Berita Terbaru
Teladan Zakat, Sekretaris BAZNAS Pesisir Barat Setorkan Zakat Pertanian Pribadi
KRUI – Memberikan teladan nyata dalam menunaikan kewajiban beragama, Sekretaris Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Sumadi, secara resmi menyetorkan zakat hasil pertaniannya pada Selasa (21/4/2026).
Penyerahan zakat sebesar Rp 2.500.000 tersebut dilakukan langsung di Kantor BAZNAS Pesisir Barat dan diterima oleh petugas amil yang sedang bertugas.
Pentingnya Keteladanan Pimpinan
Bapak Sumadi menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan bentuk syukur atas hasil panen yang didapat sekaligus menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim. Sebagai bagian dari pimpinan BAZNAS, ia merasa penting untuk memberikan contoh langsung kepada masyarakat.
Zakat bukan hanya kewajiban agama, tapi juga instrumen penting untuk membantu sesama di Pesisir Barat. Saya berharap hal kecil ini dapat memotivasi para petani dan muzaki lainnya di wilayah kita untuk segera membersihkan hartanya melalui lembaga resmi," ujar Sumadi.
Penyaluran yang Tepat Sasaran
Pihak BAZNAS Pesisir Barat mengapresiasi langkah konsisten yang ditunjukkan oleh Sekretaris BAZNAS tersebut. Dana zakat pertanian yang terkumpul nantinya akan dikelola secara profesional dan disalurkan melalui berbagai program unggulan.
Ajakan Menunaikan Zakat
Dengan masuknya zakat pertanian ini, BAZNAS Pesisir Barat kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para petani yang telah mencapai nisab (batas minimal hasil panen), untuk menunaikan zakatnya.
BERITA21/04/2026 | Ari beni
yayasan krui maju sejahtera menyerahkan data permohonan bantuan kursi roda kepada baznas kabupaten pesisir barat
PESISIR BARAT – Sebagai upaya mempercepat distribusi bantuan bagi masyarakat penyandang disabilitas dan lansia, Yayasan Krui Maju Sejahtera secara resmi menyerahkan data permohonan bantuan kursi roda kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat.
Penyerahan data ini merupakan langkah kolaboratif untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan di pelosok Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama.
Sinergi untuk Kemanusiaan
Perwakilan Yayasan Krui Maju Sejahtera menyampaikan bahwa data yang diserahkan merupakan hasil asesmen lapangan terhadap sejumlah warga yang mengalami keterbatasan fisik namun terkendala biaya untuk memiliki alat bantu jalan.
"Kami berharap sinergi dengan BAZNAS ini dapat mempercepat proses pengadaan dan pendistribusian kursi roda. Fokus kami adalah membantu meningkatkan mobilitas dan kemandirian saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar pengurus yayasan Krui Maju Sejahtera.
Respon Positif BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Pihak BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik inisiatif tersebut. Data yang diterima akan segera diverifikasi lebih lanjut sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar segera dapat direalisasikan.
BERITA20/04/2026 | Febriyade
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Gelar Rapat Evaluasi Harian, Bahas Penguatan Layanan dan Program ZIS
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Gelar Rapat Evaluasi Harian, Bahas Penguatan Layanan dan Program ZIS
Pesisir Barat, 20 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat evaluasi rutin harian sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola serta peningkatan efektivitas program penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Rapat yang berlangsung di kantor BAZNAS setempat ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, serta seluruh jajaran pelaksana BAZNAS.
Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas secara mendalam guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Pertama, rapat menerima dan menindaklanjuti usulan dari Yayasan Krui Maju Sejahtera. Dalam pengajuan tersebut, yayasan mengajukan permohonan bantuan berupa kursi roda dan tongkat bantu jalan bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS menegaskan komitmennya untuk melakukan verifikasi sesuai prosedur agar bantuan dapat segera disalurkan kepada penerima manfaat yang memenuhi kriteria.
Kedua, rapat membahas rencana kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Lampung. Langkah ini dinilai penting dalam rangka memperkuat sistem pengelolaan keuangan serta mempermudah proses transaksi dan penghimpunan dana ZIS secara transparan dan akuntabel.
Ketiga, dalam rangka memperluas jaringan pengumpulan zakat, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga merencanakan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat dinas. Pembentukan UPZ ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aparatur sipil negara dalam menunaikan kewajiban zakat melalui jalur resmi.
Keempat, BAZNAS akan segera menggelar kegiatan sosialisasi terkait surat edaran Bupati mengenai optimalisasi penghimpunan ZIS. Sosialisasi ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan instansi pemerintah tentang pentingnya zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial.
Kelima, rapat juga menegaskan pentingnya penyempurnaan alur permohonan bantuan, mulai dari pengajuan proposal hingga kelengkapan persyaratan administrasi. Langkah ini diambil guna memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, menegaskan pentingnya sinergi dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas kelembagaan.
“Rapat evaluasi harian ini menjadi sarana penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai dengan prinsip amanah, transparan, dan tepat sasaran. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi optimalisasi pengelolaan ZIS di Kabupaten Pesisir Barat,” ujar beliau.
Melalui rapat evaluasi rutin ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja kelembagaan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Optimalisasi pengelolaan ZIS diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA20/04/2026 | Sastra Wiratma
Zakat dan Sedekah: Menyalakan Harapan di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama
KRUI, 20 APRIL 2026 – Mengusung semangat kemandirian dan kepedulian sosial, sebuah gerakan kedermawanan bertajuk "Dari Warga Krui, Untuk Warga Pesisir Barat" resmi digalakkan. Gerakan ini bertujuan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat memperkuat pondasi ekonomi dan kesejahteraan umat melalui instrumen Zakat, Infaq, dan Shadaqoh (ZIS).
Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama, Pesisir Barat memiliki akar budaya dan nilai religius yang sangat kuat. Inisiatif ini hadir untuk memastikan bahwa kekayaan nilai tersebut tercermin dalam aksi nyata: warga yang mampu membantu warga yang membutuhkan, menciptakan siklus ekonomi yang berputar di tanah sendiri.
Pilar Pembangunan Berbasis Umat
Program ini tidak hanya sekadar bantuan konsumtif, melainkan dirancang untuk mendukung pembangunan daerah dalam beberapa sektor kunci:
Pemberdayaan Ekonomi: Membantu modal usaha bagi pedagang kecil.
Pendidikan Islami: Memberikan beasiswa bagi santri dan pelajar berprestasi yang kurang mampu.
Kesejahteraan Sosial: Penyaluran bantuan pangan dan renovasi rumah bagi fakir miskin di pelosok pekon (desa).
"Membangun Pesisir Barat bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama sebagai satu persaudaraan. Dengan Zakat dan Sedekah, kita menjaga martabat sesama warga Krui," ujar Ustad Agus Mawardi Wakil Ketua I DIVISI PENGUMPULAN.
Ajakan Berkontribusi
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat mengajak seluruh warga Pesisir Barat, baik yang menetap di Krui maupun yang sedang berada di perantauan, untuk menyalurkan sebagian rezekinya. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama agar setiap rupiah yang didonasikan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak (mustahik).
Melalui gerakan ini, diharapkan visi BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat yang madani dan sejahtera dapat segera terwujud, diberkahi oleh doa para ulama dan dukungan penuh dari masyarakat adat Sai Batin.
BERITA20/04/2026 | Febriyade
Walimatul khitan Akmil Wathoni Firdaus Dihadiri Bupati Bersama BAZNAS Dan Segenap Para Pemangku Kepentingan Di Wilayah Kabupaten Pesisir Barat
BAZNAS PESISIR BARAT HADIRI WALIMATUL KHITAN, PERKUAT KEBERSAMAAN DAN NILAI SILATURAHMI
Pesisir Barat — Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, turut membersamai Bupati Pesisir Barat beserta jajaran, bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat dan seluruh peratin (kepala desa) se-Kecamatan Ngambur dalam menghadiri undangan walimatul khitan putra tercinta dari Ust. Zaini Firdaus, Peratin Pekon Bumi Ratu, Ngambur.
Kehadiran para pemangku kepentingan daerah ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat. Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menunjukkan dukungan moral kepada keluarga yang sedang berbahagia.
Dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan yang terjalin memberikan manfaat besar, di antaranya memperkuat persatuan, membangun komunikasi yang harmonis antar pemimpin dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Kehadiran bersama dalam acara seperti ini juga menjadi sarana efektif dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Pesisir Barat.
Secara hukum dan ajaran Islam, memenuhi undangan walimah, termasuk walimatul khitan, memiliki nilai yang dianjurkan (sunnah muakkadah). Hal ini sebagaimana dicontohkan dalam ajaran Rasulullah SAW yang menganjurkan umatnya untuk memenuhi undangan sebagai bentuk penghormatan kepada tuan rumah serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Bahkan dalam beberapa pendapat ulama, menghadiri undangan walimah dapat menjadi wajib selama tidak terdapat halangan syar’i.
Dengan demikian, kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat bersama jajaran pemerintah daerah dan para peratin tidak hanya sebatas memenuhi undangan, tetapi juga mencerminkan komitmen dalam menjaga kebersamaan, memperkuat nilai keagamaan, serta membangun hubungan sosial yang solid di tengah masyarakat.(FM)
BERITA20/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Himbauan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Untuk Bersatu dalam Gerakan Sadar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh
Himbauan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Untuk Bersatu dalam Gerakan Sadar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh
Bismillahirrahmanirrahim
Dalam semangat meneguhkan nilai keimanan dan menunaikan amanah sebagai khalifah di muka bumi, kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pesisir Barat untuk bersatu padu dalam gerakan sadar zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS). Ini bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan jalan peradaban—sebuah ikhtiar suci untuk menghadirkan keadilan sosial, memperkuat ukhuwah, dan menebar keberkahan bagi seluruh umat.
Zakat adalah jembatan antara keberlimpahan dan kebutuhan, antara yang kuat dan yang lemah, antara harapan dan kenyataan. Dalam setiap rupiah yang ditunaikan, tersimpan doa yang mengangkat derajat kaum dhu’afa, menghidupkan asa anak-anak bangsa, serta menguatkan sendi-sendi kehidupan masyarakat Pesisir Barat.
Gerakan ini diarahkan untuk kemaslahatan umat secara menyeluruh, antara lain:
Peningkatan kompetensi SDM, sebagai fondasi peradaban yang unggul dan berdaya saing;
Pembinaan karakter generasi muda, melalui program seperti Lomba Da’i dan Da’iyah lintas sekolah se-Pesisir Barat, sebagai ikhtiar menanamkan nilai akhlakul karimah sejak dini;
Bantuan sosial bagi kaum dhu’afa, agar tidak ada yang tertinggal dalam arus pembangunan;
Layanan kesehatan dan kepedulian kemanusiaan, sebagai wujud kasih sayang dan solidaritas sesama;
Serta berbagai program lain yang berpijak pada prinsip syariat Islam dan kemanfaatan umat.
Seluruh pengelolaan ZIS dilakukan secara amanah, profesional, dan transparan, serta tidak keluar dari ketentuan delapan ashnaf (mustahik) sebagaimana ditetapkan dalam syariat Islam. Dengan demikian, setiap kontribusi masyarakat akan tersalurkan tepat sasaran dan bernilai ibadah.
Adapun dasar hukum pengelolaan zakat di Indonesia yang menjadi landasan gerakan ini antara lain:
UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Pasal 29: Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menjamin kemerdekaan tiap penduduk untuk beribadah menurut agamanya.
Pasal 34 ayat 1: Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat
Menjadi landasan utama pengelolaan zakat secara nasional, termasuk peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014
Tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 86/PUU-X/2012
Yang menguatkan sebagian ketentuan dalam pengelolaan zakat.
Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014
Tentang optimalisasi pengumpulan zakat di berbagai instansi pemerintah, BUMN, dan BUMD melalui BAZNAS.
Peraturan dan Keputusan Menteri Agama (PMA/KMA)
Yang mengatur teknis dan kebijakan pengelolaan zakat.
Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang Zakat
Menegaskan bahwa zakat wajib dikelola sesuai syariat Islam, dan pelanggaran terhadapnya memiliki konsekuensi dunia dan akhirat.
Peraturan BAZNAS dan Keputusan Ketua BAZNAS
Sebagai pedoman operasional dalam pengelolaan zakat secara profesional dan akuntabel.
Mari kita jadikan gerakan sadar ZIS ini sebagai gelombang kebaikan yang mengalir dari hati ke hati, dari individu ke masyarakat, dari dunia menuju ridha Ilahi. Karena sejatinya, harta yang kita keluarkan di jalan Allah bukanlah berkurang, melainkan bertumbuh dalam keberkahan yang tak terhingga.
Bersama, kita bangun Pesisir Barat yang berdaya, berakhlak, dan bermartabat melalui zakat, infaq, dan shodaqoh.
Wallahu a’lam bishawab.
BERITA19/04/2026 | Sastra Wiratma
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Undangan di Pondok Pesantren Barokatul Qodiri yang Dihadiri Langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Undangan di Pondok Pesantren Barokatul Qodiri yang Dihadiri Langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat
Pesisir Barat — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, turut menghadiri kegiatan silaturahmi dalam rangka Haul ke-24 Pondok Pesantren Barokatul Qodiri, Kabupaten Pesisir Barat, yang juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn.
Kegiatan haul tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri oleh tokoh agama, santri, alumni, serta masyarakat sekitar sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama untuk para pendiri serta ulama yang telah berjasa dalam membangun dan mengembangkan pondok pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi program sosial keagamaan, khususnya dalam mendukung kegiatan pesantren dan pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pondok Pesantren Barokatul Qodiri dalam membina generasi muda serta menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Ia juga menekankan bahwa momentum haul bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai sarana refleksi untuk melanjutkan perjuangan para ulama.
Sementara itu, Ustadz Faisol Muda’in menyampaikan bahwa BAZNAS siap terus bersinergi dengan Pondok Pesantren Barokatul Qodiri dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Haul ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus mengingat perjuangan para pendiri pesantren. Kami dari BAZNAS siap mendukung kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat bagi umat,” ujarnya.
Kegiatan Haul ke-24 ini juga diisi dengan doa bersama, tausiyah, serta rangkaian kegiatan keagamaan lainnya yang semakin memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan di tengah masyarakat.
BERITA17/04/2026 | Sastra Wiratma
BAZNAS Ucapkan Selamat Dan Sukses Atas Dilantiknya bpk Septono,.S.Km.,M.M Sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Bapak Septono, S.KM., M.M.
Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bapak Septono, S.KM., M.M. atas pelantikan beliau yang dilaksanakan langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, didampingi Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, bersama segenap jajaran pejabat daerah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas dilantiknya Bapak Septono. Menurutnya, selama ini beliau merupakan sosok pejabat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap gerakan sadar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS).
Bapak Septono selama ini menjadi bagian penting dari pejabat yang benar-benar peduli terhadap penguatan gerakan ZIS. Berkat arahan beliau, seluruh puskesmas di Kabupaten Pesisir Barat serta Dinas Kesehatan telah aktif mendukung gerakan optimalisasi ZIS, ujar Faisol.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap amanah besar yang kini diemban oleh Bapak Septono dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta profesionalisme yang tinggi. Semoga beliau senantiasa diberikan kekuatan, kemampuan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas dan amanah yang dipercayakan.
Semoga sukses selalu, penuh berkah, dan memberikan manfaat bagi keluarga besar Dinas Kesehatan, serta mampu membawa kontribusi maksimal bagi kemajuan Kabupaten Pesisir Barat tercinta, tutupnya.
BERITA17/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Perkuat Sinergi, BAZNAS Pesisir Barat Audiensi ke Dinas Pendidikan Bahas Optimalisasi ZIS
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus melakukan langkah proaktif dalam mengoptimalkan potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Terbaru, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menggelar audiensi strategis bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat guna membahas penguatan pengelolaan zakat di lingkungan pendidikan, Selasa (14/04/2026).
Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya "jemput bola" untuk memastikan regulasi dan tata kelola zakat di instansi pemerintahan, khususnya di sektor pendidikan, berjalan secara maksimal dan transparan.
Optimalisasi UPZ di Sekolah
Dalam pertemuan tersebut, fokus utama pembahasan adalah optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di setiap satuan pendidikan. BAZNAS menekankan pentingnya sinergi antara tenaga pendidik, staf kependidikan, dan pengelola zakat agar dana yang terkumpul dapat dikelola secara akuntabel.
"Dukungan dari Dinas Pendidikan sangat berarti bagi kami. ZIS yang terhimpun dari lingkungan pendidikan nantinya akan kembali dirasakan manfaatnya oleh dunia pendidikan itu sendiri, seperti bantuan bagi siswa kurang mampu hingga peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik yang membutuhkan," ujar Faisol Mudain.
Komitmen Dinas Pendidikan
Pihak Dinas Pendidikan Pesisir Barat menyambut baik inisiatif ini. Mereka menyatakan komitmennya untuk terus mendorong seluruh jajaran di bawah naungan Dinas Pendidikan agar lebih aktif berkontribusi melalui UPZ resmi. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pesisir Barat melalui dana filantropi Islam.
Transparansi dan Akuntabilitas
BAZNAS juga memaparkan prinsip kerja lembaga yang mengutamakan 3A: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Penyerahan hak amil bagi UPZ yang berprestasi juga menjadi salah satu agenda untuk memotivasi pengelola zakat, Infaq, Shadaqoh di tingkat sekolah agar bekerja lebih profesional.
Melalui audiensi ini, diharapkan kesadaran berzakat di lingkungan pendidikan Pesisir Barat semakin meningkat, sehingga mampu menjadi motor penggerak bagi program-program kemanusiaan lainnya di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama.
BERITA17/04/2026 | Febriyade
Baznas Pesisir Barat dan Dinas Pendidikan Bersinergi Optimalkan Pengumpulan ZIS
KRUI – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain, melakukan audiensi strategis dengan jajaran pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat pada Jumat (17/04/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Dinas Pendidikan ini membahas langkah-langkah konkret terkait optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan.
?Hadir dalam kegiatan tersebut para komisioner dan staf ahli Baznas Pesisir Barat, yang disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran pejabat struktural terkait.
?Fokus Utama Audiensi
?Dalam pemaparannya, Ustad Faisol Mudain menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan instansi pemerintah untuk memperluas jangkauan manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
?"Kami berharap melalui kolaborasi ini, potensi ZIS dari para ASN maupun tenaga pendidik di bawah naungan Dinas Pendidikan dapat terkelola secara lebih optimal dan transparan," ujar Ustad Faisol.
?Poin-Poin Kesepakatan
?Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa rencana strategis, antara lain:
?Peningkatan Sosialisasi: Mengedukasi tenaga pendidik mengenai kewajiban dan manfaat zakat profesi.
?Sistem Potong Gaji (Payroll System): Penguatan mekanisme pengumpulan zakat agar lebih memudahkan para pegawai.
?Program Beasiswa: Penyaluran kembali dana ZIS dalam bentuk bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu di Pesisir Barat.
?Kepala Dinas Pendidikan menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk menginstruksikan jajarannya guna mendukung penuh program optimalisasi ZIS. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan angka kemiskinan dapat ditekan melalui distribusi zakat yang tepat sasaran di bidang pendidikan.
BERITA17/04/2026 | Ari beni
BAZNAS Bersama DISPORA PAREKRAF PESISIR BARAT SINERGI KOLABORASI DALAM GIAT PROMOSI POTENSI DAERAH DI SEKTOR PAREKRAF
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan Dispora Parekraf untuk Pengembangan Daerah
Krui — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal ini ditandai dengan tindak lanjut hasil audiensi antara BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispora Parekraf) Kabupaten Pesisir Barat.
Berdasarkan surat resmi dari Dispora Parekraf Kabupaten Pesisir Barat tertanggal 16 April 2026, disampaikan bahwa pihak dinas memberikan persetujuan serta dukungan penuh kepada BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam berbagai kegiatan, khususnya dalam upaya promosi potensi daerah di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang inovatif, produktif, dan berorientasi pada pemberdayaan umat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Dinas Dispora Parekraf Kabupaten Pesisir Barat, Ibu Rena Novasari, S.H., M.M., atas respon cepat dan dukungan yang diberikan dalam menindaklanjuti hasil audiensi yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Dengan penuh rasa hormat, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan respon cepat dari Ibu Kepala Dinas. Sinergi ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus bergerak, berinovasi, dan menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Semoga kolaborasi ini menjadi amal kebaikan yang berkelanjutan serta membawa kemajuan bagi Kabupaten Pesisir Barat, ujar Faisol Mudain.
Semangat kebersamaan dan kolaborasi ini menjadi bukti bahwa dengan kerja sama yang solid, berbagai potensi daerah dapat dikembangkan secara maksimal. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat optimis bahwa langkah ini akan membuka peluang lebih luas dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di masa yang akan datang.
Dengan semangat gotong royong dan niat tulus untuk melayani, diharapkan sinergi ini menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
BERITA17/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat Bahas Optimalisasi Zakat ASN Bersama Bank Lampung
Pesisir Barat, 16 April 2026 — Jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat yang dipimpin oleh Ketua BAZNAS, Ustad Faisol Mudain, melaksanakan pertemuan dengan pimpinan Bank Lampung di wilayah Pesisir Barat, Kamis (16/4).
Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Bank Lampung dan membahas mekanisme teknis terkait optimalisasi pemotongan zakat penghasilan (zakat profesi) dari gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam kegiatan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai sistem dan prosedur yang dapat diterapkan guna meningkatkan efektivitas penghimpunan zakat ASN secara transparan dan akuntabel. Langkah ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran zakat yang lebih optimal.
Usai pertemuan, jajaran BAZNAS Pesisir Barat bersama pimpinan Bank Lampung melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk sinergi dan komitmen dalam penguatan pengelolaan zakat di daerah.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memaksimalkan potensi zakat profesi di kalangan ASN.
“Kami berharap melalui koordinasi ini, pengumpulan zakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
BERITA16/04/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat dan Bank Lampung Bersinergi Optimalkan Zakat Profesi ASN
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat melakukan kunjungan audiensi ke Kantor Cabang Bank Lampung Kabupaten Pesisir Barat pada Kamis (16/04/2026). Pertemuan ini berfokus pada penguatan kerja sama dalam rangka optimalisasi pengumpulan Zakat Profesi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Penyempurnaan Mekanisme Penyaluran
Dalam audiensi tersebut, Ketua BAZNAS Pesisir Barat Faisol Muda’in, S.H. menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pihak perbankan, khususnya Bank Lampung sebagai mitra penyalur gaji ASN, sangat krusial. Tujuannya adalah untuk memastikan proses pemotongan dan penyaluran zakat (Payroll System) berjalan lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
"Kami berharap sinergi ini dapat memudahkan para ASN dalam menunaikan kewajiban zakatnya secara otomatis. Dengan sistem yang terintegrasi, potensi zakat profesi dapat tergali secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat Pesisir Barat," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
Poin Utama Hasil Audiensi
Ada beberapa langkah strategis yang dibahas dalam pertemuan tersebut, antara lain:
Integrasi Sistem: Pembaruan data dan teknis pemotongan zakat profesi secara langsung melalui sistem perbankan.
Sosialisasi Bersama: Rencana edukasi kepada ASN mengenai pentingnya zakat profesi dan kemudahan pembayarannya melalui Bank Lampung.
Dukungan Penuh Bank Lampung
Pihak Bank Lampung menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Sebagai bank daerah, Bank Lampung berkomitmen untuk menjadi jembatan kebaikan dalam pembangunan sosial di Pesisir Barat melalui pengelolaan zakat yang profesional.
Dengan optimalisasi zakat profesi ini, diharapkan dana yang terkumpul dapat disalurkan melalui berbagai program unggulan BAZNAS, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama.
BERITA16/04/2026 | Febriyade
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T.,: Baznas Adalah Simbol Kepercayaan Umat Terhadap Pemerintah
BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., menekankan pentingnya peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai indikator kedekatan negara dengan masyarakat. Dalam sambutannya baru-baru ini, ia menegaskan bahwa eksistensi dan kredibilitas Baznas merupakan cerminan dari kehadiran pemerintah di tengah-tengah umat.
"Baznas adalah simbol kepercayaan umat terhadap pemerintah. Jika umat tidak percaya kepada Baznas, berarti pemerintah belum sepenuhnya hadir untuk mengurus mereka," ujar Gubernur di hadapan para pengurus Baznas Se- Lampung dan tokoh masyarakat.
Zakat Sebagai Instrumen Kesejahteraan
Menurut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., pengelolaan zakat yang transparan dan tepat sasaran bukan sekadar menjalankan rujukan agama, melainkan juga bagian dari tanggung jawab tata kelola pemerintahan yang baik. Kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi negara menunjukkan adanya harmoni antara kebijakan publik dengan nilai-nilai religius masyarakat.
Ia menambahkan bahwa pemerintah provinsi terus berkomitmen mendukung program-program Baznas guna mempercepat pengentasan kemiskinan di Lampung. Beberapa poin utama yang ditekankan dalam sambutan tersebut antara lain:
Transparansi: Pengelolaan dana umat harus dilakukan secara terbuka agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Kolaborasi: Perlunya sinkronisasi antara program bantuan sosial pemerintah dengan pendistribusian zakat, Infaq dan Shadaqoh.
Kehadiran Negara: Memastikan bahwa setiap warga yang membutuhkan merasa "diurus" melalui mekanisme yang disediakan oleh lembaga negara.
Tantangan Menjaga Amanah
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., juga mengingatkan para pengurus Baznas agar senantiasa menjaga integritas. Baginya, ketika masyarakat lebih memilih menyalurkan zakat secara mandiri atau melalui jalur non-formal karena keraguan terhadap lembaga resmi, hal itu harus menjadi bahan evaluasi bagi jajaran pemerintah.
"Kehadiran pemerintah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tapi juga dari bagaimana kita mengelola amanah dan perasaan aman masyarakat dalam beribadah sosial," pungkasnya.
Dengan pernyataan ini, diharapkan Baznas Se-Lampung dapat terus berinovasi dalam menggalang potensi zakat, Infaq dan Shadaqoh yang besar di Bumi Ruwa Jurai, sekaligus memperkuat legitimasi pemerintah sebagai pelayan masyarakat yang inklusif.
BERITA16/04/2026 | Febriyade
BAZNAS Pesisir Barat dan Bank Lampung Bahas Optimalisasi Zakat Profesi ASN
PESISIR BARAT – Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat di wilayah Kabupaten Pesisir Barat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesisir Barat melakukan audiensi strategis dengan pihak Bank Lampung. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Pimpinan Bank Lampung Cabang Pesisir Barat pada Kamis, 16 April 2026.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, hadir langsung memimpin rombongan yang terdiri dari jajaran komisioner serta staf pelaksana. Kehadiran mereka disambut hangat oleh manajemen Bank Lampung guna membahas sinkronisasi data dan sistem perbankan.
Fokus Utama: Mekanisme Teknis Pemotongan Gaji
Agenda utama dalam pertemuan ini adalah pembahasan mendalam mengenai mekanisme teknis pemotongan zakat penghasilan (zakat profesi) dari gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Beberapa poin krusial yang dibahas meliputi:
Sistem Integrasi: Memastikan pemotongan zakat dilakukan secara otomatis melalui sistem penggajian yang dikelola Bank Lampung.
Ketepatan Penyaluran: Menjamin bahwa dana yang dipotong langsung masuk ke rekening resmi BAZNAS tanpa kendala birokrasi yang rumit.
Transparansi: Penyediaan laporan mutasi yang jelas bagi ASN agar mereka mendapatkan bukti setoran zakat secara periodik.
"Audiensi ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan teknis di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa kewajiban zakat profesi para ASN dapat tertunaikan dengan mudah, aman, dan transparan melalui dukungan sistem dari Bank Lampung," ujar Ustadz Faisol Mudain di sela-sela pertemuan.
Mendorong Kesejahteraan Masyarakat
Optimalisasi zakat profesi ini diharapkan dapat meningkatkan perolehan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Pesisir Barat secara signifikan. Dengan dana yang terhimpun secara maksimal, BAZNAS akan memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk menjalankan program-program pemberdayaan ekonomi, bantuan kesehatan, dan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pihak Bank Lampung menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh langkah BAZNAS dan Pemerintah Daerah dalam memfasilitasi kemudahan berzakat bagi para abdi negara di Pesisir Barat.
BERITA16/04/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Matangkan Rencana Koordinasi Terkait Zakat Profesi ASN dengan Bank Lampung
KRUI – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain, menggelar rapat koordinasi internal bersama Wakil Ketua I dan Sekretaris di ruang kerjanya, Kantor BAZNAS Pesisir Barat, pada Selasa (14/4/2026).
?Diskusi intensif tersebut dilakukan guna mematangkan rencana kunjungan resmi pimpinan BAZNAS Pesisir Barat ke kantor pimpinan Bank Lampung dalam waktu dekat. Agenda utama dari rencana pertemuan tersebut adalah untuk membahas mekanisme teknis terkait optimalisasi pemotongan zakat penghasilan (zakat profesi) dari gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
?Fokus Utama Diskusi
?Dalam pertemuan di ruang kerjanya, Ustad Faisol Mudain menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan perbankan sebagai mitra penyalur gaji ASN. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain:
?Sinkronisasi Data: Memastikan sistem pemotongan zakat berjalan otomatis dan transparan melalui layanan perbankan.
?Optimalisasi Pengumpulan: Meningkatkan capaian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari sektor ASN untuk mendukung program pengentasan kemiskinan di Pesisir Barat.
?Layanan Kemudahan: Mendiskusikan teknis payroll system agar memudahkan para ASN dalam menunaikan kewajiban zakatnya secara tepat waktu dan sesuai syariat.
?"Kami perlu menyamakan persepsi dengan Bank Lampung selaku mitra strategis. Tujuannya agar niat baik para ASN untuk berzakat dapat terfasilitasi dengan sistem yang praktis dan akuntabel," ujar Ustad Faisol Mudain di sela-sela diskusi.
?Langkah Strategis ke Depan
?Kunjungan ke Bank Lampung diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan teknis yang memperkuat implementasi regulasi terkait pengelolaan zakat di daerah. Dengan sistem pemotongan yang terintegrasi, BAZNAS Pesisir Barat optimis penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan dapat dilakukan secara lebih masif dan terukur.
?Rapat yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan penyusunan poin-poin audiensi yang akan dipresentasikan di hadapan pimpinan Bank Lampung dalam pertemuan mendatang.
?Rilis Berita - BAZNAS Pesisir Barat
BERITA14/04/2026 | Ari beni
Ketua yayasan krui maju sejahtera Menyerahkan data mustahiq Pada Ketua BAZNAS PESISIR BARAT
PESISIR BARAT 14 APRIL 2026 – Sebagai upaya memperkuat sinergi dalam penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, Ketua Yayasan Krui Maju Sejahtera Reza Efendi secara resmi menyerahkan data mustahik atas nama Salsabila kepada Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Faisol Muda'in, S.H. Kabupaten Pesisir Barat.
‎Penyerahan data ini dilakukan langsung di kantor BAZNAS Pesisir Barat dengan tujuan agar proses verifikasi dan penyaluran bantuan bagi mustahik atas nama Salsabila yang membutuhkan dapat segera ditindaklanjuti secara prosedural.
‎Ketua Yayasan Krui Maju Sejahtera Reza Efendi menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral yayasan dalam menjembatani warga yang membutuhkan dengan lembaga resmi pemerintah yaitu BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
‎"Kami berharap data ini dapat diproses dengan baik sehingga mustahik atas nama Salsabila mendapatkan haknya sebagai mustahik sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat," ujarnya.
‎Respon Positif BAZNAS Pesisir Barat
‎Ketua BAZNAS Pesisir Barat Faisol Muda'in, S.H. menyambut baik inisiatif tersebut. Beliau menegaskan bahwa transparansi dan akurasi data dari yayasan Krui Maju Sejahtera di lapangan sangat membantu BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dalam memetakan kebutuhan masyarakat secara nyata.
‎Harapan ke Depan: Terciptanya sinergi berkelanjutan antara yayasan Krui Maju Sejahtera dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dalam mengentaskan kemiskinan di Pesisir Barat.
‎Acara penyerahan berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan diskusi singkat dan Poto bersama antara yayasan Krui Maju Sejahtera dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA14/04/2026 | Febriyade
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Sambut Kunjungan Yayasan Krui Maju Sejahtera
Pesisir Barat – Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain, menyambut langsung kunjungan Ketua Yayasan Krui Maju Sejahtera dalam rangka penyerahan data mustahik. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 14 April 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Pesisir Barat.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Yayasan Krui Maju Sejahtera secara resmi menyerahkan data calon penerima zakat (mustahik) kepada BAZNAS Pesisir Barat. Data tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyaluran zakat agar lebih tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Ustad Faisol Mudain menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS dan Yayasan Krui Maju Sejahtera. Menurutnya, kolaborasi ini sangat penting dalam meningkatkan efektivitas penyaluran zakat serta memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Pesisir Barat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama dari Yayasan Krui Maju Sejahtera. Data yang diserahkan ini akan kami verifikasi dan tindak lanjuti agar penyaluran zakat dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Krui Maju Sejahtera berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen yayasan untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di daerah tersebut.
Dengan adanya penyerahan data mustahik ini, diharapkan program-program zakat yang dijalankan oleh BAZNAS Pesisir Barat dapat semakin tepat guna serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA14/04/2026 | Ari beni
Kolaborasi Kemanusiaan Yayasan Krui Maju Sejahtera Bersama BAZNAS PESISIR BARAT
Berita Resmi
Kolaborasi Kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Bersama Yayasan Krui Maju Sejahtera
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui kolaborasi kemanusiaan bersama Yayasan Krui Maju Sejahtera serta Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan ini difokuskan pada penyaluran bantuan sosial berupa kursi roda kepada mustahiq yang benar-benar membutuhkan. Dalam pelaksanaannya, Yayasan Krui Maju Sejahtera berperan aktif sebagai pelaksana lapangan, termasuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap calon penerima manfaat.
Pendataan tersebut dilakukan secara lengkap dan akuntabel, meliputi dokumentasi foto fisik mustahiq, data identitas diri, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari pemerintah pekon setempat, serta surat rekomendasi resmi dari Ketua Yayasan. Seluruh berkas ini kemudian diserahkan kepada BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat untuk dilakukan proses verifikasi lanjutan.
Hasil verifikasi yang dilakukan menunjukkan bahwa data mustahiq telah memenuhi seluruh persyaratan administratif. Selain itu, berdasarkan pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK), mustahiq tersebut masuk dalam kategori desil dua, yang menandakan bahwa yang bersangkutan termasuk dalam kelompok masyarakat yang layak menerima bantuan.
Dengan proses yang transparan, terukur, dan sesuai regulasi, bantuan kursi roda yang akan disalurkan diharapkan benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi penerima. Kolaborasi ini juga menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang profesional dan terpercaya di Kabupaten Pesisir Barat.
Ajakan untuk Para Muzakki
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat mengajak seluruh masyarakat, khususnya para muzakki, untuk menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS. Dengan menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi, setiap kontribusi yang diberikan akan dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran.
Mari bersama-sama kita wujudkan kepedulian sosial dan memperluas manfaat bagi masyarakat Pesisir Barat. Setiap rupiah yang ditunaikan akan menjadi harapan dan solusi bagi mereka yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat — Bersama Menebar Kebaikan, Menguatkan Kemanusiaan.
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Sinergi Kemanusiaan, Yayasan Krui Maju Sejahtera Serahkan Data Mustahik ke BAZNAS Pesisir Barat
PESISIR BARAT – Dalam upaya memastikan penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang tepat sasaran, Ketua Yayasan Krui Maju Sejahtera resmi menyerahkan data Mustahik (penerima manfaat) kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat pada Selasa, 14 April 2026.
?Penyerahan data yang berlangsung di Kantor BAZNAS Pesisir Barat ini disambut langsung dengan hangat oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, didampingi oleh Sekretaris BAZNAS, Bapak Sumadi.
?Langkah Strategis Pengentasan Kemiskinan
?Ketua Yayasan Krui Maju Sejahtera menyatakan bahwa penyerahan data ini merupakan bentuk komitmen yayasan dalam membantu pemerintah daerah memetakan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan di wilayah Krui dan sekitarnya.
?"Kami berharap data ini dapat menjadi rujukan bagi BAZNAS dalam menyalurkan program-program unggulannya, sehingga tidak ada tumpang tindih bantuan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang berhak," ujarnya.
?Apresiasi dari BAZNAS
?Dalam sambutannya, Ustadz Faisol Mudain menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan kolaborasi yang dibangun oleh Yayasan Krui Maju Sejahtera. Menurutnya, akurasi data adalah kunci utama keberhasilan program pendayagunaan zakat.
?Validasi Data: BAZNAS akan segera melakukan verifikasi lapangan berdasarkan data yang diterima.
?Sinergi Program: Kedepannya, akan dijajaki kolaborasi program pemberdayaan ekonomi bagi mustahik yang terdaftar.
?Transparansi: Menjamin penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan akuntabel.
?Sekretaris BAZNAS, Pak Sumadi, menambahkan bahwa koordinasi antarlembaga filantropi seperti ini sangat diperlukan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Pesisir Barat.
?Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi ringan mengenai rencana program sosial bersama di masa mendatang.
?Rilis Pers
Kabupaten Pesisir Barat
Selasa, 14 April 2026
BERITA14/04/2026 | Ari beni

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →