Berita Terbaru
BAZNAS Pesisir Barat Buka Gerai Zakat Fitrah di Kantor Pemda
Berita Resmi
Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi melayangkan surat permohonan kepada Bupati Pesisir Barat terkait rencana pembukaan Gerai Layanan Zakat Fitrah, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat.
Surat bernomor 800/018/BAZNAS-KPB/III/2026 tersebut dikeluarkan di Krui pada 12 Maret 2026 atau bertepatan dengan 22 Ramadhan 1447 Hijriah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Muda'in, dalam surat tersebut menyampaikan bahwa pembukaan gerai zakat ini merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat selama bulan suci Ramadhan.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 14 Tahun 2026 tanggal 26 Februari 2026 tentang Pelaksanaan Zakat Fitrah Tahun 1447 H / 2026 M.
Gerai layanan zakat ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi para muzakki, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, agar dapat menunaikan kewajiban zakatnya secara langsung melalui BAZNAS.
Rencananya, Gerai Layanan Zakat BAZNAS akan dibuka selama tiga hari dengan jadwal sebagai berikut:
Jumat, 13 Maret 2026
Senin, 16 Maret 2026
Selasa, 17 Maret 2026
Pelayanan zakat akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di Lantai Dasar (Lobby Aula) Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam surat tersebut, BAZNAS juga memohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Bagian Umum untuk memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan serta sarana pendukung berupa satu meja dan dua kursi.
BAZNAS berharap dengan adanya gerai layanan zakat ini, masyarakat khususnya aparatur pemerintah dapat lebih mudah dalam menunaikan kewajiban zakat, sehingga penghimpunan zakat di Kabupaten Pesisir Barat selama Ramadhan dapat meningkat dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/03/2026 | Ari beni
Pemkab Dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Ucapkan Selamat Dan Sukses Atas Segenap Pimpinan BAZNAS RI 2026 - 2031
Pemerintah Daerah dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pimpinan BAZNAS RI Periode 2026–2031
Pemerintah Daerah bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas amanah kepemimpinan Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia periode 2026–2031. Momentum ini menjadi bagian dari perjalanan panjang penguatan pengelolaan zakat nasional yang semakin profesional, amanah, serta berorientasi pada kemaslahatan umat.
Dalam bingkai pengabdian kepada masyarakat, kepemimpinan baru BAZNAS RI diharapkan mampu memperkuat peran zakat sebagai instrumen sosial yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif—mendorong kemandirian, keadilan sosial, serta kesejahteraan umat.
Sebagaimana falsafah zakat yang menjadi jembatan antara keberkahan harta dan kemuliaan kemanusiaan, amanah kepemimpinan ini merupakan panggilan moral untuk menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui pimpinan daerah turut memberikan dukungan dan apresiasi atas kepemimpinan BAZNAS RI yang baru.
Dedi Irawan – Bupati Pesisir Barat
Irawan Topani – Wakil Bupati Pesisir Barat
Keduanya menyampaikan harapan agar BAZNAS terus menjadi lembaga yang menjaga nilai amanah, transparansi, dan profesionalitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sehingga mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Kepemimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Di tingkat daerah, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dipimpin oleh:
Faisol Mudain – Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Di bawah kepemimpinan beliau, BAZNAS Pesisir Barat terus berupaya meningkatkan pelayanan dan pengelolaan dana zakat secara akuntabel serta tepat sasaran.
Susunan Pengurus dan Amil BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Untuk mendukung jalannya program-program zakat di daerah, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat diperkuat oleh jajaran pengurus dan amil sebagai berikut:
Faisol Mudain - Ketua BAZNAS
KY Agus Mawardi - Komisioner BAZNAS
Drs. Ky. Hadi Safrudin – Komisioner BAZNAS
Ust. May Salko – Komisioner BAZNAS
Sumadi.,S.Pd - Sekretaris BAZNAS
Novi Yana.,S.E - Bendahara BAZNAS
Febriyade, S.Pd – Amil BAZNAS
Sastra Wiratama, S.I.P – Amil BAZNAS
Ari Beni, S.H – Amil BAZNAS
Keberadaan para pengurus ini mencerminkan semangat kolektif dalam membangun tata kelola zakat yang amanah dan profesional.
Filosofi Pengabdian dalam Pengelolaan Zakat
Zakat bukan sekadar kewajiban spiritual, tetapi juga simbol kepekaan sosial dan jembatan kemanusiaan. Ia adalah aliran keberkahan yang menghubungkan mereka yang memiliki kelapangan rezeki dengan saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan.
Dalam perspektif filosofis, zakat adalah manifestasi dari kesadaran bahwa harta bukan hanya milik pribadi, melainkan titipan Ilahi yang mengandung hak orang lain di dalamnya. Oleh sebab itu, lembaga seperti BAZNAS hadir sebagai penjaga amanah agar titipan tersebut tersalurkan dengan penuh tanggung jawab, keadilan, dan kebermanfaatan.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Informasi dan Layanan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dapat menghubungi:
Sekretaris BAZNAS: WA 0852 7917 8853
Pimpinan Pendistribusian: WA 0852 6929 4986
Rekening Donasi:
Rekening Infak: 3930 3010 2228 4
Rekening Zakat: 3930 3040 5709 7
Penutup
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keikhlasan, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap kepemimpinan BAZNAS RI periode 2026–2031 mampu membawa pengelolaan zakat di Indonesia menuju arah yang lebih maju, terpercaya, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
Sebagaimana air yang mengalir memberi kehidupan bagi bumi, demikian pula zakat yang dikelola dengan amanah akan menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat dan bangsa.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Bersama Menguatkan Kepedulian, Menebar Keberkahan.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Perkuat Sinergi, Kemenag Pesisir Barat Sambangi Kantor BAZNAS
PESISIR BARAT – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan koordinasi tata kelola zakat, jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Barat melakukan kunjungan resmi ke Kantor BAZNAS Pesisir Barat pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kedatangan rombongan Kemenag disambut dengan suasana penuh kekeluargaan oleh jajaran pimpinan BAZNAS Pesisir Barat, yakni Wakil Ketua (Waka) I, Waka II, dan Waka III. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program keagamaan dan kemaslahatan umat di wilayah "Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama".
Poin Utama Pertemuan
Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, terdapat beberapa agenda utama yang dibahas:
Koordinasi Pengelolaan ZIS: Sinkronisasi data dan optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan ASN maupun masyarakat umum.
Program Pemberdayaan: Diskusi mengenai kolaborasi program bantuan pendidikan dan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu di Pesisir Barat.
Harmonisasi Kerja: Penegasan peran Kemenag sebagai pembina dan BAZNAS sebagai pengelola agar berjalan beriringan sesuai regulasi yang berlaku.
"Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wujud nyata sinergi antara regulator dan pengelola zakat untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Pesisir Barat," ujar salah satu pimpinan BAZNAS di sela-sela kegiatan.
Harapan ke Depan
Pihak Kemenag menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari jajaran Waka BAZNAS. Diharapkan, melalui pertemuan di awal Maret ini, kedua lembaga dapat semakin solid dalam menjalankan misi kemanusiaan dan meningkatkan literasi zakat bagi warga pesisir.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif demi kesejahteraan umat.
BERITA10/03/2026 | Ari beni
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, Kemenag Pesisir Barat Silaturahmi ke Kantor BAZNAS
PESISIR BARAT – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan koordinasi lintas instansi, jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Barat melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesisir Barat pada Selasa (10/3/2026).
Kedatangan rombongan Kemenag disambut dengan suasana penuh keakraban oleh Pimpinan BAZNAS Zona IV beserta jajarannya. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk menyelaraskan program kerja, khususnya dalam optimalisasi pengumpulan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Pesisir Barat.
Fokus Utama Pertemuan
Beberapa poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:
Optimalisasi UPZ: Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan dan KUA.
Transparansi Publik: Komitmen bersama untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan dana umat.
Program Pemberdayaan: Kolaborasi dalam penyaluran bantuan produktif bagi masyarakat kurang mampu di Pesisir Barat.
"Sinergi antara Kemenag dan BAZNAS adalah kunci agar manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh umat secara merata. Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran pimpinan BAZNAS hari ini," ujar perwakilan dari Kemenag Pesisir Barat.
Pimpinan BAZNAS Zona IV juga menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong tingkat literasi zakat masyarakat, sehingga potensi zakat di Negeri Para Saibatin dan Para Ulama ini dapat tergarap dengan lebih maksimal.
Pertemuan diakhiri dengan diskusi santai dan foto bersama sebagai simbol soliditas antarlembaga keagamaan di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA10/03/2026 | Ari beni
Bupati Pesisir Barat dan BAZNAS Salurkan Paket Sembako dalam Safari Ramadhan di Pekon Rawas
PESISIR TENGAH – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar kegiatan Safari Ramadhan yang dipusatkan di Masjid Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah. Dalam kegiatan ini, dilakukan penyaluran bantuan paket sembako bagi masyarakat fakir miskin yang berasal dari empat kecamatan.
Sinergi Pemerintah dan BAZNAS
Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, hadir langsung dalam acara tersebut didampingi oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, beserta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah. Kehadiran rombongan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.
Rincian Bantuan
Pada kesempatan ini, BAZNAS Pesisir Barat telah menyiapkan sedikitnya 43 paket bingkisan sembako. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan (fakir miskin) yang mencakup wilayah:
Kecamatan Pesisir Selatan
Kecamatan Krui Selatan
Kecamatan Pesisir Tengah
Kecamatan Way Krui
"Safari Ramadhan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum bagi pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat dan meringankan beban warga kita, khususnya di bulan suci ini," ujar Bupati Dedi Irawan dalam sambutannya.
Harapan Kedepan
Ketua BAZNAS, Ustadz Faisol Mudain, menambahkan bahwa paket sembako ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para penerima manfaat selama menjalankan ibadah puasa. Pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam program-program kemanusiaan lainnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara jajaran pemerintah dengan tokoh masyarakat serta jemaah Masjid Pekon Rawas.
BERITA09/03/2026 | Ari beni
Perkuat Sinergi, BAZNAS Pesisir Barat Bahas Optimalisasi UPZ Masjid dan Persiapan Audiensi Dewan
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat koordinasi mingguan di Kantor Sekretariat BAZNAS setempat pada Senin (9/3/2026). Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, serta dihadiri oleh jajaran komisioner dan seluruh staf operasional.
Ada dua agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan rutin kali ini:
1. Optimalisasi UPZ Masjid
Ustadz Faisol Mudain menekankan pentingnya peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat masjid sebagai ujung tombak pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Target: Memastikan distribusi zakat lebih tepat sasaran di lingkungan sekitar masjid.
Edukasi: Meningkatkan literasi masyarakat mengenai kewajiban zakat melalui pengurus masjid.
2. Persiapan Audiensi dengan DPRD
Selain membahas internal, rapat juga mematangkan poin-poin krusial untuk rencana audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat dalam waktu dekat.
Tujuan: Memperkuat dukungan regulasi dan kolaborasi strategis dalam pengentasan kemiskinan di wilayah "Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama".
"Rapat mingguan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah konkret agar program BAZNAS ke depan, khususnya pemberdayaan ekonomi melalui UPZ Masjid, dapat berjalan lebih masif dan terukur," ujar Ustadz Faisol di sela-sela rapat.
Pertemuan berlangsung khidmat dan ditutup dengan penyusunan jadwal teknis untuk kunjungan ke lapangan guna memantau perkembangan UPZ di berbagai kecamatan.
BERITA09/03/2026 | Ari beni
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Buka Bersama UPZ kecamatan Ngambur
PESISIR BARAT – Mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, menghadiri acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Ngambur. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Pekon Ngambur pada Senin (9/3/2026).
Acara ini tidak hanya sekadar seremonial berbuka puasa, tetapi juga menjadi ajang koordinasi untuk memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat kecamatan agar lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Poin Penting dalam Sambutan:
Sinergi Keumatan: Ustadz Faisol menekankan pentingnya peran UPZ sebagai ujung tombak BAZNAS dalam menjangkau para mustahik (penerima zakat) di pelosok desa.
Transparansi Zakat: Beliau mengajak seluruh pengurus UPZ untuk terus menjaga amanah dan transparansi dalam pengelolaan dana umat.
Solidaritas Ramadhan: Momen buka bersama ini diharapkan menjadi pemantik semangat kepedulian sosial bagi warga Pekon Ngambur dan sekitarnya.
"Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa semangat berbagi di bulan Ramadhan ini terorganisir dengan baik melalui UPZ, sehingga keberadaan BAZNAS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Ngambur," ujar Ustadz Faisol Mudain di sela-sela kegiatan.
Acara diakhiri dengan salat Maghrib berjamaah dan diskusi santai mengenai program pemberdayaan ekonomi umat yang direncanakan akan bergulir di wilayah Kecamatan Ngambur tahun ini.
BERITA09/03/2026 | Ari beni
Menguatkan Spirit Ibadah dan Kesadaran Zakat
Ahad, 08 Maret 2026 / 1447 H menjadi hari yang penuh keberkahan bagi ratusan jamaah ibu-ibu Majelis Ta’lim yang datang dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Mereka berkumpul dalam kegiatan rutin Majelis Ta’lim Ibu-Ibu Sholehah Pesisir Barat, sebuah majelis yang tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga wadah menumbuhkan keimanan, memperdalam ilmu agama, serta meneguhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah yang berlangsung khidmat. Sholat dipimpin langsung oleh Ketua MUI Pesisir Barat, Drs. Kadarusman, M.Pd. Suasana pagi yang penuh ketenangan semakin terasa saat para jamaah bersama-sama menengadahkan tangan, memanjatkan doa dengan penuh harap agar setiap langkah kehidupan senantiasa berada dalam naungan rahmat Allah SWT.
Selepas doa bersama, majelis dilanjutkan dengan gema sholawat Nabi yang dipimpin oleh Ustadz Suyanti. Lantunan sholawat menggema dengan penuh kekhusyukan, menghadirkan suasana spiritual yang menyentuh hati. Sholawat yang dilantunkan bersama menjadi pengingat akan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat ukhuwah di antara para jamaah.
Memasuki sesi berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah Dhuha yang disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, yang berasal dari Kecamatan Ngaras. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan materi seputar ZIS (Zakat, Infaq, dan Shodaqoh) dengan merujuk pada penjelasan dalam kitab Mubadi’ul Fiqih.
Ustadz Faisol Mudain menegaskan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang sempat menjumpai bulan Ramadhan pada tahun tersebut. Beliau memberikan ilustrasi fiqih bahwa apabila seorang bayi lahir pada tanggal 1 Ramadhan, misalnya pukul 08.00 pagi, kemudian wafat pada pukul 09.00 pagi di hari yang sama, maka bayi tersebut tetap wajib dikeluarkan zakat fitrahnya. Sebaliknya, apabila seseorang meninggal dunia satu hari sebelum masuk bulan Ramadhan, maka tidak ada kewajiban zakat fitrah baginya. Apabila keluarganya tetap mengeluarkannya, maka hal tersebut bernilai sedekah sunnah.
Beliau juga menjelaskan bahwa kadar zakat fitrah adalah empat mud atau setara kurang lebih 2,8 kilogram bahan makanan pokok, yang kemudian disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat (ashnaf). Dalam penjelasannya, beliau menegaskan bahwa masjid tidak termasuk dalam kategori ashnaf penerima zakat, demikian pula anak yatim-piatu tidak secara otomatis termasuk dalam delapan ashnaf kecuali jika mereka masuk dalam kategori fakir atau miskin.
Dalam sesi tanya jawab, salah satu jamaah menanyakan tentang penyaluran zakat kepada amil masjid. Menanggapi hal tersebut, Ustadz Faisol Mudain menjelaskan bahwa zakat dapat diserahkan kepada amil, namun yang dimaksud amil adalah orang atau lembaga yang secara resmi diangkat oleh pemegang kebijakan di suatu wilayah atau oleh lembaga pengelola zakat yang sah seperti BAZNAS.
