Berita Terbaru
Sambutan Pembina MUSLIMAT NU PESISIR BARAT
Ibu Bupati Dian Hardiyanti Dedi Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Membina Umat
Pesisir Barat – Pembina Muslimat NU Pesisir Barat sekaligus Ketua Umum BKMT Pesisir Barat, Dian Hardiyanti Dedi, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun umat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan keagamaan yang berlangsung di Lapangan Ngaras, pada Sabtu (4/4/2026), yang dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta jajaran Muslimat NU dan Majelis Taklim.
Dalam sambutannya, Dian Hardiyanti Dedi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Melalui tema Hari Ini, Kebersamaan dalam Membina Umat, saya meyakini bahwa peran kita semua, terutama kaum perempuan, sangat strategis dalam membentuk generasi, memperkuat keluarga, dan menjaga nilai-nilai keagamaan, ujarnya.
Ia menekankan bahwa perempuan, khususnya ibu, memiliki peran sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, keberadaan organisasi seperti Muslimat NU dan BKMT dinilai sangat penting sebagai wadah pembinaan umat.
Menurutnya, berbagai kegiatan keagamaan seperti majelis taklim, pengajian, dan pembinaan rutin yang dilakukan selama ini tidak hanya memberikan ketenangan spiritual, tetapi juga berdampak nyata dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan harmonis.
Dian juga memberikan apresiasi kepada jajaran Muslimat NU, khususnya di Kecamatan Ngaras, yang dinilai konsisten menjadi garda terdepan dalam pembinaan umat.
Saya mengapresiasi dedikasi Muslimat NU yang terus aktif menghadirkan kegiatan keagamaan yang bermanfaat dan menyejukkan. Ini adalah kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat, tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat persatuan, dan saling mendukung dalam upaya membina umat, dimulai dari lingkungan keluarga.
Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang baik, dan dari masyarakat yang baik akan terbangun daerah yang penuh keberkahan, katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Pesisir Barat, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah Muslimat NU dan Majelis Taklim.
Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan diharapkan mampu mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Lima Manfaat Sedekah Dan Enam Solusi Giat Mengamalkannya
Sedekah: Jalan Sunyi yang Menumbuhkan Semesta Berkah
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Di tengah dunia yang gemerlap oleh angka dan kepemilikan, manusia sering lupa bahwa hakikat harta bukanlah untuk ditimbun, melainkan untuk dialirkan. Sedekah hadir sebagai suara langit yang lirih namun tegas—mengajak manusia kembali pada fitrah: bahwa memberi adalah bentuk tertinggi dari menerima. Dalam firman Allah SWT pada QS. Saba’ ayat 39 ditegaskan, Apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya, dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik. Ayat ini bukan sekadar kalimat penghibur, tetapi sebuah hukum Ilahi yang bekerja dalam diam, melampaui logika manusia yang sempit.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat memandang sedekah bukan hanya sebagai ibadah ritual, tetapi sebagai poros peradaban. Ia adalah energi spiritual yang menggerakkan roda keadilan sosial, menyambungkan yang kuat dengan yang lemah, dan menghadirkan harapan di tengah keterbatasan. Sedekah adalah bahasa kasih yang tidak membutuhkan suara, namun mampu menggema hingga ke langit.
Sedekah: Ketika Kehilangan Menjadi Keuntungan
Dalam perspektif duniawi, memberi sering dianggap sebagai kehilangan. Namun dalam perspektif Ilahi, justru di situlah letak keuntungan yang sejati. Sedekah mengajarkan paradoks suci: bahwa yang dilepaskan dengan ikhlas akan kembali dengan berlipat, dalam bentuk yang mungkin tak terduga—ketenangan jiwa, kesehatan, kemudahan urusan, hingga keselamatan dari marabahaya.
Rasulullah SAW mengingatkan agar manusia tidak terjebak dalam sikap kikir dan terlalu berhitung terhadap harta. Sebab ketika manusia menahan apa yang seharusnya mengalir, maka keberkahan pun tertahan. Sedekah adalah aliran; dan setiap aliran yang tersumbat akan menimbulkan kerusakan—baik dalam jiwa maupun dalam kehidupan sosial.
Manfaat Sedekah: Melampaui Dimensi Materi
Sedekah bukan sekadar aktivitas memberi, tetapi transformasi batin yang mendalam. Ia membawa manfaat yang berlapis-lapis:
1. Melapangkan Rezeki Secara Hakiki
Rezeki tidak selalu berbentuk uang. Ia bisa hadir sebagai kesehatan yang terjaga, keluarga yang harmonis, hati yang tenteram, atau jalan hidup yang dimudahkan. Sedekah membuka pintu-pintu ini.
2. Menyucikan Jiwa dari Karat Dunia
Keserakahan adalah penyakit halus yang sering tak disadari. Sedekah menjadi obatnya—membersihkan hati, menumbuhkan empati, dan melembutkan nurani.
3. Menjadi Perisai dari Bala dan Musibah
Dalam banyak riwayat, sedekah disebut sebagai penolak bala. Ia bekerja dalam wilayah yang tak kasat mata, menjaga manusia dari takdir buruk yang mungkin saja terjadi.
4. Menghidupkan Solidaritas dan Keadilan Sosial
Sedekah bukan hanya hubungan vertikal dengan Allah, tetapi juga horizontal dengan sesama. Ia menjembatani kesenjangan, merajut ukhuwah, dan menghidupkan rasa saling peduli.
5. Menjadi Investasi Abadi di Akhirat
Apa yang disedekahkan tidak hilang, tetapi disimpan dalam (rekening langit) yang nilainya kekal dan tak tergerus waktu.
Akar Kemalasan Bersedekah: Penyakit yang Tak Terlihat
Meski keutamaannya begitu besar, manusia kerap diliputi rasa enggan untuk bersedekah. Ini bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi persoalan hati. Di antaranya:
Ketakutan akan kemiskinan: Bisikan halus yang menanamkan ilusi bahwa memberi akan mengurangi.
Cinta dunia yang berlebihan: Harta dijadikan tujuan, bukan sarana.
Lemahnya keyakinan terhadap janji Allah: Ayat-ayat hanya dibaca, namun belum diresapi.
Kebiasaan menunda: Amal ditangguhkan hingga waktu yang tidak pernah datang.
Godaan syaitan yang sistematis: Membisikkan keraguan, menunda niat, dan membenarkan keengganan.
Kemalasan bersedekah sejatinya adalah cermin dari hubungan manusia dengan Tuhannya. Ketika iman melemah, maka tangan pun menjadi berat untuk memberi.
Strategi Ruhani Melawan Kemalasan: Menjemput Keikhlasan
Melawan rasa malas dalam bersedekah bukan sekadar usaha fisik, tetapi jihad batin yang membutuhkan kesadaran dan latihan:
1. Menanamkan Keyakinan yang Kokoh
Renungkan ayat-ayat Allah tentang sedekah. Jadikan janji-Nya sebagai pegangan hidup, bukan sekadar bacaan.
2. Memulai dari yang kecil namun konsisten
Sedekah tidak menuntut jumlah, tetapi keikhlasan. Yang kecil namun rutin lebih dicintai daripada yang besar namun jarang.
3. Mengingat Kefanaan Dunia
Harta yang dikumpulkan akan ditinggalkan. Hanya amal yang akan menemani.
4. Membentuk kebiasaan harian
Jadikan sedekah sebagai gaya hidup. Sisihkan sebagian rezeki setiap hari, sekecil apa pun.
5. Memohon kepada Allah agar dilapangkan hati
Doa adalah kunci. Mintalah agar hati dimudahkan untuk memberi.
6. Berada dalam lingkungan yang gemar berbagi
Kebaikan itu menular. Lingkungan yang dermawan akan membentuk karakter yang sama.
Sinergi Pemerintah dan BAZNAS: Menyemai Kebaikan Kolektif
Dalam upaya memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, beserta seluruh jajaran pemerintah daerah.
Beliau mengungkapkan rasa terima kasih atas diterbitkannya Surat Edaran Bupati Pesisir Barat terbaru tahun 2026, yang menjadi tonggak penting dalam optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kebijakan ini bukan hanya langkah administratif, tetapi manifestasi dari kepedulian sosial yang terstruktur dan berkelanjutan. Ia adalah bukti bahwa pemerintah hadir bukan hanya sebagai pengelola birokrasi, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan.
Surat edaran ini adalah cahaya kebijakan yang akan menerangi jalan kemaslahatan. Ketika ASN bersatu dalam semangat berbagi, maka akan lahir kekuatan kolektif yang mampu mengangkat derajat masyarakat Pesisir Barat. Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan peradaban, ungkap Faisol Mudain dengan penuh harap.
Optimalisasi ZIS ASN diharapkan menjadi sumber daya yang berkelanjutan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan—mulai dari fakir miskin, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat di wilayah Pesisir Barat, Lampung.
Penutup: Sedekah sebagai Jalan Pulang yang Paling Tenang
Pada akhirnya, sedekah bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang kembali—kembali pada fitrah, kembali pada Tuhan, kembali pada makna hidup yang sejati. Ia adalah jalan sunyi yang mungkin tak ramai dipuji, namun penuh dengan keberkahan yang tak terukur.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan sedekah sebagai denyut nadi kehidupan. Jangan menunggu lapang untuk memberi, karena justru dengan memberi, Allah akan melapangkan.
Sebab hidup yang sejati bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa dalam kita mampu berbagi. Dan di sanalah, keberkahan menemukan jalannya.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Membuka Giat Mulia Tabligh Akbar Muslimat NU ngaras
TABLIGH AKBAR MUSLIMAT NU KECAMATAN NGARAS: MENEGUHKAN KEIMANAN, MEMPERKUAT PERAN PEREMPUAN, DAN MEMBANGUN SINERGI UMAT DI PESISIR BARAT
Pesisir Barat, 4 April 2026 — Muslimat NU Kecamatan Ngaras kembali meneguhkan eksistensinya sebagai pilar penting dalam kehidupan keagamaan dan sosial melalui penyelenggaraan Tabligh Akbar yang berlangsung khidmat, tertib, dan penuh makna spiritual. Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ruang konsolidasi umat, penguatan nilai-nilai keislaman, serta refleksi bersama dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, bersama Ibu Bupati Dian Hardiyanti Dedi dan jajaran pemerintah daerah. Turut hadir Camat Ngaras, para peratin se-Kecamatan Ngaras, Sai Batin Marga Ngaras, unsur Forkopimda, jajaran Nahdlatul Ulama beserta Banom lintas kecamatan (Ngaras, Ngambur, Bengkunat), serta tokoh masyarakat. Ribuan jamaah Muslimat NU memadati lokasi kegiatan dengan penuh antusias, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan umat.
SUSUNAN ACARA: RANGKAIAN SPIRITUAL DAN NASIONALISME YANG TERPADU
Kegiatan disusun secara sistematis, memadukan nilai spiritual, kebangsaan, dan sosial:
Pembacaan Iftitah
Dibawakan oleh Rois Syuriah MWC NU Ngaras : Ust Faisol Mudain yang juga menjabat sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Iftitah menjadi pintu pembuka yang menata niat kolektif jamaah, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah ibadah yang bertujuan meraih ridha Allah SWT.
Gema Kalam Ilahi
Dilantunkan oleh ibu-ibu Muslimat NU dengan penuh penghayatan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menghadirkan suasana batin yang tenang, memperkuat dimensi spiritual sejak awal acara.
Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Organisasi
Indonesia Raya
Mars Muslimat NU
Mars Nahdlatul Ulama
Rangkaian ini menegaskan bahwa keislaman dan kebangsaan berjalan beriringan. Muslimat NU menunjukkan komitmennya sebagai bagian dari kekuatan bangsa yang religius dan nasionalis.
RANGKAIAN SAMBUTAN: SINERGI PEREMPUAN, ULAMA, DAN PEMERINTAH
1. Ketua PAC Muslimat NU Ngaras
Sambutan pembuka disampaikan oleh Ustadz Lekat Kartini.
Beliau menekankan bahwa Tabligh Akbar ini adalah manifestasi nyata dari gerakan dakwah Muslimat NU di tingkat akar rumput.
Makna yang disampaikan sangat mendalam:
Muslimat NU bukan hanya organisasi, tetapi gerakan sosial-keagamaan yang hidup di tengah masyarakat.
Perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik utama dalam keluarga.
Penguatan akhlak generasi dimulai dari rumah, dari tangan seorang ibu.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan kegiatan ini sebagai titik penguatan ukhuwah dan konsistensi dalam menjalankan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
2. Pembina Muslimat NU Kabupaten Pesisir Barat sekaligus Sebagai Ketua BKMT Pesisir Barat
Oleh Ibu Dian Hardiyanti Dedi.
Dalam perspektif yang lebih luas, beliau menyoroti:
Perempuan sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat.
Keluarga sebagai pusat peradaban yang menentukan arah masa depan bangsa.
Beliau menegaskan bahwa:
Jika keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat; jika ibu beriman dan berilmu, maka generasi akan berkualitas.
Ia juga mengangkat pentingnya kepedulian sosial, solidaritas antar sesama, serta peran Muslimat NU dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
3. Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pesisir Barat
Sambutan berikutnya oleh Udo H.Ahmad Khotob., S.Ag.,M.M
yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat.
Beliau membawa perspektif keulamaan dan kelembagaan:
Menekankan keseimbangan antara dunia dan akhirat.
Menguatkan pentingnya moderasi beragama.
Menegaskan peran NU dalam menjaga Islam yang ramah, toleran, dan inklusif.
Pesan beliau menegaskan bahwa Muslimat NU adalah ujung tombak dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang damai di tengah perubahan zaman.
4. Sambutan Puncak Adalah Sambutan Bupati Pesisir Barat
Puncak sambutan oleh Bpk Dedi Irawan menjadi refleksi mendalam arah pembangunan daerah.
Makna strategis yang disampaikan:
Pembangunan tidak boleh hanya fisik, tetapi harus berbasis spiritual dan moral.
Keimanan adalah fondasi utama stabilitas sosial.
Kebersamaan adalah kekuatan terbesar masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa:
Masyarakat yang terhubung oleh iman akan melahirkan harmoni.
Gotong royong adalah kunci kemajuan daerah.
Halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi sarana rekonsiliasi sosial.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Muslimat NU sebagai:
Penjaga moral keluarga
Penguat pendidikan keagamaan
Pilar pembangunan karakter masyarakat
TAUSIYAH: PENGUATAN SPIRITUAL DAN AKHLAK UMAT
Ceramah agama disampaikan oleh Ketua JATMAN PESISIR BARAT : KH Nurhadi, pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Krui.
Uraian beliau sangat tajam dan menyentuh aspek mendasar kehidupan umat:
Keimanan harus diwujudkan dalam perilaku, bukan sekadar ucapan.
Tantangan zaman menuntut keteguhan akidah dan akhlak.
Peran ibu sangat menentukan masa depan generasi.
Sebagai pengasuh pesantren, beliau menanamkan pentingnya:
Keseimbangan ilmu agama dan kehidupan sosial
Pembinaan generasi muda agar berkarakter kuat
Menjadikan majelis ilmu sebagai sarana perubahan diri
Pesannya menegaskan bahwa krisis moral hanya bisa diatasi dengan kembali pada nilai-nilai agama yang kokoh.
DOA PENUTUP: PUNCAK KEKHUSYUKAN DAN HARAPAN UMAT
Acara ditutup dengan doa oleh Rois Syuriah PCNU kabupaten pesisir barat : Ky Agus Fathulloh.,S.H pengasuh Pondok Pesantren Miftahurrohmah Krui.
Doa yang dipanjatkan mengandung dimensi yang luas:
Permohonan keberkahan bagi masyarakat
Harapan kepemimpinan yang amanah dan bijaksana
Perlindungan dari perpecahan dan konflik sosial
Sebagai ulama kharismatik, beliau menegaskan pentingnya:
Persatuan umat sebagai kekuatan utama
Keistiqamahan dalam iman
Kehidupan yang dilandasi nilai Ahlussunnah wal Jamaah
Suasana doa berlangsung sangat khusyuk, seluruh jamaah larut dalam harapan kolektif menuju kehidupan yang lebih baik.
PENEGASAN AKHIR: SINERGI UMMAT SEBAGAI KEKUATAN PERADABAN
Tabligh Akbar ini menjadi gambaran utuh tentang:
Sinergi ulama, umara, dan umat
Peran strategis perempuan dalam Islam
Pentingnya keseimbangan antara agama, sosial, dan pembangunan
Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi:
sebuah gerakan moral, spiritual, dan sosial
yang menegaskan bahwa kekuatan umat terletak pada iman, kebersamaan, dan nilai-nilai kebaikan.
Dari Ngaras, semangat itu tumbuh—
menuju Pesisir Barat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Ujian Kehidupan Dan Menyayangi Diri
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat: Menyemai Cinta Diri di Tengah Ujian Kehidupan
Pesisir Barat — Dalam realitas kehidupan yang kian kompleks, tidak semua luka terlihat, dan tidak semua beban terdengar. Banyak jiwa berjalan dalam sunyi, memikul resah yang tak terucap, menghadapi tekanan hidup yang terkadang menggerus harapan. Dari kegelisahan inilah, sebuah kesadaran tumbuh: bahwa manusia perlu kembali kepada dirinya sendiri, merawat jiwa, dan menguatkan hati sebagai bentuk syukur atas kehidupan yang telah Allah titipkan.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat memandang fenomena ini bukan sekadar persoalan individu, tetapi sebagai panggilan kemanusiaan dan keimanan. Dalam banyak kasus, seseorang yang dilanda stres dan depresi kerap merasa terasing, seolah dunia tak lagi memberi ruang untuk dipahami. Padahal, dalam ajaran Islam, setiap kesulitan adalah bagian dari ujian yang mengandung hikmah, dan setiap jiwa memiliki nilai yang begitu mulia di sisi-Nya.
Manusia sering lupa bahwa dirinya adalah amanah. Ketika dunia terasa tak peduli, di situlah pentingnya menumbuhkan kasih sayang terhadap diri sendiri, ungkap salah satu perwakilan BAZNAS Pesisir Barat. Pernyataan ini selaras dengan pesan kehidupan: bahwa kekuatan sejati bukanlah untuk membuktikan diri kepada orang lain, melainkan untuk menjaga diri agar tetap tegak dalam iman dan harapan.
Secara filosofis, kehidupan adalah perjalanan sunyi menuju makna. Tidak semua orang akan memahami luka yang kita rasakan, sebagaimana tidak semua mata mampu melihat air mata yang jatuh dalam diam. Oleh karena itu, mencintai diri sendiri bukanlah bentuk egoisme, melainkan wujud kesadaran spiritual—bahwa diri ini adalah ciptaan Allah yang harus dijaga, dirawat, dan dimuliakan.
Dalam perspektif agamis, Islam mengajarkan keseimbangan antara hubungan dengan Allah (hablumminallah) dan hubungan dengan sesama manusia (hablumminannas), termasuk hubungan dengan diri sendiri. Rasulullah SAW pun mencontohkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, serta tidak membebani diri melebihi kemampuan.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya menghadirkan program-program yang tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga spiritual dan psikologis masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan religius, BAZNAS ingin menguatkan pesan bahwa setiap individu berhak merasa berharga, dicintai, dan tidak sendiri dalam menghadapi ujian hidup.
Tulisan sederhana yang beredar di tengah masyarakat—tentang pentingnya mencintai diri sendiri karena orang lain belum tentu memahami—menjadi refleksi yang dalam. Ia bukan sekadar rangkaian kata, tetapi cermin dari realitas yang dihadapi banyak orang. Bahwa pada akhirnya, kekuatan itu harus tumbuh dari dalam diri, berakar pada iman, dan bertumbuh dalam kesabaran.
Seperti ombak yang tak pernah lelah menyapa pantai Pesisir Barat, demikian pula manusia harus terus bangkit, meski berkali-kali jatuh. Sebab di balik setiap ujian, Allah telah menyiapkan pelajaran, dan di balik setiap kesedihan, tersimpan rahmat yang menanti untuk disadari.
BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk saling menguatkan, menebar empati, dan tidak abai terhadap sesama. Namun lebih dari itu, mari belajar untuk memeluk diri sendiri dengan penuh kasih, karena dari sanalah lahir keteguhan yang sejati—keteguhan untuk tetap hidup, berjuang, dan berserah kepada Yang Maha Kuasa.
BERITA03/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT - Faisol Pesibar
BAZNAS PESISIR BARAT Ungkapan Duka Yang Mendalam
BAZNAS KABUPATEN PESISIR BARAT
UNGKAPAN DUKA CITA MENDALAM
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Dengan penuh rasa duka yang mendalam, segenap pimpinan dan jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut berbelasungkawa atas gugurnya putra-putra terbaik bangsa dalam tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia.
Gugurnya para prajurit dalam pengabdian bukanlah sekadar kehilangan bagi keluarga, tetapi juga kehilangan besar bagi bangsa dan kemanusiaan. Mereka adalah sosok-sosok yang memilih jalan pengorbanan, menempatkan kepentingan umat manusia di atas kepentingan pribadi, serta mengabdikan diri demi tegaknya kedamaian di muka bumi.
Kami meyakini, dengan segala keikhlasan dan pengorbanan yang telah mereka persembahkan, semoga Allah SWT menerima seluruh amal bakti mereka, mengampuni segala khilaf, dan menempatkan mereka dalam derajat yang mulia. Semoga para prajurit yang gugur tersebut terhitung sebagai syuhada biiznillah, dan dianugerahi tempat terbaik di sisi-Nya sebagai ahli surga.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami menyampaikan doa dan harapan yang tulus agar senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan iman, serta keikhlasan hati dalam menghadapi ujian ini. Semoga setiap tetes air mata menjadi saksi cinta dan setiap kesabaran menjadi ladang pahala yang berlipat ganda.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan arti pengabdian, keikhlasan, dan nilai luhur kemanusiaan. Semoga semangat juang dan pengorbanan para pahlawan ini terus hidup dalam sanubari kita, menjadi inspirasi untuk memperkuat persatuan, kepedulian, dan kontribusi nyata bagi negeri.
Akhirnya, kami berdoa:
Ya Allah, terimalah mereka dalam kemuliaan-Mu, lapangkan kubur mereka, terangilah dengan cahaya rahmat-Mu, dan himpunkan mereka bersama orang-orang saleh di surga-Mu.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
BERITA03/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Muslimat NU Ngaras Audiensi dengan Bupati Pesisir Barat Terkait Rencana Tabligh Akbar
KRUI – Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, bersama Wakil Ketua I, Ustadz Agus Mawardi, mendampingi rombongan ibu-ibu Muslimat NU Kecamatan Ngaras dalam agenda audiensi bersama Bupati Pesisir Barat di ruang kerja Bupati, Kamis (2/4).
?Pertemuan tersebut bertujuan untuk mematangkan persiapan acara Tabligh Akbar yang dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026 mendatang di Kecamatan Ngaras.
?Koordinasi Pelaksanaan Tabligh Akbar
?Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Muslimat NU menyampaikan rencana teknis kegiatan yang diharapkan dapat menjadi sarana syiar Islam sekaligus mempererat silaturahmi antarumat di Pesisir Barat. Pihak BAZNAS hadir sebagai mitra strategis yang mendukung penuh kegiatan keagamaan yang digerakkan oleh elemen masyarakat.
?Apresiasi Atas Dukungan Pengelolaan ZIS
?Selain membahas agenda Tabligh Akbar, Ustadz Faisol Mudain juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Hal ini terkait dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Bupati terbaru mengenai optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
?"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati atas dukungan regulasi melalui Surat Edaran terbaru ini. Hal ini menjadi angin segar bagi pengelolaan ZIS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat agar lebih maksimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Ustadz Faisol.
?Bupati Pesisir Barat menyambut baik rencana kegiatan Tabligh Akbar tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung program-program keagamaan serta penguatan peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola dana umat.
BERITA02/04/2026 | Ari beni
Tabligh Akbar Muslimat NU Kecamatan Ngaras Siap Dihadiri Bupati Dan Jajaran
Audiensi Muslimat NU Ngaras dengan Bupati Pesisir Barat, Dukung Sukses Tabligh Akbar 4 April 2026
Pesisir Barat — Jelang pelaksanaan Tabligh Akbar yang akan digelar pada Sabtu, 4 April 2026, jajaran Muslimat NU Ngaras melakukan audiensi dengan Bupati Pesisir Barat di Gedung Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (2/4/2026).
Audiensi tersebut turut didampingi oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Faisol Mudain yang juga menjabat sebagai Katib Syuriyah PCNU, serta Wakil Tanfidziah PCNU Pesisir Barat Agus Mawardi. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan penuh dari jajaran Nahdlatul Ulama terhadap kegiatan keagamaan yang akan dilaksanakan.
Ketua pelaksana kegiatan, Juwairiyah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Bupati Pesisir Barat beserta jajaran. Ia juga secara langsung mengundang Bupati dan seluruh perangkat daerah untuk hadir dan membersamai kegiatan Tabligh Akbar yang diharapkan menjadi momentum penguatan nilai-nilai keislaman di masyarakat.
Kami sangat berterima kasih atas penerimaan yang luar biasa ini. Besar harapan kami Bapak Bupati beserta jajaran dapat hadir dalam kegiatan mulia ini, ujar Juwairiyah.
Bupati Pesisir Barat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan oleh Muslimat NU Ngaras bersama para tokoh NU. Ia berharap kegiatan Tabligh Akbar dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Terima kasih kepada ibu-ibu Muslimat NU Ngaras yang telah berkunjung. Semoga kegiatan ini sukses dan membawa keberkahan bagi kita semua, ungkap Bupati.
Menariknya, di akhir pertemuan, Bupati juga memberikan arahan langsung kepada jajaran pemerintah daerah agar turut mendukung kegiatan tersebut. Ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ikut berpartisipasi dan hadir dalam rangka menyukseskan Tabligh Akbar.
Langkah ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA02/04/2026 | Faisol Pesibar
Mari Tunaikan Zakat Infaq Shodaqohnya Melalui BAZNAS PESISIR BARAT
AJAKAN MENUNAIKAN ZIS
BAZNAS KABUPATEN PESISIR BARAT
Mari kita tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
Menunaikan ZIS bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga merupakan wujud kepedulian sosial serta pelaksanaan amanat Undang-Undang Negara Republik Indonesia.
Mari tunaikan zakat, sebagian dari rezeki kita adalah hak orang lain.
Dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS, kita telah:
Menjalankan kewajiban agama
Membantu saudara yang membutuhkan
Mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan
Berkontribusi dalam pembangunan kesejahteraan umat
REGULASI TENTANG ZIS DI BAZNAS
Pengelolaan zakat di Indonesia diatur secara resmi oleh pemerintah, antara lain:
Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat
Menetapkan bahwa BAZNAS adalah lembaga resmi negara yang berwenang mengelola zakat secara nasional
PP No. 14 Tahun 2014 (pelaksanaan UU Zakat)
Peraturan Menteri Agama No. 52 Tahun 2014 (perhitungan & pendayagunaan zakat)
Regulasi terbaru menekankan prinsip:
Aman syar’i
Aman regulasi
Aman NKRI
Artinya, zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS:
Dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel
Disalurkan sesuai syariat Islam kepada yang berhak (mustahik)
Diawasi oleh pemerintah
MANFAAT MENUNAIKAN ZIS MELALUI BAZNAS
Tepat Sasaran
Disalurkan kepada fakir, miskin, dan 8 golongan mustahik
Memberdayakan Umat
Tidak hanya bantuan konsumtif, tapi juga program ekonomi produktif
Mengurangi Pajak
Zakat melalui BAZNAS dapat menjadi pengurang penghasilan kena pajak
Transparan & Terpercaya
Dikelola sesuai regulasi pemerintah dan diaudit
Pahala Berlipat
Membersihkan harta dan meningkatkan keberkahan
REKENING RESMI BAZNAS PESISIR BARAT
BSI (Bank Syariah Indonesia)
No. Rek: 7265134534
a.n BAZNAS Pesisir Barat
Bank Lampung (Infaq & Shadaqah)
No. Rek: 3930301022284
a.n BAZNAS Infaq Shadaqah Pesisir Barat
Bank Lampung (Zakat)
No. Rek: 3930304057097
a.n Badan Amil Zakat Nasional Pesisir Barat
KONTAK PERSON BAZNAS PESISIR BARAT
Ketua
Ust. Faisol Mudain
0822-8232-9450
Divisi Pengumpulan
Ky. Agus Mawardi
0821-6452-1826
Divisi Penyaluran
Ust. May Salko
0852-6929-4986
Divisi Pelaporan & Keuangan
Ky. Drs Hadi Safrudin
0821-7991-9064
Sekretaris
Sumadi, S.Pd
0852-7917-8853
Bendahara
Novi Yana, S.E
0858-4130-8964
Staf BAZNAS
Ari Beni, S.H → 0813-7645-8931
Febriyade, S.Pd → 0812-1969-5937
Sastra Wiratama, S.I.P → 0831-5305-8785
Syerli Marlia → 0858-3216-2775
PENUTUP
Jangan tunda kebaikan.
Mari salurkan ZIS kita melalui BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Karena di setiap rezeki yang kita miliki, terdapat hak saudara kita yang membutuhkan.
BERITA01/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Wujudkan Transparansi, Ketua BAZNAS Pesisir Barat Teken Kelengkapan Administrasi Tata Kelola Zakat
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan keterbukaan informasi publik. Pada Selasa (31/3/2026), Ketua BAZNAS Pesisir Barat secara resmi menandatangani berkas kelengkapan administrasi sebagai bagian dari upaya penguatan transparansi data organisasi.
Proses penandatanganan ini mencakup laporan pertanggungjawaban penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta dokumen audit internal berkala. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dititipkan oleh para muzaki (pembayar zakat) dapat dipertanggungjawabkan secara akurat dan terbuka.
Poin Utama Penandatanganan Administrasi:
Transparansi Publik: Memastikan seluruh data penyaluran dapat diakses dan diverifikasi sesuai regulasi yang berlaku.
Akuntabilitas: Sinkronisasi data antara administrasi fisik dengan sistem digital BAZNAS untuk meminimalisir kesalahan input.
Kepercayaan Umat: Menjaga marwah lembaga sebagai badan pengelola dana umat yang amanah di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama.
"Administrasi yang tertib adalah fondasi utama dari kepercayaan masyarakat. Hari ini kita tuntaskan verifikasi berkas agar data yang tersaji ke publik benar-benar valid dan transparan," ujar Ketua BAZNAS Pesisir Barat dalam keterangannya.
Rencana Kedepan
Setelah penandatanganan ini, BAZNAS Pesisir Barat berencana untuk mempublikasikan ringkasan laporan keuangan tersebut melalui kanal informasi resmi pemerintah daerah dan media massa. Hal ini bertujuan agar masyarakat luas, khususnya para pemberi zakat di Pesisir Barat, dapat melihat langsung dampak nyata dari zakat yang mereka berikan terhadap program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat.
BERITA31/03/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Terima Kunjungan Silaturahmi Yayasan Krui Maju Sejahtera
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menerima kunjungan resmi dari pengurus Yayasan Krui Maju Sejahtera pada Selasa (31/3/2026). Pertemuan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Pesisir Barat ini dilakukan dalam rangka memperkuat tali silaturahmi serta menjajaki peluang kolaborasi program sosial keagamaan di wilayah setempat.
Kedatangan Ketua Yayasan Krui Maju Sejahtera beserta jajaran disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain. Turut mendampingi dalam penyambutan tersebut para Wakil Ketua (Waka), Sekretaris, serta jajaran staf pelaksana BAZNAS Pesisir Barat.
Dalam sambutannya, Ustadz Faisol Mudain menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara lembaga amil zakat dengan yayasan sosial untuk memastikan penyaluran bantuan maupun pemberdayaan umat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran di Pesisir Barat.
"Kami sangat terbuka terhadap komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Krui Maju Sejahtera. Harapannya, pertemuan hari ini menjadi langkah awal untuk program-program yang bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat," ujar Ustadz Faisol.
Pertemuan tersebut berlangsung khidmat dan diisi dengan diskusi ringan mengenai pemetaan potensi sosial di wilayah Krui dan sekitarnya. Pihak Yayasan Krui Maju Sejahtera juga memaparkan visi serta program kerja mereka yang diharapkan dapat diselaraskan dengan program-program unggulan BAZNAS Pesisir Barat ke depannya.
Acara ditutup dengan foto bersama sebagai simbol sinergi antar lembaga dalam upaya membangun Pesisir Barat yang lebih religius dan sejahtera.
BERITA31/03/2026 | Ari beni
Perkuat Sinergi, UPZ Pesisir Utara Koordinasi Pengumpulan ZIS ke Kantor BAZNAS Pesisir Barat
KRUI – Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Pesisir Utara, Murizal, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat pada Senin (30/03/2026).
Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, didampingi Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, Ustadz Hadi Safrudin. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut fokus membahas strategi peningkatan capaian pengumpulan ZIS di wilayah Pesisir Utara.
Poin Penting Pertemuan
Dalam diskusi tersebut, terdapat beberapa agenda utama yang menjadi pembahasan:
Evaluasi Pengumpulan: Meninjau sejauh mana efektivitas pengumpulan ZIS di tingkat kecamatan selama triwulan pertama tahun 2026.
Sosialisasi Program: Menyelaraskan program pendayagunaan zakat agar lebih tepat sasaran bagi mustahik (penerima zakat) di Pesisir Utara.
Penguatan Administrasi: Memastikan pelaporan keuangan dari UPZ ke BAZNAS kabupaten berjalan transparan dan akuntabel sesuai regulasi yang berlaku.
"Sinergi antara UPZ di tingkat kecamatan dengan BAZNAS kabupaten sangat krusial. Kami berharap koordinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi," ujar Ustadz Faisol Mudain.
Harapan ke Depan
Ketua UPZ Pesisir Utara, Murizal, menyatakan komitmennya untuk terus menggencarkan edukasi zakat kepada masyarakat dan aparatur pekon (desa) di wilayahnya. Dengan pendampingan langsung dari pimpinan BAZNAS, diharapkan tata kelola ZIS di Pesisir Utara semakin profesional dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.
BERITA30/03/2026 | Ari beni
Ribuan Jamaah Siap Sukseskan Pengajian Akbar Yang DiPrakarsai Oleh Muslimat NU Ngaras
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Rilis Berita Kegiatan Keagamaan
Dalam semangat merajut ukhuwah dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan Pengajian Akbar dalam rangka Halal Bihalal yang diinisiasi oleh Muslimat NU Kecamatan Ngaras.
Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 04 April 2026 M / 15 Syawal 1447 H di wilayah Kecamatan Ngaras ini mengusung tema: Merajut Keberagamaan dalam Membina Umat. Sebuah tema yang tidak hanya indah dalam diksi, namun juga sarat makna—mengajak setiap insan untuk menenun harmoni dalam keberagaman serta meneguhkan peran perempuan dalam membangun peradaban umat yang berakhlakul karimah.
Acara ini diprakarsai oleh gabungan ibu-ibu Muslimat NU Kecamatan Ngaras, dengan dukungan penuh dari MWCNU, GP Ansor, serta badan otonom Nahdlatul Ulama lainnya. Sinergi ini menjadi cermin kokohnya barisan umat dalam menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah, sekaligus meneguhkan nilai gotong royong sebagai ruh perjuangan.
Diperkirakan, kegiatan ini akan dihadiri oleh kurang lebih 1.000 jamaah ibu-ibu pengajian dari Kecamatan Ngaras. Kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi ruang, melainkan menghidupkan majelis dengan lantunan dzikir, doa, dan harapan akan keberkahan yang melangit.
Tak hanya itu, acara ini juga mengundang partisipasi dari ibu-ibu Majelis Taklim Kecamatan Ngambur dan Kecamatan Bengkunat, memperluas jalinan silaturahmi lintas wilayah, yang diharapkan mampu memperkuat persaudaraan dan persatuan umat.
Menjadi lebih istimewa, kegiatan ini turut mengundang Bapak Bupati Pesisir Barat serta Ibu Bupati Pesisir Barat selaku Ketua BKMT Kabupaten Pesisir Barat, sebagai bentuk sinergi antara ulama dan umara dalam membangun masyarakat yang religius dan sejahtera. Selain itu, para pemangku kebijakan di Kabupaten Pesisir Barat juga dijadwalkan hadir, memberikan dukungan moral dan spiritual bagi keberlangsungan kegiatan keagamaan di daerah ini.
Dalam perspektif yang lebih dalam, kegiatan ini bukan sekadar seremoni halal bihalal pasca Idulfitri, melainkan sebuah ruang spiritual untuk menyucikan hati, mempererat tali silaturahmi, serta memperbaharui komitmen dalam mengabdi kepada Allah SWT dan masyarakat. Ia adalah taman ruhani, tempat jiwa-jiwa bersua dalam damai, dan doa-doa bertaut dalam langit harapan.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat memandang kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk menguatkan nilai-nilai keumatan, serta menjadi inspirasi dalam menggerakkan kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar, membawa keberkahan, serta menjadi cahaya yang menerangi langkah umat menuju kehidupan yang lebih harmonis, religius, dan penuh kasih sayang.
Dalam setiap langkah silaturahmi, tersimpan rahmat Ilahi. Dalam setiap majelis ilmu, tumbuh cahaya yang menerangi hati.
BERITA28/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Raih Penghargaan Bergengsi Lintas Nasional
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Raih Penghargaan Nasional, Wujud Sinergi dan Keberkahan Bersama
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola zakat secara profesional dan berdampak. Kali ini, penghargaan bergengsi diberikan kepada BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat atas partisipasinya dalam pelaksanaan Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kajian Dampak Zakat 2025, dengan capaian nilai 0,71 (bertumbuh).
Piagam penghargaan tersebut secara resmi ditetapkan di Jakarta pada 23 Februari 2026 dan ditandatangani oleh Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat di Kabupaten Pesisir Barat tidak hanya berjalan, tetapi juga tumbuh dan memberi dampak yang signifikan bagi masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menegaskan bahwa capaian ini bukanlah hasil kerja satu pihak semata. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kebersamaan:
Ini semua adalah berkah dari Allah SWT yang hadir melalui ikhtiar dan kerjasama yang baik dari seluruh stakeholder BAZNAS Pesisir Barat. Mulai dari pemerintah daerah, para muzaki, relawan, hingga masyarakat luas yang terus mempercayakan zakatnya. Tanpa kebersamaan ini, capaian ini tidak mungkin terwujud.
Menurutnya, sinergi adalah ruh dari keberhasilan. Ketika hati-hati bersatu dalam niat yang sama—mengangkat derajat sesama—maka setiap langkah menjadi ringan, setiap program menjadi bermakna, dan setiap hasil menjadi keberkahan.
Memahami Indeks Zakat Nasional (IZN): Angka yang Mengandung Makna
Indeks Zakat Nasional (IZN) bukan sekadar angka statistik. Ia adalah cermin dari denyut kehidupan umat, ukuran sejauh mana zakat mampu mengalir dari tangan yang memberi kepada hati yang membutuhkan.
Secara konseptual, IZN adalah instrumen yang mengukur kinerja pengelolaan zakat secara nasional, mencakup aspek pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, hingga dampaknya terhadap kesejahteraan mustahik.
Namun jika dilihat dari sudut pandang filosofis dan agamis, IZN adalah lebih dari itu.
IZN adalah:
Jejak keikhlasan yang terukur dalam angka, namun terasa dalam jiwa
Bahasa sunyi dari sedekah, yang berbicara melalui perubahan hidup seseorang
Jembatan antara langit dan bumi, di mana doa mustahik bertemu dengan keikhlasan muzaki
Nilai 0,71 (bertumbuh) bukan hanya menunjukkan peningkatan kinerja, tetapi juga menandakan bahwa zakat telah mulai bertransformasi dari sekadar bantuan menjadi kekuatan pemberdayaan.
Di balik angka itu, ada senyum yang kembali merekah, ada harapan yang kembali tumbuh, dan ada kehidupan yang perlahan bangkit dari keterbatasan menuju kemandirian.
Zakat sebagai Cahaya Peradaban
Dalam perspektif spiritual, zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jalan penyucian. Ia membersihkan harta, menenangkan jiwa, dan menumbuhkan empati. Ketika zakat dikelola dengan baik, ia menjelma menjadi cahaya yang menerangi peradaban.
Apa yang diraih BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat hari ini adalah bukti bahwa ketika amanah dijaga, kepercayaan akan tumbuh. Ketika kerja dilakukan dengan hati, hasilnya tidak hanya terlihat—tetapi juga terasa.
Dan pada akhirnya, penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih bermakna bagi umat.
Sebab zakat, pada hakikatnya, adalah cinta yang menemukan jalannya.
BERITA26/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Sampaikan Laporan Pertanggung Jawaban
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban: Menjaga Amanah, Meneguhkan Syariat, dan Taat Regulasi
Pesisir Barat — Dalam semangat menjaga amanah umat dan meneguhkan nilai-nilai keadilan sosial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi telah menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepada BAZNAS Provinsi Lampung atas penyaluran dana zakat yang bersumber dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Lampung, serta distribusi bantuan dari BAZNAS RI berupa 75 karung beras dengan masing-masing berat 5 kilogram.
Laporan tersebut disusun secara sistematis, transparan, dan akuntabel, dengan pendekatan by name by address, memastikan bahwa setiap mustahik (penerima zakat) terdata secara jelas, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Hal ini menjadi wujud nyata dari prinsip kehati-hatian (prudential principle) dalam pengelolaan dana umat, sekaligus implementasi nilai ihsan dalam pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menegaskan bahwa seluruh proses penghimpunan, pengelolaan, hingga pendistribusian dana zakat telah dilaksanakan dengan berpedoman pada tiga pilar utama: aman syar’i, aman regulasi, dan aman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Secara syar’i, pendistribusian zakat telah memenuhi ketentuan delapan asnaf sebagaimana diatur dalam Al-Qur’an, dengan mengedepankan prinsip keadilan dan kemaslahatan. Setiap bantuan yang disalurkan bukan sekadar memenuhi kebutuhan material, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian dan martabat mustahik.
Dari sisi regulasi, seluruh aktivitas BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, serta peraturan turunan yang mengatur tata kelola kelembagaan, pelaporan, dan akuntabilitas publik. Dengan demikian, setiap langkah yang diambil tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki legitimasi hukum yang kuat.
Sementara itu, dalam konteks kebangsaan, pengelolaan zakat diposisikan sebagai instrumen strategis dalam mendukung program pembangunan nasional, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan sosial masyarakat. Hal ini menegaskan bahwa zakat tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam menjaga keutuhan dan kesejahteraan NKRI.
Sebagai bentuk penghargaan dan rasa syukur, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Lampung atas dukungan, kepercayaan, dan sinergi yang telah terjalin dengan baik. Bantuan yang diberikan menjadi bukti nyata kolaborasi lintas tingkat dalam mengoptimalkan potensi zakat demi kesejahteraan umat.
Zakat adalah jembatan kasih antara yang mampu dan yang membutuhkan. Amanah ini bukan sekadar ditunaikan, tetapi dijaga dengan sepenuh hati dan tanggung jawab, ungkap Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
Dengan tersampaikannya laporan ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat, demi terwujudnya masyarakat yang adil, sejahtera, dan diridhai Allah SWT.
BERITA26/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Giat Halal Bihalal BAZNAS PESISIR BARAT
Berita BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Pada hari Kamis, 26 Maret 2026, SQuad BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menggelar kegiatan sederhana namun penuh makna berupa acara halal bihalal yang bertempat di kantor BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi antar sesama rekan kerja setelah momentum Hari Raya Idulfitri.
Dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, setiap individu membawa kue lebaran dari rumah masing-masing untuk kemudian dikumpulkan dan dinikmati bersama. Selain itu, kebersamaan semakin terasa dengan sajian semangkuk bakso dan segelas jus alpukat yang menemani kegiatan tersebut. Canda, tawa, dan obrolan santai pun mengalir, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di lingkungan kerja.
Halal bihalal sendiri merupakan tradisi khas masyarakat Indonesia yang biasanya dilakukan setelah Hari Raya Idulfitri sebagai ajang untuk saling memaafkan, mempererat hubungan, serta membersihkan hati dari segala kesalahan dan kekhilafan. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol rekonsiliasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan keharmonisan.
Adapun manfaat positif dari kegiatan halal bihalal di lingkungan kerja antara lain adalah meningkatnya rasa kebersamaan dan kekompakan antar pegawai, terciptanya komunikasi yang lebih baik, serta terbangunnya suasana kerja yang harmonis dan penuh semangat. Dengan saling memaafkan, setiap individu dapat memulai kembali aktivitas kerja dengan hati yang lebih ringan dan pikiran yang lebih jernih.
Melalui kegiatan sederhana ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan dapat terus terjaga, sehingga mampu meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat secara lebih optimal.
Tiem Humas
BAZNAS PESISIR BARAT
BERITA26/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 - H
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Kepedulian Sosial
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat. Ucapan ini disampaikan menyusul penetapan Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, sebagaimana diinformasikan dalam pengumuman resmi pemerintah.
Dalam pernyataannya, jajaran pimpinan dan anggota BAZNAS Pesisir Barat mengucapkan, Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Ucapan ini menjadi bentuk silaturahmi sekaligus harapan agar momentum Idulfitri dapat mempererat persaudaraan serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat bersama jajaran komisioner dan amil turut menegaskan komitmen lembaga dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Mereka juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat melalui BAZNAS sebagai upaya mendukung kesejahteraan umat, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Pesisir Barat.
Momentum Idulfitri, yang datang setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadan, diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, dan solidaritas sosial. BAZNAS Pesisir Barat menilai bahwa semangat berbagi yang tumbuh selama Ramadan perlu terus dijaga dan ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, BAZNAS juga mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah menyalurkan zakat dan donasinya melalui lembaga tersebut. Dukungan ini dinilai sangat penting dalam memperluas program-program pemberdayaan ekonomi, bantuan sosial, serta penanganan kemiskinan di daerah.
Dengan semangat Idulfitri 1447 H, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap dapat terus menjadi mitra terpercaya umat dalam menebarkan manfaat dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Menyediakan Counter Zakat BAZNAS
Di bawah langit keberkahan yang senantiasa menaungi langkah umat, perjalanan sembilan tahun BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menjadi sebuah kisah ikhtiar yang tak henti ditulis dengan harap dan doa.
Memasuki usia ke-9, sebuah langkah kecil namun sarat makna akhirnya terwujud. Untuk pertama kalinya, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menghadirkan sebuah ruang kebaikan dengan membuka counter zakat di lingkungan Gedung Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Sebuah ikhtiar sederhana, namun mengandung ruh besar: mendekatkan kewajiban suci kepada hati-hati yang terpanggil.
Langkah ini bukan sekadar program, melainkan simbol kebangkitan kesadaran. Ia lahir dari semangat kolaborasi, yang mendapatkan dukungan langsung dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Hadirnya para pemangku amanah daerah, seperti Bapak Yasir Reza selaku Kabag Umum dan Bapak Septono dari Dinas Kesehatan, menjadi tanda bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya ketika niat dipersatukan.
Meski baru sekitar 60 jiwa yang menunaikan zakat melalui BAZNAS, angka itu bukanlah sekadar hitungan. Ia adalah cahaya - cahaya dari hati yang mulai tergerak, dari kesadaran yang mulai tumbuh. Dalam setiap rupiah yang dititipkan, tersimpan harapan bagi mereka yang membutuhkan, dan doa yang melangit bagi keberkahan bersama.
Namun perjalanan ini belum sempurna. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyadari bahwa langkah ini masih perlu disempurnakan. Evaluasi dan introspeksi menjadi bagian dari jalan dakwah ini, agar ke depan pelayanan semakin maksimal, kepercayaan semakin kuat, dan manfaat semakin luas dirasakan.
Sebab zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menyucikan. Ia adalah jembatan antara yang memiliki dan yang membutuhkan, antara dunia dan akhirat. Dan di usia yang ke..9 ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat tengah menapaki jalan itu...perlahan, namun penuh keyakinan.
Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari gelombang kebaikan yang lebih besar. Sebab setiap kebaikan, sekecil apa pun, jika dilandasi keikhlasan, akan tumbuh menjadi amal jariyah yang tak terputus.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Berita Duka Dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat
Berita Duka BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Dengan penuh rasa duka yang mendalam, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum Pathan, S.E., M.M., yang semasa hidupnya mengemban amanah sebagai Kepala BKPSDM Kabupaten Pesisir Barat. Kepergian beliau bukan sekadar kehilangan seorang pemimpin, tetapi juga sosok insan yang telah menorehkan jejak pengabdian, keteladanan, dan dedikasi bagi masyarakat serta pemerintahan daerah.
Dalam perspektif keimanan, setiap jiwa adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an: Inn? lill?hi wa inn? ilaihi r?ji‘?n.Kepergian almarhum di bulan yang penuh maghfiroh menjadi pengingat bagi kita semua akan hakikat kehidupan yang fana, sekaligus harapan akan luasnya ampunan dan rahmat Allah SWT.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat beserta seluruh keluarga besar menyampaikan doa tulus yang mengalir dari hati yang ikhlas:
Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan atas kepergian almarhum di bulan yang mulia ini, mengampuni segala dosa-dosanya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkan beliau di tempat yang paling mulia di sisi-Nya, sesuai dengan amal kebaikan yang telah beliau perbuat.
Kami juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini. Sebab sejatinya, kesabaran adalah cahaya, dan keikhlasan adalah jalan menuju kedamaian yang hakiki.
Semoga segala kebaikan yang telah ditanamkan almarhum selama hidupnya menjadi amal jariyah yang terus mengalir, menerangi alam kuburnya, dan menjadi saksi di hadapan Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘alamin
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Launching Posko Mudik BANSER Pesisir Barat 2026
Launching Posko Mudik Banser 2026: Ikhtiar Menjaga Umat dalam Khidmat dan Keikhlasan
Pesisir Barat — Dalam semangat pengabdian yang dilandasi nilai keimanan dan kecintaan terhadap sesama, kegiatan Launching Posko Mudik 2026 yang digelar oleh Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Pesisir Barat menjadi momentum sakral yang sarat makna. Bertempat di Gedung Cahya Kuning, Kecamatan Ngambur, pada Rabu, 18 Maret 2026, kegiatan ini tidak sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari ikhtiar kolektif dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan para pemudik sebagai bagian dari khidmat kepada umat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Ansor Kabupaten Pesisir Barat, sahabat Betyanto, beserta jajaran Ansor dan Banser, serta segenap pengurus MWC NU Kecamatan Ngambur. Dukungan juga mengalir dari sahabat-sahabat PAC di kecamatan terdekat, memperkuat barisan pengabdian dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.
Dalam suasana yang penuh kekhidmatan, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, yang juga menjabat sebagai Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Faisol Mudain, turut hadir dan menyambangi kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi simbol sinergi antara lembaga keumatan dalam mengemban amanah ilahiyah—menjaga, melayani, dan menebar maslahat bagi masyarakat luas.
Dalam perspektif spiritual, pendirian Posko Mudik ini merupakan pengejawantahan nilai hablum minannas—merawat hubungan antar sesama manusia dengan penuh kasih dan tanggung jawab. Setiap langkah pengabdian yang dilakukan oleh Banser dan Ansor bukan sekadar tugas organisasi, melainkan ibadah sosial yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat memandang kegiatan ini sebagai bagian dari gerakan kebaikan yang selaras dengan misi zakat, infak, dan sedekah—yakni menghadirkan keberkahan melalui pelayanan dan kepedulian. Posko Mudik bukan hanya tempat persinggahan fisik, tetapi juga ruang hadirnya ketenangan, keamanan, dan doa bagi para musafir yang tengah menapaki perjalanan pulang.
Semoga ikhtiar mulia ini senantiasa diberkahi, menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat, serta menguatkan nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, dan pengabdian dalam membangun peradaban yang berlandaskan iman dan takwa.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Wujudkan Kepedulian, Kabag Umum Setorkan Zakat Fitrah Melalui Gerai BAZNAS di Kantor Pemda
PESISIR BARAT – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat membuka gerai layanan zakat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum dalam menunaikan kewajiban zakatnya.
Pada Selasa (17/03/2026), Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Yasir Reza, terlihat hadir secara langsung di gerai BAZNAS untuk menyetorkan zakat fitrahnya. Kehadiran beliau disambut langsung oleh petugas BAZNAS yang berjaga di meja pelayanan.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Yasir Reza menyampaikan bahwa penyaluran zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS merupakan langkah penting untuk memastikan pendistribusian bantuan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Pesisir Barat.
"Melalui gerai yang ada di kantor Pemda ini, proses pembayaran zakat menjadi lebih praktis dan efisien. Kita berharap langkah ini dapat memotivasi rekan-rekan ASN lainnya untuk segera menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekahnya guna membantu sesama," ujar beliau usai prosesi serah terima zakat.
Gerai zakat BAZNAS Pesisir Barat ini dijadwalkan akan terus melayani para muzaki selama hari kerja di kantor Pemda. Diharapkan dengan adanya jemput bola seperti ini, perolehan zakat di Kabupaten Pesisir Barat dapat meningkat secara signifikan demi kesejahteraan umat dan pengentasan kemiskinan di daerah.
BERITA17/03/2026 | Ari beni

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →