KPI Sebagai Kekuatan Utama Balanced Scorecard BAZNAS
08/12/2025 | Penulis: Humas BAZNAS PESISIR BARAT
RAKORDA BAZNAS SE Provinsi Lampung
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Hadiri RAKORDA BAZNAS se-Provinsi Lampung: Penguatan KPI sebagai Pilar Balanced Scorecard
Bandar Lampung, 4–6 Desember 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Provinsi Lampung yang diselenggarakan di Hotel Emersia Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi seluruh BAZNAS kabupaten/kota di Lampung dalam melakukan penyelarasan program, penguatan tata kelola, serta peningkatan akuntabilitas pengelolaan zakat menuju BAZNAS yang semakin profesional dan berintegritas.
Salah satu materi utama disampaikan oleh Bapak Deni Hidayat, Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan SDM BAZNAS RI, yang menekankan pentingnya Key Performance Indicators (KPI) sebagai elemen fundamental dalam kerangka Balanced Scorecard di lingkungan BAZNAS seluruh Indonesia.
Inti Materi: KPI sebagai Kekuatan Utama Balanced Scorecard BAZNAS
Materi yang ditampilkan dalam presentasi menyoroti empat pilar penting dalam penyusunan KPI yang efektif:
1. KPI Merupakan Kekuatan Utama Balanced Scorecard
KPI berfungsi sebagai penopang utama Balanced Scorecard, yang memastikan bahwa seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program berjalan secara terukur dan konsisten. Dengan KPI yang baik, BAZNAS dapat:
Memetakan kinerja secara objektif
Menghindari bias penilaian
Memperjelas arah dan prioritas organisasi
Solusi terbaik:
Menyusun KPI selaras dengan visi nasional BAZNAS serta indikator kinerja prioritas daerah, disertai SOP evaluasi berkala setiap triwulan.
Keuntungan:
Mendorong budaya kerja berbasis data
Memperkuat akuntabilitas publik
Mengoptimalkan pencapaian program zakat, infak, dan sedekah
2. KPI Menjadi Ukuran dari Semua Sasaran Strategis
Setiap sasaran strategis BAZNAS — baik peningkatan penghimpunan, penyaluran, penguatan SDM, maupun digitalisasi — harus memiliki ukuran kinerja yang jelas dan terukur.
Solusi terbaik:
Menetapkan indikator kuantitatif seperti:
Rasio pertumbuhan penghimpunan
Persentase realisasi penyaluran
Pencapaian layanan mustahik
Tingkat efektivitas kampanye digital
Keuntungan:
Memastikan setiap program memiliki target yang dapat diverifikasi
Meningkatkan efektivitas monitoring
Mempermudah penyusunan laporan nasional (LAZNAS Dashboard & SIPELBA)
3. Menyeimbangkan Sasaran Ideal dan Realistis
Materi menekankan pentingnya keseimbangan antara target ideal (aspiratif) dan target realistis yang dapat dicapai berdasarkan kapasitas BAZNAS daerah.
Solusi terbaik:
Menggunakan data historis serta kapasitas lapangan sebagai acuan penyusunan target, tidak sekadar mengikuti angka nasional tanpa mempertimbangkan kondisi daerah.
Keuntungan:
Meningkatkan motivasi internal karena target lebih rasional
Mengurangi risiko ketidaktercapaian target ekstrem
Mendukung perencanaan anggaran yang lebih efisien
4. Berpikir “Membumi”, Definitif, dan Terukur
KPI harus membumi, artinya benar-benar relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat mustahik di daerah. Selain itu, setiap indikator harus definitif dan terukur (measurable).
Solusi terbaik:
Mengintegrasikan survei lapangan, kebutuhan mustahik, serta data kemiskinan daerah dalam penyusunan indikator kinerja.
Keuntungan:
Program lebih tepat sasaran
Meningkatkan kepercayaan muzakki dan publik
Menjamin efektivitas dampak pemberdayaan mustahik
Pesan Utama dari BAZNAS RI
Dalam pemaparannya, Bapak Deni Hidayat menekankan bahwa penguatan KPI bukan sekadar administrasi, tetapi merupakan upaya strategis untuk memastikan:
Zakat dikelola secara profesional, sesuai standar nasional
Setiap rupiah zakat memberikan dampak nyata bagi masyarakat
BAZNAS seluruh Indonesia selaras dalam satu peta jalan pembangunan
Komitmen BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa hasil RAKORDA ini akan menjadi pedoman penting dalam:
Penyusunan RENSTRA 2026–2030
Penguatan tata kelola berbasis Balanced Scorecard
Optimalisasi kinerja penghimpunan dan penyaluran
Penguatan SDM serta pemanfaatan teknologi digital
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen menerapkan seluruh arahan BAZNAS RI demi menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Pesisir Barat.
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
T A B I K P U N
Mudahnya Menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh Di Kantor Digital BAZNAS PESISIR BARAT
Cukup Klik Link Dibawah ini
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/rekening
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/konfirmasi-zis
https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/sedekah
Berita Lainnya
BAZNAS Pesisir Barat dan APPSI Lampung Jajaki Sinergi Program Kolaborasi
BAZNAS Kab. Pesisir Barat jalin silaturahmi ke sekda kab. Pesisir barat
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp500 Ribu untuk Pelaku UMKM
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp5 Juta untuk Korban Kebakaran di Sukamarga
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyalurkan bantuan tali asih kepada 30 anak yatim di Kecamatan Bangkunat.
BAZNAS Ikut Merayakan HUT PRAMUKA KE 65
Ketua BAZNAS PESISIR BARAT Diskusi Bersama Pimpinan Kantor Imigrasi Krui
Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Selamat atas Terpilihnya Rais A’am dan Ketum PBNU
BAZNAS Kab. Pesisir Barat hadiri musyawarah PCNU Kab. Pesisir barat
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Salurkan Santunan Tali Asih kepada Remaja Korban Laka Lantas
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Lapangan Labuhan Jukung
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Ucapkan Selamat dan Sukses atas Terselenggaranya Muktamar NU ke-35
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Rapat Teknis RBI di Pekon Seray
BAZNAS Pesisir Barat Audiensi dengan RSUD KH. M. Thohir, Tindak Lanjut SE Bupati 190/2026
BAZNAS Pesisir Barat Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Pekon Sukanegara, Kecamatan Ngambur

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →