WhatsApp Icon

Gubernur Lampung Menegaskan Bahwa Zakat Adalah Bukan Sekadar Kewajiban Melainkan Jembatan Menuju Keadilan Sosial Dan Kesejahteraan Umat

01/11/2025  |  Penulis: Humas BAZNAS PESISIR BARAT

Bagikan:URL telah tercopy
Gubernur Lampung Menegaskan Bahwa Zakat Adalah Bukan Sekadar Kewajiban Melainkan Jembatan Menuju Keadilan Sosial Dan Kesejahteraan Umat

IZN _Indeks Zakat Nasional

Yai Mirza: Zakat Adalah Jalan Keberkahan dan Kemandirian Umat

Pesisir Barat — Dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan kesadaran spiritual, Gubernur Lampung Yai Rahmat Mirzani Djausal menyerukan pentingnya mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan. Seruan ini menjadi pesan utama dalam acara Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal bagi Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS se-Provinsi Lampung, yang berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa (28/10/2025).

Berita ini disarikan dari laman resmi BAZNAS Provinsi Lampung sebagai wujud semangat BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung gerakan zakat yang penuh nilai keberkahan dan kemaslahatan.

Acara strategis tersebut turut dihadiri oleh Koordinator Jabatan Fungsional Audit BAZNAS RI Iwan Ginda Harahap, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung H. Erwinto, serta Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. H. Iskandar Zulkarnain atau yang akrab disapa Bung Is. Turut hadir pula perwakilan dari BAZNAS Kabupaten/Kota se-Lampung, termasuk BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam arahannya yang penuh makna, Yai Mirza menekankan bahwa kesejahteraan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari kemajuan materi, tetapi dari seberapa taat umatnya dalam menunaikan perintah Allah, termasuk zakat. Ia mencontohkan kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul Aziz, yang mampu menegakkan keadilan sosial hingga tidak ada lagi rakyat yang berhak menerima zakat karena semua telah hidup berkecukupan.

“Jika umat Islam menunaikan zakat dengan benar dan ikhlas, Allah akan menurunkan keberkahan dari langit dan bumi. Dari zakat, lahir ketenangan, kecukupan, dan rahmat yang melimpah bagi seluruh masyarakat,” tutur Yai Mirza dengan nada teduh.

Menurutnya, Provinsi Lampung memiliki potensi ekonomi umat yang sangat besar. Dari total perputaran uang sekitar Rp483 triliun per tahun, dana zakat yang terkumpul baru sekitar Rp600 juta dari kalangan ASN. Padahal, sekitar 90 persen penduduk Lampung beragama Islam.

“Potensi ini luar biasa. Jika zakat dikelola dengan amanah dan profesional, ia akan menjadi energi besar yang mampu menekan angka kemiskinan, membuka lapangan usaha, dan mengangkat martabat masyarakat,” tegas Yai Mirza.

Lebih jauh, beliau juga menyoroti pentingnya digitalisasi tata kelola zakat agar pendistribusiannya semakin cepat, tepat, dan transparan. Zakat, menurutnya, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga untuk membuka akses pendidikan dan kemandirian ekonomi.

“Setiap tahun ada puluhan ribu anak di Lampung yang tidak dapat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya. Melalui zakat, kita bisa hadir menolong mereka agar tetap belajar, tetap bermimpi, dan kelak menjadi penopang kemajuan bangsa,” ujarnya penuh harap.

Sementara itu, Bung Is, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, dalam laporannya menyampaikan perkembangan menggembirakan: pengumpulan zakat di Provinsi Lampung meningkat signifikan sejak kepemimpinan Yai Mirza. Jika tahun sebelumnya hanya sekitar Rp70 juta, kini rata-rata pengumpulan mencapai Rp500 juta per bulan, atau sekitar Rp2,5 miliar sejak awal tahun 2025.

“Ini bukti nyata bahwa gerakan sadar zakat yang digagas Yai Mirza membuahkan hasil. Zakat tumbuh bukan hanya dalam angka, tetapi juga dalam kepercayaan umat,” ujar Bung Is.

Lebih lanjut, Bung Is mengungkapkan bahwa BAZNAS Provinsi Lampung telah menyalurkan bantuan dari BAZNAS RI senilai Rp479 juta untuk program lumbung pangan dan balai ternak di beberapa kabupaten. Ia juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas, bekerja sama dengan perbankan syariah, Kementerian Agama, MUI, Kantor Akuntan Publik, serta pendampingan dari aparat penegak hukum.

“Zakat, infak, dan sedekah adalah amanah. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dititipkan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Menutup kegiatan tersebut, Bung Is mengumumkan bahwa BAZNAS Provinsi Lampung bersama seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota akan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pada pertengahan Desember 2025 untuk memperkuat sinergi program hingga ke tingkat desa, melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa.

Di akhir acara, Yai Mirza kembali berpesan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jembatan menuju keadilan sosial dan kesejahteraan umat.

“Semakin baik pengelolaan zakat, semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Mari kita jadikan zakat sebagai jalan keberkahan dan kemandirian bagi Lampung yang berdaya dan berakhlak,” pesan beliau.

Berita ini disarikan dari laman resmi BAZNAS Provinsi Lampung sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat terhadap semangat gerakan zakat yang digelorakan oleh Yai Mirza dan Bung Is, untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan penuh keberkahan.

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

T A B I K P U N

Mudahnya Menunaikan Zakat Infaq dan Shodaqoh Di Kantor Digital BAZNAS PESISIR BARAT 

Cukup Klik Link Dibawah ini 

https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/rekening

https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/konfirmasi-zis

https://kabpesisirbarat.baznas.go.id/sedekah

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.

Lihat Daftar Rekening →