WhatsApp Icon
Adopsi Pola Pikir Transformatif, BAZNAS PESISIR BARAT Siap Implementasikan Paradigma Baru Fundraising

Adopsi Pola Pikir Transformatif, BAZNAS Pesisir Barat Siap Implementasikan Paradigma Baru Fundraising

PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen penuh untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dana umat dengan mengadopsi Paradigma Baru Fundraising. Langkah ini diambil guna menggeser metode pengelolaan zakat lama yang bersifat konvensional menuju pola pikir baru yang lebih transformatif dan berdampak luas.

Berdasarkan arahan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS, jajaran amil zakat di Pesisir Barat kini diarahkan untuk meninggalkan pendekatan lama (Transactional Amil) dan beralih ke pendekatan modern (Impact & Solution Driver). Perubahan mendasar ini mencakup tiga poin utama, yaitu:

1. Menawarkan Dampak Nyata vs Meminta Bantuan

Jika sebelumnya pola pikir tradisional cenderung memosisikan lembaga amil sebagai beban sosial yang memerlukan belas kasihan saat meminta bantuan, kini BAZNAS Pesisir Barat fokus memaparkan program yang menawarkan dampak. Lembaga akan secara transparan menunjukkan perubahan nyata yang diciptakan untuk menyelesaikan kemiskinan di wilayah Bumi Para Sai Batin dan Ulama.

2. Solusi Sosial Terpadu vs Menjual Kewajiban

BAZNAS Pesisir Barat melepas cara-cara kaku yang terlalu menekankan aspek hukum fikih formal zakat tanpa empati. Sebagai gantinya, diadopsi konsep Solusi Sosial Terpadu, di mana lembaga memosisikan diri sebagai jembatan bagi program kepedulian sosial para muzaki (pemberi zakat) agar tersalurkan secara tepat dan humanis.

3. Fokus Kemanfaatan vs Fokus Target Nominal

Pendekatan fundraising tidak lagi berorientasi semata-mata pada pencapaian target angka akhir pengumpulan nominal uang. Pola pikir baru memprioritaskan keberlangsungan mustahik (penerima zakat) jangka panjang agar mereka dapat mandiri secara ekonomi dan sosial.

Melalui transformasi paradigma ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat semakin meningkat, sehingga pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan lebih optimal, terstruktur, dan berkelanjutan.

24/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Kawal Generasi Qur ani,Duta BAZNAS PESISIR BARAT Ikut Membersamai Pelepasan Kafilah MTQ Ke 53 Tingkat Provinsi Lampung

KAWAL GENERASI QUR'ANI: Duta BAZNAS Pesisir Barat Ikut Membersamai Pelepasan Kafilah MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung

KRUI, BAZNAS PESISIR BARAT – Nuansa khidmat dan penuh optimisme menyelimuti acara pelepasan rombongan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Pesisir Barat yang akan bertolak mewakili daerah pada ajang bergengsi MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung. Agenda penting ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat, Bapak Irawan Topani, serta Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Irhamsyah, beserta jajaran official dan pelatih.

Sebagai bentuk nyata dari sinergi kemaslahatan, kebersamaan, dan dukungan spiritual lembaga, Duta BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Ky. Hadi Safrudin, turut hadir langsung membersamai rombongan kafilah di lokasi pelepasan. Kehadiran beliau menegaskan komitmen BAZNAS dalam mengawal penguatan akhlak mulia dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an.

Menanamkan Nilai Islam dan Generasi Qur'ani

Dalam sambutan mewakili Ketua Kafilah MTQ Kabupaten Pesisir Barat, Kasi Bimas Islam Irhamsyah menegaskan bahwa keikutsertaan kafilah ini membawa misi luhur yang jauh lebih besar daripada sekadar kompetisi fisik.

“Keikutsertaan kafilah dalam MTQ tidak semata-mata bertujuan meraih prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, memperkuat pemahaman nilai-nilai keislaman, serta membentuk generasi Qur'ani yang berakhlak mulia,” papar Irhamsyah.

Ajang MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung ini dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Lampung Selatan pada rentang tanggal 24 hingga 30 Oktober 2026.

Kekuatan Kontingen dan Cabang Perlombaan Pesisir Barat

Berdasarkan surat mandat resmi dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Pesisir Barat, daerah mengirimkan kontingen tangguh berkekuatan 34 peserta yang akan berkompetisi dalam empat cabang perlombaan utama, didukung penuh oleh tim pelatih, official, dan pendamping. Rincian kekuatan cabang yang diperlombakan meliputi:

1. Cabang Tilawah Al-Qur'an (12 Peserta): Mengikuti berbagai golongan mulai dari Tartil, Anak-anak, Remaja, Dewasa, Qira'at Mujawwad, dan Qira'at Murottal untuk kategori putra maupun putri.

2. Cabang Hifzh Al-Qur'an (10 Peserta): Berkompetisi dalam golongan hafalan 1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah, 10 juz, 20 juz, serta 30 juz untuk kategori putra dan putri.

3. Cabang Tafsir Al-Qur'an (4 Peserta): Mengikuti perlombaan dalam golongan Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab, masing-masing untuk kategori putra dan putri.

4. Cabang Khath Al-Qur'an (8 Peserta): Berkompetisi di golongan Naskah, Hiasan Mushaf, Kontemporer, dan Dekorasi untuk kategori putra dan putri.

Duta BAZNAS Pesisir Barat, Drs. Ky. Hadi Safrudin, di sela-sela acara pelepasan turut menyampaikan untaian doa dan motivasi agar para peserta senantiasa diberikan kesehatan, ketenangan jiwa, serta kelancaran saat tampil membawa nama harum Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama. BAZNAS berharap, kiprah para duta Qur'an ini dapat membawa berkah berlimpah bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat.

24/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Rilis Program Terbaru BAZNAS RI _Madrasah Layak Belajar

PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat siap menyelaraskan program kerja demi menyukseskan program nasional Madrasah Layak Belajar 2026 yang resmi diluncurkan oleh BAZNAS RI. Program ini menargetkan renovasi dan perbaikan fasilitas untuk 700 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) di seluruh Indonesia.

Peluncuran program strategis ini berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026). Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Asta Strata BAZNAS 2026–2031 yang mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi siswa dari keluarga miskin serta rentan.

Fokus Keberlanjutan Program

BAZNAS Pesisir Barat menyambut baik inisiatif ini sebagai momentum untuk mendorong peningkatan mutu sekolah-sekolah keagamaan swasta di tingkat daerah. Secara nasional, komitmen BAZNAS dalam dunia pendidikan telah teruji lewat pencapaian berikut:

• 2.000 madrasah telah dibantu sepanjang tahun 2024–2025.

• 37 provinsi dan 388 kabupaten/kota menjadi sebaran wilayah penerima manfaat.

• 409 madrasah di antaranya difokuskan pada wilayah prioritas kemiskinan ekstrem.

Selaras dengan Misi Keagamaan dan Pembangunan

Pihak BAZNAS RI menegaskan bahwa program Madrasah Layak Belajar ini didasarkan pada prinsip Maqashid Syariah, yaitu menjaga akal (hifz al-‘aql) melalui keberlanjutan pendidikan, serta menjaga jiwa (hifz al-nafs) dengan menyediakan ruang belajar yang aman dan kokoh.

Di tingkat lokal dan nasional, program ini sekaligus mendukung pencapaian target global SDGs Tujuan 4 mengenai pendidikan berkualitas, serta sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen penuh untuk mengawal agenda ini agar dampak pemerataan fasilitas pendidikan layak dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.

21/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Arah,Aksi Dan Dampak Merupakan Bagian Dari Materi RAKORNAS BAZNAS RI

ARAH, AKSI, DAN DAMPAK: Pimpinan BAZNAS Pesisir Barat Serap Materi Strategis Perencanaan dalam Rakornas BAZNAS RI 2026

JAKARTA, BAZNAS PESISIR BARAT – Jajaran pimpinan komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmen kuat dalam memperkokoh tata kelola lembaga di tingkat daerah. Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, didampingi oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan, Ky. Agus Mawardi, hadir dan mengikuti secara intensif rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2026 yang dipusatkan di Jakarta.

Kehadiran dua pimpinan teras BAZNAS Pesisir Barat ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan cetak biru (blueprint) pengumpulan dan pendistribusian dana umat dengan kebijakan strategis nasional.

Tiga Pilar Utama: Renstra, RKAT, dan Dampak

Dalam salah satu sesi materi inti Rakornas yang diserap langsung oleh delegasi Pesisir Barat, pimpinan pusat menekankan sebuah formula manajemen modern yang wajib diterapkan oleh seluruh BAZNAS daerah. Manajemen tersebut bertumpu pada tiga kalimat kunci:

• "Renstra adalah arah."

Rencana Strategis (Renstra) merupakan kompas organisasi yang memetakan ke mana arah gerakan zakat akan dibawa dalam jangka panjang.

• "RKAT adalah aksi."

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) adalah bentuk pengejawantahan dari strategi besar menjadi program-program aksi nyata, taktis, dan terencana di lapangan dalam durasi satu tahun berjalan.

• "Dampak adalah tujuan."

Tujuan akhir dan muara dari seluruh pengelolaan zakat bukanlah seberapa banyak dokumen yang tersusun, melainkan seberapa besar dampak (impact) nyata perubahan nasib yang dirasakan langsung oleh para mustahik (penerima zakat).

Membangun Sistem Pengelolaan yang Adaptif

Menindaklanjuti pesan kuat pimpinan pusat dalam Rakornas tersebut, Bapak Faisol Muda'in bersama Ky. Agus Mawardi menegaskan komitmennya untuk segera merombak pola penyusunan RKAT di Kabupaten Pesisir Barat agar tidak sekadar menjadi formalitas di atas kertas.

"Pesan pimpinan pusat sangat jelas dan menyentuh esensi amil. Kita tidak sekadar menyusun dokumen perencanaan, tetapi membangun sistem pengelolaan zakat yang terarah, terukur, adaptif, dan berdampak," tegas Faisol Muda'in.

Ky. Agus Mawardi selaku pimpinan bidang pengumpulan menambahkan bahwa prinsip adaptif akan segera diimplementasikan dalam strategi fundraising di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama. BAZNAS Pesisir Barat akan merancang skema pengumpulan yang ramah terhadap ekosistem lokal, termasuk penguatan infak nelayan di Pelabuhan Siging serta digitalisasi pembayaran ZIS.

Dengan menyelaraskan Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, hasil dari Rakornas 2026 ini siap dibawa pulang ke Krui untuk diwujudkan dalam program-program kemanusiaan yang lebih berdaya guna bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan keluarga prasejahtera di Pesisir Barat.

21/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil RAKORNAS BAZNAS RI 2026

BERITA BAZNAS PESISIR BARAT

BAZNAS Pesisir Barat Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil Rakornas BAZNAS RI 2026*

Pesisir Barat, Lampung* - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mendukung penuh hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang menghasilkan 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan.

Dikutip dari siaran pers resmi BAZNAS RI Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026, Rakornas yang digelar pada 13-15 Agustus 2026 di Jakarta tersebut diikuti 1.300 perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia dan dirangkaikan dengan peluncuran buku Rencana Strategis BAZNAS 2026-2031.

Sepuluh resolusi tersebut dibacakan langsung oleh Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., di hadapan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, http://M.Si., serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc. menegaskan, resolusi tidak boleh berhenti pada kesepakatan di atas kertas. Seluruh hasil Rakornas harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah.

Selama tiga hari, kita telah berkumpul, berdiskusi, menyampaikan berbagai pandangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan zakat nasional. Mari kita laksanakan Resolusi Jihad Zakat sebagai sebuah pendakian. Pendakian kita untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, memobilisasi zakat, infak, dan sedekah sebanyak-banyaknya, serta mendistribusikannya secara tepat waktu dan tepat jumlah," ujar Sodik sebagaimana dilansir laman resmi BAZNAS RI.

Ia menambahkan, komitmen tersebut harus dilaksanakan sungguh-sungguh untuk mewujudkan _khairu ummah_, yakni umat Islam yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi sehingga memberi rahmat bagi seluruh golongan.

Sementara itu, Hj. Saidah Sakwan, M.A. menegaskan resolusi tersebut meneguhkan Jihad Zakat sebagai ikhtiar bersama untuk pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif dan berdampak nyata.

Dengan semangat satu visi, satu arah, dan satu gerakan zakat nasional, kami menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan solidaritas kemanusiaan Indonesia," ujar Saidah.

Adapun 10 Resolusi Jihad Zakat Rakornas BAZNAS 2026 adalah sebagai berikut:*

1. Mencapai target pengumpulan ZIS-DSKL nasional Rp70 triliun pada 2027 melalui penguatan regulasi, literasi melalui Manasik Zakat, digitalisasi, dan perluasan 8 sumber zakat sesuai UU No.23/2011.

2. Mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaan yang menyasar 48 juta jiwa mustahik secara efektif, terukur, dan berdampak.

3. Bersama pemerintah mengentaskan kemiskinan 601 ribu mustahik atau 2,41 juta jiwa penerima manfaat di tahun 2027.

4. Memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah dari tingkat provinsi hingga desa agar pengelolaan zakat terhubung dengan agenda pembangunan daerah.

5. Mengaktivasi seluruh UPZ Desa sebagai ujung tombak layanan zakat di tingkat komunitas.

6. Menjaga nama baik dan kepercayaan muzaki, Presiden, Pemerintah, dan masyarakat melalui tata kelola yang amanah, transparan, dan akuntabel.

7. Memperkuat kolaborasi dengan jaringan pengusaha dan kelompok profesi sebagai mitra strategis.

8. Mendukung penguatan kedudukan hukum kelembagaan BAZNAS serta sinergi dengan Bappenas/Bappeda melalui pemanfaatan DTSEN dan Indeks Zakat Nasional.

9. Memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian RI untuk menjaga kepatuhan dan integritas pengelolaan zakat.

10. Merespon cepat penanganan bencana alam, kemanusiaan, dan sosial di skala lokal, nasional, dan global.

BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyatakan siap mengimplementasikan 10 resolusi tersebut untuk memperluas manfaat dana umat dan mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.

Sumber: Siaran Pers Resmi BAZNAS RI - http://baznas.go.id*

_Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026 | Jakarta, 16 Oktober 2026_

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl

Berita Terbaru

BAZNAS PESISIR BARAT Raih Penghargaan Bergengsi Lintas Nasional
BAZNAS PESISIR BARAT Raih Penghargaan Bergengsi Lintas Nasional
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Raih Penghargaan Nasional, Wujud Sinergi dan Keberkahan Bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola zakat secara profesional dan berdampak. Kali ini, penghargaan bergengsi diberikan kepada BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat atas partisipasinya dalam pelaksanaan Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kajian Dampak Zakat 2025, dengan capaian nilai 0,71 (bertumbuh). Piagam penghargaan tersebut secara resmi ditetapkan di Jakarta pada 23 Februari 2026 dan ditandatangani oleh Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat di Kabupaten Pesisir Barat tidak hanya berjalan, tetapi juga tumbuh dan memberi dampak yang signifikan bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menegaskan bahwa capaian ini bukanlah hasil kerja satu pihak semata. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kebersamaan: Ini semua adalah berkah dari Allah SWT yang hadir melalui ikhtiar dan kerjasama yang baik dari seluruh stakeholder BAZNAS Pesisir Barat. Mulai dari pemerintah daerah, para muzaki, relawan, hingga masyarakat luas yang terus mempercayakan zakatnya. Tanpa kebersamaan ini, capaian ini tidak mungkin terwujud. Menurutnya, sinergi adalah ruh dari keberhasilan. Ketika hati-hati bersatu dalam niat yang sama—mengangkat derajat sesama—maka setiap langkah menjadi ringan, setiap program menjadi bermakna, dan setiap hasil menjadi keberkahan. Memahami Indeks Zakat Nasional (IZN): Angka yang Mengandung Makna Indeks Zakat Nasional (IZN) bukan sekadar angka statistik. Ia adalah cermin dari denyut kehidupan umat, ukuran sejauh mana zakat mampu mengalir dari tangan yang memberi kepada hati yang membutuhkan. Secara konseptual, IZN adalah instrumen yang mengukur kinerja pengelolaan zakat secara nasional, mencakup aspek pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, hingga dampaknya terhadap kesejahteraan mustahik. Namun jika dilihat dari sudut pandang filosofis dan agamis, IZN adalah lebih dari itu. IZN adalah: Jejak keikhlasan yang terukur dalam angka, namun terasa dalam jiwa Bahasa sunyi dari sedekah, yang berbicara melalui perubahan hidup seseorang Jembatan antara langit dan bumi, di mana doa mustahik bertemu dengan keikhlasan muzaki Nilai 0,71 (bertumbuh) bukan hanya menunjukkan peningkatan kinerja, tetapi juga menandakan bahwa zakat telah mulai bertransformasi dari sekadar bantuan menjadi kekuatan pemberdayaan. Di balik angka itu, ada senyum yang kembali merekah, ada harapan yang kembali tumbuh, dan ada kehidupan yang perlahan bangkit dari keterbatasan menuju kemandirian. Zakat sebagai Cahaya Peradaban Dalam perspektif spiritual, zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jalan penyucian. Ia membersihkan harta, menenangkan jiwa, dan menumbuhkan empati. Ketika zakat dikelola dengan baik, ia menjelma menjadi cahaya yang menerangi peradaban. Apa yang diraih BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat hari ini adalah bukti bahwa ketika amanah dijaga, kepercayaan akan tumbuh. Ketika kerja dilakukan dengan hati, hasilnya tidak hanya terlihat—tetapi juga terasa. Dan pada akhirnya, penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih bermakna bagi umat. Sebab zakat, pada hakikatnya, adalah cinta yang menemukan jalannya.
BERITA26/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Sampaikan Laporan Pertanggung Jawaban
BAZNAS PESISIR BARAT Sampaikan Laporan Pertanggung Jawaban
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban: Menjaga Amanah, Meneguhkan Syariat, dan Taat Regulasi Pesisir Barat — Dalam semangat menjaga amanah umat dan meneguhkan nilai-nilai keadilan sosial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi telah menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepada BAZNAS Provinsi Lampung atas penyaluran dana zakat yang bersumber dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Lampung, serta distribusi bantuan dari BAZNAS RI berupa 75 karung beras dengan masing-masing berat 5 kilogram. Laporan tersebut disusun secara sistematis, transparan, dan akuntabel, dengan pendekatan by name by address, memastikan bahwa setiap mustahik (penerima zakat) terdata secara jelas, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Hal ini menjadi wujud nyata dari prinsip kehati-hatian (prudential principle) dalam pengelolaan dana umat, sekaligus implementasi nilai ihsan dalam pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menegaskan bahwa seluruh proses penghimpunan, pengelolaan, hingga pendistribusian dana zakat telah dilaksanakan dengan berpedoman pada tiga pilar utama: aman syar’i, aman regulasi, dan aman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Secara syar’i, pendistribusian zakat telah memenuhi ketentuan delapan asnaf sebagaimana diatur dalam Al-Qur’an, dengan mengedepankan prinsip keadilan dan kemaslahatan. Setiap bantuan yang disalurkan bukan sekadar memenuhi kebutuhan material, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian dan martabat mustahik. Dari sisi regulasi, seluruh aktivitas BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, serta peraturan turunan yang mengatur tata kelola kelembagaan, pelaporan, dan akuntabilitas publik. Dengan demikian, setiap langkah yang diambil tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki legitimasi hukum yang kuat. Sementara itu, dalam konteks kebangsaan, pengelolaan zakat diposisikan sebagai instrumen strategis dalam mendukung program pembangunan nasional, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan sosial masyarakat. Hal ini menegaskan bahwa zakat tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam menjaga keutuhan dan kesejahteraan NKRI. Sebagai bentuk penghargaan dan rasa syukur, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Lampung atas dukungan, kepercayaan, dan sinergi yang telah terjalin dengan baik. Bantuan yang diberikan menjadi bukti nyata kolaborasi lintas tingkat dalam mengoptimalkan potensi zakat demi kesejahteraan umat. Zakat adalah jembatan kasih antara yang mampu dan yang membutuhkan. Amanah ini bukan sekadar ditunaikan, tetapi dijaga dengan sepenuh hati dan tanggung jawab, ungkap Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Dengan tersampaikannya laporan ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat, demi terwujudnya masyarakat yang adil, sejahtera, dan diridhai Allah SWT.
BERITA26/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Giat Halal Bihalal BAZNAS PESISIR BARAT
Giat Halal Bihalal BAZNAS PESISIR BARAT
Berita BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Pada hari Kamis, 26 Maret 2026, SQuad BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menggelar kegiatan sederhana namun penuh makna berupa acara halal bihalal yang bertempat di kantor BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi antar sesama rekan kerja setelah momentum Hari Raya Idulfitri. Dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, setiap individu membawa kue lebaran dari rumah masing-masing untuk kemudian dikumpulkan dan dinikmati bersama. Selain itu, kebersamaan semakin terasa dengan sajian semangkuk bakso dan segelas jus alpukat yang menemani kegiatan tersebut. Canda, tawa, dan obrolan santai pun mengalir, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di lingkungan kerja. Halal bihalal sendiri merupakan tradisi khas masyarakat Indonesia yang biasanya dilakukan setelah Hari Raya Idulfitri sebagai ajang untuk saling memaafkan, mempererat hubungan, serta membersihkan hati dari segala kesalahan dan kekhilafan. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol rekonsiliasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan keharmonisan. Adapun manfaat positif dari kegiatan halal bihalal di lingkungan kerja antara lain adalah meningkatnya rasa kebersamaan dan kekompakan antar pegawai, terciptanya komunikasi yang lebih baik, serta terbangunnya suasana kerja yang harmonis dan penuh semangat. Dengan saling memaafkan, setiap individu dapat memulai kembali aktivitas kerja dengan hati yang lebih ringan dan pikiran yang lebih jernih. Melalui kegiatan sederhana ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan dapat terus terjaga, sehingga mampu meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat secara lebih optimal. Tiem Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BERITA26/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 - H
BAZNAS PESISIR BARAT Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 - H
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Kepedulian Sosial Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat. Ucapan ini disampaikan menyusul penetapan Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, sebagaimana diinformasikan dalam pengumuman resmi pemerintah. Dalam pernyataannya, jajaran pimpinan dan anggota BAZNAS Pesisir Barat mengucapkan, Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Ucapan ini menjadi bentuk silaturahmi sekaligus harapan agar momentum Idulfitri dapat mempererat persaudaraan serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Pesisir Barat bersama jajaran komisioner dan amil turut menegaskan komitmen lembaga dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Mereka juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat melalui BAZNAS sebagai upaya mendukung kesejahteraan umat, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Pesisir Barat. Momentum Idulfitri, yang datang setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadan, diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, dan solidaritas sosial. BAZNAS Pesisir Barat menilai bahwa semangat berbagi yang tumbuh selama Ramadan perlu terus dijaga dan ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, BAZNAS juga mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah menyalurkan zakat dan donasinya melalui lembaga tersebut. Dukungan ini dinilai sangat penting dalam memperluas program-program pemberdayaan ekonomi, bantuan sosial, serta penanganan kemiskinan di daerah. Dengan semangat Idulfitri 1447 H, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap dapat terus menjadi mitra terpercaya umat dalam menebarkan manfaat dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT Menyediakan Counter Zakat BAZNAS
BAZNAS PESISIR BARAT Menyediakan Counter Zakat BAZNAS
Di bawah langit keberkahan yang senantiasa menaungi langkah umat, perjalanan sembilan tahun BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menjadi sebuah kisah ikhtiar yang tak henti ditulis dengan harap dan doa. Memasuki usia ke-9, sebuah langkah kecil namun sarat makna akhirnya terwujud. Untuk pertama kalinya, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menghadirkan sebuah ruang kebaikan dengan membuka counter zakat di lingkungan Gedung Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Sebuah ikhtiar sederhana, namun mengandung ruh besar: mendekatkan kewajiban suci kepada hati-hati yang terpanggil. Langkah ini bukan sekadar program, melainkan simbol kebangkitan kesadaran. Ia lahir dari semangat kolaborasi, yang mendapatkan dukungan langsung dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Hadirnya para pemangku amanah daerah, seperti Bapak Yasir Reza selaku Kabag Umum dan Bapak Septono dari Dinas Kesehatan, menjadi tanda bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya ketika niat dipersatukan. Meski baru sekitar 60 jiwa yang menunaikan zakat melalui BAZNAS, angka itu bukanlah sekadar hitungan. Ia adalah cahaya - cahaya dari hati yang mulai tergerak, dari kesadaran yang mulai tumbuh. Dalam setiap rupiah yang dititipkan, tersimpan harapan bagi mereka yang membutuhkan, dan doa yang melangit bagi keberkahan bersama. Namun perjalanan ini belum sempurna. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyadari bahwa langkah ini masih perlu disempurnakan. Evaluasi dan introspeksi menjadi bagian dari jalan dakwah ini, agar ke depan pelayanan semakin maksimal, kepercayaan semakin kuat, dan manfaat semakin luas dirasakan. Sebab zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menyucikan. Ia adalah jembatan antara yang memiliki dan yang membutuhkan, antara dunia dan akhirat. Dan di usia yang ke..9 ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat tengah menapaki jalan itu...perlahan, namun penuh keyakinan. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari gelombang kebaikan yang lebih besar. Sebab setiap kebaikan, sekecil apa pun, jika dilandasi keikhlasan, akan tumbuh menjadi amal jariyah yang tak terputus.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Berita Duka Dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat
Berita Duka Dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat
Berita Duka BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Dengan penuh rasa duka yang mendalam, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum Pathan, S.E., M.M., yang semasa hidupnya mengemban amanah sebagai Kepala BKPSDM Kabupaten Pesisir Barat. Kepergian beliau bukan sekadar kehilangan seorang pemimpin, tetapi juga sosok insan yang telah menorehkan jejak pengabdian, keteladanan, dan dedikasi bagi masyarakat serta pemerintahan daerah. Dalam perspektif keimanan, setiap jiwa adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an: Inn? lill?hi wa inn? ilaihi r?ji‘?n.Kepergian almarhum di bulan yang penuh maghfiroh menjadi pengingat bagi kita semua akan hakikat kehidupan yang fana, sekaligus harapan akan luasnya ampunan dan rahmat Allah SWT. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat beserta seluruh keluarga besar menyampaikan doa tulus yang mengalir dari hati yang ikhlas: Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan atas kepergian almarhum di bulan yang mulia ini, mengampuni segala dosa-dosanya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkan beliau di tempat yang paling mulia di sisi-Nya, sesuai dengan amal kebaikan yang telah beliau perbuat. Kami juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini. Sebab sejatinya, kesabaran adalah cahaya, dan keikhlasan adalah jalan menuju kedamaian yang hakiki. Semoga segala kebaikan yang telah ditanamkan almarhum selama hidupnya menjadi amal jariyah yang terus mengalir, menerangi alam kuburnya, dan menjadi saksi di hadapan Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘alamin
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Launching Posko Mudik BANSER Pesisir Barat 2026
Launching Posko Mudik BANSER Pesisir Barat 2026
Launching Posko Mudik Banser 2026: Ikhtiar Menjaga Umat dalam Khidmat dan Keikhlasan Pesisir Barat — Dalam semangat pengabdian yang dilandasi nilai keimanan dan kecintaan terhadap sesama, kegiatan Launching Posko Mudik 2026 yang digelar oleh Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Pesisir Barat menjadi momentum sakral yang sarat makna. Bertempat di Gedung Cahya Kuning, Kecamatan Ngambur, pada Rabu, 18 Maret 2026, kegiatan ini tidak sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari ikhtiar kolektif dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan para pemudik sebagai bagian dari khidmat kepada umat. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Ansor Kabupaten Pesisir Barat, sahabat Betyanto, beserta jajaran Ansor dan Banser, serta segenap pengurus MWC NU Kecamatan Ngambur. Dukungan juga mengalir dari sahabat-sahabat PAC di kecamatan terdekat, memperkuat barisan pengabdian dalam bingkai ukhuwah Islamiyah. Dalam suasana yang penuh kekhidmatan, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, yang juga menjabat sebagai Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Faisol Mudain, turut hadir dan menyambangi kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi simbol sinergi antara lembaga keumatan dalam mengemban amanah ilahiyah—menjaga, melayani, dan menebar maslahat bagi masyarakat luas. Dalam perspektif spiritual, pendirian Posko Mudik ini merupakan pengejawantahan nilai hablum minannas—merawat hubungan antar sesama manusia dengan penuh kasih dan tanggung jawab. Setiap langkah pengabdian yang dilakukan oleh Banser dan Ansor bukan sekadar tugas organisasi, melainkan ibadah sosial yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat memandang kegiatan ini sebagai bagian dari gerakan kebaikan yang selaras dengan misi zakat, infak, dan sedekah—yakni menghadirkan keberkahan melalui pelayanan dan kepedulian. Posko Mudik bukan hanya tempat persinggahan fisik, tetapi juga ruang hadirnya ketenangan, keamanan, dan doa bagi para musafir yang tengah menapaki perjalanan pulang. Semoga ikhtiar mulia ini senantiasa diberkahi, menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat, serta menguatkan nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, dan pengabdian dalam membangun peradaban yang berlandaskan iman dan takwa.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Wujudkan Kepedulian, Kabag Umum Setorkan Zakat Fitrah Melalui Gerai BAZNAS di Kantor Pemda
Wujudkan Kepedulian, Kabag Umum Setorkan Zakat Fitrah Melalui Gerai BAZNAS di Kantor Pemda
PESISIR BARAT – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat membuka gerai layanan zakat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum dalam menunaikan kewajiban zakatnya. Pada Selasa (17/03/2026), Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Yasir Reza, terlihat hadir secara langsung di gerai BAZNAS untuk menyetorkan zakat fitrahnya. Kehadiran beliau disambut langsung oleh petugas BAZNAS yang berjaga di meja pelayanan. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Yasir Reza menyampaikan bahwa penyaluran zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS merupakan langkah penting untuk memastikan pendistribusian bantuan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Pesisir Barat. "Melalui gerai yang ada di kantor Pemda ini, proses pembayaran zakat menjadi lebih praktis dan efisien. Kita berharap langkah ini dapat memotivasi rekan-rekan ASN lainnya untuk segera menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekahnya guna membantu sesama," ujar beliau usai prosesi serah terima zakat. Gerai zakat BAZNAS Pesisir Barat ini dijadwalkan akan terus melayani para muzaki selama hari kerja di kantor Pemda. Diharapkan dengan adanya jemput bola seperti ini, perolehan zakat di Kabupaten Pesisir Barat dapat meningkat secara signifikan demi kesejahteraan umat dan pengentasan kemiskinan di daerah.
BERITA17/03/2026 | Ari beni
Baznas Pesisir Barat Buka Gerai Zakat Fitrah di Kantor Pemda
Baznas Pesisir Barat Buka Gerai Zakat Fitrah di Kantor Pemda
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat resmi membuka gerai layanan pembayaran Zakat Fitrah di lingkungan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Pesisir Barat pada Senin, 16 Maret 2026. Langkah ini diambil untuk memfasilitasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat sekitar agar lebih mudah dalam menunaikan kewajiban zakatnya di bulan suci Ramadhan. Dihadiri Pimpinan Baznas dan Jajaran Staf Kegiatan pembukaan gerai ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Baznas Pesisir Barat, di antaranya: Wakil Ketua II (Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan) Wakil Ketua III (Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan) Sekretaris Baznas Serta jajaran staf pelaksana yang bertugas melayani muzaki. Mudahkan ASN Menunaikan Kewajiban Dalam kesempatan tersebut, pihak Baznas menyampaikan bahwa pembukaan gerai di kantor Pemda merupakan bentuk jemput bola agar koordinasi pengelolaan zakat lebih efektif. "Kami ingin memberikan kemudahan akses bagi para pegawai di lingkungan Pemda. Dengan adanya gerai ini, mereka bisa membayar zakat di sela-sela waktu istirahat kantor dengan transparan dan terdata secara resmi," ujar perwakilan pimpinan Baznas. Selain Zakat Fitrah, gerai ini juga melayani konsultasi mengenai Zakat Mal (harta), Infaq, dan Sedekah. Seluruh dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada mustahik (penerima zakat) yang ada di wilayah Kabupaten Pesisir Barat sebelum hari raya Idul Fitri tiba.
BERITA16/03/2026 | Ari beni
Keluarga Besar GP ANSOR Kecamatan Ngaras Berbagi Berkah Di Bulan Ramadhan
Keluarga Besar GP ANSOR Kecamatan Ngaras Berbagi Berkah Di Bulan Ramadhan
KELUARGA BESAR GP ANSOR KECAMATAN NGARAS BERBAGI TAKJIL DI JEMBATAN NGARAS Pesisir Barat – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Keluarga Besar Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Ngaras menggelar kegiatan sosial berbagi takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 15 Maret 2026 bertepatan dengan 25 Ramadhan 1447 H yang berlokasi di Jembatan Ngaras, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan bertajuk _Ansor Berbagi Takjil, Marhaban Ya Ramadhan 1447 H_ ini melibatkan para anggota GP Ansor yang turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada pengendara motor, mobil, serta masyarakat yang melintas di sekitar jembatan. Melalui kegiatan ini, GP Ansor Kecamatan Ngaras ingin menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Para anggota Ansor dengan penuh semangat membagikan takjil sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara organisasi kepemudaan dan masyarakat sekitar. Nilai Positif Kegiatan Berbagi Takjil Kegiatan berbagi takjil memiliki berbagai nilai positif, di antaranya: Menumbuhkan Kepedulian Sosial Berbagi takjil mengajarkan pentingnya saling membantu dan peduli terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Mempererat Silaturahmi Kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan antara organisasi, relawan, dan masyarakat sehingga tercipta kebersamaan dan keharmonisan sosial. Menghidupkan Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Berbagi makanan untuk berbuka puasa merupakan salah satu bentuk amal yang dianjurkan dalam Islam. Menumbuhkan Semangat Gotong Royong Persiapan hingga pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bersama-sama, sehingga memperkuat nilai kebersamaan dan kerja sama antar anggota. Memberikan Manfaat Langsung kepada Masyarakat Takjil yang dibagikan dapat membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan agar dapat berbuka puasa tepat waktu. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Pesisir Barat, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan kebaikan semakin kuat dalam kehidupan sehari-hari.
BERITA15/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
IGI Pesisir Barat dan BAZNAS Gelar Kajian Spesial Ramadhan: Kupas Tuntas Zakat untuk Umat
IGI Pesisir Barat dan BAZNAS Gelar Kajian Spesial Ramadhan: Kupas Tuntas Zakat untuk Umat
PESISIR BARAT – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Ikatan Guru Indonesia (IGI) 3.0 Kabupaten Pesisir Barat bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat akan menyelenggarakan kegiatan Kajian Spesial Ramadhan. Acara yang mengusung tema "Mengenal Zakat, Menebar Manfaat untuk Umat" ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat, khususnya para tenaga pendidik, mengenai pentingnya pengelolaan dan pendistribusian zakat secara tepat. Detail Pelaksanaan Kegiatan ini akan dilaksanakan secara daring demi menjangkau audiens yang lebih luas: Hari/Tanggal: Senin, 16 Maret 2026 Waktu: 16.00 – 17.30 WIB Media: Zoom Meeting Sifat Acara: Terbuka untuk Umum Pemateri dan Tokoh Kajian ini akan menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, antara lain: Ustadz Faisol Mudain (Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat) Aziz Setiawan (Ketua IGI 3.0 Kabupaten Pesisir Barat) Beni Rohman (Ketua Advokasi dan Regulasi IGI 3.0) Ketua IGI Pesisir Barat, Aziz Setiawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata organisasi profesi guru dalam memberikan kontribusi spiritual dan sosial bagi masyarakat. "Kami ingin Ramadhan tahun ini menjadi momentum untuk memperdalam pemahaman agama, khususnya terkait zakat yang memiliki dampak sosial luar biasa jika dikelola dengan baik," ujarnya. Bagi masyarakat yang ingin bergabung, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi www.igipesisirbarat.com atau melalui akun Instagram @pesisibaearigi.
BERITA14/03/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Ajak Masyarakat Perdalam Literasi Zakat Melalui Edukasi "Mengenal Zakat"
BAZNAS Pesisir Barat Ajak Masyarakat Perdalam Literasi Zakat Melalui Edukasi "Mengenal Zakat"
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat bekerja sama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Pesisir Barat menggelar inisiatif edukasi bertajuk "Mengenal Zakat, Menebar Manfaat untuk Umat." Kegiatan ini menghadirkan Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, sebagai narasumber utama. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di kalangan pendidik dan warga Pesisir Barat, mengenai pentingnya pengelolaan zakat yang tepat sasaran dan profesional. Dalam pemaparannya, Faisol Mudain menekankan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban agama, melainkan pilar penting dalam pemberdayaan ekonomi umat. "Dengan memahami zakat secara mendalam, kita bisa memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan mampu menebar manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan di Pesisir Barat," ujar Faisol. Poin Utama Edukasi: Literasi Zakat: Memberikan pemahaman komprehensif mengenai jenis-jenis zakat (Zakat Fitrah dan Zakat Maal). Transparansi Pengelolaan: Menjelaskan peran BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan dana secara akuntabel. Dampak Sosial: Bagaimana zakat dapat dikonversi menjadi program bantuan pendidikan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi. Kolaborasi dengan IGI diharapkan dapat mempercepat penyebaran informasi ini melalui jalur pendidikan, mengingat guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui semangat menebar manfaat, BAZNAS Pesisir Barat optimis bahwa angka partisipasi zakat di wilayah tersebut akan terus meningkat, yang pada akhirnya akan memperkuat jaring pengaman sosial bagi seluruh lapisan umat.
BERITA14/03/2026 | Ari beni
Sinergi IGI dan BAZNAS Pesisir Barat: Kupas Tuntas Program Kolaborasi Lewat Giat Zoom
Sinergi IGI dan BAZNAS Pesisir Barat: Kupas Tuntas Program Kolaborasi Lewat Giat Zoom
KRUI – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Pesisir Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesisir Barat terus mematangkan persiapan agenda besar mereka. Ketua IGI Pesisir Barat terpantau melakukan koordinasi intensif bersama Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, guna memantapkan materi dalam kegiatan bertajuk "Zoom Kolaborasi Kupas Tuntas".. Fokus Pemantapan Materi Pertemuan antara kedua pimpinan lembaga ini difokuskan pada penyelarasan konten yang akan disampaikan kepada audiens. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi: Optimalisasi Zakat Profesi: Peran tenaga pendidik dalam mendukung program kemanusiaan melalui zakat dan infak. Program Pemberdayaan: Bagaimana BAZNAS dan IGI dapat berkolaborasi dalam memberikan beasiswa atau bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu di Pesisir Barat. Literasi Zakat di Sekolah: Membangun kesadaran berzakat sejak dini melalui peran guru sebagai agen perubahan. Terbuka Untuk Umum Ustadz Faisol Mudain menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan internal, melainkan ajakan bagi masyarakat luas untuk memahami peran strategis zakat dalam memajukan kualitas pendidikan dan kesejahteraan umat di Bumi Para Saibatin dan Ulama. "Kami ingin memastikan bahwa setiap materi yang disampaikan dalam Zoom nanti benar-benar solutif dan memberikan pemahaman yang mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat," ujar perwakilan panitia pelaksana. Bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam diskusi daring ini, link akses akan dibagikan melalui kanal komunikasi resmi IGI dan BAZNAS Pesisir Barat sesaat sebelum acara dimulai.
BERITA13/03/2026 | Ari Beni
IGI DAN BAZNAS Akan Laksanakan Giat Kolaborasi Kupas Tuntas Seputar Zakat
IGI DAN BAZNAS Akan Laksanakan Giat Kolaborasi Kupas Tuntas Seputar Zakat
Berita Kegiatan Kolaborasi IGI dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat BAZNAS Pesisir Barat dan IGI Gelar Kajian Spesial Ramadhan: Mengajak Masyarakat Mengenal Zakat dan Manfaatnya Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat berkolaborasi dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Pesisir Barat menggelar kegiatan Kajian Spesial Ramadhan yang terbuka untuk masyarakat umum. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 16 Maret 2026 pukul 16.00–17.30 WIB dan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom. Kajian ini mengangkat tema _Mengenal Zakat, Menebar Manfaat untuk Umat_, yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep zakat dalam Islam serta dampak sosialnya bagi masyarakat. Acara ini menghadirkan narasumber utama yaitu Ustadz Faisol Mudain, selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Dalam kajian tersebut, beliau akan mengupas secara komprehensif mengenai zakat, mulai dari pengertian, hukum, jenis-jenis zakat, hingga manfaatnya dalam membangun kesejahteraan umat. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan tokoh dari IGI Kabupaten Pesisir Barat, yakni Aziz Setiawan sebagai Ketua IGI 3.0 Kabupaten Pesisir Barat dan Beni Rohman selaku Ketua Advokasi dan Regulasi IGI 3.0. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam menyebarkan literasi keislaman dan nilai-nilai kepedulian sosial. Pentingnya Zakat dalam Kehidupan Umat Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran sangat penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat Islam. Secara syariat, zakat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat tertentu untuk mengeluarkan sebagian hartanya dan disalurkan kepada golongan yang berhak menerimanya. Melalui pengelolaan yang baik oleh lembaga resmi seperti BAZNAS, zakat tidak hanya menjadi bentuk ibadah individual, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dana zakat dapat dimanfaatkan untuk membantu fakir miskin, meningkatkan akses pendidikan, membantu usaha produktif masyarakat, hingga mendukung program sosial kemasyarakatan. Dalam konteks pembangunan daerah, zakat memiliki potensi besar untuk membantu mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, literasi zakat perlu terus ditingkatkan agar masyarakat memahami pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Kolaborasi untuk Literasi Zakat Kolaborasi antara IGI Kabupaten Pesisir Barat dan BAZNAS Pesisir Barat dalam kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas edukasi zakat kepada masyarakat. IGI sebagai organisasi profesi guru memiliki peran penting dalam menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat, khususnya melalui dunia pendidikan. Dengan memanfaatkan platform digital seperti Zoom, kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai kalangan, mulai dari guru, pelajar, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum di Kabupaten Pesisir Barat. Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ibadah yang memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan umat. Kajian ini juga diharapkan menjadi ruang diskusi dan pembelajaran yang bermanfaat bagi masyarakat untuk lebih memahami bagaimana zakat dapat menjadi sarana berbagi, memperkuat solidaritas sosial, serta membantu mewujudkan kesejahteraan bersama di Kabupaten Pesisir Barat. Melalui kegiatan Kajian Spesial Ramadhan ini, IGI dan BAZNAS Pesisir Barat mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memperdalam pemahaman tentang zakat serta menebarkan manfaat yang lebih luas bagi umat.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Optimalkan Pengelolaan ZIS, Pimpinan BAZNAS Pesisir Barat Setorkan Dana Kotak Amal ke Bank Lampung
Optimalkan Pengelolaan ZIS, Pimpinan BAZNAS Pesisir Barat Setorkan Dana Kotak Amal ke Bank Lampung
KRUI – Dalam upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat melakukan penyetoran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) hasil pengumpulan kotak amal ke Bank Lampung pada Jumat (13/3/2026). Penyetoran ini dilakukan langsung oleh Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan, Drs. Hadi Syafrudin, didampingi oleh Bendahara BAZNAS Pesisir Barat, Noviyana, S.Pd. Menjaga Amanah Umat Kegiatan ini merupakan bagian dari prosedur tetap BAZNAS dalam mengelola dana yang dikumpulkan melalui jaringan kotak amal yang tersebar di berbagai titik strategis di wilayah Pesisir Barat. Penyetoran ke rekening resmi lembaga bertujuan untuk memastikan dana tersimpan dengan aman sebelum didistribusikan kepada para mustahik (penerima zakat). "Langkah ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjalankan prinsip 3 Aman: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Setiap rupiah yang dititipkan masyarakat melalui kotak amal harus segera tercatat dalam sistem perbankan agar pengelolaannya akuntabel," ujar Drs. Hadi Syafrudin di sela-sela aktivitasnya di Bank Lampung. Transparansi Berkelanjutan Senada dengan hal tersebut, Noviyana, S.Pd. menjelaskan bahwa penghitungan dana dilakukan secara teliti dan terbuka sebelum dibawa ke bank. Menurutnya, sinergi dengan Bank Lampung sebagai mitra perbankan daerah mempermudah proses administrasi keuangan BAZNAS. Pihak BAZNAS Pesisir Barat juga mengimbau masyarakat untuk terus mendukung program-program pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial melalui zakat dan infak. Dengan penyetoran rutin ini, diharapkan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di Pesisir Barat dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
BERITA13/03/2026 | Ari beni
BAZNAS PESISIR BARAT Ucapkan Selamat Dan Sukses Atas Dikukuhkan nya Pengurus PHBI yang baru
BAZNAS PESISIR BARAT Ucapkan Selamat Dan Sukses Atas Dikukuhkan nya Pengurus PHBI yang baru
Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ustadz Bahirman Hamka yang telah resmi dikukuhkan sebagai Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Pesisir Barat masa khidmat 2026–2031. Pengukuhan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan harapan agar kepemimpinan Ustadz Bahirman Hamka mampu membawa PHBI menjadi lembaga yang semakin solid, aktif, serta memberikan inspirasi bagi masyarakat dalam memaknai dan menyemarakkan hari-hari besar Islam. Menurut Faisol Mudain, PHBI memiliki peran penting dalam membangun kehidupan keagamaan di tengah masyarakat. Secara filosofis, keberadaan PHBI bukan hanya sekadar menyelenggarakan peringatan hari besar Islam, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keimanan, ukhuwah, dan syiar Islam di tengah umat. Ia menjelaskan bahwa tugas pokok pengurus PHBI antara lain merencanakan dan menyelenggarakan kegiatan peringatan hari-hari besar Islam seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Mi’raj, Tahun Baru Hijriyah, Nuzulul Qur’an, Idul Fitri, dan Idul Adha. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan pemahaman keagamaan yang mendalam kepada masyarakat. Selain itu, PHBI juga memiliki tanggung jawab untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan, mempererat ukhuwah islamiyah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan sosial yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Dalam perspektif yang lebih luas, PHBI berfungsi sebagai wadah kolaborasi antara ulama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga keagamaan. Melalui sinergi tersebut, diharapkan kegiatan keagamaan di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan dengan baik, terarah, serta memberi dampak positif bagi pembangunan karakter masyarakat. Faisol Mudain juga berharap di bawah kepemimpinan Ustadz Bahirman Hamka, PHBI Kabupaten Pesisir Barat dapat menghadirkan program-program yang kreatif, edukatif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, peringatan hari besar Islam tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan umat. Semoga di bawah kepemimpinan Ustadz Bahirman Hamka, PHBI Kabupaten Pesisir Barat semakin maju, solid, dan mampu memberikan inspirasi serta manfaat yang luas bagi masyarakat, ujar Faisol Mudain.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS PESISIR BARAT MENYALURKAN ZAKAT MUQOYYAD DARI MUZAKKI (BPK H.Armen Fatria)
BAZNAS PESISIR BARAT MENYALURKAN ZAKAT MUQOYYAD DARI MUZAKKI (BPK H.Armen Fatria)
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Zakat Muqoyyad dari H. Armen Fatria kepada Mustahik Zakat Menjadi Cahaya Kepedulian dan Penguat Ukhuwah Sosial Pesisir Barat, 12 Maret 2026 – Dalam semangat kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan kegiatan penyaluran Zakat Muqoyyad dari Bapak H. Armen Fatria kepada para mustahik (penerima zakat) pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintah daerah, di antaranya Camat Way Krui, Peratin Pekon Punggawa Lima, jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, serta para penerima manfaat dari berbagai kalangan. Penyaluran zakat muqoyyad ini merupakan wujud nyata dari nilai luhur ajaran Islam yang menempatkan zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan juga sebagai jembatan kemanusiaan yang menghubungkan kepedulian antara yang mampu dan yang membutuhkan. Melalui zakat, keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat perlahan dibangun secara bersama. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur serta penghargaan yang mendalam kepada H. Armen Fatria atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan kepada BAZNAS untuk menyalurkan amanah zakat tersebut. Beliau menuturkan bahwa zakat merupakan instrumen sosial yang sangat penting dalam membangun keseimbangan kehidupan bermasyarakat. Zakat bukan sekadar angka yang dipindahkan dari tangan ke tangan, melainkan sebuah ikhtiar suci untuk menghadirkan harapan, menguatkan persaudaraan, serta menumbuhkan optimisme dalam kehidupan masyarakat, ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS juga mengajak seluruh pihak yang hadir untuk bersama-sama mendoakan agar zakat yang telah ditunaikan oleh H. Armen Fatria diterima oleh Allah SWT sebagai amal ibadah yang penuh keberkahan. Ia juga berharap agar H. Armen Fatria beserta keluarga senantiasa diberikan kemudahan dalam setiap urusan, kesehatan, keselamatan, serta keberkahan dalam kehidupan dunia dan akhirat. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa zakat yang disalurkan melalui BAZNAS diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para mustahik, sekaligus membantu meringankan beban kehidupan mereka. Zakat adalah energi kebaikan yang jika dikelola dengan amanah akan melahirkan perubahan. Dari kepedulian lahir kekuatan, dari kebersamaan tumbuh harapan, tambahnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial umat. Melalui pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan akuntabel, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya menjadikan zakat sebagai pilar pemberdayaan masyarakat. Sejalan dengan semangat nasional BAZNAS, kegiatan ini juga mengusung pesan moral bahwa _Zakat Menguatkan Indonesia. Sebuah ungkapan yang mengandung makna mendalam bahwa kesejahteraan bangsa dapat terwujud ketika nilai kepedulian, solidaritas, dan gotong royong terus hidup di tengah masyarakat. Dengan terselenggaranya kegiatan penyaluran zakat muqoyyad ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak hatinya untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Sebab pada hakikatnya, zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang membangun harapan, menumbuhkan keberkahan, dan memperkuat kemanusiaan.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat Sukses Gelar Pentashorrufan Zakat Muqoyyad, Perkuat Kehidupan Masyarakat
BAZNAS Pesisir Barat Sukses Gelar Pentashorrufan Zakat Muqoyyad, Perkuat Kehidupan Masyarakat
Pesisir Barat, 12 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, telah sukses menggelar acara Pentashorrufan Zakat Muqoyyad pada hari Kamis, 12 Maret 2026. Acara tersebut diadakan di Aula Kantor BAZNAS Pesisir Barat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan stakeholder terkait. Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain, yang secara langsung menyerahkan zakat muqoyyad kepada para mustahik (penerima zakat). Selain itu, hadir pula jajaran komisioner BAZNAS Pesisir Barat, Prantin Penggawa V Kabupaten Pesisir Barat, serta Camat Way Krui. Kehadiran para tokoh ini memberikan dukungan moril dan semangat bagi BAZNAS Pesisir Barat dalam menjalankan misinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain, menyampaikan bahwa pentashorrufan zakat muqoyyad merupakan bagian dari upaya BAZNAS Pesisir Barat untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya BAZNAS Pesisir Barat dalam memberdayakan masyarakat dan mengurangi kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat. Sementara itu, Camat Way Krui, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas upaya BAZNAS Pesisir Barat dalam membantu masyarakat yang kurang mampu. Beliau juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa mendatang, sehingga masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat dapat merasakan manfaat dari zakat muqoyyad yang diserahkan. Kegiatan Pentashorrufan Zakat Muqoyyad di BAZNAS Pesisir Barat disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat. Para mustahik yang hadir dalam acara tersebut merasa sangat terbantu dengan zakat muqoyyad yang mereka terima. Mereka berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, sehingga masyarakat yang kurang mampu dapat merasakan manfaat dari zakat muqoyyad tersebut.
BERITA12/03/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Buka Gerai Zakat Fitrah di Kantor Pemda
BAZNAS Pesisir Barat Buka Gerai Zakat Fitrah di Kantor Pemda
Berita Resmi Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi melayangkan surat permohonan kepada Bupati Pesisir Barat terkait rencana pembukaan Gerai Layanan Zakat Fitrah, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat. Surat bernomor 800/018/BAZNAS-KPB/III/2026 tersebut dikeluarkan di Krui pada 12 Maret 2026 atau bertepatan dengan 22 Ramadhan 1447 Hijriah. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Muda'in, dalam surat tersebut menyampaikan bahwa pembukaan gerai zakat ini merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat selama bulan suci Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 14 Tahun 2026 tanggal 26 Februari 2026 tentang Pelaksanaan Zakat Fitrah Tahun 1447 H / 2026 M. Gerai layanan zakat ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi para muzakki, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, agar dapat menunaikan kewajiban zakatnya secara langsung melalui BAZNAS. Rencananya, Gerai Layanan Zakat BAZNAS akan dibuka selama tiga hari dengan jadwal sebagai berikut: Jumat, 13 Maret 2026 Senin, 16 Maret 2026 Selasa, 17 Maret 2026 Pelayanan zakat akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di Lantai Dasar (Lobby Aula) Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat. Dalam surat tersebut, BAZNAS juga memohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Bagian Umum untuk memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan serta sarana pendukung berupa satu meja dan dua kursi. BAZNAS berharap dengan adanya gerai layanan zakat ini, masyarakat khususnya aparatur pemerintah dapat lebih mudah dalam menunaikan kewajiban zakat, sehingga penghimpunan zakat di Kabupaten Pesisir Barat selama Ramadhan dapat meningkat dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/03/2026 | Ari beni
Pemkab Dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Ucapkan Selamat Dan Sukses Atas Segenap Pimpinan BAZNAS RI 2026 - 2031
Pemkab Dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Ucapkan Selamat Dan Sukses Atas Segenap Pimpinan BAZNAS RI 2026 - 2031
Pemerintah Daerah dan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pimpinan BAZNAS RI Periode 2026–2031 Pemerintah Daerah bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas amanah kepemimpinan Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia periode 2026–2031. Momentum ini menjadi bagian dari perjalanan panjang penguatan pengelolaan zakat nasional yang semakin profesional, amanah, serta berorientasi pada kemaslahatan umat. Dalam bingkai pengabdian kepada masyarakat, kepemimpinan baru BAZNAS RI diharapkan mampu memperkuat peran zakat sebagai instrumen sosial yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif—mendorong kemandirian, keadilan sosial, serta kesejahteraan umat. Sebagaimana falsafah zakat yang menjadi jembatan antara keberkahan harta dan kemuliaan kemanusiaan, amanah kepemimpinan ini merupakan panggilan moral untuk menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia. Dukungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui pimpinan daerah turut memberikan dukungan dan apresiasi atas kepemimpinan BAZNAS RI yang baru. Dedi Irawan – Bupati Pesisir Barat Irawan Topani – Wakil Bupati Pesisir Barat Keduanya menyampaikan harapan agar BAZNAS terus menjadi lembaga yang menjaga nilai amanah, transparansi, dan profesionalitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sehingga mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Kepemimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Di tingkat daerah, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dipimpin oleh: Faisol Mudain – Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Di bawah kepemimpinan beliau, BAZNAS Pesisir Barat terus berupaya meningkatkan pelayanan dan pengelolaan dana zakat secara akuntabel serta tepat sasaran. Susunan Pengurus dan Amil BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Untuk mendukung jalannya program-program zakat di daerah, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat diperkuat oleh jajaran pengurus dan amil sebagai berikut: Faisol Mudain - Ketua BAZNAS KY Agus Mawardi - Komisioner BAZNAS Drs. Ky. Hadi Safrudin – Komisioner BAZNAS Ust. May Salko – Komisioner BAZNAS Sumadi.,S.Pd - Sekretaris BAZNAS Novi Yana.,S.E - Bendahara BAZNAS Febriyade, S.Pd – Amil BAZNAS Sastra Wiratama, S.I.P – Amil BAZNAS Ari Beni, S.H – Amil BAZNAS Keberadaan para pengurus ini mencerminkan semangat kolektif dalam membangun tata kelola zakat yang amanah dan profesional. Filosofi Pengabdian dalam Pengelolaan Zakat Zakat bukan sekadar kewajiban spiritual, tetapi juga simbol kepekaan sosial dan jembatan kemanusiaan. Ia adalah aliran keberkahan yang menghubungkan mereka yang memiliki kelapangan rezeki dengan saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan. Dalam perspektif filosofis, zakat adalah manifestasi dari kesadaran bahwa harta bukan hanya milik pribadi, melainkan titipan Ilahi yang mengandung hak orang lain di dalamnya. Oleh sebab itu, lembaga seperti BAZNAS hadir sebagai penjaga amanah agar titipan tersebut tersalurkan dengan penuh tanggung jawab, keadilan, dan kebermanfaatan. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Informasi dan Layanan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dapat menghubungi: Sekretaris BAZNAS: WA 0852 7917 8853 Pimpinan Pendistribusian: WA 0852 6929 4986 Rekening Donasi: Rekening Infak: 3930 3010 2228 4 Rekening Zakat: 3930 3040 5709 7 Penutup Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keikhlasan, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap kepemimpinan BAZNAS RI periode 2026–2031 mampu membawa pengelolaan zakat di Indonesia menuju arah yang lebih maju, terpercaya, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat. Sebagaimana air yang mengalir memberi kehidupan bagi bumi, demikian pula zakat yang dikelola dengan amanah akan menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat dan bangsa. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Bersama Menguatkan Kepedulian, Menebar Keberkahan.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.

Lihat Daftar Rekening →