WhatsApp Icon
BAZNAS PESISIR BARAT Rilis Program Terbaru BAZNAS RI _Madrasah Layak Belajar

PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat siap menyelaraskan program kerja demi menyukseskan program nasional Madrasah Layak Belajar 2026 yang resmi diluncurkan oleh BAZNAS RI. Program ini menargetkan renovasi dan perbaikan fasilitas untuk 700 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) di seluruh Indonesia.

Peluncuran program strategis ini berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026). Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Asta Strata BAZNAS 2026–2031 yang mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membangun ekosistem pendidikan yang layak bagi siswa dari keluarga miskin serta rentan.

Fokus Keberlanjutan Program

BAZNAS Pesisir Barat menyambut baik inisiatif ini sebagai momentum untuk mendorong peningkatan mutu sekolah-sekolah keagamaan swasta di tingkat daerah. Secara nasional, komitmen BAZNAS dalam dunia pendidikan telah teruji lewat pencapaian berikut:

• 2.000 madrasah telah dibantu sepanjang tahun 2024–2025.

• 37 provinsi dan 388 kabupaten/kota menjadi sebaran wilayah penerima manfaat.

• 409 madrasah di antaranya difokuskan pada wilayah prioritas kemiskinan ekstrem.

Selaras dengan Misi Keagamaan dan Pembangunan

Pihak BAZNAS RI menegaskan bahwa program Madrasah Layak Belajar ini didasarkan pada prinsip Maqashid Syariah, yaitu menjaga akal (hifz al-‘aql) melalui keberlanjutan pendidikan, serta menjaga jiwa (hifz al-nafs) dengan menyediakan ruang belajar yang aman dan kokoh.

Di tingkat lokal dan nasional, program ini sekaligus mendukung pencapaian target global SDGs Tujuan 4 mengenai pendidikan berkualitas, serta sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. BAZNAS Pesisir Barat berkomitmen penuh untuk mengawal agenda ini agar dampak pemerataan fasilitas pendidikan layak dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.

21/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Arah,Aksi Dan Dampak Merupakan Bagian Dari Materi RAKORNAS BAZNAS RI

ARAH, AKSI, DAN DAMPAK: Pimpinan BAZNAS Pesisir Barat Serap Materi Strategis Perencanaan dalam Rakornas BAZNAS RI 2026

JAKARTA, BAZNAS PESISIR BARAT – Jajaran pimpinan komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan komitmen kuat dalam memperkokoh tata kelola lembaga di tingkat daerah. Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, didampingi oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan, Ky. Agus Mawardi, hadir dan mengikuti secara intensif rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2026 yang dipusatkan di Jakarta.

Kehadiran dua pimpinan teras BAZNAS Pesisir Barat ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan cetak biru (blueprint) pengumpulan dan pendistribusian dana umat dengan kebijakan strategis nasional.

Tiga Pilar Utama: Renstra, RKAT, dan Dampak

Dalam salah satu sesi materi inti Rakornas yang diserap langsung oleh delegasi Pesisir Barat, pimpinan pusat menekankan sebuah formula manajemen modern yang wajib diterapkan oleh seluruh BAZNAS daerah. Manajemen tersebut bertumpu pada tiga kalimat kunci:

• "Renstra adalah arah."

Rencana Strategis (Renstra) merupakan kompas organisasi yang memetakan ke mana arah gerakan zakat akan dibawa dalam jangka panjang.

• "RKAT adalah aksi."

Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) adalah bentuk pengejawantahan dari strategi besar menjadi program-program aksi nyata, taktis, dan terencana di lapangan dalam durasi satu tahun berjalan.

• "Dampak adalah tujuan."

Tujuan akhir dan muara dari seluruh pengelolaan zakat bukanlah seberapa banyak dokumen yang tersusun, melainkan seberapa besar dampak (impact) nyata perubahan nasib yang dirasakan langsung oleh para mustahik (penerima zakat).

Membangun Sistem Pengelolaan yang Adaptif

Menindaklanjuti pesan kuat pimpinan pusat dalam Rakornas tersebut, Bapak Faisol Muda'in bersama Ky. Agus Mawardi menegaskan komitmennya untuk segera merombak pola penyusunan RKAT di Kabupaten Pesisir Barat agar tidak sekadar menjadi formalitas di atas kertas.

"Pesan pimpinan pusat sangat jelas dan menyentuh esensi amil. Kita tidak sekadar menyusun dokumen perencanaan, tetapi membangun sistem pengelolaan zakat yang terarah, terukur, adaptif, dan berdampak," tegas Faisol Muda'in.

Ky. Agus Mawardi selaku pimpinan bidang pengumpulan menambahkan bahwa prinsip adaptif akan segera diimplementasikan dalam strategi fundraising di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama. BAZNAS Pesisir Barat akan merancang skema pengumpulan yang ramah terhadap ekosistem lokal, termasuk penguatan infak nelayan di Pelabuhan Siging serta digitalisasi pembayaran ZIS.

Dengan menyelaraskan Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, hasil dari Rakornas 2026 ini siap dibawa pulang ke Krui untuk diwujudkan dalam program-program kemanusiaan yang lebih berdaya guna bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan keluarga prasejahtera di Pesisir Barat.

21/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil RAKORNAS BAZNAS RI 2026

BERITA BAZNAS PESISIR BARAT

BAZNAS Pesisir Barat Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil Rakornas BAZNAS RI 2026*

Pesisir Barat, Lampung* - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mendukung penuh hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang menghasilkan 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan.

Dikutip dari siaran pers resmi BAZNAS RI Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026, Rakornas yang digelar pada 13-15 Agustus 2026 di Jakarta tersebut diikuti 1.300 perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia dan dirangkaikan dengan peluncuran buku Rencana Strategis BAZNAS 2026-2031.

Sepuluh resolusi tersebut dibacakan langsung oleh Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, M.A., di hadapan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, http://M.Si., serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, http://M.Sc. menegaskan, resolusi tidak boleh berhenti pada kesepakatan di atas kertas. Seluruh hasil Rakornas harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah.

Selama tiga hari, kita telah berkumpul, berdiskusi, menyampaikan berbagai pandangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan zakat nasional. Mari kita laksanakan Resolusi Jihad Zakat sebagai sebuah pendakian. Pendakian kita untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, memobilisasi zakat, infak, dan sedekah sebanyak-banyaknya, serta mendistribusikannya secara tepat waktu dan tepat jumlah," ujar Sodik sebagaimana dilansir laman resmi BAZNAS RI.

Ia menambahkan, komitmen tersebut harus dilaksanakan sungguh-sungguh untuk mewujudkan _khairu ummah_, yakni umat Islam yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi sehingga memberi rahmat bagi seluruh golongan.

Sementara itu, Hj. Saidah Sakwan, M.A. menegaskan resolusi tersebut meneguhkan Jihad Zakat sebagai ikhtiar bersama untuk pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif dan berdampak nyata.

Dengan semangat satu visi, satu arah, dan satu gerakan zakat nasional, kami menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan solidaritas kemanusiaan Indonesia," ujar Saidah.

Adapun 10 Resolusi Jihad Zakat Rakornas BAZNAS 2026 adalah sebagai berikut:*

1. Mencapai target pengumpulan ZIS-DSKL nasional Rp70 triliun pada 2027 melalui penguatan regulasi, literasi melalui Manasik Zakat, digitalisasi, dan perluasan 8 sumber zakat sesuai UU No.23/2011.

2. Mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaan yang menyasar 48 juta jiwa mustahik secara efektif, terukur, dan berdampak.

3. Bersama pemerintah mengentaskan kemiskinan 601 ribu mustahik atau 2,41 juta jiwa penerima manfaat di tahun 2027.

4. Memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah dari tingkat provinsi hingga desa agar pengelolaan zakat terhubung dengan agenda pembangunan daerah.

5. Mengaktivasi seluruh UPZ Desa sebagai ujung tombak layanan zakat di tingkat komunitas.

6. Menjaga nama baik dan kepercayaan muzaki, Presiden, Pemerintah, dan masyarakat melalui tata kelola yang amanah, transparan, dan akuntabel.

7. Memperkuat kolaborasi dengan jaringan pengusaha dan kelompok profesi sebagai mitra strategis.

8. Mendukung penguatan kedudukan hukum kelembagaan BAZNAS serta sinergi dengan Bappenas/Bappeda melalui pemanfaatan DTSEN dan Indeks Zakat Nasional.

9. Memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan dan Kepolisian RI untuk menjaga kepatuhan dan integritas pengelolaan zakat.

10. Merespon cepat penanganan bencana alam, kemanusiaan, dan sosial di skala lokal, nasional, dan global.

BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyatakan siap mengimplementasikan 10 resolusi tersebut untuk memperluas manfaat dana umat dan mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat.

Sumber: Siaran Pers Resmi BAZNAS RI - http://baznas.go.id*

_Nomor: 404/HUM-BAZ/X/2026 | Jakarta, 16 Oktober 2026_

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
Kunci Utama Dana Umat Berdampak Pada Ekonomi Masif Adalah Integrasi DTSEN

DATA TEPAT ZAKAT BERDAMPAK: BAZNAS Pesisir Barat Siap Integrasikan DTSEN dan SIMZAT Kemenag RI

JAKARTA, BAZNAS PESISIR BARAT – Memasuki hari kedua pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 di Jakarta pada Rabu (14/10/2026), fokus penguatan tata kelola zakat nasional diarahkan pada digitalisasi dan akurasi data. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono, menegaskan bahwa kunci utama agar dana umat memberikan dampak ekonomi yang masif adalah melalui integrasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam forum tersebut, Kemenag RI juga memperkenalkan SIMZAT, sebuah aplikasi ekosistem digital terpadu yang dirancang khusus untuk mendukung pencatatan data mustahik, proses penghimpunan, hingga pelaporan pendistribusian dana ZIS secara nasional.

Menghapus Duplikasi Bantuan lewat Pemadanan Data

Dalam paparannya, Prof. H. Waryono menjelaskan bahwa potret DTSEN sangat krusial bagi BAZNAS di seluruh daerah untuk mengidentifikasi calon penerima manfaat secara objektif berdasarkan tingkat kesejahteraannya.

“Pemetaan lewat DTSEN ini menjadi ikhtiar kita untuk memastikan penyaluran, pendistribusian, dan seterusnya tetap tepat sasaran berdasarkan kondisi sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Harapannya, data ini membantu Bapak dan Ibu BAZNAS seluruh Indonesia untuk sampai pada penyaluran yang terarah dan dampaknya terukur,” ujar Waryono.

Integrasi data terpadu ini membawa tiga keuntungan manajerial utama:

• Mencegah Duplikasi: Sistem yang terhubung membuat BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat mendeteksi jenis bantuan yang sudah diterima oleh mustahik dari pemerintah, sehingga penyaluran berikutnya tidak tumpang tindih.

• Pemutakhiran Berkala: Pemadanan data dijadwalkan berlangsung setiap enam bulan sekali, disusul dengan evaluasi berkala setahun sekali demi merekam perubahan status sosial ekonomi jemaah di lapangan.

• Klasterisasi Penerima: Masyarakat dengan kerentanan paling tinggi (Desil 1) difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pokok (bantuan konsumtif dasar). Sementara kelompok yang memiliki potensi berkembang akan didorong melalui program pemberdayaan ekonomi produktif.

Pembagian Peran yang Jelas

Guna mencapai visi "Data Tepat, Zakat Berdampak, Umat Sejahtera", Kemenag menetapkan pembagian kerja yang rigid. Kementerian Agama bertindak sebagai pengendali data makro, sedangkan BAZNAS bersama LAZ bergerak aktif sebagai pemroses data teknis di lapangan.

Aksi Nyata BAZNAS Pesisir Barat

Merespons cetak biru digitalisasi dari pusat, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Faisol Muda'in, menyatakan komitmennya untuk segera menyelaraskan sistem operasional di daerah dengan aplikasi SIMZAT.

Sejalan dengan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, BAZNAS Pesisir Barat akan bergerak cepat merangkul Kantor Kemenag Pesisir Barat serta para Peratin (Kepala Desa) di tingkat pekon. Pemadanan data ini akan langsung diterapkan pada program-program strategis lokal, seperti program Ngaras Peduli, bantuan yatim piatu, serta penyaluran infak khusus bagi keluarga besar nelayan Labuhan Siging agar sepenuhnya transparan dan akuntabel.

15/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl
BAZNAS PESISIR BARAT Turut Hadir Dan Mensukseskan RAKORNAS BAZNAS RI DI KEMAYORAN JAKARTA

BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat turut menghadiri dan mensukseskan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2026 yang diselenggarakan di Kemayoran, Jakarta. Kehadiran ini diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, bersama Wakil Ketua I, Ky Agus Mawardi, sebagai bentuk komitmen daerah dalam menyelaraskan target pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) nasional sebesar Rp70 triliun pada tahun 2027.

Informasi ini bersumber dari siaran pers resmi BAZNAS RI dalam pembukaan Rakornas yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 dengan mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”.

Komitmen BAZNAS Pesisir Barat di Rakornas 2026

• Sinergi Target Nasional: Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyatakan kesiapan daerah untuk bergerak bersama mengejar target pengumpulan Rp70 triliun demi memperluas jangkauan manfaat zakat hingga ke tingkat kabupaten.

• Pengentasan Kemiskinan Daerah: Selaras dengan arahan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., BAZNAS Pesisir Barat fokus pada optimalisasi dana zakat secara produktif untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pembayar zakat).

• Penguatan Konsolidasi: Melalui koordinasi yang dihadiri Wakil Ketua I Ky Agus Mawardi, BAZNAS Pesisir Barat aktif mengikuti komisi strategi guna membawa hasil resolusi zakat yang berdampak nyata bagi kesejahteraan umat di Pesisir Barat.

Dihadiri Tokoh-Tokoh Nasional

Pembukaan agenda besar di Kemayoran ini diikuti sekitar 1.300 peserta dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain:

• Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, S.Sos., M.Si.

• Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

• Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.

• Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si.

• Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Mr. Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattar.

Selain itu, rangkaian acara diisi dengan sesi Zakat Strategic Talks bersama jajaran Menteri Koordinator, Kadin, serta pimpinan lembaga tinggi negara.

Sebagai penutup program pada Kamis, 15 Oktober 2026, Rakornas akan membacakan "Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan Bangsa" serta menggelar Grand BAZNAS Awards 2026 sebagai puncak konsolidasi zakat nasional.

13/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS PESISIR BARAT _Fsl

Berita Terbaru

Pesisir Barat Sampaikan Selamat atas Pelantikan Pengurus APIMSA Kabupaten Pesisir Barat
Pesisir Barat Sampaikan Selamat atas Pelantikan Pengurus APIMSA Kabupaten Pesisir Barat
KRUI – Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya jajaran pengurus Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Nusantara (APIMSA) Kabupaten Pesisir Barat. Ucapan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah Pesisir Barat. Adapun jajaran pengurus inti yang baru dilantik tersebut adalah: Kasyoto, S.Pd. sebagai Ketua Insan Sukri, A.Md., S.H. sebagai Sekretaris Restu Akbari, S.H. sebagai Bendahara Dalam keterangannya, Ustadz Faisol Mudain berharap agar amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). "Selamat dan sukses untuk Bapak Kasyoto dan jajaran pengurus APIMSA Pesisir Barat yang baru dilantik. Semoga kehadiran APIMSA mampu menjadi wadah yang solid bagi para pengusaha kecil menengah di daerah kita, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta bersinergi dalam membangun ekonomi umat yang mandiri," ujar Ustadz Faisol Mudain. Sinergi antara lembaga seperti BAZNAS dan asosiasi pengusaha seperti APIMSA dinilai sangat penting, terutama dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran zakat produktif maupun pembinaan UMKM di masa mendatang. Dengan pelantikan ini, diharapkan geliat ekonomi kreatif dan usaha kecil di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama semakin berkembang pesat dan memberikan dampak positif secara luas
BERITA22/04/2026 | Ari beni
Peringatan HUT Ke-13 Kabupaten Pesisir Barat: Bupati dan Wakil Bupati Gelar Ramah Tamah Bersama Baznas
Peringatan HUT Ke-13 Kabupaten Pesisir Barat: Bupati dan Wakil Bupati Gelar Ramah Tamah Bersama Baznas
PESISIR BARAT – Dalam suasana penuh kehangatan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menggelar acara Ramah Tamah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Pesisir Barat. Acara yang berlangsung pada Rabu, 22 April 2026 ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai elemen masyarakat dan lembaga keagamaan. Hadir langsung dalam acara tersebut, Bupati Pesisir Barat, Bapak Dedi Irawan, didampingi oleh Wakil Bupati, Bapak Irawan Topani. Keduanya tampak kompak mengenakan pakaian dinas upacara berwarna putih, simbol kesiapan melayani masyarakat demi mewujudkan visi "Pesisir Barat yang Unggul". Sinergi Bersama Baznas Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat. Ketua Baznas, Ustad Faisol Mudain, turut hadir sebagai bentuk dukungan lembaga zakat terhadap program pembangunan dan kesejahteraan sosial di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama tersebut. Prosesi Pemotongan Tumpeng Sebagai simbol rasa syukur, Bupati didampingi Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda melakukan prosesi pemotongan Tumpeng Agung yang telah disiapkan di tengah panggung. Suasana khidmat terasa saat doa dipanjatkan untuk kemajuan Kabupaten Pesisir Barat agar semakin berjaya di masa depan. Perayaan kali ini mengusung tema "Optimalisasi Potensi Daerah Menuju Pesisir Barat yang Unggul", yang tercermin jelas pada latar belakang panggung acara. Hadir pula dalam acara tersebut perwakilan dari unsur TNI, Polri, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat yang menambah kekentalan nuansa budaya dalam balutan pakaian adat Lampung yang dikenakan beberapa tamu undangan.
BERITA22/04/2026 | Ari beni
Peringatan HUT ke-13 Pesisir Barat, Ketua BAZNAS Hadiri Upacara Di Lapangan Labuhan Jukung
Peringatan HUT ke-13 Pesisir Barat, Ketua BAZNAS Hadiri Upacara Di Lapangan Labuhan Jukung
KRUI, PESISIR BARAT – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut menghadiri upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Pesisir Barat yang digelar di Lapangan Labuhan Jukung, Krui, pada Rabu (22/04/2026). Acara yang berlangsung khidmat di bawah langit pesisir ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat. Sinergi untuk Negeri Para Sai Batin Kehadiran Ketua BAZNAS dalam momen bersejarah ini menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung visi pembangunan kabupaten. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS menyampaikan apresiasinya atas kemajuan pesat yang dicapai Pesisir Barat selama 13 tahun berdiri. "Usia 13 tahun adalah momentum bagi kita semua untuk semakin mempererat kolaborasi. BAZNAS akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk menyejahterakan masyarakat melalui program-program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah," ujarnya di sela-sela kegiatan. Kemeriahan di Labuhan Jukung Peringatan HUT kali ini mengusung semangat kemajuan daerah. Melalui kehadiran para pimpinan lembaga seperti BAZNAS, diharapkan program sosial keagamaan dapat terus berjalan beriringan dengan pembangunan fisik demi mewujudkan Pesisir Barat yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.
BERITA22/04/2026 | Ari beni
Sinergi BAZNAS dan Pemkab Pesisir Barat Guna Optimalkan Penyaluran Dana Umat
Sinergi BAZNAS dan Pemkab Pesisir Barat Guna Optimalkan Penyaluran Dana Umat
KRUI — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat pada Senin, 20 April 2026. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Bupati Pesisir Barat. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS tersebut disambut langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Bapak Dedi Irawan. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat di Bumi Para Saibatin dan Ulama. Fokus Utama: Percepatan NPHD Agenda utama dalam pembahasan tersebut adalah koordinasi terkait Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Ketua BAZNAS Pesisir Barat menyampaikan harapan agar proses administrasi NPHD dapat berjalan lancar sehingga dana hibah untuk tahun anggaran berjalan dapat segera dicairkan dan diterima oleh BAZNAS. "Kami berharap proses administrasi NPHD ini dapat segera rampung. Percepatan pencairan dana hibah ini sangat krusial agar program-program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang telah kami susun dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Ketua BAZNAS dalam pertemuan tersebut. Respon Bupati Pesisir Barat Menanggapi hal tersebut, Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, memberikan respon positif. Beliau menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung operasional BAZNAS sebagai mitra strategis dalam pengentasan kemiskinan di Pesisir Barat. Bupati menginstruksikan jajaran terkait di Sekretariat Daerah untuk segera menindaklanjuti kelengkapan berkas administrasi agar tidak ada kendala dalam penyaluran dana hibah tersebut. Harapan Kedepan: Optimalisasi Program: Dengan cairnya dana hibah, BAZNAS diharapkan dapat lebih maksimal dalam menjalankan program bantuan sosial, pendidikan, dan kesehatan. Transparansi: Pemerintah daerah menekankan pentingnya pelaporan yang transparan dan akuntabel dalam penggunaan dana hibah tersebut. Sinergi Berkelanjutan: Pertemuan ini menjadi bukti keharmonisan hubungan antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat di Pesisir Barat. Pertemuan ditutup dengan foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi yang intensif demi kemajuan Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA21/04/2026 | Ari beni
Peringati Hari Kartini 2026, BAZNAS Pesisir Barat Ajak Kaum Perempuan Terus Menebar Manfaat
Peringati Hari Kartini 2026, BAZNAS Pesisir Barat Ajak Kaum Perempuan Terus Menebar Manfaat
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April. Momentum ini dijadikan sebagai ajang refleksi untuk mengapresiasi peran besar perempuan dalam pembangunan daerah, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi dan sosial. Ketua BAZNAS Pesisir Barat Faisol Muda’in, S.H. menyampaikan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan pendidikan harus terus menyala di hati sanubari kaum perempuan di Bumi Para Saibatin dan Ulama. "Selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan hebat di Kabupaten Pesisir Barat. Kartini masa kini adalah mereka yang mampu membawa perubahan positif bagi keluarga dan masyarakat, termasuk para muzakki dan mustahik perempuan yang pantang menyerah dalam memperbaiki taraf hidup," ujarnya. Harapan untuk Masa Depan Melalui peringatan ini, BAZNAS Pesisir Barat berharap semangat Kartini dapat menginspirasi lebih banyak perempuan untuk aktif dalam gerakan zakat, baik sebagai pengelola maupun penggerak ekonomi di lingkungannya masing-masing. "Mari kita jadikan semangat emansipasi ini sebagai dorongan untuk lebih peduli terhadap sesama. Dengan zakat, infak, dan sedekah, kita bangun kemandirian perempuan Pesisir Barat yang lebih bermartabat," tutupnya.
BERITA21/04/2026 | Febriyade
Sinergi Membangun Negeri, BAZNAS Pesisir Barat Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-13 Kabupaten Pesisir Barat
Sinergi Membangun Negeri, BAZNAS Pesisir Barat Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-13 Kabupaten Pesisir Barat
KRUI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat secara resmi menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Jadi ke-13 Kabupaten Pesisir Barat yang jatuh pada Tanggal 22 April 2026 ini. Momentum hari jadi ini menjadi simbol semangat transformasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Pesisir Barat yang lebih maju dan sejahtera. Komitmen dalam Pemberdayaan Masyarakat Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Faisol Muda’in, S.H. menyampaikan bahwa di usia yang ke-13 ini, Kabupaten Pesisir Barat telah menunjukkan perkembangan yang pesat, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan sektor pariwisata. "Kami segenap keluarga besar BAZNAS Pesisir Barat mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-13 untuk kabupaten tercinta. Semoga Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama ini semakin berkah, mandiri, dan berdaya saing." Sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus menyelaraskan program kerja dengan visi pembangunan daerah melalui: Penyaluran Zakat yang Tepat Sasaran: Membantu masyarakat kurang mampu melalui program pendidikan dan kesehatan. Pemberdayaan Ekonomi Muzaki: Mendorong kemandirian ekonomi umat di wilayah Pesisir Barat. Harapan untuk Masa Depan Melalui perayaan tahun ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat terus ditingkatkan guna mendukung program-program kesejahteraan sosial yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Perayaan HUT ke-13 ini diharapkan tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus melayani masyarakat dengan hati dan integritas yang tinggi.
BERITA21/04/2026 | Febriyade
Teladan Zakat, Sekretaris BAZNAS Pesisir Barat Setorkan Zakat Pertanian Pribadi
Teladan Zakat, Sekretaris BAZNAS Pesisir Barat Setorkan Zakat Pertanian Pribadi
KRUI – Memberikan teladan nyata dalam menunaikan kewajiban beragama, Sekretaris Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Bapak Sumadi, secara resmi menyetorkan zakat hasil pertaniannya pada Selasa (21/4/2026). Penyerahan zakat sebesar Rp 2.500.000 tersebut dilakukan langsung di Kantor BAZNAS Pesisir Barat dan diterima oleh petugas amil yang sedang bertugas. Pentingnya Keteladanan Pimpinan Bapak Sumadi menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan bentuk syukur atas hasil panen yang didapat sekaligus menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim. Sebagai bagian dari pimpinan BAZNAS, ia merasa penting untuk memberikan contoh langsung kepada masyarakat. Zakat bukan hanya kewajiban agama, tapi juga instrumen penting untuk membantu sesama di Pesisir Barat. Saya berharap hal kecil ini dapat memotivasi para petani dan muzaki lainnya di wilayah kita untuk segera membersihkan hartanya melalui lembaga resmi," ujar Sumadi. Penyaluran yang Tepat Sasaran Pihak BAZNAS Pesisir Barat mengapresiasi langkah konsisten yang ditunjukkan oleh Sekretaris BAZNAS tersebut. Dana zakat pertanian yang terkumpul nantinya akan dikelola secara profesional dan disalurkan melalui berbagai program unggulan. Ajakan Menunaikan Zakat Dengan masuknya zakat pertanian ini, BAZNAS Pesisir Barat kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para petani yang telah mencapai nisab (batas minimal hasil panen), untuk menunaikan zakatnya.
BERITA21/04/2026 | Ari beni
yayasan krui maju sejahtera menyerahkan data permohonan bantuan kursi roda kepada baznas kabupaten pesisir barat
yayasan krui maju sejahtera menyerahkan data permohonan bantuan kursi roda kepada baznas kabupaten pesisir barat
PESISIR BARAT – Sebagai upaya mempercepat distribusi bantuan bagi masyarakat penyandang disabilitas dan lansia, Yayasan Krui Maju Sejahtera secara resmi menyerahkan data permohonan bantuan kursi roda kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat. Penyerahan data ini merupakan langkah kolaboratif untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan di pelosok Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama. Sinergi untuk Kemanusiaan Perwakilan Yayasan Krui Maju Sejahtera menyampaikan bahwa data yang diserahkan merupakan hasil asesmen lapangan terhadap sejumlah warga yang mengalami keterbatasan fisik namun terkendala biaya untuk memiliki alat bantu jalan. "Kami berharap sinergi dengan BAZNAS ini dapat mempercepat proses pengadaan dan pendistribusian kursi roda. Fokus kami adalah membantu meningkatkan mobilitas dan kemandirian saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar pengurus yayasan Krui Maju Sejahtera. Respon Positif BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Pihak BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik inisiatif tersebut. Data yang diterima akan segera diverifikasi lebih lanjut sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar segera dapat direalisasikan.
BERITA20/04/2026 | Febriyade
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Gelar Rapat Evaluasi Harian, Bahas Penguatan Layanan dan Program ZIS
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Gelar Rapat Evaluasi Harian, Bahas Penguatan Layanan dan Program ZIS
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Gelar Rapat Evaluasi Harian, Bahas Penguatan Layanan dan Program ZIS Pesisir Barat, 20 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat evaluasi rutin harian sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola serta peningkatan efektivitas program penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Rapat yang berlangsung di kantor BAZNAS setempat ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, serta seluruh jajaran pelaksana BAZNAS. Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas secara mendalam guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan tepat sasaran. Pertama, rapat menerima dan menindaklanjuti usulan dari Yayasan Krui Maju Sejahtera. Dalam pengajuan tersebut, yayasan mengajukan permohonan bantuan berupa kursi roda dan tongkat bantu jalan bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS menegaskan komitmennya untuk melakukan verifikasi sesuai prosedur agar bantuan dapat segera disalurkan kepada penerima manfaat yang memenuhi kriteria. Kedua, rapat membahas rencana kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Lampung. Langkah ini dinilai penting dalam rangka memperkuat sistem pengelolaan keuangan serta mempermudah proses transaksi dan penghimpunan dana ZIS secara transparan dan akuntabel. Ketiga, dalam rangka memperluas jaringan pengumpulan zakat, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat juga merencanakan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat dinas. Pembentukan UPZ ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aparatur sipil negara dalam menunaikan kewajiban zakat melalui jalur resmi. Keempat, BAZNAS akan segera menggelar kegiatan sosialisasi terkait surat edaran Bupati mengenai optimalisasi penghimpunan ZIS. Sosialisasi ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan instansi pemerintah tentang pentingnya zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial. Kelima, rapat juga menegaskan pentingnya penyempurnaan alur permohonan bantuan, mulai dari pengajuan proposal hingga kelengkapan persyaratan administrasi. Langkah ini diambil guna memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, menegaskan pentingnya sinergi dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas kelembagaan. “Rapat evaluasi harian ini menjadi sarana penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai dengan prinsip amanah, transparan, dan tepat sasaran. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi optimalisasi pengelolaan ZIS di Kabupaten Pesisir Barat,” ujar beliau. Melalui rapat evaluasi rutin ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja kelembagaan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Optimalisasi pengelolaan ZIS diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Pesisir Barat.
BERITA20/04/2026 | Sastra Wiratma
Zakat dan Sedekah: Menyalakan Harapan di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama
Zakat dan Sedekah: Menyalakan Harapan di Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama
KRUI, 20 APRIL 2026 – Mengusung semangat kemandirian dan kepedulian sosial, sebuah gerakan kedermawanan bertajuk "Dari Warga Krui, Untuk Warga Pesisir Barat" resmi digalakkan. Gerakan ini bertujuan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat memperkuat pondasi ekonomi dan kesejahteraan umat melalui instrumen Zakat, Infaq, dan Shadaqoh (ZIS). Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Bumi Para Sai Batin dan Para Ulama, Pesisir Barat memiliki akar budaya dan nilai religius yang sangat kuat. Inisiatif ini hadir untuk memastikan bahwa kekayaan nilai tersebut tercermin dalam aksi nyata: warga yang mampu membantu warga yang membutuhkan, menciptakan siklus ekonomi yang berputar di tanah sendiri. Pilar Pembangunan Berbasis Umat Program ini tidak hanya sekadar bantuan konsumtif, melainkan dirancang untuk mendukung pembangunan daerah dalam beberapa sektor kunci: Pemberdayaan Ekonomi: Membantu modal usaha bagi pedagang kecil. Pendidikan Islami: Memberikan beasiswa bagi santri dan pelajar berprestasi yang kurang mampu. Kesejahteraan Sosial: Penyaluran bantuan pangan dan renovasi rumah bagi fakir miskin di pelosok pekon (desa). "Membangun Pesisir Barat bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama sebagai satu persaudaraan. Dengan Zakat dan Sedekah, kita menjaga martabat sesama warga Krui," ujar Ustad Agus Mawardi Wakil Ketua I DIVISI PENGUMPULAN. Ajakan Berkontribusi BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat mengajak seluruh warga Pesisir Barat, baik yang menetap di Krui maupun yang sedang berada di perantauan, untuk menyalurkan sebagian rezekinya. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama agar setiap rupiah yang didonasikan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak (mustahik). Melalui gerakan ini, diharapkan visi BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat yang madani dan sejahtera dapat segera terwujud, diberkahi oleh doa para ulama dan dukungan penuh dari masyarakat adat Sai Batin.
BERITA20/04/2026 | Febriyade
Walimatul khitan Akmil Wathoni Firdaus Dihadiri Bupati Bersama BAZNAS Dan Segenap Para Pemangku Kepentingan Di Wilayah Kabupaten Pesisir Barat
Walimatul khitan Akmil Wathoni Firdaus Dihadiri Bupati Bersama BAZNAS Dan Segenap Para Pemangku Kepentingan Di Wilayah Kabupaten Pesisir Barat
BAZNAS PESISIR BARAT HADIRI WALIMATUL KHITAN, PERKUAT KEBERSAMAAN DAN NILAI SILATURAHMI Pesisir Barat — Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, turut membersamai Bupati Pesisir Barat beserta jajaran, bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat dan seluruh peratin (kepala desa) se-Kecamatan Ngambur dalam menghadiri undangan walimatul khitan putra tercinta dari Ust. Zaini Firdaus, Peratin Pekon Bumi Ratu, Ngambur. Kehadiran para pemangku kepentingan daerah ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat. Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menunjukkan dukungan moral kepada keluarga yang sedang berbahagia. Dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan yang terjalin memberikan manfaat besar, di antaranya memperkuat persatuan, membangun komunikasi yang harmonis antar pemimpin dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Kehadiran bersama dalam acara seperti ini juga menjadi sarana efektif dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Pesisir Barat. Secara hukum dan ajaran Islam, memenuhi undangan walimah, termasuk walimatul khitan, memiliki nilai yang dianjurkan (sunnah muakkadah). Hal ini sebagaimana dicontohkan dalam ajaran Rasulullah SAW yang menganjurkan umatnya untuk memenuhi undangan sebagai bentuk penghormatan kepada tuan rumah serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Bahkan dalam beberapa pendapat ulama, menghadiri undangan walimah dapat menjadi wajib selama tidak terdapat halangan syar’i. Dengan demikian, kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat bersama jajaran pemerintah daerah dan para peratin tidak hanya sebatas memenuhi undangan, tetapi juga mencerminkan komitmen dalam menjaga kebersamaan, memperkuat nilai keagamaan, serta membangun hubungan sosial yang solid di tengah masyarakat.(FM)
BERITA20/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Himbauan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat  Untuk Bersatu dalam Gerakan Sadar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh
Himbauan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Untuk Bersatu dalam Gerakan Sadar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh
Himbauan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Untuk Bersatu dalam Gerakan Sadar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Bismillahirrahmanirrahim Dalam semangat meneguhkan nilai keimanan dan menunaikan amanah sebagai khalifah di muka bumi, kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pesisir Barat untuk bersatu padu dalam gerakan sadar zakat, infaq, dan shodaqoh (ZIS). Ini bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan jalan peradaban—sebuah ikhtiar suci untuk menghadirkan keadilan sosial, memperkuat ukhuwah, dan menebar keberkahan bagi seluruh umat. Zakat adalah jembatan antara keberlimpahan dan kebutuhan, antara yang kuat dan yang lemah, antara harapan dan kenyataan. Dalam setiap rupiah yang ditunaikan, tersimpan doa yang mengangkat derajat kaum dhu’afa, menghidupkan asa anak-anak bangsa, serta menguatkan sendi-sendi kehidupan masyarakat Pesisir Barat. Gerakan ini diarahkan untuk kemaslahatan umat secara menyeluruh, antara lain: Peningkatan kompetensi SDM, sebagai fondasi peradaban yang unggul dan berdaya saing; Pembinaan karakter generasi muda, melalui program seperti Lomba Da’i dan Da’iyah lintas sekolah se-Pesisir Barat, sebagai ikhtiar menanamkan nilai akhlakul karimah sejak dini; Bantuan sosial bagi kaum dhu’afa, agar tidak ada yang tertinggal dalam arus pembangunan; Layanan kesehatan dan kepedulian kemanusiaan, sebagai wujud kasih sayang dan solidaritas sesama; Serta berbagai program lain yang berpijak pada prinsip syariat Islam dan kemanfaatan umat. Seluruh pengelolaan ZIS dilakukan secara amanah, profesional, dan transparan, serta tidak keluar dari ketentuan delapan ashnaf (mustahik) sebagaimana ditetapkan dalam syariat Islam. Dengan demikian, setiap kontribusi masyarakat akan tersalurkan tepat sasaran dan bernilai ibadah. Adapun dasar hukum pengelolaan zakat di Indonesia yang menjadi landasan gerakan ini antara lain: UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 29: Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menjamin kemerdekaan tiap penduduk untuk beribadah menurut agamanya. Pasal 34 ayat 1: Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Menjadi landasan utama pengelolaan zakat secara nasional, termasuk peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 Tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 86/PUU-X/2012 Yang menguatkan sebagian ketentuan dalam pengelolaan zakat. Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 Tentang optimalisasi pengumpulan zakat di berbagai instansi pemerintah, BUMN, dan BUMD melalui BAZNAS. Peraturan dan Keputusan Menteri Agama (PMA/KMA) Yang mengatur teknis dan kebijakan pengelolaan zakat. Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang Zakat Menegaskan bahwa zakat wajib dikelola sesuai syariat Islam, dan pelanggaran terhadapnya memiliki konsekuensi dunia dan akhirat. Peraturan BAZNAS dan Keputusan Ketua BAZNAS Sebagai pedoman operasional dalam pengelolaan zakat secara profesional dan akuntabel. Mari kita jadikan gerakan sadar ZIS ini sebagai gelombang kebaikan yang mengalir dari hati ke hati, dari individu ke masyarakat, dari dunia menuju ridha Ilahi. Karena sejatinya, harta yang kita keluarkan di jalan Allah bukanlah berkurang, melainkan bertumbuh dalam keberkahan yang tak terhingga. Bersama, kita bangun Pesisir Barat yang berdaya, berakhlak, dan bermartabat melalui zakat, infaq, dan shodaqoh. Wallahu a’lam bishawab.
BERITA19/04/2026 | Sastra Wiratma
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Undangan di Pondok Pesantren Barokatul Qodiri yang Dihadiri Langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Undangan di Pondok Pesantren Barokatul Qodiri yang Dihadiri Langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Undangan di Pondok Pesantren Barokatul Qodiri yang Dihadiri Langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat Pesisir Barat — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat, Ustadz Faisol Muda’in, turut menghadiri kegiatan silaturahmi dalam rangka Haul ke-24 Pondok Pesantren Barokatul Qodiri, Kabupaten Pesisir Barat, yang juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn. Kegiatan haul tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri oleh tokoh agama, santri, alumni, serta masyarakat sekitar sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama untuk para pendiri serta ulama yang telah berjasa dalam membangun dan mengembangkan pondok pesantren. Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi program sosial keagamaan, khususnya dalam mendukung kegiatan pesantren dan pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pondok Pesantren Barokatul Qodiri dalam membina generasi muda serta menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Ia juga menekankan bahwa momentum haul bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai sarana refleksi untuk melanjutkan perjuangan para ulama. Sementara itu, Ustadz Faisol Muda’in menyampaikan bahwa BAZNAS siap terus bersinergi dengan Pondok Pesantren Barokatul Qodiri dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Haul ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus mengingat perjuangan para pendiri pesantren. Kami dari BAZNAS siap mendukung kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat bagi umat,” ujarnya. Kegiatan Haul ke-24 ini juga diisi dengan doa bersama, tausiyah, serta rangkaian kegiatan keagamaan lainnya yang semakin memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan di tengah masyarakat.
BERITA17/04/2026 | Sastra Wiratma
BAZNAS Ucapkan Selamat Dan Sukses Atas Dilantiknya bpk Septono,.S.Km.,M.M Sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat
BAZNAS Ucapkan Selamat Dan Sukses Atas Dilantiknya bpk Septono,.S.Km.,M.M Sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Bapak Septono, S.KM., M.M. Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bapak Septono, S.KM., M.M. atas pelantikan beliau yang dilaksanakan langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, didampingi Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, bersama segenap jajaran pejabat daerah. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas dilantiknya Bapak Septono. Menurutnya, selama ini beliau merupakan sosok pejabat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap gerakan sadar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS). Bapak Septono selama ini menjadi bagian penting dari pejabat yang benar-benar peduli terhadap penguatan gerakan ZIS. Berkat arahan beliau, seluruh puskesmas di Kabupaten Pesisir Barat serta Dinas Kesehatan telah aktif mendukung gerakan optimalisasi ZIS, ujar Faisol. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap amanah besar yang kini diemban oleh Bapak Septono dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta profesionalisme yang tinggi. Semoga beliau senantiasa diberikan kekuatan, kemampuan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas dan amanah yang dipercayakan. Semoga sukses selalu, penuh berkah, dan memberikan manfaat bagi keluarga besar Dinas Kesehatan, serta mampu membawa kontribusi maksimal bagi kemajuan Kabupaten Pesisir Barat tercinta, tutupnya.
BERITA17/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Perkuat Sinergi, BAZNAS Pesisir Barat Audiensi ke Dinas Pendidikan Bahas Optimalisasi ZIS
Perkuat Sinergi, BAZNAS Pesisir Barat Audiensi ke Dinas Pendidikan Bahas Optimalisasi ZIS
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus melakukan langkah proaktif dalam mengoptimalkan potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Terbaru, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menggelar audiensi strategis bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat guna membahas penguatan pengelolaan zakat di lingkungan pendidikan, Selasa (14/04/2026). Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustadz Faisol Mudain, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya "jemput bola" untuk memastikan regulasi dan tata kelola zakat di instansi pemerintahan, khususnya di sektor pendidikan, berjalan secara maksimal dan transparan. Optimalisasi UPZ di Sekolah Dalam pertemuan tersebut, fokus utama pembahasan adalah optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di setiap satuan pendidikan. BAZNAS menekankan pentingnya sinergi antara tenaga pendidik, staf kependidikan, dan pengelola zakat agar dana yang terkumpul dapat dikelola secara akuntabel. "Dukungan dari Dinas Pendidikan sangat berarti bagi kami. ZIS yang terhimpun dari lingkungan pendidikan nantinya akan kembali dirasakan manfaatnya oleh dunia pendidikan itu sendiri, seperti bantuan bagi siswa kurang mampu hingga peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik yang membutuhkan," ujar Faisol Mudain. Komitmen Dinas Pendidikan Pihak Dinas Pendidikan Pesisir Barat menyambut baik inisiatif ini. Mereka menyatakan komitmennya untuk terus mendorong seluruh jajaran di bawah naungan Dinas Pendidikan agar lebih aktif berkontribusi melalui UPZ resmi. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pesisir Barat melalui dana filantropi Islam. Transparansi dan Akuntabilitas BAZNAS juga memaparkan prinsip kerja lembaga yang mengutamakan 3A: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Penyerahan hak amil bagi UPZ yang berprestasi juga menjadi salah satu agenda untuk memotivasi pengelola zakat, Infaq, Shadaqoh di tingkat sekolah agar bekerja lebih profesional. Melalui audiensi ini, diharapkan kesadaran berzakat di lingkungan pendidikan Pesisir Barat semakin meningkat, sehingga mampu menjadi motor penggerak bagi program-program kemanusiaan lainnya di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama.
BERITA17/04/2026 | Febriyade
Baznas Pesisir Barat dan Dinas Pendidikan Bersinergi Optimalkan Pengumpulan ZIS
Baznas Pesisir Barat dan Dinas Pendidikan Bersinergi Optimalkan Pengumpulan ZIS
KRUI – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain, melakukan audiensi strategis dengan jajaran pimpinan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Barat pada Jumat (17/04/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Dinas Pendidikan ini membahas langkah-langkah konkret terkait optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan. ?Hadir dalam kegiatan tersebut para komisioner dan staf ahli Baznas Pesisir Barat, yang disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran pejabat struktural terkait. ?Fokus Utama Audiensi ?Dalam pemaparannya, Ustad Faisol Mudain menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan instansi pemerintah untuk memperluas jangkauan manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. ?"Kami berharap melalui kolaborasi ini, potensi ZIS dari para ASN maupun tenaga pendidik di bawah naungan Dinas Pendidikan dapat terkelola secara lebih optimal dan transparan," ujar Ustad Faisol. ?Poin-Poin Kesepakatan ?Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa rencana strategis, antara lain: ?Peningkatan Sosialisasi: Mengedukasi tenaga pendidik mengenai kewajiban dan manfaat zakat profesi. ?Sistem Potong Gaji (Payroll System): Penguatan mekanisme pengumpulan zakat agar lebih memudahkan para pegawai. ?Program Beasiswa: Penyaluran kembali dana ZIS dalam bentuk bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu di Pesisir Barat. ?Kepala Dinas Pendidikan menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk menginstruksikan jajarannya guna mendukung penuh program optimalisasi ZIS. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan angka kemiskinan dapat ditekan melalui distribusi zakat yang tepat sasaran di bidang pendidikan.
BERITA17/04/2026 | Ari beni
BAZNAS Bersama DISPORA PAREKRAF PESISIR BARAT SINERGI KOLABORASI DALAM GIAT PROMOSI POTENSI DAERAH DI SEKTOR PAREKRAF
BAZNAS Bersama DISPORA PAREKRAF PESISIR BARAT SINERGI KOLABORASI DALAM GIAT PROMOSI POTENSI DAERAH DI SEKTOR PAREKRAF
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan Dispora Parekraf untuk Pengembangan Daerah Krui — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal ini ditandai dengan tindak lanjut hasil audiensi antara BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispora Parekraf) Kabupaten Pesisir Barat. Berdasarkan surat resmi dari Dispora Parekraf Kabupaten Pesisir Barat tertanggal 16 April 2026, disampaikan bahwa pihak dinas memberikan persetujuan serta dukungan penuh kepada BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam berbagai kegiatan, khususnya dalam upaya promosi potensi daerah di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang inovatif, produktif, dan berorientasi pada pemberdayaan umat. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Dinas Dispora Parekraf Kabupaten Pesisir Barat, Ibu Rena Novasari, S.H., M.M., atas respon cepat dan dukungan yang diberikan dalam menindaklanjuti hasil audiensi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dengan penuh rasa hormat, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan respon cepat dari Ibu Kepala Dinas. Sinergi ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus bergerak, berinovasi, dan menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Semoga kolaborasi ini menjadi amal kebaikan yang berkelanjutan serta membawa kemajuan bagi Kabupaten Pesisir Barat, ujar Faisol Mudain. Semangat kebersamaan dan kolaborasi ini menjadi bukti bahwa dengan kerja sama yang solid, berbagai potensi daerah dapat dikembangkan secara maksimal. BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat optimis bahwa langkah ini akan membuka peluang lebih luas dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di masa yang akan datang. Dengan semangat gotong royong dan niat tulus untuk melayani, diharapkan sinergi ini menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
BERITA17/04/2026 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat Bahas Optimalisasi Zakat ASN Bersama Bank Lampung
BAZNAS Pesisir Barat Bahas Optimalisasi Zakat ASN Bersama Bank Lampung
Pesisir Barat, 16 April 2026 — Jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat yang dipimpin oleh Ketua BAZNAS, Ustad Faisol Mudain, melaksanakan pertemuan dengan pimpinan Bank Lampung di wilayah Pesisir Barat, Kamis (16/4). Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Bank Lampung dan membahas mekanisme teknis terkait optimalisasi pemotongan zakat penghasilan (zakat profesi) dari gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Dalam kegiatan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai sistem dan prosedur yang dapat diterapkan guna meningkatkan efektivitas penghimpunan zakat ASN secara transparan dan akuntabel. Langkah ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran zakat yang lebih optimal. Usai pertemuan, jajaran BAZNAS Pesisir Barat bersama pimpinan Bank Lampung melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk sinergi dan komitmen dalam penguatan pengelolaan zakat di daerah. Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Ustad Faisol Mudain, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memaksimalkan potensi zakat profesi di kalangan ASN. “Kami berharap melalui koordinasi ini, pengumpulan zakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
BERITA16/04/2026 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat dan Bank Lampung Bersinergi Optimalkan Zakat Profesi ASN
BAZNAS Pesisir Barat dan Bank Lampung Bersinergi Optimalkan Zakat Profesi ASN
PESISIR BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat melakukan kunjungan audiensi ke Kantor Cabang Bank Lampung Kabupaten Pesisir Barat pada Kamis (16/04/2026). Pertemuan ini berfokus pada penguatan kerja sama dalam rangka optimalisasi pengumpulan Zakat Profesi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Penyempurnaan Mekanisme Penyaluran Dalam audiensi tersebut, Ketua BAZNAS Pesisir Barat Faisol Muda’in, S.H. menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pihak perbankan, khususnya Bank Lampung sebagai mitra penyalur gaji ASN, sangat krusial. Tujuannya adalah untuk memastikan proses pemotongan dan penyaluran zakat (Payroll System) berjalan lebih efisien, transparan, dan akuntabel. "Kami berharap sinergi ini dapat memudahkan para ASN dalam menunaikan kewajiban zakatnya secara otomatis. Dengan sistem yang terintegrasi, potensi zakat profesi dapat tergali secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat Pesisir Barat," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Poin Utama Hasil Audiensi Ada beberapa langkah strategis yang dibahas dalam pertemuan tersebut, antara lain: Integrasi Sistem: Pembaruan data dan teknis pemotongan zakat profesi secara langsung melalui sistem perbankan. Sosialisasi Bersama: Rencana edukasi kepada ASN mengenai pentingnya zakat profesi dan kemudahan pembayarannya melalui Bank Lampung. Dukungan Penuh Bank Lampung Pihak Bank Lampung menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Sebagai bank daerah, Bank Lampung berkomitmen untuk menjadi jembatan kebaikan dalam pembangunan sosial di Pesisir Barat melalui pengelolaan zakat yang profesional. Dengan optimalisasi zakat profesi ini, diharapkan dana yang terkumpul dapat disalurkan melalui berbagai program unggulan BAZNAS, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin di Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama.
BERITA16/04/2026 | Febriyade
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T.,: Baznas Adalah Simbol Kepercayaan Umat Terhadap Pemerintah
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T.,: Baznas Adalah Simbol Kepercayaan Umat Terhadap Pemerintah
BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., menekankan pentingnya peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai indikator kedekatan negara dengan masyarakat. Dalam sambutannya baru-baru ini, ia menegaskan bahwa eksistensi dan kredibilitas Baznas merupakan cerminan dari kehadiran pemerintah di tengah-tengah umat. "Baznas adalah simbol kepercayaan umat terhadap pemerintah. Jika umat tidak percaya kepada Baznas, berarti pemerintah belum sepenuhnya hadir untuk mengurus mereka," ujar Gubernur di hadapan para pengurus Baznas Se- Lampung dan tokoh masyarakat. Zakat Sebagai Instrumen Kesejahteraan Menurut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., pengelolaan zakat yang transparan dan tepat sasaran bukan sekadar menjalankan rujukan agama, melainkan juga bagian dari tanggung jawab tata kelola pemerintahan yang baik. Kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi negara menunjukkan adanya harmoni antara kebijakan publik dengan nilai-nilai religius masyarakat. Ia menambahkan bahwa pemerintah provinsi terus berkomitmen mendukung program-program Baznas guna mempercepat pengentasan kemiskinan di Lampung. Beberapa poin utama yang ditekankan dalam sambutan tersebut antara lain: Transparansi: Pengelolaan dana umat harus dilakukan secara terbuka agar kepercayaan publik tetap terjaga. Kolaborasi: Perlunya sinkronisasi antara program bantuan sosial pemerintah dengan pendistribusian zakat, Infaq dan Shadaqoh. Kehadiran Negara: Memastikan bahwa setiap warga yang membutuhkan merasa "diurus" melalui mekanisme yang disediakan oleh lembaga negara. Tantangan Menjaga Amanah Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., juga mengingatkan para pengurus Baznas agar senantiasa menjaga integritas. Baginya, ketika masyarakat lebih memilih menyalurkan zakat secara mandiri atau melalui jalur non-formal karena keraguan terhadap lembaga resmi, hal itu harus menjadi bahan evaluasi bagi jajaran pemerintah. "Kehadiran pemerintah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tapi juga dari bagaimana kita mengelola amanah dan perasaan aman masyarakat dalam beribadah sosial," pungkasnya. Dengan pernyataan ini, diharapkan Baznas Se-Lampung dapat terus berinovasi dalam menggalang potensi zakat, Infaq dan Shadaqoh yang besar di Bumi Ruwa Jurai, sekaligus memperkuat legitimasi pemerintah sebagai pelayan masyarakat yang inklusif.
BERITA16/04/2026 | Febriyade
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.

Lihat Daftar Rekening →