang tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga spiritual dan psikologis masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan religius, BAZNAS ingin menguatkan pesan bahwa setiap individu berhak merasa berharga, dicintai, dan tidak sendiri dalam menghadapi ujian hidup. Tulisan sederhana yang beredar di tengah masyarakat—tentang pentingnya mencintai diri sendiri karena orang lain belum tentu memahami—menjadi refleksi yang dalam. Ia bukan sekadar rangkaian kata, tetapi cermin dari realitas yang dihadapi banyak orang. Bahwa pada akhirnya, kekuatan itu harus tumbuh dari dalam diri, berakar pada iman, dan bertumbuh dalam kesabaran. Seperti ombak yang tak pernah lelah menyapa pantai Pesisir Barat, demikian pula manusia harus terus bangkit, meski berkali-kali jatuh. Sebab di balik setiap ujian, Allah telah menyiapkan pelajaran, dan di balik setiap kesedihan, tersimpan rahmat yang menanti untuk disadari. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk saling menguatkan, menebar empati, dan tidak abai terhadap sesama. Namun lebih dari itu, mari belajar untuk memeluk diri sendiri dengan penuh kasih, karena dari sanalah lahir keteguhan yang sejati—keteguhan untuk tetap hidup, berjuang, dan berserah kepada Yang Maha Kuasa.
BERITA03/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT - Faisol Pesibar
BAZNAS PESISIR BARAT Ungkapan Duka Yang Mendalam
BAZNAS PESISIR BARAT Ungkapan Duka Yang Mendalam
BAZNAS KABUPATEN PESISIR BARAT UNGKAPAN DUKA CITA MENDALAM Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Dengan penuh rasa duka yang mendalam, segenap pimpinan dan jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut berbelasungkawa atas gugurnya putra-putra terbaik bangsa dalam tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia. Gugurnya para prajurit dalam pengabdian bukanlah sekadar kehilangan bagi keluarga, tetapi juga kehilangan besar bagi bangsa dan kemanusiaan. Mereka adalah sosok-sosok yang memilih jalan pengorbanan, menempatkan kepentingan umat manusia di atas kepentingan pribadi, serta mengabdikan diri demi tegaknya kedamaian di muka bumi. Kami meyakini, dengan segala keikhlasan dan pengorbanan yang telah mereka persembahkan, semoga Allah SWT menerima seluruh amal bakti mereka, mengampuni segala khilaf, dan menempatkan mereka dalam derajat yang mulia. Semoga para prajurit yang gugur tersebut terhitung sebagai syuhada biiznillah, dan dianugerahi tempat terbaik di sisi-Nya sebagai ahli surga. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami menyampaikan doa dan harapan yang tulus agar senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan iman, serta keikhlasan hati dalam menghadapi ujian ini. Semoga setiap tetes air mata menjadi saksi cinta dan setiap kesabaran menjadi ladang pahala yang berlipat ganda. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan arti pengabdian, keikhlasan, dan nilai luhur kemanusiaan. Semoga semangat juang dan pengorbanan para pahlawan ini terus hidup dalam sanubari kita, menjadi inspirasi untuk memperkuat persatuan, kepedulian, dan kontribusi nyata bagi negeri. Akhirnya, kami berdoa: Ya Allah, terimalah mereka dalam kemuliaan-Mu, lapangkan kubur mereka, terangilah dengan cahaya rahmat-Mu, dan himpunkan mereka bersama orang-orang saleh di surga-Mu. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
BERITA03/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Muslimat NU Ngaras Audiensi dengan Bupati Pesisir Barat Terkait Rencana Tabligh Akbar
Muslimat NU Ngaras Audiensi dengan Bupati Pesisir Barat Terkait Rencana Tabligh Akbar
KRUI – Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, bersama Wakil Ketua I, Ustadz Agus Mawardi, mendampingi rombongan ibu-ibu Muslimat NU Kecamatan Ngaras dalam agenda audiensi bersama Bupati Pesisir Barat di ruang kerja Bupati, Kamis (2/4). ?Pertemuan tersebut bertujuan untuk mematangkan persiapan acara Tabligh Akbar yang dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026 mendatang di Kecamatan Ngaras. ?Koordinasi Pelaksanaan Tabligh Akbar ?Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Muslimat NU menyampaikan rencana teknis kegiatan yang diharapkan dapat menjadi sarana syiar Islam sekaligus mempererat silaturahmi antarumat di Pesisir Barat. Pihak BAZNAS hadir sebagai mitra strategis yang mendukung penuh kegiatan keagamaan yang digerakkan oleh elemen masyarakat. ?Apresiasi Atas Dukungan Pengelolaan ZIS ?Selain membahas agenda Tabligh Akbar, Ustadz Faisol Mudain juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Hal ini terkait dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Bupati terbaru mengenai optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). ?"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati atas dukungan regulasi melalui Surat Edaran terbaru ini. Hal ini menjadi angin segar bagi pengelolaan ZIS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat agar lebih maksimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Ustadz Faisol. ?Bupati Pesisir Barat menyambut baik rencana kegiatan Tabligh Akbar tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung program-program keagamaan serta penguatan peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola dana umat.
BERITA02/04/2026 | Ari beni
Tabligh Akbar Muslimat NU Kecamatan Ngaras Siap Dihadiri Bupati Dan Jajaran
Tabligh Akbar Muslimat NU Kecamatan Ngaras Siap Dihadiri Bupati Dan Jajaran
Audiensi Muslimat NU Ngaras dengan Bupati Pesisir Barat, Dukung Sukses Tabligh Akbar 4 April 2026 Pesisir Barat — Jelang pelaksanaan Tabligh Akbar yang akan digelar pada Sabtu, 4 April 2026, jajaran Muslimat NU Ngaras melakukan audiensi dengan Bupati Pesisir Barat di Gedung Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (2/4/2026). Audiensi tersebut turut didampingi oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Faisol Mudain yang juga menjabat sebagai Katib Syuriyah PCNU, serta Wakil Tanfidziah PCNU Pesisir Barat Agus Mawardi. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan penuh dari jajaran Nahdlatul Ulama terhadap kegiatan keagamaan yang akan dilaksanakan. Ketua pelaksana kegiatan, Juwairiyah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Bupati Pesisir Barat beserta jajaran. Ia juga secara langsung mengundang Bupati dan seluruh perangkat daerah untuk hadir dan membersamai kegiatan Tabligh Akbar yang diharapkan menjadi momentum penguatan nilai-nilai keislaman di masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas penerimaan yang luar biasa ini. Besar harapan kami Bapak Bupati beserta jajaran dapat hadir dalam kegiatan mulia ini, ujar Juwairiyah. Bupati Pesisir Barat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan oleh Muslimat NU Ngaras bersama para tokoh NU. Ia berharap kegiatan Tabligh Akbar dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Terima kasih kepada ibu-ibu Muslimat NU Ngaras yang telah berkunjung. Semoga kegiatan ini sukses dan membawa keberkahan bagi kita semua, ungkap Bupati. Menariknya, di akhir pertemuan, Bupati juga memberikan arahan langsung kepada jajaran pemerintah daerah agar turut mendukung kegiatan tersebut. Ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ikut berpartisipasi dan hadir dalam rangka menyukseskan Tabligh Akbar. Langkah ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA02/04/2026 | Faisol Pesibar
Mari Tunaikan Zakat Infaq Shodaqohnya Melalui BAZNAS PESISIR BARAT
Mari Tunaikan Zakat Infaq Shodaqohnya Melalui BAZNAS PESISIR BARAT
AJAKAN MENUNAIKAN ZIS BAZNAS KABUPATEN PESISIR BARAT Mari kita tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Menunaikan ZIS bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga merupakan wujud kepedulian sosial serta pelaksanaan amanat Undang-Undang Negara Republik Indonesia. Mari tunaikan zakat, sebagian dari rezeki kita adalah hak orang lain. Dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS, kita telah: Menjalankan kewajiban agama Membantu saudara yang membutuhkan Mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan Berkontribusi dalam pembangunan kesejahteraan umat REGULASI TENTANG ZIS DI BAZNAS Pengelolaan zakat di Indonesia diatur secara resmi oleh pemerintah, antara lain: Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Menetapkan bahwa BAZNAS adalah lembaga resmi negara yang berwenang mengelola zakat secara nasional PP No. 14 Tahun 2014 (pelaksanaan UU Zakat) Peraturan Menteri Agama No. 52 Tahun 2014 (perhitungan & pendayagunaan zakat) Regulasi terbaru menekankan prinsip: Aman syar’i Aman regulasi Aman NKRI Artinya, zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS: Dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel Disalurkan sesuai syariat Islam kepada yang berhak (mustahik) Diawasi oleh pemerintah MANFAAT MENUNAIKAN ZIS MELALUI BAZNAS Tepat Sasaran Disalurkan kepada fakir, miskin, dan 8 golongan mustahik Memberdayakan Umat Tidak hanya bantuan konsumtif, tapi juga program ekonomi produktif Mengurangi Pajak Zakat melalui BAZNAS dapat menjadi pengurang penghasilan kena pajak Transparan & Terpercaya Dikelola sesuai regulasi pemerintah dan diaudit Pahala Berlipat Membersihkan harta dan meningkatkan keberkahan REKENING RESMI BAZNAS PESISIR BARAT BSI (Bank Syariah Indonesia) No. Rek: 7265134534 a.n BAZNAS Pesisir Barat Bank Lampung (Infaq & Shadaqah) No. Rek: 3930301022284 a.n BAZNAS Infaq Shadaqah Pesisir Barat Bank Lampung (Zakat) No. Rek: 3930304057097 a.n Badan Amil Zakat Nasional Pesisir Barat KONTAK PERSON BAZNAS PESISIR BARAT Ketua Ust. Faisol Mudain 0822-8232-9450 Divisi Pengumpulan Ky. Agus Mawardi 0821-6452-1826 Divisi Penyaluran Ust. May Salko 0852-6929-4986 Divisi Pelaporan & Keuangan Ky. Drs Hadi Safrudin 0821-7991-9064 Sekretaris Sumadi, S.Pd 0852-7917-8853 Bendahara Novi Yana, S.E 0858-4130-8964 Staf BAZNAS Ari Beni, S.H → 0813-7645-8931 Febriyade, S.Pd → 0812-1969-5937 Sastra Wiratama, S.I.P → 0831-5305-8785 Syerli Marlia → 0858-3216-2775 PENUTUP Jangan tunda kebaikan. Mari salurkan ZIS kita melalui BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Karena di setiap rezeki yang kita miliki, terdapat hak saudara kita yang membutuhkan.
BERITA01/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Wujudkan Transparansi, Ketua BAZNAS Pesisir Barat Teken Kelengkapan Administrasi Tata Kelola Zakat
Wujudkan Transparansi, Ketua BAZNAS Pesisir Barat Teken Kelengkapan Administrasi Tata Kelola Zakat
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan keterbukaan informasi publik. Pada Selasa (31/3/2026), Ketua BAZNAS Pesisir Barat secara resmi menandatangani berkas kelengkapan administrasi sebagai bagian dari upaya penguatan transparansi data organisasi. Proses penandatanganan ini mencakup laporan pertanggungjawaban penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta dokumen audit internal berkala. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dititipkan oleh para muzaki (pembayar zakat) dapat dipertanggungjawabkan secara akurat dan terbuka. Poin Utama Penandatanganan Administrasi: Transparansi Publik: Memastikan seluruh data penyaluran dapat diakses dan diverifikasi sesuai regulasi yang berlaku. Akuntabilitas: Sinkronisasi data antara administrasi fisik dengan sistem digital BAZNAS untuk meminimalisir kesalahan input. Kepercayaan Umat: Menjaga marwah lembaga sebagai badan pengelola dana umat yang amanah di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama. "Administrasi yang tertib adalah fondasi utama dari kepercayaan masyarakat. Hari ini kita tuntaskan verifikasi berkas agar data yang tersaji ke publik benar-benar valid dan transparan," ujar Ketua BAZNAS Pesisir Barat dalam keterangannya. Rencana Kedepan Setelah penandatanganan ini, BAZNAS Pesisir Barat berencana untuk mempublikasikan ringkasan laporan keuangan tersebut melalui kanal informasi resmi pemerintah daerah dan media massa. Hal ini bertujuan agar masyarakat luas, khususnya para pemberi zakat di Pesisir Barat, dapat melihat langsung dampak nyata dari zakat yang mereka berikan terhadap program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat.
BERITA31/03/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Terima Kunjungan Silaturahmi Yayasan Krui Maju Sejahtera
BAZNAS Pesisir Barat Terima Kunjungan Silaturahmi Yayasan Krui Maju Sejahtera
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menerima kunjungan resmi dari pengurus Yayasan Krui Maju Sejahtera pada Selasa (31/3/2026). Pertemuan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Pesisir Barat ini dilakukan dalam rangka memperkuat tali silaturahmi serta menjajaki peluang kolaborasi program sosial keagamaan di wilayah setempat. Kedatangan Ketua Yayasan Krui Maju Sejahtera beserta jajaran disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain. Turut mendampingi dalam penyambutan tersebut para Wakil Ketua (Waka), Sekretaris, serta jajaran staf pelaksana BAZNAS Pesisir Barat. Dalam sambutannya, Ustadz Faisol Mudain menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara lembaga amil zakat dengan yayasan sosial untuk memastikan penyaluran bantuan maupun pemberdayaan umat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran di Pesisir Barat. "Kami sangat terbuka terhadap komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Krui Maju Sejahtera. Harapannya, pertemuan hari ini menjadi langkah awal untuk program-program yang bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat," ujar Ustadz Faisol. Pertemuan tersebut berlangsung khidmat dan diisi dengan diskusi ringan mengenai pemetaan potensi sosial di wilayah Krui dan sekitarnya. Pihak Yayasan Krui Maju Sejahtera juga memaparkan visi serta program kerja mereka yang diharapkan dapat diselaraskan dengan program-program unggulan BAZNAS Pesisir Barat ke depannya. Acara ditutup dengan foto bersama sebagai simbol sinergi antar lembaga dalam upaya membangun Pesisir Barat yang lebih religius dan sejahtera.
BERITA31/03/2026 | Ari beni
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.

Lihat Daftar Rekening →