Berita Terbaru
Baznas Pesisir Barat Buka Gerai Zakat Fitrah di Kantor Pemda
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat resmi membuka gerai layanan pembayaran Zakat Fitrah di lingkungan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Pesisir Barat pada Senin, 16 Maret 2026.
Langkah ini diambil untuk memfasilitasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat sekitar agar lebih mudah dalam menunaikan kewajiban zakatnya di bulan suci Ramadhan.
Dihadiri Pimpinan Baznas dan Jajaran Staf
Kegiatan pembukaan gerai ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Baznas Pesisir Barat, di antaranya:
Wakil Ketua II (Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan)
Wakil Ketua III (Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan)
Sekretaris Baznas
Serta jajaran staf pelaksana yang bertugas melayani muzaki.
Mudahkan ASN Menunaikan Kewajiban
Dalam kesempatan tersebut, pihak Baznas menyampaikan bahwa pembukaan gerai di kantor Pemda merupakan bentuk jemput bola agar koordinasi pengelolaan zakat lebih efektif.
"Kami ingin memberikan kemudahan akses bagi para pegawai di lingkungan Pemda. Dengan adanya gerai ini, mereka bisa membayar zakat di sela-sela waktu istirahat kantor dengan transparan dan terdata secara resmi," ujar perwakilan pimpinan Baznas.
Selain Zakat Fitrah, gerai ini juga melayani konsultasi mengenai Zakat Mal (harta), Infaq, dan Sedekah. Seluruh dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada mustahik (penerima zakat) yang ada di wilayah Kabupaten Pesisir Barat sebelum hari raya Idul Fitri tiba.
BERITA16/03/2026 | Ari beni
Keluarga Besar GP ANSOR Kecamatan Ngaras Berbagi Berkah Di Bulan Ramadhan
KELUARGA BESAR GP ANSOR KECAMATAN NGARAS BERBAGI TAKJIL DI JEMBATAN NGARAS
Pesisir Barat – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Keluarga Besar Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Ngaras menggelar kegiatan sosial berbagi takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 15 Maret 2026 bertepatan dengan 25 Ramadhan 1447 H yang berlokasi di Jembatan Ngaras, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan bertajuk _Ansor Berbagi Takjil, Marhaban Ya Ramadhan 1447 H_ ini melibatkan para anggota GP Ansor yang turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada pengendara motor, mobil, serta masyarakat yang melintas di sekitar jembatan.
Melalui kegiatan ini, GP Ansor Kecamatan Ngaras ingin menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Para anggota Ansor dengan penuh semangat membagikan takjil sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara organisasi kepemudaan dan masyarakat sekitar.
Nilai Positif Kegiatan Berbagi Takjil
Kegiatan berbagi takjil memiliki berbagai nilai positif, di antaranya:
Menumbuhkan Kepedulian Sosial
Berbagi takjil mengajarkan pentingnya saling membantu dan peduli terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Mempererat Silaturahmi
Kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan antara organisasi, relawan, dan masyarakat sehingga tercipta kebersamaan dan keharmonisan sosial.
Menghidupkan Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan
Ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Berbagi makanan untuk berbuka puasa merupakan salah satu bentuk amal yang dianjurkan dalam Islam.
Menumbuhkan Semangat Gotong Royong
Persiapan hingga pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bersama-sama, sehingga memperkuat nilai kebersamaan dan kerja sama antar anggota.
Memberikan Manfaat Langsung kepada Masyarakat
Takjil yang dibagikan dapat membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan agar dapat berbuka puasa tepat waktu.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Pesisir Barat, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan kebaikan semakin kuat dalam kehidupan sehari-hari.
BERITA15/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
IGI Pesisir Barat dan BAZNAS Gelar Kajian Spesial Ramadhan: Kupas Tuntas Zakat untuk Umat
PESISIR BARAT – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Ikatan Guru Indonesia (IGI) 3.0 Kabupaten Pesisir Barat bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat akan menyelenggarakan kegiatan Kajian Spesial Ramadhan.
Acara yang mengusung tema "Mengenal Zakat, Menebar Manfaat untuk Umat" ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat, khususnya para tenaga pendidik, mengenai pentingnya pengelolaan dan pendistribusian zakat secara tepat.
Detail Pelaksanaan
Kegiatan ini akan dilaksanakan secara daring demi menjangkau audiens yang lebih luas:
Hari/Tanggal: Senin, 16 Maret 2026
Waktu: 16.00 – 17.30 WIB
Media: Zoom Meeting
Sifat Acara: Terbuka untuk Umum
Pemateri dan Tokoh
Kajian ini akan menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, antara lain:
Ustadz Faisol Mudain (Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat)
Aziz Setiawan (Ketua IGI 3.0 Kabupaten Pesisir Barat)
Beni Rohman (Ketua Advokasi dan Regulasi IGI 3.0)
Ketua IGI Pesisir Barat, Aziz Setiawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata organisasi profesi guru dalam memberikan kontribusi spiritual dan sosial bagi masyarakat. "Kami ingin Ramadhan tahun ini menjadi momentum untuk memperdalam pemahaman agama, khususnya terkait zakat yang memiliki dampak sosial luar biasa jika dikelola dengan baik," ujarnya.
Bagi masyarakat yang ingin bergabung, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi www.igipesisirbarat.com atau melalui akun Instagram @pesisibaearigi.
BERITA14/03/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Ajak Masyarakat Perdalam Literasi Zakat Melalui Edukasi "Mengenal Zakat"
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat bekerja sama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Pesisir Barat menggelar inisiatif edukasi bertajuk "Mengenal Zakat, Menebar Manfaat untuk Umat."
Kegiatan ini menghadirkan Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, sebagai narasumber utama. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di kalangan pendidik dan warga Pesisir Barat, mengenai pentingnya pengelolaan zakat yang tepat sasaran dan profesional.
Dalam pemaparannya, Faisol Mudain menekankan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban agama, melainkan pilar penting dalam pemberdayaan ekonomi umat.
"Dengan memahami zakat secara mendalam, kita bisa memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan mampu menebar manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan di Pesisir Barat," ujar Faisol.
Poin Utama Edukasi:
Literasi Zakat: Memberikan pemahaman komprehensif mengenai jenis-jenis zakat (Zakat Fitrah dan Zakat Maal).
Transparansi Pengelolaan: Menjelaskan peran BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan dana secara akuntabel.
Dampak Sosial: Bagaimana zakat dapat dikonversi menjadi program bantuan pendidikan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi.
Kolaborasi dengan IGI diharapkan dapat mempercepat penyebaran informasi ini melalui jalur pendidikan, mengingat guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Melalui semangat menebar manfaat, BAZNAS Pesisir Barat optimis bahwa angka partisipasi zakat di wilayah tersebut akan terus meningkat, yang pada akhirnya akan memperkuat jaring pengaman sosial bagi seluruh lapisan umat.
BERITA14/03/2026 | Ari beni
Sinergi IGI dan BAZNAS Pesisir Barat: Kupas Tuntas Program Kolaborasi Lewat Giat Zoom
KRUI – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Pesisir Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesisir Barat terus mematangkan persiapan agenda besar mereka. Ketua IGI Pesisir Barat terpantau melakukan koordinasi intensif bersama Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, guna memantapkan materi dalam kegiatan bertajuk "Zoom Kolaborasi Kupas Tuntas"..
Fokus Pemantapan Materi
Pertemuan antara kedua pimpinan lembaga ini difokuskan pada penyelarasan konten yang akan disampaikan kepada audiens. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi:
Optimalisasi Zakat Profesi: Peran tenaga pendidik dalam mendukung program kemanusiaan melalui zakat dan infak.
Program Pemberdayaan: Bagaimana BAZNAS dan IGI dapat berkolaborasi dalam memberikan beasiswa atau bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu di Pesisir Barat.
Literasi Zakat di Sekolah: Membangun kesadaran berzakat sejak dini melalui peran guru sebagai agen perubahan.
Terbuka Untuk Umum
Ustadz Faisol Mudain menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan internal, melainkan ajakan bagi masyarakat luas untuk memahami peran strategis zakat dalam memajukan kualitas pendidikan dan kesejahteraan umat di Bumi Para Saibatin dan Ulama.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap materi yang disampaikan dalam Zoom nanti benar-benar solutif dan memberikan pemahaman yang mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat," ujar perwakilan panitia pelaksana.
Bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam diskusi daring ini, link akses akan dibagikan melalui kanal komunikasi resmi IGI dan BAZNAS Pesisir Barat sesaat sebelum acara dimulai.
BERITA13/03/2026 | Ari Beni
IGI DAN BAZNAS Akan Laksanakan Giat Kolaborasi Kupas Tuntas Seputar Zakat
Berita Kegiatan Kolaborasi IGI dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
BAZNAS Pesisir Barat dan IGI Gelar Kajian Spesial Ramadhan: Mengajak Masyarakat Mengenal Zakat dan Manfaatnya
Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat berkolaborasi dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Pesisir Barat menggelar kegiatan Kajian Spesial Ramadhan yang terbuka untuk masyarakat umum.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 16 Maret 2026 pukul 16.00–17.30 WIB dan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom. Kajian ini mengangkat tema _Mengenal Zakat, Menebar Manfaat untuk Umat_, yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep zakat dalam Islam serta dampak sosialnya bagi masyarakat.
Acara ini menghadirkan narasumber utama yaitu Ustadz Faisol Mudain, selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Dalam kajian tersebut, beliau akan mengupas secara komprehensif mengenai zakat, mulai dari pengertian, hukum, jenis-jenis zakat, hingga manfaatnya dalam membangun kesejahteraan umat.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan tokoh dari IGI Kabupaten Pesisir Barat, yakni Aziz Setiawan sebagai Ketua IGI 3.0 Kabupaten Pesisir Barat dan Beni Rohman selaku Ketua Advokasi dan Regulasi IGI 3.0. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam menyebarkan literasi keislaman dan nilai-nilai kepedulian sosial.
Pentingnya Zakat dalam Kehidupan Umat
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran sangat penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat Islam. Secara syariat, zakat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat tertentu untuk mengeluarkan sebagian hartanya dan disalurkan kepada golongan yang berhak menerimanya.
Melalui pengelolaan yang baik oleh lembaga resmi seperti BAZNAS, zakat tidak hanya menjadi bentuk ibadah individual, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dana zakat dapat dimanfaatkan untuk membantu fakir miskin, meningkatkan akses pendidikan, membantu usaha produktif masyarakat, hingga mendukung program sosial kemasyarakatan.
Dalam konteks pembangunan daerah, zakat memiliki potensi besar untuk membantu mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, literasi zakat perlu terus ditingkatkan agar masyarakat memahami pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
Kolaborasi untuk Literasi Zakat
Kolaborasi antara IGI Kabupaten Pesisir Barat dan BAZNAS Pesisir Barat dalam kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas edukasi zakat kepada masyarakat. IGI sebagai organisasi profesi guru memiliki peran penting dalam menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat, khususnya melalui dunia pendidikan.
Dengan memanfaatkan platform digital seperti Zoom, kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai kalangan, mulai dari guru, pelajar, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum di Kabupaten Pesisir Barat.
Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ibadah yang memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan umat.
Kajian ini juga diharapkan menjadi ruang diskusi dan pembelajaran yang bermanfaat bagi masyarakat untuk lebih memahami bagaimana zakat dapat menjadi sarana berbagi, memperkuat solidaritas sosial, serta membantu mewujudkan kesejahteraan bersama di Kabupaten Pesisir Barat.
Melalui kegiatan Kajian Spesial Ramadhan ini, IGI dan BAZNAS Pesisir Barat mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memperdalam pemahaman tentang zakat serta menebarkan manfaat yang lebih luas bagi umat.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Optimalkan Pengelolaan ZIS, Pimpinan BAZNAS Pesisir Barat Setorkan Dana Kotak Amal ke Bank Lampung
KRUI – Dalam upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat melakukan penyetoran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) hasil pengumpulan kotak amal ke Bank Lampung pada Jumat (13/3/2026).
Penyetoran ini dilakukan langsung oleh Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan, Drs. Hadi Syafrudin, didampingi oleh Bendahara BAZNAS Pesisir Barat, Noviyana, S.Pd.
Menjaga Amanah Umat
Kegiatan ini merupakan bagian dari prosedur tetap BAZNAS dalam mengelola dana yang dikumpulkan melalui jaringan kotak amal yang tersebar di berbagai titik strategis di wilayah Pesisir Barat. Penyetoran ke rekening resmi lembaga bertujuan untuk memastikan dana tersimpan dengan aman sebelum didistribusikan kepada para mustahik (penerima zakat).
"Langkah ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjalankan prinsip 3 Aman: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Setiap rupiah yang dititipkan masyarakat melalui kotak amal harus segera tercatat dalam sistem perbankan agar pengelolaannya akuntabel," ujar Drs. Hadi Syafrudin di sela-sela aktivitasnya di Bank Lampung.
Transparansi Berkelanjutan
Senada dengan hal tersebut, Noviyana, S.Pd. menjelaskan bahwa penghitungan dana dilakukan secara teliti dan terbuka sebelum dibawa ke bank. Menurutnya, sinergi dengan Bank Lampung sebagai mitra perbankan daerah mempermudah proses administrasi keuangan BAZNAS.
Pihak BAZNAS Pesisir Barat juga mengimbau masyarakat untuk terus mendukung program-program pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial melalui zakat dan infak. Dengan penyetoran rutin ini, diharapkan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di Pesisir Barat dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
BERITA13/03/2026 | Ari beni
BAZNAS PESISIR BARAT Ucapkan Selamat Dan Sukses Atas Dikukuhkan nya Pengurus PHBI yang baru
Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ustadz Bahirman Hamka yang telah resmi dikukuhkan sebagai Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Pesisir Barat masa khidmat 2026–2031. Pengukuhan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan harapan agar kepemimpinan Ustadz Bahirman Hamka mampu membawa PHBI menjadi lembaga yang semakin solid, aktif, serta memberikan inspirasi bagi masyarakat dalam memaknai dan menyemarakkan hari-hari besar Islam.
Menurut Faisol Mudain, PHBI memiliki peran penting dalam membangun kehidupan keagamaan di tengah masyarakat. Secara filosofis, keberadaan PHBI bukan hanya sekadar menyelenggarakan peringatan hari besar Islam, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keimanan, ukhuwah, dan syiar Islam di tengah umat.
Ia menjelaskan bahwa tugas pokok pengurus PHBI antara lain merencanakan dan menyelenggarakan kegiatan peringatan hari-hari besar Islam seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Mi’raj, Tahun Baru Hijriyah, Nuzulul Qur’an, Idul Fitri, dan Idul Adha. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan pemahaman keagamaan yang mendalam kepada masyarakat.
Selain itu, PHBI juga memiliki tanggung jawab untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan, mempererat ukhuwah islamiyah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan sosial yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Dalam perspektif yang lebih luas, PHBI berfungsi sebagai wadah kolaborasi antara ulama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga keagamaan. Melalui sinergi tersebut, diharapkan kegiatan keagamaan di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan dengan baik, terarah, serta memberi dampak positif bagi pembangunan karakter masyarakat.
Faisol Mudain juga berharap di bawah kepemimpinan Ustadz Bahirman Hamka, PHBI Kabupaten Pesisir Barat dapat menghadirkan program-program yang kreatif, edukatif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, peringatan hari besar Islam tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan umat.
Semoga di bawah kepemimpinan Ustadz Bahirman Hamka, PHBI Kabupaten Pesisir Barat semakin maju, solid, dan mampu memberikan inspirasi serta manfaat yang luas bagi masyarakat, ujar Faisol Mudain.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT MENYALURKAN ZAKAT MUQOYYAD DARI MUZAKKI (BPK H.Armen Fatria)
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Zakat Muqoyyad dari H. Armen Fatria kepada Mustahik
Zakat Menjadi Cahaya Kepedulian dan Penguat Ukhuwah Sosial
Pesisir Barat, 12 Maret 2026 – Dalam semangat kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan kegiatan penyaluran Zakat Muqoyyad dari Bapak H. Armen Fatria kepada para mustahik (penerima zakat) pada Kamis, 12 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintah daerah, di antaranya Camat Way Krui, Peratin Pekon Punggawa Lima, jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, serta para penerima manfaat dari berbagai kalangan.
Penyaluran zakat muqoyyad ini merupakan wujud nyata dari nilai luhur ajaran Islam yang menempatkan zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan juga sebagai jembatan kemanusiaan yang menghubungkan kepedulian antara yang mampu dan yang membutuhkan. Melalui zakat, keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat perlahan dibangun secara bersama.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur serta penghargaan yang mendalam kepada H. Armen Fatria atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan kepada BAZNAS untuk menyalurkan amanah zakat tersebut.
Beliau menuturkan bahwa zakat merupakan instrumen sosial yang sangat penting dalam membangun keseimbangan kehidupan bermasyarakat.
Zakat bukan sekadar angka yang dipindahkan dari tangan ke tangan, melainkan sebuah ikhtiar suci untuk menghadirkan harapan, menguatkan persaudaraan, serta menumbuhkan optimisme dalam kehidupan masyarakat, ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS juga mengajak seluruh pihak yang hadir untuk bersama-sama mendoakan agar zakat yang telah ditunaikan oleh H. Armen Fatria diterima oleh Allah SWT sebagai amal ibadah yang penuh keberkahan.
Ia juga berharap agar H. Armen Fatria beserta keluarga senantiasa diberikan kemudahan dalam setiap urusan, kesehatan, keselamatan, serta keberkahan dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa zakat yang disalurkan melalui BAZNAS diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para mustahik, sekaligus membantu meringankan beban kehidupan mereka.
Zakat adalah energi kebaikan yang jika dikelola dengan amanah akan melahirkan perubahan. Dari kepedulian lahir kekuatan, dari kebersamaan tumbuh harapan, tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial umat. Melalui pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan akuntabel, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya menjadikan zakat sebagai pilar pemberdayaan masyarakat.
Sejalan dengan semangat nasional BAZNAS, kegiatan ini juga mengusung pesan moral bahwa _Zakat Menguatkan Indonesia. Sebuah ungkapan yang mengandung makna mendalam bahwa kesejahteraan bangsa dapat terwujud ketika nilai kepedulian, solidaritas, dan gotong royong terus hidup di tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan penyaluran zakat muqoyyad ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak hatinya untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sebab pada hakikatnya, zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang membangun harapan, menumbuhkan keberkahan, dan memperkuat kemanusiaan.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat Sukses Gelar Pentashorrufan Zakat Muqoyyad, Perkuat Kehidupan Masyarakat
Pesisir Barat, 12 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, telah sukses menggelar acara Pentashorrufan Zakat Muqoyyad pada hari Kamis, 12 Maret 2026. Acara tersebut diadakan di Aula Kantor BAZNAS Pesisir Barat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan stakeholder terkait.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain, yang secara langsung menyerahkan zakat muqoyyad kepada para mustahik (penerima zakat). Selain itu, hadir pula jajaran komisioner BAZNAS Pesisir Barat, Prantin Penggawa V Kabupaten Pesisir Barat, serta Camat Way Krui. Kehadiran para tokoh ini memberikan dukungan moril dan semangat bagi BAZNAS Pesisir Barat dalam menjalankan misinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain, menyampaikan bahwa pentashorrufan zakat muqoyyad merupakan bagian dari upaya BAZNAS Pesisir Barat untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya BAZNAS Pesisir Barat dalam memberdayakan masyarakat dan mengurangi kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.
Sementara itu, Camat Way Krui, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas upaya BAZNAS Pesisir Barat dalam membantu masyarakat yang kurang mampu. Beliau juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa mendatang, sehingga masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat dapat merasakan manfaat dari zakat muqoyyad yang diserahkan.
Kegiatan Pentashorrufan Zakat Muqoyyad di BAZNAS Pesisir Barat disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat. Para mustahik yang hadir dalam acara tersebut merasa sangat terbantu dengan zakat muqoyyad yang mereka terima. Mereka berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, sehingga masyarakat yang kurang mampu dapat merasakan manfaat dari zakat muqoyyad tersebut.
BERITA12/03/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Buka Gerai Zakat Fitrah di Kantor Pemda
Berita Resmi
Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi melayangkan surat permohonan kepada Bupati Pesisir Barat terkait rencana pembukaan Gerai Layanan Zakat Fitrah, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat.
Surat bernomor 800/018/BAZNAS-KPB/III/2026 tersebut dikeluarkan di Krui pada 12 Maret 2026 atau bertepatan dengan 22 Ramadhan 1447 Hijriah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Muda'in, dalam surat tersebut menyampaikan bahwa pembukaan gerai zakat ini merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat selama bulan suci Ramadhan.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 14 Tahun 2026 tanggal 26 Februari 2026 tentang Pelaksanaan Zakat Fitrah Tahun 1447 H / 2026 M.
Gerai layanan zakat ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi para muzakki, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, agar dapat menunaikan kewajiban zakatnya secara langsung melalui BAZNAS.
Rencananya, Gerai Layanan Zakat BAZNAS akan dibuka selama tiga hari dengan jadwal sebagai berikut:
Jumat, 13 Maret 2026
Senin, 16 Maret 2026
Selasa, 17 Maret 2026
Pelayanan zakat akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di Lantai Dasar (Lobby Aula) Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam surat tersebut, BAZNAS juga memohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Bagian Umum untuk memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan serta sarana pendukung berupa satu meja dan dua kursi.
BAZNAS berharap dengan adanya gerai layanan zakat ini, masyarakat khususnya aparatur pemerintah dapat lebih mudah dalam menunaikan kewajiban zakat, sehingga penghimpunan zakat di Kabupaten Pesisir Barat selama Ramadhan dapat meningkat dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/03/2026 | Ari beni
Pemkab Dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Ucapkan Selamat Dan Sukses Atas Segenap Pimpinan BAZNAS RI 2026 - 2031
Pemerintah Daerah dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pimpinan BAZNAS RI Periode 2026–2031
Pemerintah Daerah bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas amanah kepemimpinan Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia periode 2026–2031. Momentum ini menjadi bagian dari perjalanan panjang penguatan pengelolaan zakat nasional yang semakin profesional, amanah, serta berorientasi pada kemaslahatan umat.
Dalam bingkai pengabdian kepada masyarakat, kepemimpinan baru BAZNAS RI diharapkan mampu memperkuat peran zakat sebagai instrumen sosial yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif—mendorong kemandirian, keadilan sosial, serta kesejahteraan umat.
Sebagaimana falsafah zakat yang menjadi jembatan antara keberkahan harta dan kemuliaan kemanusiaan, amanah kepemimpinan ini merupakan panggilan moral untuk menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui pimpinan daerah turut memberikan dukungan dan apresiasi atas kepemimpinan BAZNAS RI yang baru.
Dedi Irawan – Bupati Pesisir Barat
Irawan Topani – Wakil Bupati Pesisir Barat
Keduanya menyampaikan harapan agar BAZNAS terus menjadi lembaga yang menjaga nilai amanah, transparansi, dan profesionalitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sehingga mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Kepemimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Di tingkat daerah, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dipimpin oleh:
Faisol Mudain – Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Di bawah kepemimpinan beliau, BAZNAS Pesisir Barat terus berupaya meningkatkan pelayanan dan pengelolaan dana zakat secara akuntabel serta tepat sasaran.
Susunan Pengurus dan Amil BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Untuk mendukung jalannya program-program zakat di daerah, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat diperkuat oleh jajaran pengurus dan amil sebagai berikut:
Faisol Mudain - Ketua BAZNAS
KY Agus Mawardi - Komisioner BAZNAS
Drs. Ky. Hadi Safrudin – Komisioner BAZNAS
Ust. May Salko – Komisioner BAZNAS
Sumadi.,S.Pd - Sekretaris BAZNAS
Novi Yana.,S.E - Bendahara BAZNAS
Febriyade, S.Pd – Amil BAZNAS
Sastra Wiratama, S.I.P – Amil BAZNAS
Ari Beni, S.H – Amil BAZNAS
Keberadaan para pengurus ini mencerminkan semangat kolektif dalam membangun tata kelola zakat yang amanah dan profesional.
Filosofi Pengabdian dalam Pengelolaan Zakat
Zakat bukan sekadar kewajiban spiritual, tetapi juga simbol kepekaan sosial dan jembatan kemanusiaan. Ia adalah aliran keberkahan yang menghubungkan mereka yang memiliki kelapangan rezeki dengan saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan.
Dalam perspektif filosofis, zakat adalah manifestasi dari kesadaran bahwa harta bukan hanya milik pribadi, melainkan titipan Ilahi yang mengandung hak orang lain di dalamnya. Oleh sebab itu, lembaga seperti BAZNAS hadir sebagai penjaga amanah agar titipan tersebut tersalurkan dengan penuh tanggung jawab, keadilan, dan kebermanfaatan.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Informasi dan Layanan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dapat menghubungi:
Sekretaris BAZNAS: WA 0852 7917 8853
Pimpinan Pendistribusian: WA 0852 6929 4986
Rekening Donasi:
Rekening Infak: 3930 3010 2228 4
Rekening Zakat: 3930 3040 5709 7
Penutup
Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keikhlasan, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap kepemimpinan BAZNAS RI periode 2026–2031 mampu membawa pengelolaan zakat di Indonesia menuju arah yang lebih maju, terpercaya, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
Sebagaimana air yang mengalir memberi kehidupan bagi bumi, demikian pula zakat yang dikelola dengan amanah akan menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat dan bangsa.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Bersama Menguatkan Kepedulian, Menebar Keberkahan.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Perkuat Sinergi, Kemenag Pesisir Barat Sambangi Kantor BAZNAS
PESISIR BARAT – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan koordinasi tata kelola zakat, jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Barat melakukan kunjungan resmi ke Kantor BAZNAS Pesisir Barat pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kedatangan rombongan Kemenag disambut dengan suasana penuh kekeluargaan oleh jajaran pimpinan BAZNAS Pesisir Barat, yakni Wakil Ketua (Waka) I, Waka II, dan Waka III. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program keagamaan dan kemaslahatan umat di wilayah "Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama".
Poin Utama Pertemuan
Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, terdapat beberapa agenda utama yang dibahas:
Koordinasi Pengelolaan ZIS: Sinkronisasi data dan optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan ASN maupun masyarakat umum.
Program Pemberdayaan: Diskusi mengenai kolaborasi program bantuan pendidikan dan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu di Pesisir Barat.
Harmonisasi Kerja: Penegasan peran Kemenag sebagai pembina dan BAZNAS sebagai pengelola agar berjalan beriringan sesuai regulasi yang berlaku.
"Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wujud nyata sinergi antara regulator dan pengelola zakat untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Pesisir Barat," ujar salah satu pimpinan BAZNAS di sela-sela kegiatan.
Harapan ke Depan
Pihak Kemenag menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari jajaran Waka BAZNAS. Diharapkan, melalui pertemuan di awal Maret ini, kedua lembaga dapat semakin solid dalam menjalankan misi kemanusiaan dan meningkatkan literasi zakat bagi warga pesisir.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif demi kesejahteraan umat.
BERITA10/03/2026 | Ari beni
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, Kemenag Pesisir Barat Silaturahmi ke Kantor BAZNAS
PESISIR BARAT – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan koordinasi lintas instansi, jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Barat melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesisir Barat pada Selasa (10/3/2026).
Kedatangan rombongan Kemenag disambut dengan suasana penuh keakraban oleh Pimpinan BAZNAS Zona IV beserta jajarannya. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk menyelaraskan program kerja, khususnya dalam optimalisasi pengumpulan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Pesisir Barat.
Fokus Utama Pertemuan
Beberapa poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:
Optimalisasi UPZ: Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan dan KUA.
Transparansi Publik: Komitmen bersama untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan dana umat.
Program Pemberdayaan: Kolaborasi dalam penyaluran bantuan produktif bagi masyarakat kurang mampu di Pesisir Barat.
"Sinergi antara Kemenag dan BAZNAS adalah kunci agar manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh umat secara merata. Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran pimpinan BAZNAS hari ini," ujar perwakilan dari Kemenag Pesisir Barat.
Pimpinan BAZNAS Zona IV juga menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong tingkat literasi zakat masyarakat, sehingga potensi zakat di Negeri Para Saibatin dan Para Ulama ini dapat tergarap dengan lebih maksimal.
Pertemuan diakhiri dengan diskusi santai dan foto bersama sebagai simbol soliditas antarlembaga keagamaan di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA10/03/2026 | Ari beni
Bupati Pesisir Barat dan BAZNAS Salurkan Paket Sembako dalam Safari Ramadhan di Pekon Rawas
PESISIR TENGAH – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar kegiatan Safari Ramadhan yang dipusatkan di Masjid Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah. Dalam kegiatan ini, dilakukan penyaluran bantuan paket sembako bagi masyarakat fakir miskin yang berasal dari empat kecamatan.
Sinergi Pemerintah dan BAZNAS
Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, hadir langsung dalam acara tersebut didampingi oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, beserta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah. Kehadiran rombongan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.
Rincian Bantuan
Pada kesempatan ini, BAZNAS Pesisir Barat telah menyiapkan sedikitnya 43 paket bingkisan sembako. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan (fakir miskin) yang mencakup wilayah:
Kecamatan Pesisir Selatan
Kecamatan Krui Selatan
Kecamatan Pesisir Tengah
Kecamatan Way Krui
"Safari Ramadhan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum bagi pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat dan meringankan beban warga kita, khususnya di bulan suci ini," ujar Bupati Dedi Irawan dalam sambutannya.
Harapan Kedepan
Ketua BAZNAS, Ustadz Faisol Mudain, menambahkan bahwa paket sembako ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para penerima manfaat selama menjalankan ibadah puasa. Pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam program-program kemanusiaan lainnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara jajaran pemerintah dengan tokoh masyarakat serta jemaah Masjid Pekon Rawas.
BERITA09/03/2026 | Ari beni
Perkuat Sinergi, BAZNAS Pesisir Barat Bahas Optimalisasi UPZ Masjid dan Persiapan Audiensi Dewan
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat koordinasi mingguan di Kantor Sekretariat BAZNAS setempat pada Senin (9/3/2026). Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, serta dihadiri oleh jajaran komisioner dan seluruh staf operasional.
Ada dua agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan rutin kali ini:
1. Optimalisasi UPZ Masjid
Ustadz Faisol Mudain menekankan pentingnya peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat masjid sebagai ujung tombak pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Target: Memastikan distribusi zakat lebih tepat sasaran di lingkungan sekitar masjid.
Edukasi: Meningkatkan literasi masyarakat mengenai kewajiban zakat melalui pengurus masjid.
2. Persiapan Audiensi dengan DPRD
Selain membahas internal, rapat juga mematangkan poin-poin krusial untuk rencana audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat dalam waktu dekat.
Tujuan: Memperkuat dukungan regulasi dan kolaborasi strategis dalam pengentasan kemiskinan di wilayah "Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama".
"Rapat mingguan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah konkret agar program BAZNAS ke depan, khususnya pemberdayaan ekonomi melalui UPZ Masjid, dapat berjalan lebih masif dan terukur," ujar Ustadz Faisol di sela-sela rapat.
Pertemuan berlangsung khidmat dan ditutup dengan penyusunan jadwal teknis untuk kunjungan ke lapangan guna memantau perkembangan UPZ di berbagai kecamatan.
BERITA09/03/2026 | Ari beni
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Buka Bersama UPZ kecamatan Ngambur
PESISIR BARAT – Mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, menghadiri acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Ngambur. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Pekon Ngambur pada Senin (9/3/2026).
Acara ini tidak hanya sekadar seremonial berbuka puasa, tetapi juga menjadi ajang koordinasi untuk memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat kecamatan agar lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Poin Penting dalam Sambutan:
Sinergi Keumatan: Ustadz Faisol menekankan pentingnya peran UPZ sebagai ujung tombak BAZNAS dalam menjangkau para mustahik (penerima zakat) di pelosok desa.
Transparansi Zakat: Beliau mengajak seluruh pengurus UPZ untuk terus menjaga amanah dan transparansi dalam pengelolaan dana umat.
Solidaritas Ramadhan: Momen buka bersama ini diharapkan menjadi pemantik semangat kepedulian sosial bagi warga Pekon Ngambur dan sekitarnya.
"Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa semangat berbagi di bulan Ramadhan ini terorganisir dengan baik melalui UPZ, sehingga keberadaan BAZNAS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Ngambur," ujar Ustadz Faisol Mudain di sela-sela kegiatan.
Acara diakhiri dengan salat Maghrib berjamaah dan diskusi santai mengenai program pemberdayaan ekonomi umat yang direncanakan akan bergulir di wilayah Kecamatan Ngambur tahun ini.
BERITA09/03/2026 | Ari beni
Menguatkan Spirit Ibadah dan Kesadaran Zakat
Ahad, 08 Maret 2026 / 1447 H menjadi hari yang penuh keberkahan bagi ratusan jamaah ibu-ibu Majelis Ta’lim yang datang dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Mereka berkumpul dalam kegiatan rutin Majelis Ta’lim Ibu-Ibu Sholehah Pesisir Barat, sebuah majelis yang tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga wadah menumbuhkan keimanan, memperdalam ilmu agama, serta meneguhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah yang berlangsung khidmat. Sholat dipimpin langsung oleh Ketua MUI Pesisir Barat, Drs. Kadarusman, M.Pd. Suasana pagi yang penuh ketenangan semakin terasa saat para jamaah bersama-sama menengadahkan tangan, memanjatkan doa dengan penuh harap agar setiap langkah kehidupan senantiasa berada dalam naungan rahmat Allah SWT.
Selepas doa bersama, majelis dilanjutkan dengan gema sholawat Nabi yang dipimpin oleh Ustadz Suyanti. Lantunan sholawat menggema dengan penuh kekhusyukan, menghadirkan suasana spiritual yang menyentuh hati. Sholawat yang dilantunkan bersama menjadi pengingat akan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat ukhuwah di antara para jamaah.
Memasuki sesi berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah Dhuha yang disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, yang berasal dari Kecamatan Ngaras. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan materi seputar ZIS (Zakat, Infaq, dan Shodaqoh) dengan merujuk pada penjelasan dalam kitab Mubadi’ul Fiqih.
Ustadz Faisol Mudain menegaskan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang sempat menjumpai bulan Ramadhan pada tahun tersebut. Beliau memberikan ilustrasi fiqih bahwa apabila seorang bayi lahir pada tanggal 1 Ramadhan, misalnya pukul 08.00 pagi, kemudian wafat pada pukul 09.00 pagi di hari yang sama, maka bayi tersebut tetap wajib dikeluarkan zakat fitrahnya. Sebaliknya, apabila seseorang meninggal dunia satu hari sebelum masuk bulan Ramadhan, maka tidak ada kewajiban zakat fitrah baginya. Apabila keluarganya tetap mengeluarkannya, maka hal tersebut bernilai sedekah sunnah.
Beliau juga menjelaskan bahwa kadar zakat fitrah adalah empat mud atau setara kurang lebih 2,8 kilogram bahan makanan pokok, yang kemudian disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat (ashnaf). Dalam penjelasannya, beliau menegaskan bahwa masjid tidak termasuk dalam kategori ashnaf penerima zakat, demikian pula anak yatim-piatu tidak secara otomatis termasuk dalam delapan ashnaf kecuali jika mereka masuk dalam kategori fakir atau miskin.
Dalam sesi tanya jawab, salah satu jamaah menanyakan tentang penyaluran zakat kepada amil masjid. Menanggapi hal tersebut, Ustadz Faisol Mudain menjelaskan bahwa zakat dapat diserahkan kepada amil, namun yang dimaksud amil adalah orang atau lembaga yang secara resmi diangkat oleh pemegang kebijakan di suatu wilayah atau oleh lembaga pengelola zakat yang sah seperti BAZNAS.
Sementara itu, pengumpul zakat yang dibentuk melalui musyawarah masyarakat umumnya berstatus sebagai panitia zakat, bukan amil. Panitia zakat tidak memiliki bagian dari zakat yang dikumpulkan. Jika panitia mampu menyalurkan seluruh zakat fitrah kepada delapan ashnaf sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri, maka zakat tersebut sah dan tepat sasaran. Namun apabila pembagian ditunda hingga setelah sholat Idul Fitri, maka zakat tersebut berubah status menjadi sedekah biasa.
Berbeda halnya jika pengelola zakat tersebut telah diangkat secara resmi dan memiliki Surat Keputusan (SK) dari BAZNAS sebagai amil zakat. Dalam kondisi tersebut, apabila terjadi penundaan distribusi, zakat masyarakat tetap aman secara syariat karena telah diserahkan kepada amil yang merupakan salah satu dari delapan ashnaf penerima zakat.
Di akhir penyampaiannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, menyampaikan harapannya agar seluruh masjid di wilayah Pesisir Barat dapat segera mengajukan permohonan kepada BAZNAS agar panitia zakat fitrah di masing-masing masjid dapat ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat yang lebih tertib, amanah, dan sesuai dengan ketentuan syariat.
Kegiatan majelis ini menjadi bukti bahwa kekuatan umat tidak hanya terletak pada ibadah yang khusyuk, tetapi juga pada kesadaran kolektif untuk saling peduli melalui zakat, infaq, dan sedekah. Dari majelis sederhana inilah nilai-nilai keimanan, keilmuan, dan kepedulian sosial terus disemai, menumbuhkan harapan bahwa masyarakat Pesisir Barat akan semakin religius, berdaya, dan penuh keberkahan.
BERITA08/03/2026 | Ari beni
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Sampaikan Urgensi dan Manfaat ZIS dalam Kuliah Dhuha di Masjid Nur Rahman
PESISIR BARAT (8/3/2026) — Dalam upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang rukun Islam yang krusial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyelenggarakan kegiatan Kuliah Dhuha dengan fokus pembahasan seputar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Acara yang berlangsung khidmat pada Ahad, 8 Maret 2026 ini, dipusatkan di Masjid Nur Rahman, Gunung Kemala. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan jemaah, khususnya ibu-ibu pengajian yang antusias memadati ruang utama masjid, terlihat dari penuhnya saf hingga area belakang.
Pemateri utama dalam kegiatan ini adalah Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat sendiri, Bapak Faisol Mudain.
Dalam paparan materinya, Bapak Faisol Mudain menekankan bahwa ZIS bukan sekadar kewajiban ritual semata, melainkan instrumen ekonomi syariah yang memiliki manfaat multidimensi yang luar biasa.
"Zakat, khususnya, adalah pembersih harta dan jiwa kita. Namun jauh dari itu, ZIS memiliki fungsi strategis dalam mengentaskan kemiskinan dan memperkecil jurang kesenjangan sosial di tengah masyarakat," terang Bapak Faisol di hadapan para jemaah.
Lebih lanjut, beliau menjabarkan berbagai manfaat nyata dari pengelolaan ZIS yang optimal, antara lain:
Pemberdayaan Ekonomi Mustahik: Dana ZIS dapat dikonversi menjadi modal usaha, pelatihan, dan pendampingan bagi masyarakat kurang mampu agar dapat mandiri secara ekonomi.
Jaring Pengaman Sosial: Sebagai bantuan darurat untuk biaya pengobatan, pendidikan bagi yang putus sekolah, serta perbaikan rumah tidak layak huni bagi keluarga dhuafa.
Pembangunan Sarana Sosial: Turut berkontribusi dalam pembangunan masjid, madrasah, dan fasilitas umum yang mendukung kegiatan dakwah dan pendidikan.
"Melalui mekanisme ZIS yang dikelola secara profesional dan transparan oleh BAZNAS, kita tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga sedang berinvestasi untuk membangun masyarakat Pesisir Barat yang lebih mandiri dan sejahtera," tambahnya.
Kegiatan Kuliah Dhuha ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana jemaah menunjukkan ketertarikan tinggi pada tata cara penghitungan zakat maal dan penyaluran infak melalui BAZNAS. Acara berlangsung sukses dan tertib, mencerminkan semangat kebersamaan jemaah Masjid Nur Rahman dalam mendukung syiar Islam dan kepedulian sosial.
BERITA08/03/2026 | Ari beni
SMPN 16 KRUI Melaksanakan Giat PHBI _NUZULUL QURAN
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Didaulat Menjadi Pemateri dalam Peringatan Nuzulul Qur’an di SMPN 16 Krui
Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur an pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menghadiri sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 16 Krui. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan mengusung tema (Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H) yang diikuti oleh seluruh siswa dan siswi.
Dalam kegiatan yang penuh khidmat tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, didaulat sebagai pemateri utama untuk memberikan tausiyah dan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada para peserta didik. Kehadiran beliau menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung pembinaan generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang kuat serta kepedulian sosial yang tinggi.
Acara ini dihadiri oleh seluruh siswa-siswi SMPN 16 Krui, yang berada di wilayah Kabupaten Pesisir Barat, serta dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan seluruh dewan guru. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.
Dalam tausiyahnya, Faisol Mudain menyampaikan berbagai materi keagamaan yang berkaitan dengan keutamaan bulan Ramadhan serta makna turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Beliau juga mengajak para siswa untuk menjadikan momentum Nuzulul Qur’an sebagai sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dengan cara membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, materi yang disampaikan juga mencakup pembahasan seputar ibadah di bulan Ramadhan, di antaranya tentang kewajiban menjalankan ibadah puasa, hal-hal yang dapat merusak pahala puasa, serta keutamaan melaksanakan ibadah sholat tarawih dan berbagai amalan sunnah lainnya yang dianjurkan selama bulan suci.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan apresiasi kepada SMPN 16 Krui yang dinilai sebagai salah satu sekolah yang aktif dalam mendukung gerakan optimalisasi infak dan sedekah yang digerakkan oleh BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Dukungan dari lingkungan pendidikan dinilai sangat penting dalam menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial sejak dini kepada para pelajar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama antara lembaga pendidikan dan BAZNAS untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan seperti ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat semakin tertanam dalam diri generasi muda sehingga mampu melahirkan generasi emas yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →