PP DARUL ULUM ASSIROJI ULOK MANIK PESISIR SELATAN
23/06/2026 | Penulis: HBPB_Fsl 23.06
Dokumentasi BAZNAS PESISIR BARAT
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Memenuhi Undangan Untuk Menghadiri Pertemuan Wali Santri dan Dukung Pengembangan Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Darul Ulum As-Siroji
Pesisir Barat, 21 Juni 2026 – Komitmen dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi Qur’ani terus ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat. Hal tersebut terlihat dari kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat, Faisol Mudain, dalam kegiatan Pertemuan Wali Santri, Tasyakuran Khotmil Qur’an 30 Juz, serta sosialisasi penerimaan santri baru yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Darul Ulum As-Siroji Putra dan Putri di Pekon Ulok Manik, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.
Pada kegiatan tersebut, Faisol Mudain mendapat amanah untuk memimpin pembacaan doa sebagai bentuk rasa syukur atas capaian para santri yang telah menyelesaikan hafalan dan pembelajaran Al-Qur’an pada jenjang yang ditargetkan. Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri para pengurus yayasan, dewan guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, wali santri, serta para santri putra dan putri.
Dilain kesempatan, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengelola pondok pesantren yang telah berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, pemahaman agama yang kuat, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara pondok pesantren dengan para wali santri dalam mendukung keberlangsungan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. Melalui pertemuan ini, para orang tua mendapatkan gambaran mengenai program pendidikan, kegiatan pembelajaran, serta perkembangan santri selama menempuh pendidikan di pesantren.
Pondok Pesantren Darul Ulum As-Siroji yang berada di bawah naungan Yayasan Darul Ulum Ulok Manik memiliki visi untuk menumbuhkembangkan amaliyah keagamaan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pondok pesantren ini berkomitmen melakukan kaderisasi ulama di kalangan umat yang berakidah Ahlus Sunnah wal Jamaah serta mewujudkan santri yang cinta kepada sunnah, yakin terhadap ajaran agama, dan berprestasi dalam bidang keilmuan.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pondok Pesantren Darul Ulum As-Siroji menghadirkan berbagai program unggulan yang dirancang untuk membentuk karakter dan kompetensi santri secara menyeluruh. Program tersebut meliputi Madrasah Tahfidzul Qur’an, Madrasah Diniyah (Kitab Kuning), pendidikan formal reguler tingkat MTs dan MA, Muhadatsah Bahasa Arab, kegiatan Hadroh dan Shalawatan, Riyadhoh atau olahraga, hingga pembelajaran keterampilan hidup seperti belajar memasak.
Selain fokus pada pendidikan formal dan keagamaan, pesantren juga menerapkan pola pembinaan selama 24 jam yang terstruktur. Aktivitas santri dimulai sejak dini hari dengan tahajud dan istighasah, dilanjutkan shalat Subuh, tahsin, tahfidz, kegiatan belajar mengajar, kajian kitab kuning, murojaah hafalan, hingga kegiatan malam berupa pengajian dan evaluasi pembelajaran. Pola pendidikan ini dirancang untuk membentuk kedisiplinan, kemandirian, serta memperkuat karakter religius para santri.
Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru periode 2026/2027, Pondok Pesantren Darul Ulum As-Siroji juga membuka penerimaan santri baru putra dan putri. Adapun persyaratan administrasi yang harus dipenuhi calon santri antara lain fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi KTP orang tua, fotokopi akta kelahiran, serta pas foto ukuran 3x4 sebanyak tiga lembar.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat menilai keberadaan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang religius dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, sinergi antara lembaga pendidikan Islam, masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga zakat perlu terus diperkuat guna menciptakan generasi penerus yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
Melalui kegiatan Pertemuan Wali Santri dan Tasyakuran Khotmil Qur’an ini, diharapkan semangat pendidikan Islam di Kabupaten Pesisir Barat semakin berkembang serta mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan siap menjadi penerus perjuangan umat di masa mendatang.
Humas BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat.
Berita Lainnya
Ketua BAZNAS PESISIR BARAT Diskusi Bersama Pimpinan Kantor Imigrasi Krui
BAZNAS Kab. Pesisir Barat hadiri musyawarah PCNU Kab. Pesisir barat
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Lapangan Labuhan Jukung
Ketua BAZNAS Pesisir Barat Hadiri Rapat Teknis RBI di Pekon Seray
BAZNAS Kab. Pesisir Barat jalin silaturahmi ke sekda kab. Pesisir barat
Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Sampaikan Selamat atas Terpilihnya Rais A’am dan Ketum PBNU
BAZNAS Ikut Merayakan HUT PRAMUKA KE 65
BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp5 Juta untuk Korban Kebakaran di Sukamarga
UPZ Persatuan Nelayan Dalam Perbincangan
BAZNAS Pesisir Barat Audiensi dengan RSUD KH. M. Thohir, Tindak Lanjut SE Bupati 190/2026
Dukung Pendidikan Keagamaan, BAZNAS Pesisir Barat Salurkan Bantuan ATK ke Tiga Lembaga Pendidikan Islam
BAZNAS Pesisir Barat dan APPSI Lampung Jajaki Sinergi Program Kolaborasi
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Salurkan Santunan Tali Asih kepada Remaja Korban Laka Lantas
BAZNAS Kabupaten Pesisir Barat Ucapkan Selamat dan Sukses atas Terselenggaranya Muktamar NU ke-35
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Barat menyalurkan bantuan tali asih kepada 30 anak yatim di Kecamatan Bangkunat.

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Pesisir Barat.
Lihat Daftar Rekening →