Sementara itu, pengumpul zakat yang dibentuk melalui musyawarah masyarakat umumnya berstatus sebagai panitia zakat, bukan amil. Panitia zakat tidak memiliki bagian dari zakat yang dikumpulkan. Jika panitia mampu menyalurkan seluruh zakat fitrah kepada delapan ashnaf sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri, maka zakat tersebut sah dan tepat sasaran. Namun apabila pembagian ditunda hingga setelah sholat Idul Fitri, maka zakat tersebut berubah status menjadi sedekah biasa.
Berbeda halnya jika pengelola zakat tersebut telah diangkat secara resmi dan memiliki Surat Keputusan (SK) dari BAZNAS sebagai amil zakat. Dalam kondisi tersebut, apabila terjadi penundaan distribusi, zakat masyarakat tetap aman secara syariat karena telah diserahkan kepada amil yang merupakan salah satu dari delapan ashnaf penerima zakat.
Di akhir penyampaiannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, menyampaikan harapannya agar seluruh masjid di wilayah Pesisir Barat dapat segera mengajukan permohonan kepada BAZNAS agar panitia zakat fitrah di masing-masing masjid dapat ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat yang lebih tertib, amanah, dan sesuai dengan ketentuan syariat.
Kegiatan majelis ini menjadi bukti bahwa kekuatan umat tidak hanya terletak pada ibadah yang khusyuk, tetapi juga pada kesadaran kolektif untuk saling peduli melalui zakat, infaq, dan sedekah. Dari majelis sederhana inilah nilai-nilai keimanan, keilmuan, dan kepedulian sosial terus disemai, menumbuhkan harapan bahwa masyarakat Pesisir Barat akan semakin religius, berdaya, dan penuh keberkahan.
BERITA08/03/2026 | Ari beni
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Sampaikan Urgensi dan Manfaat ZIS dalam Kuliah Dhuha di Masjid Nur Rahman
PESISIR BARAT (8/3/2026) — Dalam upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang rukun Islam yang krusial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyelenggarakan kegiatan Kuliah Dhuha dengan fokus pembahasan seputar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Acara yang berlangsung khidmat pada Ahad, 8 Maret 2026 ini, dipusatkan di Masjid Nur Rahman, Gunung Kemala. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan jemaah, khususnya ibu-ibu pengajian yang antusias memadati ruang utama masjid, terlihat dari penuhnya saf hingga area belakang.
Pemateri utama dalam kegiatan ini adalah Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat sendiri, Bapak Faisol Mudain.
Dalam paparan materinya, Bapak Faisol Mudain menekankan bahwa ZIS bukan sekadar kewajiban ritual semata, melainkan instrumen ekonomi syariah yang memiliki manfaat multidimensi yang luar biasa.
"Zakat, khususnya, adalah pembersih harta dan jiwa kita. Namun jauh dari itu, ZIS memiliki fungsi strategis dalam mengentaskan kemiskinan dan memperkecil jurang kesenjangan sosial di tengah masyarakat," terang Bapak Faisol di hadapan para jemaah.
Lebih lanjut, beliau menjabarkan berbagai manfaat nyata dari pengelolaan ZIS yang optimal, antara lain:
Pemberdayaan Ekonomi Mustahik: Dana ZIS dapat dikonversi menjadi modal usaha, pelatihan, dan pendampingan bagi masyarakat kurang mampu agar dapat mandiri secara ekonomi.
Jaring Pengaman Sosial: Sebagai bantuan darurat untuk biaya pengobatan, pendidikan bagi yang putus sekolah, serta perbaikan rumah tidak layak huni bagi keluarga dhuafa.
Pembangunan Sarana Sosial: Turut berkontribusi dalam pembangunan masjid, madrasah, dan fasilitas umum yang mendukung kegiatan dakwah dan pendidikan.
"Melalui mekanisme ZIS yang dikelola secara profesional dan transparan oleh BAZNAS, kita tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga sedang berinvestasi untuk membangun masyarakat Pesisir Barat yang lebih mandiri dan sejahtera," tambahnya.
Kegiatan Kuliah Dhuha ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana jemaah menunjukkan ketertarikan tinggi pada tata cara penghitungan zakat maal dan penyaluran infak melalui BAZNAS. Acara berlangsung sukses dan tertib, mencerminkan semangat kebersamaan jemaah Masjid Nur Rahman dalam mendukung syiar Islam dan kepedulian sosial.
BERITA08/03/2026 | Ari beni
SMPN 16 KRUI Melaksanakan Giat PHBI _NUZULUL QURAN
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Didaulat Menjadi Pemateri dalam Peringatan Nuzulul Qur’an di SMPN 16 Krui
Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur an pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menghadiri sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 16 Krui. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan mengusung tema (Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H) yang diikuti oleh seluruh siswa dan siswi.
Dalam kegiatan yang penuh khidmat tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, didaulat sebagai pemateri utama untuk memberikan tausiyah dan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada para peserta didik. Kehadiran beliau menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung pembinaan generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang kuat serta kepedulian sosial yang tinggi.
Acara ini dihadiri oleh seluruh siswa-siswi SMPN 16 Krui, yang berada di wilayah Kabupaten Pesisir Barat, serta dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan seluruh dewan guru. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.
Dalam tausiyahnya, Faisol Mudain menyampaikan berbagai materi keagamaan yang berkaitan dengan keutamaan bulan Ramadhan serta makna turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Beliau juga mengajak para siswa untuk menjadikan momentum Nuzulul Qur’an sebagai sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dengan cara membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, materi yang disampaikan juga mencakup pembahasan seputar ibadah di bulan Ramadhan, di antaranya tentang kewajiban menjalankan ibadah puasa, hal-hal yang dapat merusak pahala puasa, serta keutamaan melaksanakan ibadah sholat tarawih dan berbagai amalan sunnah lainnya yang dianjurkan selama bulan suci.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan apresiasi kepada SMPN 16 Krui yang dinilai sebagai salah satu sekolah yang aktif dalam mendukung gerakan optimalisasi infak dan sedekah yang digerakkan oleh BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Dukungan dari lingkungan pendidikan dinilai sangat penting dalam menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial sejak dini kepada para pelajar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama antara lembaga pendidikan dan BAZNAS untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan seperti ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat semakin tertanam dalam diri generasi muda sehingga mampu melahirkan generasi emas yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Bersama Seluruh Stakeholder Mengadakan Safari Ramadhan 1446.H /2026.M
BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Gelar Safari Ramadhan 1447 H: Menguatkan Kepedulian Sosial dan Memakmurkan Masjid
Dalam semangat suci bulan Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan yang sarat dengan nilai kepedulian sosial, ukhuwah, serta penguatan fungsi masjid sebagai pusat peradaban umat.
Kegiatan yang mengusung tema _Peduli Faqir Miskin, Peduli Masjid dan Peduli Majelis Talim ini menjadi refleksi nyata bahwa Ramadhan bukan hanya momentum peningkatan ibadah spiritual, tetapi juga kesempatan untuk meneguhkan solidaritas kemanusiaan serta memperluas keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Safari Ramadhan tersebut dilaksanakan dengan dukungan dan kehadiran pimpinan daerah, yaitu Dedi Irawan selaku Bupati Pesisir Barat bersama Irawan Topani, serta jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat yang dipimpin oleh Faisol Mudain. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat ini menggambarkan harmoni antara kebijakan publik dan gerakan filantropi Islam dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
Menebar Kepedulian di Bulan Suci
Melalui program Safari Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat memberikan bantuan kepada 11 masjid di wilayah Pesisir Barat dengan nilai bantuan sebesar Rp10.000.000 untuk setiap masjid. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi stimulan dalam meningkatkan kemakmuran rumah ibadah serta memperkuat kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada organisasi majelis taklim melalui BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) di masing-masing kecamatan, yang menerima bantuan sebesar Rp5.000.000. Dukungan ini dimaksudkan untuk memperkuat peran majelis taklim sebagai ruang pendidikan spiritual, pembinaan akhlak, serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan sosial masyarakat.
Tidak berhenti pada aspek kelembagaan keagamaan, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Dalam kegiatan ini, BAZNAS turut menyalurkan bantuan kepada 120 fakir miskin, berupa paket sembako dengan nilai Rp200.000 per paket.
Filosofi Ramadhan: Kepedulian sebagai Jalan Keberkahan
Secara filosofis, kegiatan ini menggambarkan bahwa keberadaan zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar instrumen ekonomi, melainkan juga jembatan spiritual yang menghubungkan kepedulian manusia dengan ridha Ilahi. Ketika tangan yang mampu dengan tulus memberi kepada yang membutuhkan, sesungguhnya yang terbangun bukan hanya bantuan materi, tetapi juga rasa persaudaraan, empati, dan keadilan sosial.
Safari Ramadhan ini juga membawa pesan moral yang kuat melalui semboyan:
Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
Makna dari semboyan tersebut menegaskan bahwa pengelolaan zakat dan kegiatan sosial keagamaan harus berjalan selaras dengan prinsip syariat Islam, taat terhadap regulasi negara, serta tetap menjaga nilai persatuan dalam bingkai Indonesia.
Menghidupkan Masjid sebagai Pusat Peradaban
Masjid dalam tradisi Islam tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan pendidikan, serta pengembangan nilai kemanusiaan. Melalui program kepedulian terhadap masjid dan majelis taklim, diharapkan masjid-masjid di Kabupaten Pesisir Barat dapat semakin aktif menjadi ruang yang menumbuhkan spiritualitas, keilmuan, serta solidaritas sosial.
Momentum Safari Ramadhan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberkahan bulan suci akan semakin terasa ketika nilai-nilai ibadah vertikal kepada Allah SWT berjalan seiring dengan kepedulian horizontal kepada sesama manusia.
Komitmen BAZNAS untuk Kesejahteraan Umat
Sebagai lembaga resmi pengelola zakat nasional, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah umat secara transparan, profesional, dan tepat sasaran. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat, diharapkan zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi kekuatan sosial yang mampu mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat Ramadhan yang penuh rahmat, kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan keberkahan yang meluas bagi Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Wujudkan Kepedulian untuk Tanah Kelahiran, Udo Men Fatria Salurkan Zakat Rp7 Juta Melalui BAZNAS Pesisir Barat
PESISIR BARAT – Kesadaran akan kewajiban berzakat kembali ditunjukkan oleh warga Kabupaten Pesisir Barat. Pada Jumat, 5 Maret 2026, Bapak Men Fatria (yang akrab disapa Udo Men Fatria), warga Pekon Simpang Kerbang, Bumi Waras, Kecamatan Way Krui, resmi menyerahkan zakat mal miliknya sebesar Rp7.000.000 kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat.
Penyerahan zakat ini dilakukan melalui metode transfer bank sebagai bentuk dukungan terhadap kemudahan layanan digital yang ditawarkan BAZNAS. Namun, yang menarik dari penyerahan zakat kali ini adalah adanya amanah khusus yang dititipkan oleh sang muzaki (pemberi zakat).
Amanah untuk Tanah Kelahiran
Udo Men Fatria menyampaikan permohonan agar zakat yang disalurkannya tersebut diprioritaskan untuk dikelola dan didistribusikan di wilayah tempat kelahirannya. Hal ini menunjukkan nilai luhur "Ingat Kampung Halaman", di mana seorang putra daerah ingin memastikan bahwa keberkahan hartanya dirasakan langsung oleh kerabat dan tetangga di tanah kelahirannya sendiri.
Respons BAZNAS Pesisir Barat
Pihak BAZNAS Pesisir Barat menyambut baik niat mulia tersebut. Perwakilan BAZNAS menyatakan bahwa pihaknya akan berkomitmen menjaga amanah tersebut sesuai dengan syariat Islam dan regulasi yang berlaku.
"Kami mengapresiasi kepercayaan Udo Men Fatria. Zakat ini akan segera kami proses dan salurkan sesuai permintaan beliau, yakni menyasar asnaf (golongan yang berhak) yang berada di wilayah tempat lahir beliau agar manfaatnya tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga setempat," ujar pihak BAZNAS.
Langkah yang dilakukan Udo Men Fatria ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi warga Pesisir Barat lainnya untuk tidak menunda kewajiban zakat dan mempercayakan pengelolaannya kepada lembaga resmi demi pembangunan umat yang lebih terukur.
BERITA06/03/2026 | Ari beni
Dinas Pendidikan Pesisir Barat Salurkan Zakat Rp24 Juta ke BAZNAS Melalui Bank Lampung
PESISIR BARAT – Mengawali bulan suci dengan semangat berbagi, Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat secara resmi menyetorkan zakat profesi jajarannya kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesisir Barat pada Selasa (3/3/2026).
Total zakat yang disalurkan mencapai Rp24.000.000. Penyetoran dilakukan secara transparan melalui metode transfer bank via Bank Lampung. Langkah ini merupakan bagian dari program "Berkah Ramadhan" guna mendukung penguatan ekonomi umat dan program kemanusiaan di wilayah setempat.
Poin Utama Penyaluran Zakat:
Instansi: Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat.
Penerima: BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
Jumlah: Rp24.000.000 (Dua Puluh Empat Juta Rupiah).
Waktu: 3 Maret 2026.
Metode: Transfer Rekening (Bank Lampung).
"Penyaluran zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS diharapkan dapat menjamin distribusi yang tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan, sekaligus menjadi teladan bagi instansi lain dalam menunaikan kewajiban zakat."
Kegiatan ini diharapkan dapat membawa keberkahan bagi seluruh jajaran tenaga pendidik dan staf di lingkungan Dinas Pendidikan, serta menjadi kontribusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA06/03/2026 | Ari beni
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Raih Piagam Penghargaan Atas Partisipasi Aktif dalam Pengukuran Indeks Zakat Nasional
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia secara resmi menyerahkan Piagam Penghargaan kepada BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif dan kontribusi nyata BAZNAS Pesisir Barat dalam menyukseskan Pelaksanaan Pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kaji Dampak Zakat Tahun 2025.
Piagam Penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, pada tanggal 23 Februari 2026 tersebut.
Dengan diterimanya penghargaan ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menegaskan posisinya sebagai salah satu lembaga pengelola zakat di daerah yang berkomitmen tinggi dalam mendukung transparansi dan efektivitas pengelolaan zakat nasional. Piagam penghargaan ini memiliki nomor: B/0336/BMRK-BKPU/KD.02.14/2/2026.
Penghargaan ini menjadi motivasi tambahan bagi BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan inovasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal ini juga sejalan dengan komitmen BAZNAS RI dalam membangun ekosistem perzakatan yang lebih profesional dan berdampak luas bagi masyarakat.
Diharapkan prestasi yang diraih oleh BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat ini dapat menginspirasi BAZNAS di daerah lain untuk terus berupaya mencapai standar tinggi dalam pengelolaan zakat di Indonesia.
BERITA06/03/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Optimalkan Potensi ZIZ, Buka Kotak Amal di Rumah Makan Saiyo Sakato
PESISIR UTARA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus bergerak dalam mengoptimalkan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIZ). Terbaru, Ketua BAZNAS Zona IV, Drs. Hadi Safrudin, secara resmi membuka titik layanan kotak amal baru di Rumah Makan Saiyo Sakato, Kecamatan Pesisir Utara.
Langkah ini diambil sebagai upaya jemput bola sekaligus mempermudah masyarakat maupun wisatawan yang melintas di jalur Pesisir Utara untuk menyalurkan sebagian rezekinya melalui lembaga resmi.
Mendekatkan Layanan ke Masyarakat
Dalam keterangannya, Drs. Hadi Safrudin menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di tempat-tempat strategis seperti rumah makan merupakan bagian dari strategi optimalisasi dana umat.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap masyarakat yang memiliki niat baik untuk berinfak mendapatkan akses yang mudah. Rumah Makan Saiyo Sakato adalah titik strategis di Pesisir Utara yang ramai dikunjungi, sehingga sangat potensial untuk menggerakkan kepedulian sosial," ujar Hadi.
Pemanfaatan Dana ZIZ
Pihak BAZNAS menegaskan bahwa setiap rupiah yang terkumpul melalui kotak amal tersebut akan dikelola secara transparan dan disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Pesisir Barat, khususnya dalam program:
Bantuan fakir miskin dan yatim piatu.
Beasiswa pendidikan bagi siswa kurang mampu.
Bantuan modal usaha bagi UMKM lokal.
Tanggap darurat bencana.
Apresiasi Pelaku Usaha
Pihak pengelola Rumah Makan Saiyo Sakato menyambut baik inisiatif ini. Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya di Kecamatan Pesisir Utara untuk turut serta mendukung program-program kemanusiaan yang dijalankan oleh BAZNAS.
Dengan dibukanya kotak amal ini, BAZNAS Pesisir Barat berharap kesadaran masyarakat dalam berzakat dan bersedekah semakin meningkat demi mewujudkan kesejahteraan umat yang merata di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama.
BERITA06/03/2026 | Ari beni
Kemenag Pesisir Barat Serahkan LPJ Zakat Profesi ASN Periode Juli-Desember 2025 ke BAZNAS
PESISIR BARAT – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) terkait pengelolaan Zakat Profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk periode Juli hingga Desember 2025.
Penyerahan berkas laporan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026, bertempat di Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat. Dokumen laporan diserahkan oleh perwakilan Kemenag dan diterima langsung oleh staf BAZNAS Pesisir Barat, Syarli.
Transparansi dan Akuntabilitas
Penyampaian LPJ ini merupakan bentuk komitmen Kemenag Pesisir Barat dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, khususnya yang berasal dari pemotongan zakat profesi para pegawai di lingkungan Kemenag.
"Laporan ini mencakup rekapitulasi pengumpulan zakat profesi selama satu semester terakhir di tahun 2025. Hal ini penting dilakukan untuk sinkronisasi data antara pihak Kemenag sebagai pemungut dan BAZNAS sebagai pengelola pusat di daerah," ujar perwakilan Kemenag dalam kesempatan tersebut.
Sinergi Berkelanjutan
Pihak BAZNAS Pesisir Barat, melalui Syerli, menyampaikan apresiasinya atas kedisiplinan Kemenag dalam melaporkan zakat profesi tepat waktu. Sinergi ini diharapkan dapat terus berjalan baik agar penyaluran zakat kepada para mustahik (penerima zakat) di wilayah Pesisir Barat dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.
Dengan diserahkannya laporan ini, kedua belah pihak berharap tingkat kepercayaan ASN terhadap pengelolaan zakat semakin meningkat, yang pada akhirnya dapat mendorong optimalisasi potensi zakat di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA06/03/2026 | Ari beni
Laporan IZN 2025: BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Capai Skor Akhir ‘Growth’, Tata Kelola Pengelolaan Zakat Sangat Baik
PESISIR BARAT, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menorehkan pencapaian positif dalam Laporan Hasil Penghitungan Indeks Zakat Nasional (IZN) Tahun 2025. Laporan resmi tersebut menunjukkan bahwa Skor Akhir IZN BAZNAS Pesisir Barat berada pada angka 0,71, yang menempatkannya dalam kategori "Growth/Bertumbuh".
Hasil ini mencerminkan kinerja pengelolaan zakat yang solid, di mana BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dinilai berhasil secara konsisten dalam menjalankan tugas dan fungsi operasional serta menyalurkan zakat secara efektif.
Dominasi Skor di Dimensi Makro dan Mikro
Pencapaian ini ditopang oleh kinerja yang sangat baik di dua pilar utama penilaian:
Dimensi Makro: Mendapatkan Skor 0,64 (Kategori Baik). Ini menunjukkan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat memiliki sinergi yang kuat dalam tata kelola kelembagaan dan dampak zakat di tingkat wilayah. Berbagai indikator utama, seperti Dukungan APBN/APBD (Skor 1,00 - Sangat Baik) dan Literasi dan Dakwah Zakat (Skor 0,85 - Sangat Baik), memberikan kontribusi signifikan.
Dimensi Mikro: Mencatatkan Skor yang lebih tinggi yaitu 0,73 (Kategori Baik). Keberhasilan ini didorong oleh tata kelola lembaga yang kuat dan penyaluran zakat yang berdampak. Indikator Indeks Dampak Zakat (Skor 0,80 - Baik) dan sub-indikator Indeks Kesejahteraan CIBEST (Skor 0,75 - Baik) menunjukkan fokus lembaga pada pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi.
Detail Kinerja Variabel dan Indikator
Analisis mendalam dari laporan IZN 2025 menunjukkan performa unggul pada beberapa variabel kunci:
Perencanaan dan Pengembangan: Variabel ini meraih Skor Sempurna 1,00, yang berarti rencana kerja dan pengembangan BAZNAS Pesisir Barat sangat matang dan terukur.
Penguatan Jaringan: Dengan Skor 0,84, BAZNAS dinilai telah membangun kolaborasi dan sinergi yang sangat efektif dengan pemangku kepentingan (stakeholders) di Pesisir Barat.
Indeks Dampak Zakat: Capaian Skor 0,80 mempertegas bahwa penyaluran zakat tidak hanya tepat sasaran tetapi juga benar-benar memberikan dampak positif yang nyata bagi penerima manfaat (mustahik).
Laporan ini diolah berdasarkan data yang dihimpun pada periode Agustus – Desember 2024 dan diverifikasi pada tahun 2025. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan tata kelola guna memberikan pelayanan terbaik bagi para muzaki (pemberi zakat) dan mustahik di Kabupaten Pesisir Barat.
Tentang IZN:
Indeks Zakat Nasional (IZN) adalah sistem pengukuran komprehensif yang dikembangkan oleh BAZNAS untuk mengukur kinerja pengelolaan zakat di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. IZN mencakup berbagai dimensi, mulai dari aspek makro (regional/institusional) hingga mikro (dampak di lapangan) serta berbagai indikator tata kelola, transparansi, dan efektivitas.
BERITA06/03/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Terima Audiensi Pengelola TK ABA Pasar Ulu Terkait Perbaikan Sarana Belajar
PESISIR TENGAH – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menerima kunjungan silaturahmi sekaligus permohonan bantuan dari pengelola TK ABA Pasar Ulu, Kecamatan Pesisir Tengah, pada Rabu (04/03/2026).
Kedatangan dua orang tenaga pendidik dari TK ABA tersebut disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, di ruang kerjanya. Kunjungan ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi fasilitas pendidikan di sekolah tersebut yang memerlukan perbaikan segera.
Fokus Permohonan: Keamanan dan Kenyamanan Siswa
Dalam pertemuan tersebut, pihak pengelola menyerahkan surat permohonan bantuan yang difokuskan pada tiga poin utama:
Perbaikan Atap: Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, perbaikan atap menjadi prioritas untuk mencegah kebocoran.
Plafon Ruang Kelas: Pihak sekolah berharap adanya renovasi plafon demi keamanan siswa saat proses belajar mengajar.
Sarana Permainan Anak: Peremajaan alat peraga edukatif dan sarana bermain luar ruangan guna menunjang motorik anak.
"Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif dari para guru TK ABA. Pendidikan anak usia dini adalah fondasi penting, dan BAZNAS akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu sesuai dengan ketentuan yang ada," ujar Ustadz Faisol Mudain saat menerima berkas permohonan.
Langkah Selanjutnya
Ketua BAZNAS menambahkan bahwa pihak penyalur zakat akan segera melakukan survei lapangan untuk melihat kondisi fisik bangunan sebelum melakukan proses verifikasi bantuan. Hal ini dilakukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan di Pesisir Barat.
Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan agama dan umum di wilayah Pesisir Tengah.
BERITA04/03/2026 | Ari beni
Sambut Tahun Ajaran Baru, TK ABA Pasar Ulu Krui Galang Dana Perbaikan Fasilitas
KRUI, PESISIR BARAT – Menjelang datangnya tahun ajaran baru, Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Pasar Ulu, Kecamatan Pesisir Tengah, mulai berbenah. Pihak sekolah saat ini tengah menggalang dana melalui permohonan infak dan sedekah kepada masyarakat untuk memperbaiki sejumlah fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan.
Berdasarkan surat resmi yang dirilis oleh pengelola sekolah tertanggal 9 Maret 2026, perbaikan ini difokuskan pada tiga poin utama guna menunjang kenyamanan dan keamanan siswa dalam belajar, yakni:
Perbaikan Atap yang sudah tidak layak.
Perbaikan Plafon ruangan kelas.
Renovasi Sarana Permainan Anak yang saat ini dalam kondisi rusak.
Dukungan Lembaga Terkait
Langkah inisiatif dari pihak TK ABA ini tidak dilakukan sendirian. Upaya penggalangan dana tersebut telah diketahui dan mendapat dukungan dari tokoh serta lembaga penting di Kabupaten Pesisir Barat. Surat permohonan tersebut turut ditandatangani dan dibubuhi stempel resmi oleh:
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, S.H.
Ketua Cabang Muhammadiyah Pesisir Tengah, Jon Kenedy.
Kepala TK ABA Pasar Ulu, Lina Yati, S.Pd.SD, didampingi Sekretaris Febby Oktavianti, S.Pd, menyampaikan bahwa momentum bulan suci Ramadhan ini diharapkan menjadi penggerak bagi kaum muslimin dan muslimat untuk menyisihkan sebagian rezekinya.
"Kami mengharapkan uluran tangan dari bapak dan ibu sekalian untuk membantu kelancaran perbaikan sarana pendidikan ini, demi masa depan anak-anak kita," tulis pihak sekolah dalam keterangan resminya.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program perbaikan sekolah ini, dapat menghubungi pihak pengelola TK ABA Pasar Ulu Krui secara langsung di lokasi sekolah yang beralamat di Jl. Merdeka Pasar Ulu, Kelurahan Pasar Kota Krui.
BERITA04/03/2026 | Ari beni
Sinergi Safari Ramadhan 1447 H: BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Puluhan Paket Bantuan di Tiga Kecamatan
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut mendampingi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat dalam agenda Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 3 Maret 2026 ini menyasar masyarakat di wilayah selatan kabupaten setempat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BAZNAS Pesisir Barat secara simbolis menyerahkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Keikutsertaan BAZNAS ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dengan lembaga zakat dalam upaya menyejahterakan umat, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Distribusi Bantuan di Wilayah Selatan
Ketua BAZNAS Pesisir Barat menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan paket bantuan yang didistribusikan secara proporsional di tiga kecamatan, yaitu:
Kecamatan Bangkunat
Kecamatan Ngaras
Kecamatan Ngambur
Total bantuan yang disalurkan dalam kesempatan ini berjumlah 33 paket. Paket-paket tersebut berisi kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat (mustahik) selama menjalankan ibadah puasa.
"Kehadiran kami dalam tim Safari Ramadhan Pemkab Pesisir Barat adalah wujud transparansi dan penyaluran amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki untuk mereka yang berhak di pelosok daerah," ujar perwakilan BAZNAS Pesisir Barat.
Mendukung Program Pemerintah
Safari Ramadhan ini bukan sekadar ajang silaturahmi antara pejabat daerah dengan warga, tetapi juga menjadi momentum untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan program-program sosial menyentuh lapisan masyarakat terbawah.
Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama tokoh masyarakat serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA03/03/2026 | Ari beni

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →