Ketua BAZNAS Pesisir Barat Membuka Giat Mulia Tabligh Akbar Muslimat NU ngaras
05/04/2026 | Penulis: Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Dokumentasi BAZNAS PESISIR BARAT
TABLIGH AKBAR MUSLIMAT NU KECAMATAN NGARAS: MENEGUHKAN KEIMANAN, MEMPERKUAT PERAN PEREMPUAN, DAN MEMBANGUN SINERGI UMAT DI PESISIR BARAT
Pesisir Barat, 4 April 2026 — Muslimat NU Kecamatan Ngaras kembali meneguhkan eksistensinya sebagai pilar penting dalam kehidupan keagamaan dan sosial melalui penyelenggaraan Tabligh Akbar yang berlangsung khidmat, tertib, dan penuh makna spiritual. Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ruang konsolidasi umat, penguatan nilai-nilai keislaman, serta refleksi bersama dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, bersama Ibu Bupati Dian Hardiyanti Dedi dan jajaran pemerintah daerah. Turut hadir Camat Ngaras, para peratin se-Kecamatan Ngaras, Sai Batin Marga Ngaras, unsur Forkopimda, jajaran Nahdlatul Ulama beserta Banom lintas kecamatan (Ngaras, Ngambur, Bengkunat), serta tokoh masyarakat. Ribuan jamaah Muslimat NU memadati lokasi kegiatan dengan penuh antusias, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan umat.
SUSUNAN ACARA: RANGKAIAN SPIRITUAL DAN NASIONALISME YANG TERPADU
Kegiatan disusun secara sistematis, memadukan nilai spiritual, kebangsaan, dan sosial:
Pembacaan Iftitah
Dibawakan oleh Rois Syuriah MWC NU Ngaras : Ust Faisol Mudain yang juga menjabat sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Iftitah menjadi pintu pembuka yang menata niat kolektif jamaah, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah ibadah yang bertujuan meraih ridha Allah SWT.
Gema Kalam Ilahi
Dilantunkan oleh ibu-ibu Muslimat NU dengan penuh penghayatan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menghadirkan suasana batin yang tenang, memperkuat dimensi spiritual sejak awal acara.
Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Organisasi
Indonesia Raya
Mars Muslimat NU
Mars Nahdlatul Ulama
Rangkaian ini menegaskan bahwa keislaman dan kebangsaan berjalan beriringan. Muslimat NU menunjukkan komitmennya sebagai bagian dari kekuatan bangsa yang religius dan nasionalis.
RANGKAIAN SAMBUTAN: SINERGI PEREMPUAN, ULAMA, DAN PEMERINTAH
1. Ketua PAC Muslimat NU Ngaras
Sambutan pembuka disampaikan oleh Ustadz Lekat Kartini.
Beliau menekankan bahwa Tabligh Akbar ini adalah manifestasi nyata dari gerakan dakwah Muslimat NU di tingkat akar rumput.
Makna yang disampaikan sangat mendalam:
Muslimat NU bukan hanya organisasi, tetapi gerakan sosial-keagamaan yang hidup di tengah masyarakat.
Perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik utama dalam keluarga.
Penguatan akhlak generasi dimulai dari rumah, dari tangan seorang ibu.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan kegiatan ini sebagai titik penguatan ukhuwah dan konsistensi dalam menjalankan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
2. Pembina Muslimat NU Kabupaten Pesisir Barat sekaligus Sebagai Ketua BKMT Pesisir Barat
Oleh Ibu Dian Hardiyanti Dedi.
Dalam perspektif yang lebih luas, beliau menyoroti:
Perempuan sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat.
Keluarga sebagai pusat peradaban yang menentukan arah masa depan bangsa.
Beliau menegaskan bahwa:
Jika keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat; jika ibu beriman dan berilmu, maka generasi akan berkualitas.
Ia juga mengangkat pentingnya kepedulian sosial, solidaritas antar sesama, serta peran Muslimat NU dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
3. Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pesisir Barat
Sambutan berikutnya oleh Udo H.Ahmad Khotob., S.Ag.,M.M
yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat.
Beliau membawa perspektif keulamaan dan kelembagaan:
Menekankan keseimbangan antara dunia dan akhirat.
Menguatkan pentingnya moderasi beragama.
Menegaskan peran NU dalam menjaga Islam yang ramah, toleran, dan inklusif.
Pesan beliau menegaskan bahwa Muslimat NU adalah ujung tombak dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang damai di tengah perubahan zaman.
4. Sambutan Puncak Adalah Sambutan Bupati Pesisir Barat
Puncak sambutan oleh Bpk Dedi Irawan menjadi refleksi mendalam arah pembangunan daerah.
Makna strategis yang disampaikan:
Pembangunan tidak boleh hanya fisik, tetapi harus berbasis spiritual dan moral.
Keimanan adalah fondasi utama stabilitas sosial.
Kebersamaan adalah kekuatan terbesar masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa:
Masyarakat yang terhubung oleh iman akan melahirkan harmoni.
Gotong royong adalah kunci kemajuan daerah.
Halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi sarana rekonsiliasi sosial.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Muslimat NU sebagai:
Penjaga moral keluarga
Penguat pendidikan keagamaan
Pilar pembangunan karakter masyarakat
TAUSIYAH: PENGUATAN SPIRITUAL DAN AKHLAK UMAT
Ceramah agama disampaikan oleh Ketua JATMAN PESISIR BARAT : KH Nurhadi, pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Krui.
Uraian beliau sangat tajam dan menyentuh aspek mendasar kehidupan umat:
Keimanan harus diwujudkan dalam perilaku, bukan sekadar ucapan.
Tantangan zaman menuntut keteguhan akidah dan akhlak.
Peran ibu sangat menentukan masa depan generasi.
Sebagai pengasuh pesantren, beliau menanamkan pentingnya:
Keseimbangan ilmu agama dan kehidupan sosial
Pembinaan generasi muda agar berkarakter kuat
Menjadikan majelis ilmu sebagai sarana perubahan diri
Pesannya menegaskan bahwa krisis moral hanya bisa diatasi dengan kembali pada nilai-nilai agama yang kokoh.
DOA PENUTUP: PUNCAK KEKHUSYUKAN DAN HARAPAN UMAT
Acara ditutup dengan doa oleh Rois Syuriah PCNU kabupaten pesisir barat : Ky Agus Fathulloh.,S.H pengasuh Pondok Pesantren Miftahurrohmah Krui.
Doa yang dipanjatkan mengandung dimensi yang luas:
Permohonan keberkahan bagi masyarakat
Harapan kepemimpinan yang amanah dan bijaksana
Perlindungan dari perpecahan dan konflik sosial
Sebagai ulama kharismatik, beliau menegaskan pentingnya:
Persatuan umat sebagai kekuatan utama
Keistiqamahan dalam iman
Kehidupan yang dilandasi nilai Ahlussunnah wal Jamaah
Suasana doa berlangsung sangat khusyuk, seluruh jamaah larut dalam harapan kolektif menuju kehidupan yang lebih baik.
PENEGASAN AKHIR: SINERGI UMMAT SEBAGAI KEKUATAN PERADABAN
Tabligh Akbar ini menjadi gambaran utuh tentang:
Sinergi ulama, umara, dan umat
Peran strategis perempuan dalam Islam
Pentingnya keseimbangan antara agama, sosial, dan pembangunan
Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi:
sebuah gerakan moral, spiritual, dan sosial
yang menegaskan bahwa kekuatan umat terletak pada iman, kebersamaan, dan nilai-nilai kebaikan.
Dari Ngaras, semangat itu tumbuh—
menuju Pesisir Barat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.
Berita Lainnya
MUI Pesisir Barat Menggelar Pertemuan Silaturahmi Hangat Dengan Bupati Pesisir Barat
BAZNAS PESISIR BARAT Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya KAPOLRI Baru
BAZNAS PESISIR BARAT Turut Hadir Dan Mensukseskan RAKORNAS BAZNAS RI DI KEMAYORAN JAKARTA
BAZNAS PESISIR BARAT Ucapkan Selamat Atas Ditetapkannya KH Muhyiddin Tohir sebagai Wasekjen PBNU 2026-2031
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Santunan untuk Anak Yatim Piatu di Kecamatan Ngaras
Pimpinan dan Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Ucapan Selamat atas Pengangkatan Tokoh-Tokoh Bangsa sebagai Dewan Pertimbangan Presiden
Peringati Hari Batik Nasional 2026, BAZNAS Pesisir Barat Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya
Adopsi Pola Pikir Transformatif, BAZNAS PESISIR BARAT Siap Implementasikan Paradigma Baru Fundraising
Arah,Aksi Dan Dampak Merupakan Bagian Dari Materi RAKORNAS BAZNAS RI
Kawal Generasi Qur ani,Duta BAZNAS PESISIR BARAT Ikut Membersamai Pelepasan Kafilah MTQ Ke 53 Tingkat Provinsi Lampung
BAZNAS PESISIR BARAT Ajak Umat Menjaga Persatuan Dan Ideologi Pancasila
Apresiasi Langkah Nyata Pembangunan, Ketua BAZNAS PESISIR BARAT Ajak Masyarakat Fokus Pada Keberhasilan Pembangunan Jembatan Way haru
BAZNAS PESISIR BARAT Dukung 10 Resolusi Jihad Zakat Hasil RAKORNAS BAZNAS RI 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan ucapan Selamat Dirgahayu TNI ke-81.
BAZNAS PESISIR BARAT Rilis Program Terbaru BAZNAS RI _Madrasah Layak Belajar

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →