Berita Terbaru
Pendapat Islam Terhadap Interaksi Digital: Bagaimana Islam Memandang Like dan Komentar di Media Sosial?
Islam memandang interaksi digital sebagai hal yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap tindakan online, mulai dari like, komentar, hingga unggahan, memiliki dampak yang besar dalam membentuk persepsi publik dan hubungan antarindividu. Dalam pandangan Islam, aktivitas digital harus senantiasa mengikuti prinsip-prinsip moral dalam Al-Qur'an dan Sunnah. Berikut adalah beberapa poin penting terkait bagaimana Islam menilai interaksi digital: 1. **Segala Ucapan Tercatat, Termasuk di Media Sosial:** Al-Qur'an menjelaskan bahwa setiap ucapan, baik lisan maupun tertulis, dicatat oleh malaikat pengawas. Oleh karena itu, setiap tindakan online seperti like, komentar, dan share juga memiliki bobot moral yang harus dipertanggungjawabkan. 2. **Like sebagai Dukungan dalam Pandangan Fikih:** Dalam Islam, dilarang menyokong hal-hal negatif atau berdosa. Mencurahkan dukungan pada konten yang melanggar nilai-nilai agama dianggap sebagai bentuk dosa. Sebaliknya, menyukai dan membagikan konten positif dan bermanfaat dianjurkan karena dapat mendatangkan pahala. 3. **Komentar: Antara Kebaikan dan Dosa:** Sunnah Nabi mengajarkan pentingnya berkata baik atau lebih baik diam. Komentar dalam dunia digital juga dianggap sebagai bentuk ucapan. Komentar yang bersifat membangun, memberikan nasehat, dan motivasi dianggap sebagai ibadah, sementara komentar yang berisi hinaan atau provokasi dapat menjadi dosa. 4. **Ghibah dan Fitnah Digital:** Ghibah (menggunjing) dan fitnah (menjelek-jelekan) di dunia digital dapat membuat kerugian besar bagi individu yang menjadi sasaran. Islam mendorong umatnya untuk menjauhi perilaku tersebut dan mengingatkan akan bahayanya terhadap diri sendiri dan orang lain. 5. **Jejak Digital: Pahala atau Dosa Mengalir:** Islam mengajarkan bahwa setiap tindakan baik yang disebarkan online akan mendatangkan pahala yang berkelanjutan, sementara tindakan buruk akan menimbulkan dosa yang berlipat ganda. Oleh karena itu, sebaiknya hati-hati dalam setiap aktivitas online untuk memastikan bahwa tindakan tersebut membawa manfaat dan kebaikan. Dengan demikian, interaksi digital dalam Islam bukanlah hal remeh. Setiap tindakan online harus dilakukan dengan hati-hati, menjunjung adab, dan selalu berorientasi pada niat baik. Selain itu, memperbanyak amal kebaikan dan menjauhi perilaku negatif di media sosial adalah langkah-langkah yang dianjurkan dalam meningkatkan keberkahan hidup dan mendekatkan diri kepada Allah.
BERITA10/12/2025 | Yessi Ade Lia Putri
BAZNAS Pesisir Barat Raih Penghargaan Rilis Berita 4 Teraktif
BERITA RESMI
BAZNAS KABUPATEN PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat Masuk Lima Besar Teraktif dalam Evaluasi Digital se-Provinsi Lampung
Bandar Lampung, 6 Desember 2025 — BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat kembali mencatatkan prestasi membanggakan pada Evaluasi Kantor Digital se-Provinsi Lampung yang dirilis per 2 November 2025. Dalam laporan tersebut, BAZNAS Pesisir Barat menempati peringkat keempat sebagai lembaga teraktif dalam publikasi digital dengan total 151 rilis berita, sekaligus meraih predikat Aktif.
Evaluasi digital tersebut mencakup 16 BAZNAS Kabupaten/Kota/Provinsi di Lampung dan menilai aktivitas publikasi digital berdasarkan jumlah rilis berita serta konsistensi penyampaian informasi kepada publik. Adapun lima besar BAZNAS teraktif adalah:
BAZNAS Kabupaten Pesawaran – 298 berita
BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat – 242 berita
BAZNAS Provinsi Lampung – 223 berita
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat – 151 berita
BAZNAS Kota Bandar Lampung – 71 berita
Secara keseluruhan, total terdapat 1.203 posting berita yang dihasilkan oleh seluruh BAZNAS di Provinsi Lampung. Dalam infografis tersebut juga terlihat bahwa 31,3% BAZNAS berpredikat Aktif, 12,5% Moderate, 50% Idle, dan 6,3% belum terdaftar dalam sistem digital.
Capaian BAZNAS Pesisir Barat ini diumumkan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Lampung yang berlangsung pada 4–6 Desember 2025 di Hotel Emersia Bandar Lampung. Kegiatan ini menghimpun seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota untuk memperkuat arah kebijakan, konsolidasi, serta transformasi digital lembaga amil zakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi banyak pihak yang bekerja dalam satu visi pelayanan zakat yang unggul dan akuntabel.
Alhamdulillah, capaian ini adalah berkah kerja sama seluruh stakeholder BAZNAS Pesisir Barat. Mulai dari para pimpinan, amil, hingga jejaring mitra di lapangan yang terus berupaya menghadirkan layanan zakat yang transparan, informatif, dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa BAZNAS Pesisir Barat akan terus meningkatkan kualitas publikasi digital sebagai bagian dari transparansi lembaga dan sarana edukasi zakat bagi masyarakat, sejalan dengan visi BAZNAS untuk memberikan layanan yang semakin modern, cepat, dan terpercaya. Momentum Rakorda ini juga akan menjadi pijakan bagi BAZNAS Pesisir Barat untuk memperkuat penghimpunan, penyaluran, dan inovasi program pada tahun 2026.
Dengan capaian ini, BAZNAS Pesisir Barat kembali menunjukkan komitmennya sebagai salah satu lembaga amil zakat daerah yang adaptif dan progresif dalam menghadapi tuntutan digitalisasi pelayanan publik.
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
T A B I K P U N
Mudahnya Menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh Di Kantor Digital BAZNAS PESISIR BARAT
Cukup Klik Link Dibawah ini
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/rekening
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/konfirmasi-zis
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/sedekah
BERITA10/12/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Bank Aladin Syariah Serahkan Infaq Shodaqohnya Ke BAZNAS RI Untuk Peduli Bencana Alam Sumatera
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian, Edukasikan Bantuan Bencana Sumatra dari Bank Aladin Syariah kepada BAZNAS RI
Pesisir Barat – BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perkembangan penanganan bencana di Sumatra, menyusul siaran resmi BAZNAS RI tentang diterimanya bantuan kemanusiaan sebesar Rp400 juta dari Bank Aladin Syariah, ditambah donasi karyawan sebesar Rp10.250.000, untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi, kepada Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (8/12/2025). Bantuan ini akan memperkuat logistik serta mendukung rencana pembangunan hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
BAZNAS Pesisir Barat menilai bahwa informasi resmi dari BAZNAS RI ini penting disampaikan kepada masyarakat daerah, agar publik memahami bahwa penanganan bencana merupakan upaya gotong royong nasional yang membutuhkan partisipasi semua pihak.
Kolaborasi Kemanusiaan dan Peran BAZNAS
Dalam siaran pers BAZNAS RI, Dr. Rizaludin Kurniawan menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Aladin Syariah yang menyalurkan dana kebajikan perusahaan serta donasi karyawan melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga sangat dibutuhkan mengingat dampak bencana cukup besar dan kebutuhan bantuan terus berjalan.
BAZNAS RI juga menekankan pentingnya perlindungan berbasis prinsip maqasid al-syari‘ah, karena bencana kerap menjadi titik awal masyarakat jatuh dalam kemiskinan akibat hilangnya aset dan mata pencaharian.
BAZNAS Pesisir Barat Himpun Infak dan Sedekah Khusus untuk Bencana Sumatra
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menegaskan bahwa sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap penanganan bencana di Sumatra, BAZNAS Pesisir Barat juga membuka dan menghimpun dana infak serta sedekah khusus yang ditujukan langsung untuk membantu para penyintas.
Dalam pernyataannya, Faisol menyampaikan pesan bijaksana:
Bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat bukan hanya duka bagi mereka, tetapi juga menjadi ujian kepedulian bagi kita semua. Di saat seperti inilah nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong diuji. Kita mungkin berbeda tempat, tetapi kita dipersatukan oleh rasa saling menjaga dan saling menguatkan.
Karena itu, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat membuka dan menghimpun dana infak dan sedekah khusus untuk bencana Sumatra sebagai wujud nyata bahwa masyarakat Pesisir Barat hadir bersama mereka. Setiap rupiah yang disalurkan bukan hanya bantuan materi, tetapi wujud cinta dan empati yang InsyaAllah menjadi penguat bagi para penyintas.
Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing. Semoga kepedulian kita menjadi jalan keberkahan, mempercepat pemulihan, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Ajakan Kepedulian untuk Masyarakat Pesisir Barat
BAZNAS Pesisir Barat berharap masyarakat terus bergandeng tangan dalam membantu korban bencana di berbagai daerah. Penyaluran dana infak dan sedekah menjadi bagian penting dari upaya mencegah mustahik jatuh dalam kemiskinan berkepanjangan serta mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak.
BAZNAS Pesisir Barat siap menyalurkan amanah masyarakat dengan tepat sasaran dan penuh tanggung jawab, sebagai bagian dari kontribusi daerah dalam gerakan kemanusiaan nasional.
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
T A B I K P U N
Mudahnya Menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh Di Kantor Digital BAZNAS PESISIR BARAT
Cukup Klik Link Dibawah ini
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/rekening
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/konfirmasi-zis
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/sedekah
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Serahkan Zakat dan Infak ke BAZNAS Pesisir Barat
Pesisir Barat, 9 Desember 2025 — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pesisir Barat menyerahkan zakat dan infak secara resmi kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pesisir Barat pada Selasa (09/12) pukul 15.55 WIB.
Penyerahan dilakukan langsung oleh perwakilan dinas dan diterima oleh Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Mudain, di kantor BAZNAS setempat. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen instansi pemerintah daerah dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan transparan.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yang telah berpartisipasi aktif dalam penghimpunan zakat dan infak.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga dana yang disalurkan dapat kami kelola dengan sebaik-baiknya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Faisol.
Pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian berharap kontribusi ini dapat mendukung program pemberdayaan dan bantuan sosial yang dijalankan BAZNAS, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan penyerahan ini berlangsung dengan tertib dan diakhiri dengan doa bersama.
Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS
Bank Lampung – Rekening Zakat
Atas Nama : BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7
Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh
Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7265-1345-34
Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id
Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA09/12/2025 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Gelar Audiensi dengan Pemkab Pesisir Barat
Pesisir Barat, 9 Desember 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat mengadakan audiensi dengan Pemerintah Daerah Pesisir Barat pada Selasa (9/12/2025). Pertemuan tersebut digelar dalam rangka memperkuat sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam optimalisasi pengelolaan zakat, infak, serta sedekah di wilayah setempat.
Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, yang dijadwalkan hadir, berhalangan dan diwakili oleh Staf Ahli Bupati, Eksir Abadi. Dalam sambutannya, Eksir Abadi menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung langkah-langkah strategis BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui program-program pemberdayaan umat.
“Kami menyambut baik audiensi ini sebagai upaya memperkuat koordinasi antara pemda dan BAZNAS. Semoga kolaborasi ini dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Pesisir Barat,” ujar Eksir Abadi.
Sementara itu, pihak BAZNAS Pesisir Barat memaparkan berbagai program yang telah dan akan dijalankan, termasuk penyaluran bantuan untuk keluarga kurang mampu, pemberdayaan ekonomi umat, serta peningkatan transparansi dalam pengelolaan zakat.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, dengan harapan ke depannya sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS semakin kuat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Pesisir Barat.
Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS
Bank Lampung – Rekening Zakat
Atas Nama : BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7
Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh
Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7265-1345-34
Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id
Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA09/12/2025 | Ari beni
Pentingnya Penerapan KPI Secara Tepat Dan Profesional Untuk Menunjang Peningkatan Kinerja Lembaga
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat: Penguatan KPI untuk Tingkatkan Kinerja, Materi Bapak Deni Hidayat Jadi Sorotan Peserta RAKORDA
Bandar Lampung, 4–6 Desember 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia Bandar Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan BAZNAS daerah serta jajaran BAZNAS RI.
Salah satu materi yang menjadi perhatian besar peserta disampaikan oleh Bapak Deni Hidayat, Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan SDM BAZNAS RI, yang membahas pentingnya penerapan KPI (Key Performance Indicators) secara tepat dan profesional dalam menunjang peningkatan kinerja lembaga.
Pembahasan KPI: Tiga Kesalahan yang Membuat Kinerja Tidak Efektif
Dalam paparannya, Bapak Deni menjelaskan bahwa terdapat tiga perilaku keliru yang sering terjadi dalam penyusunan KPI, yakni:
1. Memilih KPI yang mudah
Perilaku ini menunjukkan kecenderungan memilih indikator kinerja yang terlalu sederhana dan tidak menantang. KPI seharusnya menjadi alat untuk mendorong peningkatan kualitas kerja, bukan hanya untuk formalitas.
2. Menentukan target yang ringan
Target kinerja yang terlalu rendah membuat organisasi tidak berkembang. Target seharusnya realistis namun menantang, sehingga mendorong inovasi dan peningkatan performa.
3. Menurunkan target tanpa alasan
Penurunan target tanpa dasar rasional atau data objektif mencerminkan lemahnya komitmen terhadap standar kinerja. Hal ini dapat merusak budaya kerja dan membuat sistem pengukuran kinerja tidak efektif.
Dampak dari Kesalahan Penyusunan KPI
Ketiga perilaku tersebut menyebabkan hasil yang disebut sebagai “KONTRA PRODUKTIF, yakni bertentangan dengan peningkatan produktivitas dan tujuan organisasi.
Pada materi presentasi ditampilkan penegasan:
Ini berarti, BSC sebagai alat manajemen kinerja jadi tidak bermanfaat alias USELESS!”
Penjelasan istilah:
BSC (Balanced Scorecard): alat manajemen strategis untuk mengukur kinerja organisasi secara menyeluruh.
Useless artinya tidak berguna atau tidak bermanfaat.
Dengan kata lain, jika KPI dipilih asal-asalan, target dibuat terlalu ringan, atau diturunkan tanpa alasan, maka Balanced Scorecard maupun sistem manajemen kinerja secara keseluruhan tidak akan memberikan dampak positif.
Bapak Deni menekankan bahwa KPI harus disusun secara:
? Objektif
? Jelas dan terukur
? Menantang namun realistis
? Konsisten
? Didasarkan pada data dan alasan kuat
Agar kinerja BAZNAS, baik di tingkat nasional maupun daerah, dapat meningkat secara optimal.
Faisol Mudain: RAKORDA Jadi Motivasi Meningkatkan Kinerja BAZNAS ke Depan
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan RAKORDA dan materi yang dipaparkan. Menurutnya, acara tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara BAZNAS daerah dan BAZNAS RI, tetapi juga memberikan motivasi untuk meningkatkan kualitas kinerja lembaga.
Kegiatan ini luar biasa. Di sini kita bersilaturahmi sesama insan BAZNAS daerah dan BAZNAS RI. Kita juga diingatkan dengan adanya penghargaan kinerja sehingga mampu memotivasi para pimpinan BAZNAS untuk semakin lebih baik ke depannya,” ujar Faisol.
Beliau berharap seluruh materi yang disampaikan, terutama mengenai KPI dan Balanced Scorecard, dapat diterapkan secara serius oleh seluruh pengurus BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat demi meningkatkan profesionalitas layanan kepada masyarakat.
Kesimpulan
RAKORDA BAZNAS se-Provinsi Lampung tahun 2025 menjadi momentum penting bagi seluruh BAZNAS daerah untuk memperkuat pemahaman dan penerapan manajemen kinerja berbasis KPI. Materi yang disampaikan oleh Bapak Deni Hidayat memberikan gambaran jelas bahwa KPI bukan sekadar angka, tetapi merupakan alat strategis untuk mendorong perubahan dan peningkatan kualitas kinerja lembaga.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk menerapkan seluruh arahan tersebut guna mendukung terwujudnya tata kelola lembaga yang lebih profesional, transparan, dan berdampak bagi masyarakat.
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
T A B I K P U N
Mudahnya Menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh Di Kantor Digital BAZNAS PESISIR BARAT
Cukup Klik Link Dibawah ini
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/rekening
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/konfirmasi-zis
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/sedekah
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Kepala Biro Perencanaan Keuangan Dan SDM BAZNAS RI Menyampaikan Empat Pilar Utama Sistem Perencanaan Kerja Modern
BERITA RESMI
BAZNAS KABUPATEN PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat Hadiri RAKORDA BAZNAS se-Provinsi Lampung, Bahas Perencanaan Kinerja Organisasi Berbasis Strategy Map, KPI, Target, dan Inisiatif Strategis
Bandar Lampung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia Bandar Lampung pada 4–6 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan materi strategis terkait Perencanaan Kinerja Organisasi yang disampaikan oleh Bapak Deni Hidayat, Kepala Biro Perencanaan, Keuangan dan SDM BAZNAS RI.
Dalam paparannya, Deni Hidayat menguraikan empat pilar utama sistem perencanaan kinerja modern, yaitu Strategy Map, KPI, Target, dan Inisiatif Strategis. Materi ini menjadi rujukan penting bagi seluruh BAZNAS daerah untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan akuntabilitas, serta mendorong efektivitas program zakat, infak, dan sedekah di masing-masing wilayah.
Perencanaan Kinerja Organisasi yang Disampaikan pada RAKORDA
1. Strategy Map (Peta Strategi)
Strategy map merupakan representasi visual dari hubungan sebab-akibat antara berbagai tujuan strategis. Peta ini mengintegrasikan perspektif keuangan, layanan kepada masyarakat, proses internal, hingga pembelajaran dan pertumbuhan SDM.
Dampak Signifikan: memperjelas arah organisasi, mengurangi tumpang tindih program, memudahkan pengambilan keputusan, dan meningkatkan efektivitas penyaluran zakat.
2. KPI (Key Performance Indicators)
KPI adalah indikator utama yang menunjukkan tingkat keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan strategisnya. Contohnya rasio penghimpunan zakat, tingkat penyaluran, dan jumlah mustahik yang berhasil naik kelas.
Dampak Signifikan: menciptakan budaya kerja berbasis data, memperkuat transparansi, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap BAZNAS.
3. Target Kinerja
Target menjadi standar capaian untuk setiap KPI, baik tahunan maupun berdasarkan rencana jangka menengah.
Dampak Signifikan: memastikan fokus kerja, memperkuat prinsip SMART dalam perencanaan, serta menjadi dasar evaluasi dan insentif kinerja.
4. Inisiatif Strategis
Inisiatif strategis berbentuk program konkret seperti penguatan digitalisasi, peningkatan kualitas amil, dan modernisasi pelaporan.
Dampak Signifikan: mempercepat transformasi organisasi, meningkatkan efektivitas program, dan memberikan dampak langsung pada kesejahteraan mustahik.
Mengapa Sistem Ini Penting untuk BAZNAS?
Melalui kombinasi Strategy Map, KPI, Target, dan Inisiatif Strategis, seluruh struktur BAZNAS di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten dapat bekerja dengan bahasa strategi yang sama. Dampak jangka panjangnya meliputi:
Integrasi dan sinkronisasi program dari pusat hingga daerah.
Akuntabilitas yang meningkat sehingga kepercayaan muzaki semakin kuat.
Peningkatan produktivitas amil melalui arah kerja yang jelas.
Program penyaluran yang lebih tepat sasaran dan terukur dampaknya.
Sistem ini mendorong BAZNAS menjadi lembaga pengelola zakat yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi hasil (result oriented).
Ucapan Terima Kasih BAZNAS Pesisir Barat
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pimpinan BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Lampung atas penyelenggaraan kegiatan yang sarat manfaat ini.
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Lampung. Materi yang disampaikan, khususnya terkait perencanaan kinerja organisasi, sangat penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Faisol Mudain.
Kegiatan RAKORDA ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi seluruh BAZNAS di Provinsi Lampung untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih profesional, modern, dan berdampak bagi kesejahteraan umat.Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
KPI Sebagai Kekuatan Utama Balanced Scorecard BAZNAS
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Hadiri RAKORDA BAZNAS se-Provinsi Lampung: Penguatan KPI sebagai Pilar Balanced Scorecard
Bandar Lampung, 4–6 Desember 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Provinsi Lampung yang diselenggarakan di Hotel Emersia Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi seluruh BAZNAS kabupaten/kota di Lampung dalam melakukan penyelarasan program, penguatan tata kelola, serta peningkatan akuntabilitas pengelolaan zakat menuju BAZNAS yang semakin profesional dan berintegritas.
Salah satu materi utama disampaikan oleh Bapak Deni Hidayat, Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan SDM BAZNAS RI, yang menekankan pentingnya Key Performance Indicators (KPI) sebagai elemen fundamental dalam kerangka Balanced Scorecard di lingkungan BAZNAS seluruh Indonesia.
Inti Materi: KPI sebagai Kekuatan Utama Balanced Scorecard BAZNAS
Materi yang ditampilkan dalam presentasi menyoroti empat pilar penting dalam penyusunan KPI yang efektif:
1. KPI Merupakan Kekuatan Utama Balanced Scorecard
KPI berfungsi sebagai penopang utama Balanced Scorecard, yang memastikan bahwa seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program berjalan secara terukur dan konsisten. Dengan KPI yang baik, BAZNAS dapat:
Memetakan kinerja secara objektif
Menghindari bias penilaian
Memperjelas arah dan prioritas organisasi
Solusi terbaik:
Menyusun KPI selaras dengan visi nasional BAZNAS serta indikator kinerja prioritas daerah, disertai SOP evaluasi berkala setiap triwulan.
Keuntungan:
Mendorong budaya kerja berbasis data
Memperkuat akuntabilitas publik
Mengoptimalkan pencapaian program zakat, infak, dan sedekah
2. KPI Menjadi Ukuran dari Semua Sasaran Strategis
Setiap sasaran strategis BAZNAS — baik peningkatan penghimpunan, penyaluran, penguatan SDM, maupun digitalisasi — harus memiliki ukuran kinerja yang jelas dan terukur.
Solusi terbaik:
Menetapkan indikator kuantitatif seperti:
Rasio pertumbuhan penghimpunan
Persentase realisasi penyaluran
Pencapaian layanan mustahik
Tingkat efektivitas kampanye digital
Keuntungan:
Memastikan setiap program memiliki target yang dapat diverifikasi
Meningkatkan efektivitas monitoring
Mempermudah penyusunan laporan nasional (LAZNAS Dashboard & SIPELBA)
3. Menyeimbangkan Sasaran Ideal dan Realistis
Materi menekankan pentingnya keseimbangan antara target ideal (aspiratif) dan target realistis yang dapat dicapai berdasarkan kapasitas BAZNAS daerah.
Solusi terbaik:
Menggunakan data historis serta kapasitas lapangan sebagai acuan penyusunan target, tidak sekadar mengikuti angka nasional tanpa mempertimbangkan kondisi daerah.
Keuntungan:
Meningkatkan motivasi internal karena target lebih rasional
Mengurangi risiko ketidaktercapaian target ekstrem
Mendukung perencanaan anggaran yang lebih efisien
4. Berpikir “Membumi”, Definitif, dan Terukur
KPI harus membumi, artinya benar-benar relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat mustahik di daerah. Selain itu, setiap indikator harus definitif dan terukur (measurable).
Solusi terbaik:
Mengintegrasikan survei lapangan, kebutuhan mustahik, serta data kemiskinan daerah dalam penyusunan indikator kinerja.
Keuntungan:
Program lebih tepat sasaran
Meningkatkan kepercayaan muzakki dan publik
Menjamin efektivitas dampak pemberdayaan mustahik
Pesan Utama dari BAZNAS RI
Dalam pemaparannya, Bapak Deni Hidayat menekankan bahwa penguatan KPI bukan sekadar administrasi, tetapi merupakan upaya strategis untuk memastikan:
Zakat dikelola secara profesional, sesuai standar nasional
Setiap rupiah zakat memberikan dampak nyata bagi masyarakat
BAZNAS seluruh Indonesia selaras dalam satu peta jalan pembangunan
Komitmen BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa hasil RAKORDA ini akan menjadi pedoman penting dalam:
Penyusunan RENSTRA 2026–2030
Penguatan tata kelola berbasis Balanced Scorecard
Optimalisasi kinerja penghimpunan dan penyaluran
Penguatan SDM serta pemanfaatan teknologi digital
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen menerapkan seluruh arahan BAZNAS RI demi menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Pesisir Barat.
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
T A B I K P U N
Mudahnya Menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh Di Kantor Digital BAZNAS PESISIR BARAT
Cukup Klik Link Dibawah ini
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/rekening
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/konfirmasi-zis
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/sedekah
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Tingkatkan Kompetensi Amil Melalui Pemaparan Materi KPI Oleh Biro Perencanaan Keuangan Dan SDM BAZNAS RI
BERITA RESMI
BAZNAS KABUPATEN PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat Tingkatkan Kompetensi Amil melalui Pemaparan Materi KPI oleh Biro Perencanaan, Keuangan, dan SDM BAZNAS RI
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar kegiatan peningkatan kapasitas (capacity building) bagi para Amil sebagai upaya memperkuat profesionalitas dan kualitas pengelolaan zakat di daerah. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menghadirkan pemateri dari BAZNAS RI, yaitu Bapak Deni Hidayat, Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan SDM BAZNAS RI, yang menyampaikan materi terkait Key Performance Indicator (KPI).
Pada sesi pemaparan, Bapak Deni Hidayat menjelaskan bahwa untuk menetapkan KPI yang tepat dan sesuai dengan kondisi lembaga, terdapat sejumlah karakteristik penting yang wajib diperhatikan. Beliau menyampaikan:
Untuk menetapkan KPI yang sesuai dan tepat dengan situasi lembaga, beberapa karakteristiknya perlu diperhatikan, yaitu:
1. Menggunakan data pembanding untuk memantau setiap progres dan perubahan yang tengah berjalan.
2. Pencapaian target harus dapat dibuktikan secara objektif.
3. KPI harus mampu mengukur efektivitas, kualitas, efisiensi, ketepatan waktu, perilaku, kepatuhan, kinerja program, kinerja SDM, keuangan/finansial, serta pemanfaatan sumber daya secara menyeluruh.
4. Mampu menggunakan leading dan lagging indicator secara seimbang dalam mencapai target.
Dalam penjelasannya, Bapak Deni Hidayat juga memberikan pemahaman mendalam tentang istilah-istilah penting tersebut, antara lain:
KPI (Key Performance Indicator): indikator kunci yang digunakan untuk menilai keberhasilan lembaga dalam mencapai tujuan strategisnya.
Data Pembanding / Baseline: data awal atau data historis sebagai tolok ukur untuk mengetahui perkembangan kinerja.
Efektivitas: tingkat keberhasilan suatu program dalam mencapai tujuan.
Efisiensi: ukuran perbandingan antara hasil dan sumber daya yang digunakan.
Leading Indicator: indikator yang memprediksi atau memberikan gambaran awal terhadap potensi keberhasilan.
Lagging Indicator: indikator yang mengukur hasil akhir dari suatu proses atau kegiatan.
Materi yang diberikan menjadi rujukan penting bagi BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dalam memperkuat sistem pengukuran kinerja lembaga, sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan lebih profesional, terukur, dan akuntabel.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas ilmu yang diberikan oleh BAZNAS RI. Ia menegaskan bahwa pengetahuan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas para Amil di lingkungan BAZNAS Pesisir Barat.
Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Deni Hidayat dan BAZNAS RI atas pemaparan materi yang sangat berharga ini. Ilmu dan wawasan yang diberikan sangat penting dalam meningkatkan kompetensi Amil, sehingga pengelolaan zakat di Pesisir Barat dapat semakin profesional dan memberikan manfaat optimal bagi mustahik,” ujar Faisol Mudain.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas SDM dan tata kelola lembaga agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menjalankan amanah umat dengan sebaik-baiknya.Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
T A B I K P U N
Mudahnya Menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh Di Kantor Digital BAZNAS PESISIR BARAT
Cukup Klik Link Dibawah ini
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/rekening
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/konfirmasi-zis
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/sedekah
BERITA08/12/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Referensi Penting Bagi BAZNAS Daerah Dalam Meningkatkan Profesionalitas, Akuntabilitas, Serta Kualitas Layanan Kepada Mustahiq
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Apresiasi Materi Penguatan Organisasi dari BAZNAS RI pada RAKORDA se-Provinsi Lampung
Bandar Lampung — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas materi strategis yang disampaikan oleh para narasumber BAZNAS RI dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Provinsi Lampung, yang dilaksanakan pada 4–6 Desember 2025 di Hotel Emersia Bandar Lampung.
Pada kesempatan tersebut, Bapak Deni Hidayat, selaku Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan SDM BAZNAS RI, memaparkan materi komprehensif mengenai penguatan strategi organisasi dan peningkatan tata kelola SDM. Materi ini menjadi referensi penting bagi BAZNAS daerah dalam meningkatkan profesionalitas, akuntabilitas, serta kualitas layanan kepada mustahik.
Kerangka Penguatan Organisasi BAZNAS
Pemaparan dimulai dari penyelarasan Visi dan Misi, yang kemudian dijabarkan ke dalam tiga strategi utama, yaitu Strategi Operasi, Strategi Organisasi, serta Strategi SDM & Budaya Kerja. Seluruh komponen ini dirancang untuk saling terhubung dan memperkuat proses kerja BAZNAS di seluruh tingkatan.
1. Strategi Operasi
Strategi ini menjelaskan bagaimana organisasi menerjemahkan visi dan misi ke dalam tindakan operasional melalui:
Balanced Scorecard (BSC): alat ukur kinerja dari perspektif keuangan, pelanggan, proses internal, serta pengembangan.
Key Result Area (KRA): area hasil utama yang menjadi fokus prioritas.
Business Process: alur kerja yang sistematis untuk menghasilkan layanan yang berkualitas.
SOP & Work Instruction: panduan standar dalam pelaksanaan tugas.
Key Performance Indicator (KPI): ukuran utama kinerja individu dan unit kerja.
Seluruh proses ini berjalan dalam kerangka PDCA (Plan–Do–Check–Act) untuk memastikan perbaikan berkelanjutan.
2. Strategi Organisasi
Bagian ini menekankan penguatan struktur internal melalui:
Struktur Organisasi dan Struktur Gaji
Career Path sebagai jalur perkembangan karir
Knowledge Management untuk mengelola pengetahuan organisasi
Job Design, Job Evaluation, Job Grade, dan penyusunan Jobdesk
Strategi ini kemudian diterapkan dalam pengelolaan organisasi, meliputi:
Perencanaan SDM
Kompensasi & Benefit
Pengelolaan Karir
Reward & Punishment
Administrasi Kepegawaian
3. Strategi SDM & Budaya Kerja
Deni Hidayat juga menekankan pentingnya Competency Model sebagai fondasi dalam:
Pelatihan dan pengembangan (Training & Development)
Pengembangan pimpinan (Executive Development)
Perencanaan suksesi (Succession Planning)
Manajemen kinerja (Performance Management)
Manajemen karir
Penilaian kompetensi (Assessment)
Rekrutmen dan penempatan pegawai
Semua elemen ini saling mendukung dalam membangun budaya kerja yang kuat dan berkelanjutan di tubuh BAZNAS.
Apresiasi dari BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS RI, khususnya kepada Bapak Deni Hidayat.
Kami merasa sangat terbantu dengan ilmu dan wawasan yang diberikan. Materi ini bukan hanya sekadar teori, tetapi pedoman praktis yang dapat kami terapkan untuk meningkatkan tata kelola, layanan, dan kinerja BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh BAZNAS RI yang hadir dalam RAKORDA ini,” ujar Faisol.
RAKORDA ini diharapkan menjadi wadah penguatan sinergi antar-BAZNAS se-Lampung dalam mewujudkan tata kelola zakat yang profesional, akuntabel, dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
T A B I K P U N
Mudahnya Menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh Di Kantor Digital BAZNAS PESISIR BARAT
Cukup Klik Link Dibawah ini
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/rekening
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/konfirmasi-zis
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/sedekah
BERITA07/12/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat Serahkan Santunan kepada Lansia di Majelis Taklim BKMT
Pesisir Barat, 5 Desember 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyerahkan santunan kepada para lansia pada kegiatan Majelis Taklim Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). Penyerahan dilakukan di lokasi pengajian Masjid Miftahul Jannah dan turut didampingi oleh perwakilan dari Dinas Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS Pesisir Barat dalam meningkatkan kepedulian sosial serta membantu meringankan beban masyarakat lanjut usia yang membutuhkan. Puluhan lansia hadir dalam pengajian rutin tersebut dan menerima santunan secara langsung.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Perwakilan Dinas Kesra yang mendampingi kegiatan ini mengapresiasi langkah BAZNAS dan BKMT dalam menggerakkan kegiatan sosial di lingkungan masyarakat. Ia berharap kerja sama seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga, terutama lansia.
Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS
Bank Lampung – Rekening Zakat
Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7
Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh
Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7265-1345-34
Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id
Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA05/12/2025 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Ikut Serta dalam Pengajian Bulanan BKMT di Masjid Miftahul Jannah
Pesisir Barat, 5 Desember 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat turut berpartisipasi dalam kegiatan pengajian bulanan yang digelar Badan Kotak Majelis Taklim (BKMT) di Masjid Miftahul Jannah, Pekon Sukarame, Kecamatan Ngaras.
Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh pengurus BKMT, tokoh masyarakat, jamaah majelis taklim, serta perwakilan dari Baznas Pesisir Barat. Kehadiran Baznas sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi dengan masyarakat dan lembaga keagamaan setempat.
Dalam kesempatan itu, Baznas Pesisir Barat menyampaikan pentingnya sinergi antara lembaga zakat dan majelis taklim dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Baznas juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program sosial kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah.
Pengajian bulanan yang mengangkat tema peningkatan keimanan dan penguatan peran majelis taklim tersebut diisi dengan ceramah agama, doa bersama, dan ramah tamah antarjamaah. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiah dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Kabupaten Pesisir Barat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Baznas, BKMT, dan semakin eratnya masyarakat sehingga berbagai program keumatan dapat berjalan lebih optimal.
Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS
Bank Lampung – Rekening Zakat
Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7
Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh
Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7265-1345-34
Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id
Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA05/12/2025 | Ari beni
BAZNAS Provinsi Lampung Bersama Pemerintah Provinsi Lampung Hadirkan nilai kepedulian Diwilayah Sumatera
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Saksikan Langsung Wujud Kepedulian Lampung untuk Korban Bencana Sumatera
Bandar Lampung — Dalam suasana penuh keheningan batin dan kepedulian antarsesama, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat hadir menyaksikan secara langsung langkah mulia Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama BAZNAS Provinsi Lampung menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang tertimpa musibah banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Giat kemanusiaan ini berlangsung bersamaan dengan penyelenggaraan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Lampung dan Gerakan Sadar Zakat, Kamis (4/12/2025), di Bandar Lampung.
Gubernur Mirza dalam sambutannya mengingatkan bahwa setiap musibah adalah pengingat betapa rapuhnya kehidupan manusia di hadapan ketetapan Allah. “Inilah saatnya kita saling menguatkan, bergandeng tangan membantu saudara-saudara kita yang tengah diuji. Bantuan ini adalah wujud empati yang lahir dari hati,” ujarnya.
Duka yang Menyentuh Nurani
Data Pusdatin BNPB per Selasa (2/12/2025) menunjukkan betapa dahsyatnya bencana yang melanda 50 kabupaten di Sumatera:
631 jiwa meninggal dunia,
472 orang dinyatakan hilang,
serta kerusakan luas pada infrastruktur, fasilitas umum, dan rumah-rumah warga.
Angka-angka itu bukan sekadar hitungan statistik, melainkan potret duka yang memanggil nurani seluruh masyarakat.
Dana Kebaikan ASN Lampung Mengalir untuk Sesama
Bantuan senilai Rp150 juta, yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Aparatur Sipil Negara Pemprov Lampung, diserahkan langsung oleh Gubernur kepada Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Muhammad Nadratuzzaman Hosen.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat yang hadir pada momen tersebut mengungkapkan rasa haru dan syukur karena dapat menyaksikan sendiri bagaimana zakat yang dihimpun dengan penuh amanah menjadi jembatan pertolongan bagi saudara yang sedang dirundung luka bencana.
Sinergi Program dan Ikhtiar Pemberdayaan
Dalam kesempatan itu, BAZNAS RI juga memberikan berbagai dukungan program bagi BAZNAS kabupaten/kota di Lampung, antara lain:
Lumbung Pangan,
Balai Ternak,
Z-Auto,
Rumah Layak Huni,
Program UMKM,
Microfinance Masjid,
serta dukungan percepatan penurunan stunting.
Penandatanganan prasasti Rumah Sehat BAZNAS untuk Kabupaten Pesawaran dan Lampung Tengah turut menandai tekad bahwa zakat harus hadir nyata dalam peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Meneguhkan Peran Zakat sebagai Cahaya Perubahan
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, menegaskan pentingnya menyusun program zakat yang tepat sasaran dan berbasis teknologi agar pengelolaannya semakin aman, profesional, dan membawa manfaat seluas-luasnya. Saat ini, ZIS yang berhasil dihimpun BAZNAS Lampung telah mencapai Rp3,6 miliar.
BAZNAS Lampung juga memberikan penghargaan kepada beberapa kepala daerah yang dinilai konsisten mendukung gerakan zakat, sebagai tanda bahwa kerja-kerja kebaikan selalu memerlukan sinergi dan keteladanan.
Pesisir Barat: Hadir, Menyaksikan, dan Siap Bersinergi
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa kehadirannya dalam Rakorda bukan hanya sebatas mengikuti agenda kelembagaan, namun juga sebagai bentuk penyaksian langsung atas komitmen besar seluruh pemangku kepentingan dalam memuliakan amanah zakat.
Melihat langsung bagaimana zakat dijalankan dengan penuh kesungguhan membuat kami di Pesisir Barat semakin bertekad untuk memperkuat kerja-kerja kemanusiaan. Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi cahaya yang menerangi jalan bagi umat yang membutuhkan,” ungkapnya dengan penuh keteduhan.
Tema Rakorda: Menguatkan BAZNAS, Mewujudkan Lampung Maju
Tema Rakorda tahun ini menjadi penegas bahwa zakat memiliki peran strategis bukan hanya untuk mengurangi beban mustahik, tetapi juga untuk menggerakkan pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan umat.
Sinergi BAZNAS dengan Pemerintah Provinsi Lampung serta pemerintah kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Pesisir Barat, diharapkan menjadi energi kolektif dalam membangun tatanan masyarakat yang lebih kuat, mandiri, dan berkeadaban.
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
T A B I K P U N
Mudahnya Menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh Di Kantor Digital BAZNAS PESISIR BARAT
Cukup Klik Link Dibawah ini
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/rekening
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/konfirmasi-zis
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/sedekah
BERITA05/12/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Pesisir Barat Hadirkan Tali Asih Untuk 38 Anak Anak Hebat
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Hadirkan Tali Asih untuk 38 Anak Hebat dari SLB Pesisir Barat
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan. Pada kegiatan sosial yang digelar hari ini, BAZNAS menyerahkan tali asih kepada 38 anak-anak hebat dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Pesisir Barat.
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi erat antara BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dengan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan sejumlah dinas terkait lainnya di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat. Kolaborasi ini menandai pentingnya sinergi dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak penyandang disabilitas di daerah pesisir tersebut.
Realita di Lapangan: Perhatian bagi Anak Disabilitas Masih Terbatas
Meskipun berbagai pihak telah melakukan upaya terbaik, fakta di lapangan menunjukkan bahwa perhatian terhadap anak-anak penyandang disabilitas masih belum optimal. Tidak sedikit dari mereka yang masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan fasilitas pendidikan khusus, minimnya alat bantu pembelajaran, hingga kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya lingkungan yang ramah disabilitas.
Situasi ini memperlihatkan bahwa upaya pendampingan, pemberdayaan, dan kepedulian tidak bisa berhenti pada kebijakan saja, tetapi harus diwujudkan dalam langkah nyata seperti kegiatan yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat hari ini.
Anak Disabilitas Memiliki Hak yang Sama untuk Hidup dan Bahagia
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menegaskan bahwa anak-anak disabilitas memiliki hak yang sama seperti anak lainnya—hak untuk hidup layak, memperoleh pendidikan yang benar, mendapatkan perhatian, serta menikmati kebahagiaan seperti anak-anak pada umumnya.
Pernyataan Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mewujudkan kepedulian sosial di Kabupaten Pesisir Barat.
Anak-anak kita yang memilikie kebutuhan khusus ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka bukan hanya membutuhkan bantuan, tetapi juga perhatian dan kasih sayang agar bisa tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya. BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan hak yang sama sebagaimana anak-anak lainnya,” ujar Faisol Mudain.
Ia juga menambahkan:
Kami berharap tali asih ini tidak hanya meringankan kebutuhan mereka, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa anak-anak disabilitas memiliki potensi, kemampuan, dan hak untuk meraih masa depan yang cerah. Mereka berhak untuk hidup bahagia, dihargai, dan diberi kesempatan yang setara.”
Menatap Masa Depan yang Lebih Inklusif
Melalui kegiatan tali asih ini, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap dapat meningkatkan semangat anak-anak SLB dan memberikan motivasi bagi para orang tua serta tenaga pendidik. BAZNAS bersama dinas terkait berkomitmen untuk terus memperluas dukungan, memperjuangkan hak-hak anak disabilitas, dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan penuh kepedulian di Kabupaten Pesisir Barat.
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
T A B I K P U N
Mudahnya Menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh Di Kantor Digital BAZNAS PESISIR BARAT
Cukup Klik Link Dibawah ini
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/rekening
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/konfirmasi-zis
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/sedekah
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Hadir Di Rakorda BAZNAS SE Provinsi Lampung
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Hadiri Rakorda BAZNAS se-Provinsi Lampung: Menguatkan Tata Kelola, Merajut Amanah Umat
Bandar Lampung — BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat turut hadir dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Lampung, sebuah pertemuan strategis yang menghadirkan semangat baru bagi penguatan tata kelola zakat di seluruh wilayah provinsi. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kesungguhan, mempertemukan para amil, pimpinan BAZNAS daerah, dan tokoh-tokoh penting yang berkomitmen membangun kualitas pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berkeadilan.
Pada sesi materi utama, tampil Prof. Nadra — seorang akademisi dan pakar yang dikenal luas dalam bidang tata kelola zakat — memberikan pemaparan mendalam mengenai “Penguatan Tata Kelola Pengumpulan Zakat”. Beliau didampingi langsung oleh Bung Is, selaku Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, yang turut menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan kepada muzaki dan mustahik di seluruh daerah.
Prof. Nadra menjelaskan bahwa penguatan tata kelola bukan sekadar upaya teknis, melainkan sebuah ikhtiar spiritual untuk menjaga amanah umat. Mulai dari peningkatan sistem sosialisasi, pengelolaan kanal pembayaran zakat, pencatatan transaksi, hingga pelayanan pengaduan muzaki, seluruhnya menjadi fokus pembenahan agar BAZNAS semakin dipercaya masyarakat.
Setiap zakat yang ditunaikan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga doa dan harapan,” ujar Prof. Nadra dalam paparannya yang disimak dengan penuh perhatian oleh seluruh peserta Rakorda.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa kehadiran dalam Rakorda ini adalah bagian dari komitmen untuk membawa perubahan nyata di daerah. Materi dan arahan yang diberikan menjadi dorongan kuat agar pengelolaan zakat di Pesisir Barat semakin transparan, responsif, dan berdampak luas bagi mustahik.
Bung Is selaku Ketua BAZNAS Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya sinergi antar-BAZNAS Kabupaten/Kota. “Kita ingin Lampung menjadi contoh provinsi dengan tata kelola zakat terbaik. Dan itu dimulai dari komitmen setiap daerah,” ucapnya.
Rakorda BAZNAS se-Provinsi Lampung tahun ini tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga wadah memperkuat tekad bersama. Dengan ilmu, sinergi, dan semangat melayani umat, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berharap dapat terus menghadirkan program-program yang menyentuh hati dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
T A B I K P U N
Mudahnya Menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh Di Kantor Digital BAZNAS PESISIR BARAT
Cukup Klik Link Dibawah ini
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/rekening
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/konfirmasi-zis
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/sedekah
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Prof Nadra Menyampaikan Materi Penguatan Pengelolaan Zakat Di Rakorda BAZNAS SE Provinsi Lampung
Penguatan Pengelolaan Zakat pada Rakorda BAZNAS se-Provinsi Lampung
Lampung, 4 Desember 2025
Dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar pada Kamis (4/12), Prof. Ir. Muhammad Nadratuzzaman, M.S., M.Sc., Ph.D memberikan pemaparan mendalam terkait Penguatan Pengelolaan Zakat guna meningkatkan tata kelola dan optimalisasi layanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Nadra menekankan empat aspek penting yang harus diperkuat oleh seluruh jajaran BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, termasuk BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat. Adapun empat pilar penguatan yang menjadi fokus materi beliau, yaitu:
1. Penguatan Kelembagaan
Prof. Nadra menjelaskan bahwa BAZNAS harus terus memperkuat struktur organisasi dan tata kelola lembaganya agar mampu menjalankan fungsi pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara profesional, akuntabel, dan transparan. Penguatan ini meliputi kepatuhan terhadap regulasi, optimalisasi fungsi kepemimpinan, dan peningkatan koordinasi antarbidang.
2. Penguatan SDM bagi Pimpinan dan Pelaksana
Dalam pengelolaan zakat modern, sumber daya manusia memegang peran krusial. Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan kompetensi pimpinan dan para pelaksana melalui pelatihan, sertifikasi, serta pembinaan berkelanjutan. SDM yang unggul akan menjadi motor penggerak efektivitas program-program zakat di daerah.
3. Penguatan Infrastruktur dan Teknologi
Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu kunci dalam memperluas jangkauan layanan zakat. Prof. Nadra mendorong BAZNAS untuk terus mengembangkan sistem informasi, digitalisasi layanan, serta infrastruktur pendukung agar pengelolaan zakat dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan mudah diakses oleh masyarakat.
4. Penguatan Jaringan
Kerja sama lintas lembaga, baik dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, lembaga pendidikan, dunia usaha, maupun organisasi masyarakat, menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem zakat. Penguatan jaringan akan memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS.
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyambut baik arahan dan materi yang disampaikan oleh Prof. Nadra. Hasil Rakorda ini akan menjadi acuan penting dalam peningkatan kinerja lembaga, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi mustahik serta meningkatkan kepercayaan muzaki di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.
Dengan komitmen terhadap profesionalitas dan inovasi, BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya menghadirkan tata kelola zakat yang modern, amanah, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
Baznas Pesisir Barat Bersinergi dengan Empat Puskesmas, Salah Satunya di Puskesmas Lemong Dalam Optimalkan ZIS
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat terus meningkatkan upaya penghimpunan dana sosial masyarakat melalui penempatan kotak amal di sejumlah fasilitas layanan kesehatan. Pada Selasa (02/12/2025), Baznas resmi memasang kotak amal di empat titik puskesmas, salah satunya berada di Puskesmas Lemong, Kecamatan Lemong.
Ketua Baznas Pesisir Barat, Ust Faisol Muda'in, mengatakan bahwa pemasangan kotak amal ini merupakan bagian dari program “Gerakan Peduli Sesama” yang bertujuan mempermudah masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah.
“Puskesmas merupakan tempat yang ramai dikunjungi warga. Dengan adanya menara kotak amal ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang ikut berkontribusi membantu sesama, terutama untuk program kesehatan dan bantuan sosial,” ujar Ketua Baznas.
Petugas Puskesmas Lemong menyambut positif pemasangan kotak amal tersebut. Mereka menilai keberadaan kotak amal tidak mengganggu aktivitas pelayanan dan justru membuka peluang bagi warga yang ingin berdonasi dengan mudah.
Selain di Puskesmas Lemong, kotak amal juga ditempatkan di tiga puskesmas lain, yakni Puskesmas Way Krui, Puskesmas Karya Penggawa, dan Puskesmas Pesisir Utara Seluruh kotak amal akan dikelola secara transparan oleh Baznas, dengan laporan rutin yang dapat diakses publik.
Baznas berharap program ini dapat memperkuat solidaritas antarwarga serta membantu pendanaan berbagai program kesejahteraan di Kabupaten Pesisir Barat.
Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS
Bank Lampung – Rekening Zakat
Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7
Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh
Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7265-1345-34
Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id
Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA03/12/2025 | Ari beni
Baznas Pesisir Barat Salurkan Bantuan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas
Pesisir Barat – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Pada Rabu (03/Desember/2025), Baznas menyalurkan satu unit kursi roda kepada seorang penyandang disabilitas yang selama ini mengalami keterbatasan mobilitas.
Ketua Baznas Pesisir Barat, (Ust Faisol Muda'in) mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pesisir Peduli yang bertujuan meringankan beban masyarakat kurang mampu, khususnya penyandang disabilitas.
“Kami berharap bantuan kursi roda ini dapat membantu aktivitas sehari-hari penerima manfaat, sehingga ia bisa lebih mandiri dan nyaman dalam beraktivitas,” ujarnya.
Penerima bantuan, beserta keluarga, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Baznas. Mereka berharap program semacam ini dapat terus berlanjut agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Baznas Pesisir Barat mengimbau masyarakat yang mampu untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyaluran bantuan bisa semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.
Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS
Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS
Bank Lampung – Rekening Zakat
Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7
Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh
Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7265-1345-34
Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id
Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.Bank Lampung – Rekening Zakat
Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7
Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh
Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7265-1345-34
Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id
Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA03/12/2025 | Ari beni
BAZNAS Pesisir Barat Bersinergi Dengan Puskesmas Karya Penggawa Dalam Optimalkan ZIS
Pesisir Barat — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Barat bersama pimpinan dan staf melaksanakan kegiatan pemasangan kotak amal di Puskesmas Karya Penggawa, Selasa 03 Desember 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Baznas dalam memperluas jangkauan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, khususnya di fasilitas pelayanan publik. Ketua Baznas Pesisir Barat menyampaikan bahwa pemasangan kotak amal di puskesmas ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk menyalurkan donasi mereka.
“Dengan adanya kotak amal ini, masyarakat yang berkunjung ke puskesmas dapat ikut berpartisipasi dalam membantu program-program kemanusiaan dan sosial yang dijalankan Baznas,” ujar Ketua Baznas.
Pihak Puskesmas Karya Penggawa menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar, terutama mereka yang membutuhkan bantuan.
Baznas Pesisir Barat berencana untuk terus memperluas titik pemasangan kotak amal di beberapa fasilitas umum lainnya seperti sekolah, perkantoran, dan rumah ibadah.
Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS
Bank Lampung – Rekening Zakat
Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7
Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh
Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7265-1345-34
Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id
Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA03/12/2025 | Ari beni
Tali Asih BAZNAS Pesisir Barat dan PEMDA Pesisir Barat Sukses Gelar Peringatan Hari Disabilitas Nasional 2025
Pesisir Barat – Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Nasional (HDN) 2025 , Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Pesisir Barat melalui Dinas Pendapatan Daerah (PENDA) berkolaborasi menggelar kegiatan tali asih sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas di wilayah setempat.
Acara yang berlangsung di lingkungan Pemda Pesisir Barat tersebut menghadirkan puluhan penyandang disabilitas dari berbagai kecamatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memberikan dukungan moral dan material kepada masyarakat difabel agar semakin percaya diri dan memiliki kesempatan yang setara.
Ketua BAZNAS Pesisir Barat menyampaikan bahwa kegiatan tali asih ini merupakan upaya nyata untuk menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Pihaknya berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari serta memberikan motivasi bagi para penerima manfaat.
Sementara itu, Bupati Pesisir Barat mengapresiasi sinergi antara BAZNAS dan PENDA, serta menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif dan ramah disabilitas.
Peringatan HDN 2025 ini diisi dengan penyampaian bantuan, diskusi ringan, serta sesi motivasi. Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan Pesisir Barat yang lebih peduli dan inklusif.
Kami mengajak kepada para Muzaki untuk dapat membayar zakat infaq shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya di BAZNAS pesisir barat.Melalui rekening BAZNAS
Bank Lampung – Rekening Zakat
Atas Nama: BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3040-5709-7
Bank Lampung – Rekening Infaq & Shodaqoh
Atas Nama : BAZNAS INFAQ SHADAQOH PESISIR BARAT
Nomor Rekening : 3930-3010-2228-4
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7265-1345-34
Melalui kantor digital BAZNAS pesisir barat Lampung
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id
Terimakasih dan semoga para Muzakki senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
BERITA03/12/2025 | Ari beni

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →